Alur Hidup Yang Rumit

Alur Hidup Yang Rumit
Rumah baru..


__ADS_3

pagi yang sibuk , untuk mengurusi pindah rumah pasangan ini.. walau mereka hanya membawa diri tetapi mereka harus mempersiapkan pengajian pindah rumah , kedua keluarga sudah diberitahukan dan sudah berada di rumah itu.


" sayang , ini sertifikat rumah atas namamu , simpan d tempat aman jangan di rumah ini , sewaktu waktu mungkin ada yang akan mengusik ini " Azka menunjuk sertifikat


" maz , kenapa atas nama aku ? " membaca sertifikat yang tertera namanya


" itu hadiah untukmu yank , tetapi kamu jangan pernah lengah sedikitpun .. aku sudah peringatkan bagaimana kejamnya ibuku ".


" iya , maz apa boleh aku menitipkan dirumah orang tuaku ? "


" ya.. simpanlah itu " diam sejenak " tolong setialah padaku jika kita memang harus terpisah karena ibuku , percayalah padaku dan jangan pernah menyerah sampai waktunya tiba . Aku sangat mencintaimu .. "


" maz , jangan bicara seperti itu "


" kau tahu sayang , ayahku pernah dititik nol saat kejadian ibuku meninggalkannya dengan segala kelicikan dan kekejaman itu. kau tahu ayah hanya membawa baju yang dipakainya dan bahkan tidak Mambawa apapun , hanya membawa aku yang masih berumur 3 tahun ".


" maz , tapi ayah sekarang sudah bahagia bersama mama , ada juga Hana yang melengkapi kebahagiaan kalian "


" benar sayang , mama bagaikan malaikat untukku bahkan mama benar benar seperti ibu kandungku ". seulas senyuman Azka saat mengingat mama sambungnya


" bersyukurlah maz , maz di kelilingi orang orang yang tulus "


" iya.. termasuk kamu , walau harus dengan perjalanan panjang "...


mereka saling melempar senyum satu sama lain .


*****


berada dirumah baru dan dipenuhi anak anak yatim serta keluarga yang berkumpul untuk mengaji. Riska dan Jefri pun ada untuk membantu karena mereka sudah dianggap keluarga oleh Azka dan Yollan karena pada saat saat sulit mereka selalu ada untuk Azka dan Yollan.


setelah acara selesai , hanya ada keluarga yang berkumpul mereka berbincang hingga tak terasa waktu pun berjalan , sorepun tiba semua sudah pulang terkecuali Riska yang memang Yollan menyuruh untuk tetap diam karena janji Riska untuk menceritakan sesuatu yang mengganjal dihatinya.


" maz , aku tinggal dulu ya sebentar sama Riska .. kita ke balkon dulu " izin Yollan pada Azka


" iya sayang , nanti kalau nyari aku.. aku ada d ruang kerja sama Jefri " Azka yang memang sudah tahu mengiyakan .


" iya maz "


*di balkon..


" sekarang kamu bisa cerita sepuas kamu ris , dan utarakan yang ada dihati kamu , jangan di pendam sendiri "


" iya beb , aku gak ganggu kamu sama suami kan ? "


" gak , dari kemaren aku sudah bilang kalau kamu mau maen "


" ah .. iya beb , makasih ya kalian sudah pengertian sama aku " memegang tangan Yollan " begini Beb , kamu tahukan aku sering Gonta ganti pacar ? aku punya alasan sendiri waktu itu.. sebenarnya aku tidak ingin seperti itu , tapi kalau tidak begitu ibuku akan menjodohkan aku dengan orang yang aku tak kenal sama sekali "


" oh gitu , terus sekarang ?? "

__ADS_1


" aku sudah dekat dengan laki laki yang membuatku nyaman , ingin rasanya aku mengenalkan pada orang tuaku .. tetapi aku takut mereka menolak "


" apa kamu belum membicarakan ini dengan pacarmu itu ? "


" aku sudah membicarakan dengannya karena aku tak ingin dia kecewa tahu dari akhir . aku ingin kita sama sama berjuang "


" siapa pacar kamu ? , kenapa aku tak pernah tahu kamu dekat dengan orang itu ?? ... apa jangan jangan ka Hans ?? kan memang kamu hanya dekat dengannya "


" huuusssttt... pelankan suaramu Beb , bukan ka hans ".. wajah Riska sekarang merah malu dan menunduk


" terus siapa ?? " Yollan berbisik


" emm..anu... itu... "


" itu apa ?? "


" bolehkah aku tak bicarakan dia sekarang ? "


" hmmm.. hidupmu penuh misteri Riska , tapi okelah , kapanpun kamu mau bilang namanya akan aku tunggu " memeluk riska


" yang jelas kamu harus berjuang dengannya tanpa harus menyakiti orangtua kalian "


" iya beb "


Mereka melanjutkan berbincang lain dan Yollan banyak menghibur Riska karena tidak ingin Riska terus memikirkan hal itu , Yollan berharap kisah cinta sahabatnya ini akan indah dan akhirnya bahagia.


