
seperti biasa Azka sebelum pergi kerja , sarapan terlebih dahulu dan berpamitan.. Yollan mengantarkan sampai depan rumah , sebenarnya Azka malas pergi kerja.. dia kembali menginginkan istrinya tapi harus ia tahan karena semalampun Dia melakukan berkali kali bahkan hanya 2 jam tidur , melihat istrinya pun dia merasa kasihan.
" maz , kenapa .. apa maz sakit ?? "
" tidak.."
" terus kenapa maz seperti tidak mau berangkat ?? uhm.. "
" ya aku berangkat sekarang.. jangan lupa siang ke kantorku "
" iya maz , siap.."
Azka mencium dahi dan bibir istrinya lalu pergi...
" kenapa aku selalu berhasrat besar padanya ? sebenarnya aku kasian harus setiap hari dan mengulanginya berkali kali tapi aku tak tahan .. " ucap Azka dalam hati dan mengeluarkan ponsel memandangi wallpaper foto istrinya dan sepanjang jalan tersenyum.
dikamar Yollan merapihkan ruangan dan duduk di kasur , mengingat apa yang suaminya lakukan. " maz Azka semenjak dapat hak.a kenapa dia seperti hewan yang kelaparan dan seperti kehausan di gurun " gumam Yollan yang harus selalu siap dikala suami menginginkannya berulang ulang.
" Tapi aku ikhlas , semua demi membahagiakan dia juga " senyum Yollan malu malu dan pipinya merah merona saat mengingat hal itu
setelah selesai beres beres dia bersiap untuk berkunjung ke toko toko yang dia punya. masakan yang tadi dimasakpun sudah ditata di tempat makanan khusus agar tetap hangat.
*****
" toko kue dulu lah ya ,, sambil bawa buat cemilan dikantor maz Azka dan juga buat Riska , dia sangat suka ngemil . terus ke cafe dan terakhir ke toko bunga " gumamnya sambil menaiki salah satu mobil Azka karena sudah dapat izin mengemudi sendiri oleh Azka.
masuk toko kue , ada banyak sekali pelanggan hingga yang mengantri . melihat itu Yollan tersenyum dan benar benar bersyukur , Yollan langsung masuk ke ruangan staf ,,
" Bu .. kenapa gak bilang mau kesini ? " ucap manager disana
" saya cuma mampir mbak Desi , sama mau beli kue nya juga untuk suami dan teman teman saya "
" masa yang punya beli sih Bu " Desi terkekeh
" harus dong , kita harus bisa nempatin antara bisnis dan keluarga " ucap Yollan dengan bisik bisik dan merekapun tertawa
" YoRa cake ini memang harus bangga mempunyai boss seperti ini "
" ah bisa saja mbak Desi ini , oh ya saya lihat lihat dulu laporannya ya .. kalau ada yang kurang kurang apa tolong beritahu lewat SMS saja , seperti apa "
" siap Bu boss !! "
mereka diperlakukan seperti teman sendiri oleh Yollan walau hanya pegawai tetapi Yollan lebih nyaman jika tidak ada jarak antara mereka.
setelah selesai mengecek Yollan ke tempat kue kue yang disajikan , dia memilih kue yang akan dibawa ke kantor suaminya setelah selesai dia pamit pulang.
Dilanjutkan kunjungan ke cafe nya ,, didepan cafe tertera nama " dwieKa cafe " , cafe yang ramai juga oleh pengunjung. disana Yollan hanya mengecek saja dan terus memberi semangat pada karyawannya , jika terus ramai mungkin Yollan akan menambah karyawan lagi di kedua toko nya.
pada saat akan keluar cafe , Yollan berpapasan dengan Andre dan temannya
" hei , kamu... yang kemarin aku senggol kan ?? " tanya Andre
Yollan mengingatnya , " ah iya.. "
__ADS_1
" abis makankah disini atau sekedar nyemil ? "
" hu'um begitulah " Yollan hanya bisa mengiyakan
" kapan kapan kita nongkrong bareng disini ya , disini enak , bagus , bersih dan nyaman tempatnya karena aku sering disini sama temen temen aku , makanan disini juga enak "
hanya dibalas senyuman oleh Yollan dan Yollan berpamitan
" tunggu.. namamu siapa ?? "
" Yollan.. aku duluan ya " jawab Yollan buru buru karena takut kesiangan juga kekantor suaminya .
