Amerta Pride System

Amerta Pride System
11 Rank S baru dan Trickster


__ADS_3

Besoknya seluruh negara geger dengan adanya Hunter Rank S, yang mana itu sangat jarang muncul bahkan untuk Hunter Rank A pun bisa di bilang sangat sedikit, kebanyakan orang stack di Rank B dan bahkan ada yang tak bisa meningkatkan rank mereka.


Tak hanya itu saja yang membuat semua orang kaget namun dengan identitas sang Rank S terbaru ini yang misterius Asosiasi hanya mengatakan pada publik nama dari Hunter tersebut yaitu Kaju, tapi wajah dan dari mana dia berasal di tutupi oleh asosiasi, tentu beberapa orang mendesak asosiasi untuk mengatakan identitas orang itu namun asosiasi hanya mengatakan itu keinginan dari orang terkait dan tak bisa di ganggu gugat.


Dan lagi Asosiasi memperlihatkan rekaman pertarngan dari Hunter bernama kaju ini dengan ketua Asosiasi, tentu itu menjadi kehebohan yang lainya, bahkan orang orang menjuluki kaju dengan Sebutan Trickster, karena begitu banyak skill yang ia bisa pakai, seperti dia tak punya batasan untuk memakai skill.


Dan juga dari video itu terlihat kekuatan dari Kaju, yang membuat orang-orang paham kenapa kaju di masukan ke Rank S walau baru mendaftar ke Asosiasi beberapa hari yang lalu, namun yang paling semangat dalam hal ini tentu adalah para Pemilik Guild, mereka dengan terang terangan ingin merekrut Kaju untuk masuk ke Guild mereka, Bahkan ada yang sampai mengirimkan pengintai untuk mengetahui identitas dari kaju, namun hasilnya nihil karena Asosiasi menutupi jalur informasi identitas orang ini dengan sangat rapih.


....


Sedangkan orang yang sedang di bicarkan banyak orang saat ini sedang makan siang dengan sahabat kecilnya itu di sebuah taman yang agak sepi di belakang sekolah, rey sengaja mengajak Alice makan di sini karena dia malas untuk menjadi pusat perhatian karena wajah sahabatnya itu.


[hooo sudah kuduga masakanmu memang yang paling enak alice!] kata rey dengan semangat setelah memasukan satu sendok nasi gorang dalam mulutnya.


[hehehe bukan kah kau terlalu berlebihan? Baiklah segera habiskan makanan mu, aku ada keperluan setelah ini.] kata Alice sambil memakan bekalnya.


[emh? Ada apa, urusan osis?] kata Rey dengan mulut yang penuh dengan makanan.


[hey habiskan dulu makananmu baru bicara, dan yah begitulah..] kata alice dengan wajah malas bercampur lelah.


[hemm kalau kau perlu bantuan bicara saja dengan ku aku pasti akan membantumu, dan juga memang ada apa sampai osis sesibuk ini..] kata ku sambil mengusap kepala Alice.


[tak ada yang spesial hanya saja osis sekarag sedang mempersiapkan acara untuk festival sekolah nanti bulan juni.] kata Alice


[eeeeh!!? Bukan kah itu masih 4 bulan lagi? Dan lagi kalau pun harus mengurus acara bukankah lebih dekat acara Porak, dua bulan lagi dan itu pun tetap masih lama.] kata ku dengan kaget.


[haaa masalahnya, festival sekolah yang sekarang akan di buat semeriah mungkin dan juga untuk porak yang mengikutinya bukan kah hanya para siswa di rombel normal sedangkan untuk hunter tak ada yang seperti itu.] kata alice dengan wajah yang seperti kehilangan semangat.

__ADS_1


[woooy kemana semangatmu kemarin? Baru setengah hari dan kau sudah begini?] kata Rey dengan mencubit pipi Alice.


[issh bukan itu masalahnya, masalahnya adalah aku akan semakin sibuk mulai sekarang dan tak bisa terus di sampingmu, aku khawatir saja kejadian kemarin terulang.] kata alice dengan wajah yang sedih.


[eeh? Itu yang sedari tadi kau pikirkan? Aku kira apa... tenang saja lagian aku juga akan sibuk mulai sekarang, aku akan kerja sampingan.] kata Rey sambil membereskan bekal makanan yang sudah kosong.


[eh kau kerja? Kenapa?] kata Alice dengan wajah kaget.


[tak ada alasan khusus, hanya ingin uang jajan tambahan saja.] bohongku, yah mau bagaimanapun tak mungkin aku mengatakan yang sebenarnya pada Alice.


[hooo begitukah, hehe jadi kalau kau sudah gajian traktir aku yah wink wink.] kata alice sambil wink pada Rey.


[yeeeh traktiran baru semagat, iya iya nanti aku beliin apa pun yang Alicia yuki mau.] kataku dengan berdiri dan merentangkan kedua tangan.


Setelah mereka mengobrol sebentar, mereka pun berpisah dan menuju kelas masing masing karena alice sepertinya harus mempersiapkan sesuatu untuk rapat persiapan festival itu.


....


Di saat dia masuk dia langsung menghampiri loket yang dimana ada Lili di sana.


[permisi kak aku mau mengambil tanda pengenalku.] kata rey pada Lili.