" ris , kamu diantar sama Jefri saja nanti pulangnya ya " ucap Azka


Riska menganggukan kepala dan melihat Jefri yang sedang melipat laptopnya.


Jefri yang ditatap tersenyum.


mereka berdua pamit karena waktu sudah malam juga setelah mereka makan malam bersama dirumah baru Azka dan Yollan .


****


dikamar_


" yank , malam Minggu ini.. mau keluar jalan jalan ?? "


" kemana maz , udah jam 9 juga.. apa mau kaya ABG gitu keluyuran jam segini "


" istri maz yang ABG , hahaha.. wajahnya itu tetap imut "


" iiiisshhh.. maz ini ada ada saja "


" serius , maz takut kamu direbut orang !! "


" mana ada , maz kali yang banyak wanita suka ,, bahkan banyak yang ingin dekat dengan maz "

__ADS_1


" tapi buktinya maz hanya mencintai kamu dan nikahin kamu "


" hmmm... mana tahu kedepan maz , banyak wanita cantik , sexy , bahkan kaya diluaran sana yang kapan saja bisa menggoyahkan iman laki laki "


" kamu ini ... tadi maz minta sama kamu agar berjanji karena apa , kita takkan tahu kabar apa yang akan beredar ,, fitnahan fitnahan akan selalu ada , tapi percayalah .. maz tidak akan pernah mengkhianati mu "


" baiklah aku percaya maz "


" by the way , tadi ngobrolin apa sama Riska .. asik bener "


" oh itu , tentang Riska dan pacarnya serta Riska yang akan dijodohkan oleh orang tuanya "


" loh kok bisa yank , gimana ceritanya.. apa Riska dan pacarnya tidak direstui ? "


" bukan maz , Riska belum memperkenalkan pacarnya ... tapi akan diusahakan sekarang sekarang mau d perkenalkan karena Riska dan pacarnya saling mencintai dan akan berjuang sama sama "


" iya , kita doakan saja mereka agar ada jalan keluarnya "


" aamiin maz , aku hanya ingin terbaik untuk sahabatku itu.. aku gak ingin dia bersedih "


" iya sayang ... "


" eh .. hari Senin sayang sudah masuk kuliah kan ya ?? "


" iya maz , doakan ya lancar kuliahnya "


" pasti sayang , kamu gak usah khawatir.. toh dirumah ini nanti ada 2 pelayan untuk standby dirumah .. jadi kamu hanya fokus sama kuliah kamu dan aku saja , jangan terlalu capek ya .. katanya kamu ingin punya anak , inget kata dokter .. jangan terlalu capek dan selalu minum vitamin "


" iya siap komandan "


mereka sudah memeriksakan kesehatan mereka kemarin dan hasilnya dua-duanya sehat hanya saja belum langsung diberikan kepercayaan seorang anak untuk menghiasi hari hari mereka.


" sayang... di kampus pasti banyak yang akan mendekatimu "


" maz , aku kan istri maz .. dan gak akan macem macem juga "


" aku percaya kamu sayang.. tapi gak percaya mereka .. laki laki akan melihat wajahmu yang manis , menggemaskan dan pasti ingin mendekatimu bahkan ingin memilikimu " Azka mulai dengan asumsinya sendiri


" maz ini,, mereka jauh dibawah umurku mungkin.. maz kenapa bisa begini sih fikirannya " Yollan memegang wajah Azka


" karena aku sangat mencintaimu Yollan Dwie Larasati "


" tetapi maz Raditya Azka Ginanjar ini adalah suamiku yang aku cintai juga "


Azka tersenyum dan memeluk istri yang dicintainya itu , Azka benar benar tak tahu bagaimana jika berpisah dengan wanita dicintainya ... sehari saja tak bertemu Azka bahkan harus menyuruh istrinya pergi ke kantor hanya untuk melihatnya dengan alasan ingin makan siang bersama.


tetapi rasa cemburu Azka semakin besar tatkala dia memikirkan istrinya akan keluar rumah demi melanjutkan pendidikan.


Azka tak ingin egois tetapi hati tak bisa d pungkiri , ketakutan kehilangan istrinya menjadi sebuah dilema untuk meneguhkan kepercayaan itu. karena Azka sangat susah mengejar dan memiliki Yollan hingga meminta bantuan ayahnya untuk menyatukan mereka .

__ADS_1


__ADS_2