Andre hanya bisa tersenyum dan langsung gabung dengan teman temannya.
terakhir ke toko bunga , Yollan melihat banyak pesanan..
" apa kalian masih sanggup ? "
" masih Bu , gak usah tambah karyawan , cukup kami bertiga saja " jawab salah satu karyawan.
" Alhamdulillah ya , toko kita selalu seperti ini . Terimakasih kerja samanya "
" iya Bu sama sama "
" saya langsung pulang ya , suami saya menyuruh saya ke kantornya jadi gak bisa lama lama "
" iya Bu , hati hati " ucap karyawannya
" sudah cantik , baik pula Bu Yollan ini ya " Hani
" mungkin gak akan kita dapatkan boss seperti dia lagi kalau kita gak kerja disini " timpal Kiki
" iya bener , mana wajahnya itu imut menggemaskan " ucap Nita dibarengi tawa yang lain
****
sesampainya dikantor , Yollan berhenti di depan lobby dan menyerahkan kunci pada security ,, menelepon Riska agar datang kedepan lalu menyerahkan kue yang dibawanya
" ris , kue untuk kamu .. jangan lupa dibagikan sama yang lain "
" waaaahh Beb , banyak amat .. makasih bebebhkuh sudah ingat sama aku "
" iya ... aku naik dulu keatas ya "
" Beb... nanti aku mau cerita ya tapi kapan ya ?? aku hanya ada waktu libur kerja saja " Riska tertunduk
" ya , hari Sabtu saja gimana.. nanti aku izin sama maz Azka ngobrol berdua sama kamu tapi di apartemen aku "
" baiklah kalau gitu " Riska sangat senang
" ya udah aku ke ruangan maz Azka dulu "
sesampainya diruang Azka , Azka menyambutnya dengan hangat.. mencium kening istrinya
__ADS_1
" aku merindukanmu dari tadi "
" maz , ada ka Jefri maz ngomong gitu "
" hahaha.. aku lupa "
Jefri hanya mendengus dan melanjutkan melihat laptopnya ,
" tunggu sebentar lagi ya , aku selesaikan tugas penting ini dulu lalu aku akan pergi " ucap Jefri
" ka Jefri ikut makan sama kita saja ya , setelah makan ka Jefri mau pergi juga gak apa apa , aku masak banyak "
" iya Jef , sesekali cobain masakan istriku ini "
" oke kalau di izinkan , biar uang saku'ku juga gak keluar hari ini " , mereka tertawa berbarengan.
" aku siapkan dulu makanannya ya " Yollan lalu menyiapkan segala sesuatunya
setelah selesai bersamaan pekerjaan Jefri selesai juga dan mereka makan bertiga.
" waaah , enak sekali.. masakan kamu " puji Jefri " kenapa kamu serba bisa gini sih , ah benar benar boss'ku ini gak salah pilih menjadikanmu istri.."
" ka Jef bisa saja "
" cepat nyusul kau Jef , biar ada yang mengurusi " ucap azka
" hmmm.. nanti sajalah , aku santai.. lagian aku saja sibuk dengan pekerjaan yang kau berikan "
" wah... hari libur kau gunakan cari wanita lah "
" heii.. kau fikir dulu kau gak begitu.. kerja saja di otakmu .. kau juga akhirnya dapat dan datang sendiri jodohmu "
" hahaha.. maaf , semoga kamu dapat juga ditempat ini "
" aku sudah ada , hanya saja belum pasti akan bisa menikah atau tidak " ucap Jefri dalam hati
melihat dua orang laki laki dihadapannya Yollan hanya menggelengkan kepala..
di luaran mereka sangat dingin tetapi saat berdua mereka seperti tom and jerry seperti yang ada di kartun yang sering dilihatnya
" kalian ini.. sudah ayo makan , kalian jangan ribut terus " Yollan menghentikan pembicaraan mereka yang saling sindir itu.
semua sudah selesai dan yollanpun berpamitan untuk pulang...
" maz , aku pulang dulu ya.. sampai ketemu di rumah " mencium punggung tangan Azka
" hati hati yank , jangan cepat cepat bawa mobilnya "
" iya maz ,, dadah ka Jefri.. "
" ya Yollan , hati hati "
mereka semua kembali melakukan pekerjaanya setelah Yollan pulang dan diantar mereka sampai lobby.
__ADS_1