Alur Hidup Yang Rumit

Alur Hidup Yang Rumit
tentang pernikahanku dan Randi


__ADS_3

Aku melangkahkan kakiku pulang ke rumah orang tuaku membawa beban dan kekecewaan untuk keluargaku.


Jika kedatanganku nanti dapat pengusiran , aku akan terima dengan ikhlas. Aku hanya ingin meminta maaf pada orang tuaku karena aku sudah tidak berbakti pada mereka.


Saat aku meminta maaf , ternyata orang tuaku sudah mempunyai firasat karena mereka memang sangat mengenal sifat ku


" mah , pah .. tolong maafin Yollan dengan kegagalan mempertahankan rumah tangga yang sangat singkat , Yollan mohon dimaafkan " dengan air mata yang tak henti menetes dan bersimpuh pada kaki kedua orang tuaku


" lan, mama tahu pernikahan itu bukan inginmu, orang tua Randi datang memberitahu semua kemarin dan meminta maaf" Isak tangis mamah pecah dan melanjutkan perkataan dengan memegang dadanya. "waktu itu kamu jadi anak yang membangkang lan, tapi mamah lihat mata kamu kosong .. mamah sangat yakin itu bukan kamu".


"mah, walau itu bukan kemauan Yollan tapi tetap Yollan minta maaf , mungkin Yollan kurang iman hingga Yollan sendiri seperti ini"


terdiam sebentar, "maafkan Yollan selama Yollan tak sadar , keluarga jadi sangat susah.insya Allah Yollan akan perbaiki semuanya tapi mamah yang sabar ya, karena Yollan akan cari pekerjaan baru , tidak d tempat itu lagi" ..


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


3 bulan berlalu , suasana baru di tempat kerja baru.. di usiaku yang 23 tahun ini aku yang berstatus janda muda sedikit minder dengan status yang aku punya.


padahal dulu aku menginginkan menikah pada usia 25 tahun tapi ternyata pernikahanku waktu lalu berusia 21 tahun lebih hanya bertahan 1,5 tahun , dan itu'pun aku bertahan di tengah rasa benciku untuk tidak membuat malu keluargaku.


ditempat baruku ini aku benar benar tertutup tentang masalah pribadi , tak sedikit yang mengejar ku walau mereka tahu statusku.tetapi aku tak pernah ingin dekat dengan siapapun.


saat aku kerumahnya , Septy langsung memelukku " heiii... apa kabar ?" belum ku jawab dia bertubi tubi bertanya, "kamu baik baik saja kan , sekarang kost dimana , kata mamah kamu kamu kerja jauh terus karena tak ada mess , kamu kost.. ayolah beritahu aku kost dmn , atau kita kesana sekarang ya ?"


" septi , hei yang harus d jawab yang mana dulu ?"... ( Yollan )


" ah maaf Beb , aku terlalu antusias kamu datang kesini " ( Septi )


" hmm.. aku haus......." ( Yollan )


" yaa Allah , aku lupa .. hahaha , duduk dulu ya aku ambilkan minum dulu" ( Septi )

__ADS_1


" dasar , kamu gak pernah berubah " ( Yollan )


berbeda dengan yang lain , aku terbuka sama Septi karena dia sahabatku dari waktu SMP dan aku menceritakan bagaimana aku di tempat kerja baru dan pengalaman ku kemarin yang buatku tidak mau berdekatan dengan lelaki untuk saat ini.


" uhm.. maaf lan , boleh ya aku ngomong sesuatu ?" ( Septi )


" yuph .. apa ?" ( Yollan )


" Ardi selalu ke rumahku lan , apa ada kabar tentang kamu.. karena dia sudah tahu kamu pisah dengan Randi dan tahu kebenarannya saat kamu nikah sama Randi " ( Septi )


" hmm.." hanya itu yang keluar dari mulutku karena tak ada yang harus aku perjelas dan tak mau aku membahas tentang yang sudah lewat, tapi jika suatu hari aku d pertemukan dengan Ardi , aku akan meminta maaf karena telah menyakitinya.


.


.


.


.


(( jika semua ditakdirkan indah tanpa rasa pahit dahulu..kita tidak akan pernah merasakan arti bersyukur dan bahagia setelahnya ))...

__ADS_1


__ADS_2