Alur Hidup Yang Rumit

Alur Hidup Yang Rumit
Tak bisa tidur...


__ADS_3

Sepulangnya dari danau , Yollan bersih bersih dan berganti baju untuk tidur ...


besok hari kerja dan mungkin akan langsung sibuk , Yollan sedang melamunkan sesuatu yang entah kapan bisa tercapai.. keinginannya untuk berkuliah lagi , hanya itu agar bisa lebih dihargai di manapun dan sebuah jabatan baru mungkin untuknya.


" ah.. mungkin hanya angan angan ku , jangan sampai aku bermimpi sangat tinggi .. kalau tak bisa ku jangkau akan sangat sakit. Sekarang jalani saja dan Tuhan tahu yang terbaik untukku " gumamnya lirih.


" sekarang waktunya tidur dan moga bermimpi indah , hehehe "


tak lama Yollan memejamkan matanya ..


*****


sedangkan diseberang sana Azka yang tak bisa tidur hanya bisa memandangi fotonya Yollan ,, sebenarnya Azka sangat ingin menelpon Yollan tapi takut malah dibenci bersikap seperti itu karena belum ada status resmi diantara mereka .


" baru sehari tak melihatnya aku sudah merasa tak karuan , dia enak tak memikirkan aku sama sekali.. aaarrgghh aku bisa gila !! " ucap Azka berbicara sendiri di kamarnya


Azka mencoba untuk memejamkan matanya tetapi tidak bisa , hanya berguling kesana kemari... padahal besok Azka akan pergi ke tempat Yollan berada.


" aaahh sial !! aku benar benar tak bisa tidur !! " membenamkan wajahnya dibawah bantal. lalu mengambil ponselnya kembali terus dan terus memainkan , foto foto Yollan di pandangi terus menerus. dan akhirnya sudah tak tahan , menekan tombol panggilan ke Yollan..


tak menunggu lama diangkatnya panggilan itu padahal waktu menunjukan jam 2 malam .


" hallo... maz Azka ? "

__ADS_1


" hallo Yollan , ma..ma'af jam segini telfon . a.. aku kira kamu sudah tidur "


" memang sudah tidur maz , cuma tadi bangun "


" ah maaf kamu terganggu telfonku "


" tidak maz , memang sudah bangun sebelum maz telfon "


" oooh.. sedang apa memang , kenapa bangun jam segini ? "


" saya ... saya tadi abis shalat maz "


" iya.. sekarang tidurlah lagi , lumayan untuk tidur barang sebentar "


" tidak ada lan , yasudah tidur lagi ya ...maaf mengganggu "


" iya maz , selamat malam "


" selamat malam juga "


setelah itu Azka tersenyum hanya dengan mendengar suaranya azka sudah sangat senang , dan tak lama Azka bisa memejamkan matanya.


****

__ADS_1


" kenapa maz Azka telfon jam segini ? " ucap Yollan sambil memegangi ponsel.


"di kantor maz Azka benar benar wibawa dan sangat susah untuk komunikasi ". mengingat Azka saat berada di kantor


saat Yollan sedang termenung tiba tiba ponselnya mendapatkan pesan dari Ardi , seolah olah dia tahu bahwa Yollan memang masih terjaga.


- " lan , Yollan.. "


- " boleh ya aku yang antar kamu berangkat kerja , sekalian aku juga berangkat kerja "


- " pasti tidurnya nyenyak ..."


- " lan... jangan pesan taxi online , pagi pagi tunggulah temanmu ini !!"


Yollan menggelengkan kepala , pesan Ardi seperti anak remaja saja . entah apa niatnya yang jelas memang kita sudah menjadi teman dan walaupun Ardi masih punya perasaan padanya tapi yollan sudah memperingatkan kalau kedekatan mereka tidak lebih dari teman sekarang ini , Yollan tidak mau lagi menyakiti Ardi .


Yollan tersenyum saat Ardi membujuknya untuk berangkat bersama dengan menuliskan kata teman di belakangnya..


" semoga saja tidak ada udang dibalik batu " Yollan terkekeh ..


memang dulu pun walau menjadi pacar tetap seperti teman , tidak ada kata jaim.. hanya saja Yollan sangat irit berbicara tetapi saat sudah kenal , Yollan sangat asyik untuk diajak ngobrol bahkan sering bercanda.


setelah itu Yollan mulai merebahkan badannya dan tidur , memanfaatkan waktu yang sedikit untuk beristirahat sebelum waktu subuhnya.

__ADS_1


__ADS_2