Alur Hidup Yang Rumit

Alur Hidup Yang Rumit
Merindukanmu ...


__ADS_3

hari ini Azka dan Jefri ke luar kota untuk urusan bisnis , dan Fani sudah mengetahui Yollan itu siapa dari kakaknya dan menyuruh Fani untuk menginap menemani istri atasannya .


" ka yollan , maaf kalau aku gak tahu apapun tentang ka Yollan , bahkan umur ka Yollan jauh dengan umurku... soalnya wajah ka Yollan imut " Fani yang menyesal mengetahui meminta maaf


" iya , tak apa... bertemanlah seperti kemarin , jangan sampai orang curiga siapa diriku "


" siap ka Yollan , tapi setidaknya Rudi harus tahu umur ka Yollan biar dia gak sebut nama lagi "


" biarkan saja , paling nanti dia tanya sendiri saat dengar kamu panggil aku kakak "


semua berjalan normal di kampus , tinggal satu mata kuliah lagi ... Rudi yang heran mendengar Fani memanggil dengan sebutan kakak heran dan menanyainya.


" fan , lu gak biasanya panggil Yollan dengan kakak ? "


" heii Rudi , sebaiknya kamupun bilang begitu padanya "


" why ?? "


" ka yollan beda jauh umurnya dengan kita , dia melanjutkan kuliah baru kali ini karena dulu dia sibuk kerja "


" wah.. bener itu lan ? " Rudi menanyakan dan diangguki Yollan


" coba , menurut lu ka Yollan umur berapa ? " Fani bertanya


" 20 tahun ? "


" salah... 25 tahun , 7 tahun beda sama kita rud .. hahaha "


" demi apa lu ? gua gak percaya fan " , dilihatnya wajah Yollan yang benar benar imut dan gak akan percaya umur Yollan sudah 25 tahun.


" lihat kartu mahasiswa ? "


Rudi percaya saat melihat kartu mahasiswa Yollan , rasanya tak percaya tapi memang itu kenyataannya .


waktu menunjukan matakuliah berikutnya akan segera dimulai .


Gilang datang sangat berbeda dari hari hari biasa , hari ini sangat jauh tampan .


" siang semua , mari kita mulai pembelajarannya "


" siang juga pak " sahut semuanya


dikelas itu banyak mahasiswi yang terpesona dengan Gilang tapi tidak dengan Yollan yang datar hanya mendengarkan materi .


akhir pembelajaran , Gilang mengumumkan jika akan ada tugas untuk kelas hari ini dan pertemuan selanjutnya akan di kumpulkan.

__ADS_1


Gilang memperhatikan Yollan yang terlihat tak tertarik dengannya , Gilang menghembuskan nafas kasar dan kali ini dia sendiri akan mengikuti Yollan yang pulang kuliah .


Yollan , Fani dan Rudi ke parkiran motor .. Yollan yang boncengi Fani dan Rudi dengan motornya sendiri melajukan motornya menuju cafe dimana mereka akan diam sejenak disana.


" wow cafe ini terkenal loh kak , kamu suka kesini ? " tanya Rudi


" tidak juga , sangat jarang .. kamu sering rud ? "


" aku lumayan sih tapi malam kesini bareng anak anak "


" aku pernah kesini kak Yollan sama kak Jefri dua kali , aku bahkan betah lama lama disini " Fani ikut berbicara


" menurut kalian apa yang kurang dari sini ? " Yollan hanya ingin tahu dari segi pelanggan tentang kurangnya cafe yang ia dirikan


" gak ada sih , pelayannya juga lebih banyak dari kemarin , kalau waktu aku datang kedua kali cafe ini penuh tapi karyawan kurang , sekarang seimbangkan berarti yang punya benar benar sangat memperhatikan " Rudi yang hampir setiap hari datang tahu benar kemarin karyawan kewalahan .


" hmmm.. " Yollan mengganggu kan kepalanya


disamping kursi yang mereka duduki ada Andre dan teman temannya , Andre yang melihat Yollan merasa senang .


" hai lan... gabung ayo bersama kami " tawar Andre


" silahkan lanjut ndre , kita sedang ada yang mau dibicarakan .. jadi kita disini saja " Yollan menolak dengan halus


Andre hanya tersenyum pada Yollan yang selalu saja menolak bahkan menghindar jika dirinya mengajak bersama.


di kejauhan Gilang memperhatikan Yollan dan memang tidak ada yang membuat gilang kecewa , Yollan hanya berbincang dengan teman sekelasnya dan sepertinya memang sedang mengerjakan tugas ditempat itu mungkin lebih terlihat santai .


