Amerta Pride System

Amerta Pride System
24 Perdebatan


__ADS_3

[te-teleportasi? Rey apa kau sedang bergurau atau kau sudah putus asa?] kata santi yang terheran dengan jawaban Rey yang menurutnya aneh.


[aku serius, tapi aku sendiri sangat tak menyukai cara ini.] kata Rey dengan wajah yang aneh.


[memangnya kenapa?] kata jo si rambut pirang itu.


[kau akan segera tau Jo... semuanya berpegangan padaku.] kata Rey yang langsung di turuti oleh ketiganya.


[system skill: teleportasi, depan gerbeng dungeon!]


Blusssh!!!


Mereka bertiga menghilang dengan cahaya berwarna pink dan menghilang dari sana dalam sekejap.


...


gerbang dungeon di hamparan gurun pasir luas suasana di sana sangat tenang, hanya ada suara angin semilir di sana, dan tiba tiba di depan gerbang muncul empat orang dengan di selimuti cahaya berwarna pink.


[ught.. hoeeeek....] mereka bertiga langsung muntah sesaat setelah sampai di tempat tujuan, mereka merasa perut dan kepala mereka di putar dengan sangat cepat hingga mereka tiba tiba merasa mual.


Rey pun sebenarnya merasakan hal yang sama namun karena ketahananya sudah cukup tinggi dan dia sebenarnya cukup terbiasa dengan turbulensi saat melakukan teleport.


Beberapa menit Rey menunggu tiga sekawan itu agak baikan, setelah mereka cukup tenang terlihat muka mereka sangat pucat, sepertinya mereka mengeluarkan segala yang ada di dalam perutnya.


[kalian sudah mengerti kenapa aku tak suka cara ini...] kata Rey dengan senyum di wajahnya.


[ught benar benar buruk, bahkan kepalaku sekarang masih terasa berputar putar.] kata dadang.


[aku dulu sempat berpikir bila bisa berteleport mungkin akan menyenangkan bisa kemana saja dengan cepat, tapi sepertinya aku tak jadi menginginkan hal itu.] kata Jo yang masih merasa lemas setelah mengeluarkan semua isi perutnya, sedangkan santi hanya duduk dengan lemas tanpa mengatakan apapun seolah dia telah kehilangan seluruh tenaganya.

__ADS_1


[hahaha benar bukan!] kata rey dengan senyum sombong.


[jangan malah bangga!] kata mereka bertiga.


Setelah kembali beristirahat beberapa saat mereka bertiga keluar dari dungeon, dan segera berpisah karena hari sudah cukup sore, tak lupa rey pun meminta nomer handphone dan menyuruh mereka untuk berkumpul besok, karena ada yang ingin dia katakan dan juga membagi hasil yang mereka dapatkan di dalam dungeon.


[baiklah itu saja untuk hari ini, nanti jangan lupa kalian memberi laporan pada asosiasi, dadah.] kata rey sambil berjalan enjauh dari mereka bertiga.


[dadah sampai jumpa besok Rey!] kata Santi dengan senyum di wajahnya.


....


Sesampainya di rumah dia dengan gugup masuk ke dalam, dia berdoa saja agar ibunya tak terlalu marah karena dia bolos sekolah karena dulu pernah sekali waktu dia bolos dan ibunya sangat murka.


[aku pulang...] kata rey sambil membuka pintu rumahnya, dia sudah melihat ibunya sedang duduk di sofa membawa sebuah gulungan koran.


[uhhh sepertinya ibu benar benar marah aduuuuh...] kata Rey dengan takut-takut mendekat ke arah ibunya.


[it-itu ibu ak-aku hanya membereskan masalah te-tentang hutang ayah.] kata Rey dengan gugup, sebenarnya ibu rey itu jarang sekali marah, tapi sekalinya marah benar benar sangat menyeramkan.


[menyelesaikan masalah yah, apa maksudmu menyuruh seorang hunter rank S menyiksa para preman itu?] kata ibu Rey dengan wajah memicing.


[it-itu bukan begitu, hanya saja.] kata Rey dengan kebingungan.


Plak!!!


Sebuah koran ter lempar ke arah meja dan memperlihatkan sebuah berita mengenai seorang Hunter Rank S yang menyiksa beberapa Hunter.


