Alur Hidup Yang Rumit

Alur Hidup Yang Rumit
Pulang bersama


__ADS_3

Seperti biasa , Yollan selalu bangun subuh hari setelah melaksanakan shalat subuh ya Yollan biasa berjalan jalan disekitaran mess , berolahraga kecil dan menghirup udara pagi yang menyegarkan.


dirasa cukup langsung bergegas pulang ke mess dan mengistirahatkan sejenak sebelum mandi dan berangkat bekerja.


Ditempat kerja tak ada yang aneh , Yollan fokus pada kerjaan yang harus ia kerjakan karena Yollan hanya ingin pekerjaannya cepat selesai dan setelahnya bisa bersantai , karena baginya menunda pekerjaan bukan hal bagus dan akan memperburuk keadaan.


Mia dan anton mengajaknya untuk ke kantin karena sudah waktunya istirahat , Yollan menganggukan kepalanya . setelah makan Yollan tak langsung ke ruangannya tapi ke mushalla , setelah selesai tak sengaja bertabrakan dengan seseorang yang akan juga keluar mushalla .


" ah maaf pak , saya tak sengaja " sambil menundukkan kepala


" tak apa Yollan , kamu gak apa apakan ? " suara yang tak lain Azka


" tidak apa apa pak , saya permisi " mendahului Azka yang terus melihatnya


" tumben pak Azka shalat di musholla ini " gumamnya dalam hati


Azka yang terus memandangi Yollan hingga punggungnya tak terlihat lagi , menyunggingkan senyum setelah bertemu Yollan. Ada rasa bahagia saat melihat wanita itu dan lalu pergi ke ruangannya sendiri.


Jefri yang melihat atasannya itu menggeleng kan kepala pelan . mungkin itu rasanya jatuh cinta , fikir Jefri . Benar benar merubah atasannya menjadi lebih baik sikapnya.


" Jef , berapa hari lagi dia selesai dari sini ? , apa memang tidak bisa secepatnya membawa kabar kalau dia bisa dilepas dari perusahaan itu "


" sesuai prosedur pak, Yollan harus selesaikan urusannya terlebih dahulu membawa laporan yang dia kerjakan dan melaporkan pada Tuan besar "

__ADS_1


" Ayah sepertinya mengandalkan Yollan untuk hal ini , ada rasa senang saat tahu ayah bangga akan kinerja Yollan dengan tidak memandang pendidikan , apa Ayah akan setuju aku akan mendekati Yollan ? " lirih Azka


" Anda tidak usah khawatir pak , jika memang sudah jodoh apapun itu akan tetap bersama dengan cara yang kita tak akan sangka "


" Aku begitu khawatir Jef , kau tahu perbedaan kami sangat besar bahkan statusnya yang sudah ..." ucap Azka yang terhenti dan tak melanjutkan kata katanya.


" pak , ku fikir tuan besar sudah mencari tahu sebelum anda , dan selama ini Yollan memang bersikap baik bahkan dia tidak suka dengan hal hal yang tak berguna , teman temannya Yollan pun baik baik "


" hmmm , iya.. tapi apa dia tak menyadari aku selalu memperhatikan nya ? "


" mana dia tau pak Azka , anda sendiri tak pernah bertegur sapa " gumam Jefri dalam hati


" saya kurang tahu pak, apa pulang kerja pak Azka akan menawarkan pulang bersama ? , Yollan selalu memakai taxi online saat pergi atau pulang ke mess'nya " Jefri mengutarakan ide nya.


" tapi tidak ada salahnya mencoba "


" baiklah.. "


* * * * *


sore pun tiba , karyawan lain sudah tak lagi terlihat..


tinggal Yollan yang sedang menunggu taxi online yang tak kunjung datang , sudah 15 menit ia tunggu sendirian di lobby .

__ADS_1


" masih tunggu taxi online ? " suara Azka mengagetkan Yollan karena Yollan fikir hanya tinggal dia dan security yang jaga berada di gedung ini ternyata ada pak Azka dan asistennya.


" astaghfirullah.. kaget saya " sambil mengelus dada " iya pak , taxi online yang saya pesan belum datang juga "


" apakah masih lama ? "


" kurang tahu pak , sudah 20 menit saya tunggu belum juga datang "


pucuk dicinta ulam'pun tiba.. senyum Azka melebar , ini kesempatan dia bisa bersama Yollan walau beberapa menit.


" gini saja , saya antar kamu pulang hari ini saja... ini sudah hampir Maghrib , bagaimana kalau taxi online minta dibatalin dan meminta kamu untuk pesan yang lain sedangkan kamu sudah menunggu setengah jam "


" emmm... bagaimana ya pak "


" ayo.. batalkan pesananmu , biar kita yang antar , toh kita juga sama sama mau pulang "


"difikir fikir benar juga kata pak Azka , sudah mau gelap" gumamnya dalam hati


" baiklah pak , maaf saya merepotkan bapak kali ini " jawab Yollan dengan tak enak hati


" iya , masuklah.." berpura pura memasang wajah dingin tetapi menahan senyum bahagianya.


" akhirnyaaaaa... yesssss !! " dalam hati Azka girang.

__ADS_1


__ADS_2