AnakKu Kembar 5

AnakKu Kembar 5
024


__ADS_3

1 bulan kemudian


"kyaa,..akhirnya mak rempong ku nikah juga" kata putry sambil memeluk nala dari belakang,..


Saat ini nala,putry, dan nur sedang menemani nala dan membantu nala untuk bersiap,..


saat ini nala sedang sangat gugup untuk menanti saat ia akan duduk di pelaminan bersama ayah dari anak anak nya itu


" dulu pas aku nikah pun gitu kok na, tapi yang lebih gugup nya lagi saat malam nya" goda nur


"apaan sih, jangan bikin takut lah nur" kata nala kesal


"udah cepat nih pakai baju mu na, biar kami bantu, kamu lama banget sih lihat jam na, ini sudah jam 10, ...2 jam lagi akad di mulai na, kalau gak cepat,emang kamu gak kasian di tungguin sama semua orang di sana" kata putry mengomel panjang lebar


"iya put, ayo bantuin aku pakai nya lah, gak mungkin aku pakai sendirian, lagian gak ada kebaya yang lebih longgar apa,..kenapa harus seketat ini "kata nala kesal


"siapa suruh kamu dan boy terlahir di keluarga jawa, mau gak mau kan kalian kan harus menghormati suku dari ayah kalian" kata nur


"iya sih, tapi kan" ucapan nala terpotong


"gak ada pakek tapi tapi an, buka baju tidur mu itu sekarang juga" kata putry, dan nala pun menuruti nya, lalu putry membantu nala menggunakan kebaya nya dan nur membantu memakai kan kain batik di pinggang nala. setelah selesai memakai kan kebaya dan kain nya mereka membantu nala untuk di make up


" makasih put,nur tanpa kalian, aku pasti kesulitan melakukan ini semua" kata nala


"itu lah guna nya sahabat nala" kata nur


"iya aku sayang kalian" kata nala lalu memeluk putry dan nur


"sudah sudah kamu jangan banyak gerak na, nanti make up mu berantakan" omel putry


"iya putry, makasih" kata nala dan putry hanya membalas nya dengan senyuman


tok tok tok..


" masuk" kata nala


" hayy nala,..wahh ada nurmala juga" kata mama nya putry


"iya mama mama sehat kan" kata nur sopan


" sehat kok nak, kamu sudah lihat sendiri gimana bugar nya mama" kata mama nya putry


"loh ma, mama datang?" kata putry kaget


" iya dong, masa sahabat kamu mau nikah, mama gak di undang,..untuk ada fajar yang kasih tau, kalau gak mama gak bakal tau" kata mama nya putry menyindir


" ehmm sorry ma, aku lupa kasih tau mama kalau nala mau nikah" kata putry


" iya deh,..mama maklum, yang penting nanti kamu kasih mama cucu yang bayak" kata mama


" iya deh ma, terserah mama saja, mama boss nya di sini deh" kata putry mengalah


"sudah, sini nala biar mama bantu" kata mama


"iya makasih ma" kata nala terharu


akhirnya mereka semua membantu nala bersiap, setelah semua sudah selesai mama nya putry pamit mau bertemu orang tua nya nala.


" Akhirnya sahabat ku bisa bahagia juga, kita jadi gak tidur sekamar lagi deh" kata putry sedih


" tenang aja put, aku masih bisa tidur sekamar sama mu kok, toh kita masih tinggal se atap" kata nala kekeh


"tapi kalian ini aneh banget, kalian udah mau nikah tapi tinggal masih serumah" kekeh nur


" ya kami berempat sudah merunding kan nya nur,..memang aneh tapi kami sepakat akan tetap tinggal bersama, karna ntah kenapa, kalau aku dan nala,kami berdua ber jauhan rasa nya pasti ada yang kurang,..toh fajar dan boy juga gak keberatan, kata mereka akan menuruti semua permintaan kami kok" kata putry sombong


" dasar aneh,..tapi gimana soal privasi kalian?" tanya nur


" ntah lah, tapi aku bakal lebih memilih sahabat ku di banding kan suami ku sendiri" kata nala kekeh


" jadi kalau aku sama anak mu?,..kamu lebih milih siapa" tanya putry yang membuat nala ke bingungan


"ehmm,..kalau itu kayak nya aku gak bisa memilih salah satu di antara kalian put" kata nala


"hahha sudah lah dari pada aku mending kamu lebih mem pedulikan anak mu na" kata putry

__ADS_1


"iya, maaf put dan terima kasih kamu selalu ada bersama ku,..hiks" kata nala


"ehh kok malah nangis, ntar make up mu luntur looh" kata putry langsung menghapus air mata nala dengan tissu