[Hunter Rank S Kaju, menyiksa preman yang menganiyaya sebuah keluarga...] baca Rey dari head line koran tersebut, dan Rey membaca isi koran itu dan koran itu benar benar memberitakan semuanya dengan terperinci.

__ADS_1


Dari Kebusukan para anggota Yugo yang tak hanya memeras sebuah keluarga yang tertimpa musibah tapi juga menceritakan pula kelakuan mereka yang sering mengganggu masyarakat karena ulah mereka, dan di sana di katakan bahwa Hunter Rank S Kaju memberi mereka pelajaran dan membuat mereka lumpuh agar bisa menyesali seluruh dosa mereka.


Di berita itu hanya di beritakan tentang kebaikan Kaju, dan bahkan ada artikel tentang peyelamatan dua orang gadis di dungeon Rank E yang di culik oleh goblin, melihat berita itu Rey hanya terseyum simpul.


[Kak Lili benar benar bekerja dengan cepat huh...] Pikir Rey.


[kenapa kau senyam senyum Reyhan!] kata ibu rey seketika rey kembali gugup dan melihat ibunya yang sepertinya benar benar marah sampai di batas kesabaranya.


[itu ibu maafkan aku bila aku bolos sekolah, tapi aku melakukan itu untuk menyelesaikan masalah ini dengan temanku.] kata Rey dengan nada memelas.


[iya ibu tau hal itu, tapi kenapa kau malah membawa orang lain dalam masalah kita, walau ibu tau keluarga kita tak berdaya menghadapi mereka tapi ibu tak mau kita di kasihani orang lain karena hal itu.] kat ibu rey yang mulai memarahi rey.


[tapi ibu aku tak meminta di kasihani oleh siapapun, aku hanya meminta tolong temanku agar membantuku dan aku akan bekerja denganya hanya itu.] kata Rey dengan nada yang masih lembut, namun tak mau kalah dengan ibunya.


[jadi itu alasan kau mempunyai uang yang sangat banyak kemarin, dan itu adalah hutang yang kau minta dari temanmu itu bukan? Bila seperti itu apa bedanya dengan keadaan kita sebelumnya Rey..] kata ibunya dengan nada yang mulai emosi.


[tentu beda ibu... hutang ayah hanyalah akal akalan mereka bertiga untuk memeras kita, dan kau tau ibu kenapa Kaju sampai membuat mereka lumpuh? Itu karena kelkuan mereka yang benar benar tidak bisa di maafkan, dan soal hutang aku tak pernah berhutang pada siapapun, uang itu adalah gajiku untuk tiga bulan kedepan yang akuminta di muka pada boss ku.] kata Rey yang masih tetap merahasiakan dirinya sendiri adalah kaju.


[haaah jadi sekarang sebenarnya kau bekerja pada siapa Rey, hingga di gaji delapan juta perbulan, bahkan gaji orang kantoran sekalipun tak sebesar itu, jangan bilang kau melakukan hal yang aneh aneh reyhan.] kata ibunya yang sudah merasa tak akan menang berdebat dengan anaknya itu.


[bukan kah sudah jelas, aku bekerja dengan Temanku Kaju yang juga seorang Hunter Rank S, aku adalah tangan kananya sekarang.] kata Rey yang memang sudah menyiapkan alasan itu sebelumnya.


[memang apa yang kau lakukan hingga bisa menjadi tangan kanan orang sekuat itu?] kata ibuku dengan nada bertanya tanya.


[sebenarnya hal ini masih di rahasiakan, tapi Kaju itu mempunyai job mekaniker, dan aku membantu dia untuk membuat alat alat yang ingin dia kembangkan.] jelas Rey dengan enteng.


Walau sebenarnya Yunia cukup curiga terhadap penjelasan Rey, tapi dia tetap menerimany dan tak menanyakan hal itu lebih lanjut, mau bagaimanapun karena putranya itu keluarga mereka lepas dari masalah yang merepotkan bagi mereka.


[rey yang melihat ibunya sudah tak marahlagi hanya tersenyum dan memeluknya agar ibunya tak terlalu khawatir terhadap dirinya.

__ADS_1


[kau ini benar-benar anak mamih ya kak...]


[huaaa!! Kinan dari kapan kau ada di sini? Dan sudah ku bilang jangan datang dengan cara seperti itu lagi! Apa kau itu Reinkarnasi ninja hatori hah!] kata Rey yang merasa jengkel dengan kedatangan Kinan yang selalu saja tiba-tiba.


__ADS_2