" bagaimana ini , kapan aku bisa dekat dengannya " gumam Gilang .


Gilang benar benar tidak tahu caranya , kalau saja Yollan tak pandai mungkin bisa dijadikan alasan untuk dia mengajarinya ,,


yang lebih heran , informasi tentang Yollan hanya sedikit .. orang orang suruhan Gilang tak menemukan informasi lagi .


" siapa kamu lan , kenapa sangat susah informasi lebih lanjut tentang kamu " gumam Gilang frustasi.


dua jam mereka disana dan pergi dari cafe .. Yollan membelokkan kearah toko kue nya untuk membeli kue , setelah itu Yollan ke rumah Fani karena Fani akan membawa buku mata pelajaran untuk esok .


keberuntungan untuk Yollan karena jika tidak pergi ke rumah Fani terlebih dahulu mungkin Gilang akan tahu dia kemana dan akan mencari informasi tentang rumahnya.


Gilang mengikuti sampai rumah Fani yang disangkanya itu rumahnya Yollan .


tadinya Gilang akan berdiam diri dulu tetapi ada telpon yang menyuruhnya untuk pergi dari sana secepatnya.


******

__ADS_1


dirumah Fani hanya sebentar setelahnya langsung pergi ke rumah Yollan , disana Yollan memasak untuk Fani ,,. walaupun ada pelayan tetapi Yollan sudah biasa memasak sendiri .


malam hari setelah makan malam , Fani ke kamar tamu untuk pergi tidur dan Yollan pun demikian setelah mereka berbincang banyak hal .


Yollan merebahkan tubuhnya , kali ini benar benar aneh rasanya tidak ada suaminya , dipeluk lah bantal milik Azka ...


" aku merindukanmu maz , padahal baru sehari " ucapnya


tak lama ponsel Yollan berdering , Yollan mengernyitkan dahinya membaca nama yang tertera di ponselnya , entah sejak kapan nama itu menjadi 'suamiku tercinta' .. Yollan tersenyum tetapi langsung menerima panggilan video call itu .


" sayang... sudah mau tidur ya ? "


" belum maz , baru rebahan .. "


" sehari gak ketemu sama kamu , aku benar benar tersiksa sayang "


" sabar , kapan pulang ? "


" insyaallah besok sayang , mudah mudahan selesai secepatnya "


" iya maz "


" sudah ngantuk sayang ? "


" ehm.... maz aku rindu ,, " dengan mata yang mulai terpejam


Azka yang melihat dan mendengar itu dadanya berdegup kencang serasa tak percaya .. dan menanyakan lagi walau Azka tahu Yollan sudah tertidur.


" apa benar kamu merindukanku yank ? "


" hmmm..iya,sangat.." tetapi Yollan tidak membuka matanya karena memang sudah tertidur .


Azka yang terus melihat Yollan tertidur dilayar ponselnya tersenyum , rasanya tak ingin mematikan tetapi Azka ada pertemuan dengan kliennya dan berharap besok bisa segera pulang ,, rasa rindu Azka pada istrinya benar benar besar .


" selamat tidur sayang.. aku sangat mencintaimu..." ucap Azka sebelum panggilan itu di matikan .


Azka dan Jefri menemui kliennya dan memulai perbincangan bisnisnya , semua berjalan lancar dan esok Azka bisa benar benar pulang .


" Jef , besok kita langsung pulang ... aku sudah merindukannya "


Jefri mengiyakan atasannya setelah itu mereka kembali ke kamar masing masing .


Jefri tersenyum saat saling mengirim pesan dengan wanita yang ia cintai . Jefri pun ingin segera pulang dan melanjutkan rencana lamarannya karena kemarin sebelum berangkat Jefri ke rumah wanitanya dan ternyata Jefri disambut baik dan bahkan keluarga wanitanya memperlakukannya jauh lebih baik tidak seperti apa yang ia takutkan.


tanpa Jefri tahu ... orang tua wanitanya sudah mengetahui kedekatan anaknya dan mencari tahu asal usul Jefri serta tahu bagaimana Jefri bekerja hingga bertanggung jawab dengan adik satu satunya itu. keluarga wanitanya itu bangga dengan calon menantunya yang mandiri , jujur dan bertanggung jawab .

__ADS_1


__ADS_2