[oh hai Rey, Tunggu sebentar aku akan mengambil kartu identitas mu.] kata Lili dan pergi ke belakang dan mengambil satu kartu dan satu lencana berwarna emas.


[ini kartu identitas mu Rey, ingat jangan sampai hilang bila kartu ini hilang akan sangat susah untuk mengurusnya, apalagi kartumu bila hilang bisa saja ada yang memanfaatkanya untuk kepentingan pribadi.] kata Lili menceramahi Rey seperti anak kecil.


[iya kak aku akan mengingatnya, dan lencana apa ini?] tanya rey sambil memegang sebuah lencana berwarna emas dengan motif batik dan ada huruf S di tengah.

__ADS_1


[itu adalah lencana Rank S, dengan memakai atau menunjukan Lencana ini kau tak perlu mengeluarkan Kartumu, karena orang orang akan tau yang memakai lencana ini hanya Hunter Rank S.] kata Lili yang menjelaskan kegunaan Lencana ini, walau sebenarnya Rey sudah tau karena dulu ia pernah mepunyai hal yang sama bahkan lebih hebat dari lencana ini.


[ho begitukah... oh iya kak lili apa aku boleh minta ijin untuk masuk Dungeon Level E sendiri?] Kata Rey sambil memasukan dua barang itu dalam tas kecil yang di bawanya.


[hemm? Maksudmu kau ingin membeli hak Dungon?] kata Kak Lili dengan wajah bertanya.


[tidak bukan itu, aku hanya ingin menyelesaikan Dungeon Level E yang tak di lirik oleh Hunter lain.] Kata Rey, sebenarnya untuk memasuki Dungeon harus mempunyai ijin dari Asosiasi.


biasanya ada dua jenis ijin yang di keluarkan, yaitu Dungeon Raid untuk para hunter yang tak memiliki Guild dan bisa menyelesaikan Dungeon dengan cara membentuk party bebas antara hunter bebas lainya, dan satu lagi Dungeon Guild, seperti namanya dungeon guild hanya di dapatkan oleh guild yang membeli hak monopoli dari suatu Dongeon, dan biasanya guild hanya melirik Dungeon Level C ke atas sedangkan untuk D dan E biasanya hanya di lakukan oleh Hunter lepas.


Karena hal ini pula ada beberapa masalah yang bermunculan dengan system ini, karena ada beberapa Dungeon yang tak ada yang mau mengambilnya entah karena dungeon itu terpelosok atau karena jenis Dungeon itu terlalu merepotkan seperti field beracun hingga resikonya terlalu tinggi hanya untuk Dungeon Level E.


membuat orang berpikir lebih baik menyelesaikan Dungeon Level D biasa dari pada bersusah payang menaklukan Dungeon level E yang susah tapi hadiahnya kecil, asosiasi sebenarnya kewalahan untuk mengatasi hal ini, karena bila Dungeon di biarkan terlalu lama akan berbahaya karena dungeon bisa saja mengeluarkan Monster dan mengancam penduduk sekitar, tapi bila mereka menaikan harga dari dungeon itu akan mempengeruhi kas Asosiasi Juga.


Jadi biasanya Asosiasi melakukan misi wajib untuk beberapa hunter, tentu dengan imbalan yang tak bisa di bilang sedikit, dan lebih parahnya itu tak menjamin hunter dapat menyelesaikan Dungeon, karena basanya terkendala oleh keadaan di dalam Dungeon itu sendiri, bukan karena monsternya.


[eh kau ingin menyelesaikan Dungeon terlantar sendirian? Bukankah itu terlalu berbahaya, walau kau Rank S sekalipun.] kata Lili yang cemas akan adik kecilnya itu, yah setelah Duel itu Lili telah menggap Rey sebagai adiknya.


[yah aku akan melakukanya sendiri, dan untuk masalah keamanan tenang saja kak, aku akan mempersiapkan pengamanan terlebih dahulu sebelum memasuki Dungeon, jadi berikan saja list Dungeon terlantar itu.] kata Rey sambil mengacungkan jempolnya.


[haaah... baiklah, aku akan menyiapkan beberpa Dungeon terlantar untuk mu, tapi bila kau kesusahan bilang pada kakak oke, kakak akan berusaha menolongmu.] kata Lili sambil mengelus kepala Rey dan memeriksa beberapa berkas dalam komputernya dan di print, dan di kasihkan pada Rey.


[nih... hati-hati saat kau menjelajah nanti, ah dan juga bila kau ingin menjual bahan baku atau barang seperti senjata yang kau temukan di Dungeon, kau bisa menjualnya di Asosiasi nanti.] kata Kak Lili dengan senyuman yang cantik.


[apa senjata yang di buat oleh ku juga bisa?] kata Rey yang ingat dia bisa membuat senjata dengan Job nya itu.


[Tentu bisa, namun Barang itu harus kau presentasikan terlebih dahulu dan nanti kami akan menilai harga barangnya, dan apabila barangnya bagus bisa saja nanti di masukan dalam acara lelang yang sering di lakukan 1 bulan sekali.]

__ADS_1


Rey berpikir akan membuat beberapa barang untuk di jual nantinya, agar ia dapat pendapatan tambahan selain menyelesaikan dungeon.


To be continued...


__ADS_2