" makasih put ,makasih" kata nala lagi menahan tagis nya


" hey na, apa pun yang terjadi tetap lah pertahan kan sahabat kita yang sudah kita bina bertahun tahun lama nya ini" kata putru memeluk nala hati hati


" pasti put, siapa pun gak akan ada yang bisa pisah kan kita walau itu orang tua atau pun suami kita hehe" kata nala sambil tertawa


" mereka gak bakal berani pisah kan kita na heheh" kata putry lalu melepaskan pelukan nya


"sudah sudah ,..ini sudah saat nya kita ke pelaminan mu na, ayo" kata putry memegang tangan kanan nala dan nur memengang tangan kiri nala


mereka keluar dari ruang ganti menuju ke ruangan tempat akad, setelah sampai semua orang memperhatikan kedatangan mempelai wanita nya


"put, nur gimana nih aku sangat gugup" bisik nala


" rileks aja na" bisik nur


" iya na, santai aja toh tugas mu cuman duduk sisa nya kan boy yang lakukan" kata putry


" kau belum merasakan nya put, ku sumpahin biar nasib mu akan lebih buruk dari pada aku" kata nala kesal


" jagan gitu lah na, gak boleh doain yang gak gak nanti ber balik ke kau lagi loh" kata putry kekeh


" ck kita lihat saja 2 bulan lagi kau akan merasa kan nya sendiri" kata nala menyumpahi


"hmm iya iya terserah mu saja nyonya boy" ejek putry


mereka berjalan semakin mendekat ke arah pelaminan, di sana sudah ada ayah nya nala, penghulu, saksi, dan juga boy yang sedang duduk manis menunggu mempelai wanita nya


putry dan nur membantu nala untuk duduk di sebelah boy, lalu nur kembali duduk di dekat suami dan anak nya, sedang kan putry duduk di dekat fajar dan anak anak.


" sudah bisa kita mulai" tanya penghulu


"sudah,sudah silah kan di mulai acara ijab qabul nya" kata ayah nya nala


" baiklah sekarang silah kan tuan Faizal dan tuan boy saling ber jabat tangan" kata penghulu dan ayah nya nala dan boy saling berjabat tangan


" Saya terima nikah dan kawin nya Nala Mustika binti Iqbal Ferdiansyah dengan mas kawin tersebut, TUNAI" kata boy dengan lantang tanpa kesalahan sedikit pun


" gimana semua nya " tanya pengghulu


"SAHH" kata semua orang


" Allhamdulilah selamat tuan dan nyonya, sekarang kalian sudah sah menjadi pasangan suami dan istri" kata penghulu


mereka semua berdoa untuk kebahagian nala dan boy,..semua orang terharu khusus nya orang tua mereka.


setelah berdoa boy dan nala menanda tangan kan buku nikah dan surat lain nya


acara masih berlanjut semua orang berbondong bondong mau memberi kan ucapan selamat,.. melihat itu putry dengan cepat menuju ke arah boy dan nala


setelah sampai putry dengan cepat memeluk sahabat nya itu


" Happy wedding Mamak rempong ku" kata putry terharu


" thanks put, kamu selalu setia bersama ku hingga di hari bahagia ku pun kamu tetap di sisi ku,hiks" kata nala mulai menangis


"hiks,..jangan kek gitu na, kan sudah ku kasih tau apapun yang terjadi kita pasti akan selalu bersama, Bets Friend Forever" kata putry tersendu sendu dengan masih setia memeluk nala


"iya Forever" kata nala lalu melepas kan pelukan nya


"oh ya happy wedding juga boy,..ingat kau harus ber sumpah dengan ku untuk selalu melindungi dan menyayangi sahabat ku itu, kalau sampai nala kenapa napa ,aku lah orang pertama yang akan berhadapan langsung dengan mu boyy" kata putry serius dengan penuh penekanan yang membuat boy menelan air liur nya


" baiklah put, ehmm aku ber sumpah akan akan selalu membahagia kan nala dan selalu menjaga nya,... bahkan jika nyawa ku yang jadi taruhan nya" kata boy ber sungguh sungguh


"bagus, ingat sumpah mu ini boy, kalau kau menyakiti nala maka nyawa mu yang akan melayang" kata putry sambil menepuk pundak boy


"AYAH BUNDAAA" tariak ke enam anak yang ber lari ke arah nala dan boy,..


