Alur Hidup Yang Rumit

Alur Hidup Yang Rumit
janji saling menguatkan


__ADS_3

sepulang kerja Azka melihat Yollan tertidur di sofa , mencium kening istri yang dia cintai . saat ingin menggendong untuk masuk ke kamarnya yollan membuka mata .


" maz , sudah pulang ? "


" iya , kenapa tidur disini ? "


" nunggu maz pulang ,, maz pasti cape .. sudah makan ? "


" belum , tapi mau mandi dulu " Azka sebenarnya sudah makan dengan kliennya tetapi tahu bahwa istrinya memasak dan tidak akan makan sebelum suaminya pulang atau memberitahu jika akan lembur dan menyuruhnya untuk makan.


" aku angetin " seraya tersenyum dengan membawa tas kerja dan jas Azka ke kamar.


setelah Azka mandi mereka makan malam bersama setelah itu Azka meminta izin sebentar untuk menyelesaikan pekerjaannya dan Yollan membereskan dapurnya.


Yollan masuk ke kamarnya dan mengganti baju dan duduk di atas kasur , melihat lihat pesan di ponselnya.


dia tersenyum karena semua toko yang dimilikinya dengan hasil tabungan berkembang , termasuk toko bunga yang diketahui Azka.


lanjut membaca buku novel romantis dan komedi ,, kadang Yollan tertawa membaca cerita yang lucu dan kadang ikut bersemu merah wajahnya kala membaca bagian yang romantis.


Azka yang melihat Yollan menyunggingkan senyuman dan menutup laptopnya , menaiki kasur duduk di samping Yollan.


" sayang.. kamu manis sekali kalau tersenyum begitu "


" apa sih maz , maz lagi menggoda aku ya "


" gak menggoda , faktanya gitu kok " menyubit hidung Yollan " ada yang maz mau omongin yank "


" apa maz " Yollan menutup buku novelnya dan menyimpan di meja nakas.

__ADS_1


" maz sebenarnya punya rumah , baru dibeli ketika akan menikahi kamu yank ,, hanya saja waktu itu kita gak langsung ke rumah karena maz takut kamu memilih kamar yang berbeda dengan maz " tangan Azka memegangi pipi Yollan


" kenapa harus takut aku berbeda kamar ? "


" karena kamu menyetujui pernikahan ini hanya untuk membalas jasa ayah "


" mungkin iya maz , tetapi kita menikah Syah agama dan hukum. aku akan jadi istri dimana maz berada disana aku juga berada "


" iya tapi aku benar benar khawatir waktu itu "


" jadi , maz waktu itu sudah benar benar menerima pernikahan tanpa terpaksa sama sekali "


" iya sayang , aku memang menerima bahkan ingin mempercepat pernikahan saat tahu ayah menginginkanmu jadi menantunya "


" maz gak bercanda kan , maz menyukai saya dari sebelum adanya pernikahan ini ? "


" maz serius , waktu itu ayah sengaja mengirim kamu kesana untuk melihat apa kamu bisa membuat aku mengalihkan pandanganku tentang seorang wanita "


Azka menceritakan tentang ibu kandungnya dan kehidupan yang dia jalani. Yollan memegangi kedua pipi Azka dan mengecup bibirnya.


" aku sangat mencintaimu lan " Azka memeluk Yollan


" aku juga maz " Azka yang terkejut dengan jawaban istrinya langsung melepaskan pelukannya dan meminta jawaban ulang karena hanya selalu Azka yang menyatakan cinta tetapi tak pernah dijawab .


" aku juga , mencintai maz " Yollan memandang Azka dan tersenyum.


" sungguh ? " Azka tak percaya dengan pendengarannya tetapi diangguki Yollan.


Azka mencium Yollan dan Yollan membalas hingga ciuman itu sekarang penuh gairah , tangan Azka bergeliria meraba tubuh istrinya dan membuka setiap kancing baju istrinya tanpa melepas tautan ciuman mereka.

__ADS_1


melepaskan baju mereka hingga tak ada sehelai pun yang melekat ditubuh mereka , ciuman Azka mulai turun ke bawah dan terus melakukan disetiap inci tubuh istrinya yang membuat mereka bergairah.


nafas keduanya penuh dengan gairah , sebelum menyatukan dirinya pada istrinya Azka berulang ulang mengatakan bahwa di sangat mencintai istrinya.


" i love you yank ... " mencium bibir Yollan dan menyatukan tubuhnya , Yollan mendesah diikuti Azka yang sama merasakan kenikmatan. malam panjang ini berbeda benar benar keduanya tak canggung lagi dan bermain dengan penuh cinta.


keduanya berbaring setelah mencapai kepuasan , Azka tak henti hentinya menciumi wajah Yollan dan membaui aroma tubuh yollan yang disukai Azka.


Yollan kegelian saat Azka membauinya " sudah maz , geli ... "


" biar... aku suka aroma ini , membuatku nyaman dan aku selalu merindukanmu saat tak bersamamu "


" maz , apa cintamu akan bertahan ,, jika ibumu datang dan memisahkan kita ? "


" dengarkan aku , sayang... jika suatu hari dia berhasil memisahkan kita dengan caranya yang kotor , aku akan tetap mencintai kamu dan akan tetap setia . Kita harus mengikuti permainannya , dan aku harap kau pun setia padaku , hanya padaku!! "


" maz ... " Yollan memeluk tubuh Azka


" apapun kita akan melaluinya bersama yank , kita hanya harus bertahan dan bersabar "


" aku takut saat itu kamu berpaling "


" tak akan , walau dia berhasil memisahkan kita.. dia tidak akan bisa memaksaku untuk bersama siapapun "


" dia ibumu maz , bagaimanapun sikapnya.. dia yang melahirkan kamu. jangan membencinya "


" iya ... mungkin dia sudah mendengar pernikahan kita yank , dan entah kapan dia akan kemari.. kekuasaan yang dia punya membuatnya menjadi kejam pada siapapun , termasuk pada suami dan anaknya ".


" maz , yang sabar ya "

__ADS_1


mereka saling memeluk dan berjanji apapun yang terjadi mereka akan selalu menguatkan diri karena mereka tidak akan pernah tahu bagaimana ibu Azka menghancurkan kebahagiaan mereka .


__ADS_2