
" sepertinya dia lelah " gumam Ardi
tadinya Ardi sangat ingin mengajaknya ketempat yang pemandangannya indah , tapi sepertinya memang Yollan terlihat lelah jadi Ardi mengurungkan niatnya dan membawa ke kost Yollan.
" Lan , bangun dulu nanti tidurnya di lanjut di dalam .. sudah sampai kost kamu " Ardi membelai rambut yollan
" ehmm.. sudah sampaikah ? " masih dengan menyenderkan badan di kursi mobil Ardi.
" apa lemas ? " khawatir Ardi
" lumayan , yasudah aku masuk ya.. makasih sudah menjemput ku "
" iya sama sama, itu.. aku yang mau jemput , kamu istirahat ya , nanti sore aku jemput kamu untuk ketempat yang pasti kamu suka "
" ehmm.. ya "
setelah Yollan masuk , Ardi melajukan mobilnya, ada rasa bahagia bisa melihat wajah cinta pertamanya itu . walau Yollan sudah peringati Ardi agar jangan terlalu berharap tapi Ardi akan selalu sabar dengan waktu , hanya dengan dekat saja baginya sudah sangat senang ,, walau sekarang Yollan hanya menganggapnya sebagai teman.
***
ditempat Azka , dia sedang terlihat menyelesaikan pekerjaannya agar bisa tenang meninggalkan perusahaan beberapa hari kedepan.
" Jef , sudah kamu atur jadwal pemberangkatan ku ?"
" sudah pak "
" besok aku serahkan pekerjaan disini sama kamu "
" baiklah.. apa boleh buat , atasan saya sedang memperjuangkan cinta yang tanpa wanitanya peka sama sekali " kekeh Jefri
" sialan kau Jef..." menatap tajam tetapi diselingi senyum..
" entahlah , dia lain dari yang lain.. limited edition , hahaha "
" sepertinya akan sedikit susah untuk kau dekati pak .. tapi kau bisa sedikit memaksakan dengan kuasamu untuk Yollan mau menjadi milikmu "
__ADS_1
" ku kira hanya dengan aura'ku saja dia akan bisa didapatkan , seperti wanita wanita lain yang secara terus terang menginginkanku jadi pasangan mereka tapi ternyata aku salah.. uang , jabatan ku , wajahku tak ada nilai di mata dia "
" itu lah kelebihannya pak , Yollan seperti fokus dengan pekerjaan untuk keluarganya daripada kehidupan dirinya sendiri "
" hmm.. aku akan meminta ayahku agar bisa mendapatkannya tetapi tanpa dia curiga padaku "
Jefri hanya tersenyum saat melihat sahabatnya berbeda dengan sebelum bertemu Yollan , sekarang Azka sering terlihat tersenyum.
*****
Yollan terbangun dari tidurnya di kamar kost , meregangkan rasa lelahnya.. dan perutnya terasa lapar , diambilnya ponsel dan mencari makanan yang akan d pesan melalui online.
dilihatnya lagi pesan ardi yang belum sempat terbaca
" jam 5 sore ya.. jangan lupa aku jemput "
melihat jam baru menunjukkan jam 15.00.. dan Yollan menunggu pesanan makanan sambil nonton tv..
tak lama pesanan nya datang , setelah makan Yollan langsung mandi dan shalat . setelah itu bersiap siap pergi dengan Ardi , kalaupun menolak juga tak bisa , hanya Yollan sedikit bisa tenang saat bicara bahwa kedekatannya sekarang hanya berteman.
Ardi sudah ada di depan , dan memberitahu Yollan,, walau Ardi tahu kost'nya tapi dia tidak pernah masuk kedalam karena memang menghargai Yollan .
" gak juga.. Riska belum pulang lan ? "
" belum di , apa mau nunggu Riska ? "
" gak.. hanya bertanya , kalau dia ada ajak saja "
" ah iya.."
" mari kita let's go "
" Yoo mariii " Yollan menimpali Ardi dengan nada yang menggemaskan menurut Ardi.
Yollan tak banyak berubah , tetap asyik untuk di ajak kemanapun.
__ADS_1
sesampainya di danau buatan , Ardi mengajak untuk mencari tempat duduk , membawa beberapa cemilan dan air minum karena yollan sangat menyukai cemilan saat bersantai .
" enak tempatnya , tenang.. " sembari memejamkan mata sejenak untuk menikmati ketenangan suasana di tempat ini .
" siapa dulu yang bawa kamu kesini , kalau kamu ada masalah , kamu tinggal kesini saja kalau butuh aku temani telepon saja aku "
" iya Ardi , tumben ngajak ke tempat ini "
" aku cuma mau kita berdua saja , walau menjadi teman tapi ini jarang jarang kan .. dulu saat kita pacaran , kita mana pernah begini "
" iya juga " ...
" di dekat sini ada mushalla , nanti kita bisa shalat Maghrib disana " sambil menunjuk mushalla .
" iya di , makasih sudah mau ajak aku kesini "
" apa besok kamu sudah mulai kerja lan ? "
" iya , besok harus memberikan laporan laporan secara detail d perusahaan pak Hendri yang satunya "
" disana memangnya di pegang sama siapa ? "
" ada yang dipercaya disana , wakil direktur "
" apa dia sudah tua ?"
" belum , dia masih muda usianya hanya 3 tahun lebih tua dari saya "
" sudah menikah ? "
" mungkin.. "
setelah bercakap cakap , Yollan diantar pulang pada jam 8 malam.
" sekali lagi makasih di "
__ADS_1
" iya..."
semua kembali ketempatnya ....