" waah bunda cantik sekali" kata bigel girang


" iya sangat cantik, kapan aku bisa nikah biar aku jadi secantik bunda" kata cindy

__ADS_1


"tunggu kalian sudah besar dulu " kata boy lalu mengendong bigel


" selamat ya ayah ,bunda,... walau pun aku kesal harus menggunakan dress ini tapi kalau untuk ke pernikahan bunda dan ayah aku bisa tahan kok tapi nanti mau langsung ku lepas ya bun" kata stella


" hahaha iya iya, makasih ya stella sama cindy sudah mau memakai dress itu demi bunda" kata nala


"iya bun, ga apa apa kok, memang risih tapi untuk bunda apa yang gak" kata cindy


" jadi di peenikahan bunda saja ya stella sama cindy mau memakai dress, kalau di pernikahan mama gak mau" kata putry pura pura sedih


" mau kok ma" kata stella dan cindy serentak


" makasih anak anak mama yang sangat mama cintai" kata putry terharu


" jadi papa nya di cintai juga gak" goda nala


" ntah lah" jawab putry singkat dan malu


" masa gitu sih baby, aku ini calon suami mu loh" kata fajar cemberut


" sejak kapan kamu ke sini" tanya putry kaget


" sejak tadi"jawab fajar singkat


" jadi gimana put, papa nya gak di cintai juga" tanya boy yang juga menggoda putry


" STOOP STOPP, berhanti menggoda ku" kata putry kesal dan malu


" hahaha,..gak usah di jawab pun aku tau kok honey, kamu pasti sangat mencintai ku ya kan" kata fajar merangkul pundak putry


" huhh terserah kalian saja,... Putra nya mama,yuk makan ice krim coklat di sana" kata putry menggandeng tangan putra nya itu


" ayoo ma, putra mau makan ice krim coklat nya yang banyak ya" kata putra


" iya iya, ayo, biarkan saja mereka menggibah , nanti kualat baru tau rasa" kata putry kesal lalu pergi bersama putra meninggal kan mereka


" yaudah yuk anak anak, masih banyak tamu yang mau memberi selamat sama ayah dan bunda kalian" kata fajar lalu meninggal kan boy dan nala yang mulai sibuk menyalami para tamu undangan


pesta pernikahan itu berlanjut sampai malam, sore hari nya seluruh keluarga dan sahabat ber foto bersama.


jam 10 malam akhir nya para undangan mulai ber pulangan,...orang tua putry langsung ke bandara karna harus kembali ke medan karna papa nya putry masih banyak yang harus di kerjakan, dan putry cuman bisa bisa bertemu beberapa jam saja dengan kedua orang tua nya, karna terakhir ia ketemu orang tua nya saat ia kembali liburan namun karna fajar datang putry jadi kabur.


sedang kan nala dan boy sudah memesan kamar di hotel tersebut, dan ya mereka menghabis kan waktu sebagai suami istri


sedang kan putry, fajar dan anak anak tidur se kamar, mereka memesan kamar yang besar dengan 3 tempat tidur single, jadi mereka menyatukan ke tiga kasur tersebut, yang akan jadi tidur putry dan ke enam anak tersebut, sedang kan fajar cuman bisa tidur di sofa


" kamu yakin mau tidur di situ jar" kata putry tidak enak


" jadi kamu mau aku tidur dimana put" goda fajar yang membuat putry malu


" berhenti menggoda ku jar, tempat tidur ini sangat luas bahkan cukup untuk 10 orang, kamu tidur di ujung situ dan aku tidur di ujung sini,..toh ada anak anak, kamu pasti tidak akan macam macam di sini" sinis putry


"hahaha kalau itu ke inginan mu aku bisa memesan kamar lagi put" kata fajar


" kamar ini aja kamu yang bayar, kamu mau pesan kamar lain?" kata putry kesal


" ya kamar ini untuk anak anak, 1 lagi untuk kita toh kita ntar lagi nikah kok" kata fajar


" Nooo,..nanti kalau kamu berhianat lagi atau kamu tiba tiba mati gimana, aku gak mau jadi jomblo se umur hidup ku karna sudah gak suci lagi" kata putry


"ya jangan di doain juga lah" kata fajar kesal


"ck kan gak tau, hati itu bisa berubah jar" kata putry


" aku ber sumpah put, demi keluarga ku, demi nyawa ku dan demi putra juga aku ber sumpah tidak akan mengulangi nya lagi put" kata fajar sambil menggenggam kedua tangan putry


" aduh ma,pa bisa gak berhenti bucin nya, kalian sama aja kayak bunda dan ayah" kata cindy jengkel


"ah siapa yang bucin, udah udah anak ku yang satu ini kelewat peka" kata putry juga jengkel


"hahaha" tertawa semua orang di kamar itu


pengantin baru masih sibuk dengan kamar mereka, sedang kan putry dan anak anak sibuk menonton,..dan fajar cuman memain kan handphone nya hingga saat subuh akhir nya mereka bisa tertidur.


Bersambung.....

__ADS_1


maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih sudah mau mampir🙏🙏🙏


__ADS_2