
Ting Tong..
putry menekan bel pintu
Lalu wanita paruh baya membuka kan pintu nya nya.
" ehh nak putry " sapa Tahta
" hay tante Tata, ehm nita nya ada? " tanya putry
" owh ada kok dia lagi di kamar nya, wah tumben nak putry datang berkunjung, kata nita nak putry udah ga kerja lagi? " kata Tahta
" hehe iya tan, awal nya pengen lanjut kerja tapi suami ga ngizinin kata nya nanti kecapekan " kata putry
" ya sudah, owh ini siapa? " tanya Tahta melihat ke arah nala yang dari tadi diam sambil tersenyum.
" ini temen aku tan, nama nya Nala, dia yang dulu sering aku ceritain" kata putry
" owh iya iya tante ingat, wahh kalian hamil barengan ya? udah berapa bulan? " tanya Tahta lagi sabil membuka pintu selebar mungkin biar putry dan nala masuk
dan putry pun berjalan masuk yang nala yang mengekor nya
" hehe kalau aku 7 bulan tan, kalau nala 5 bulan" kata putry
" wahh tante bakal jadi nenek dong? jenis kelamin nya? " tanya wanita parubaya itu lagi
" hmm kalau yang ini kembar pengantin tan " kata putry sambil mengelus perut nya
" wah kembar?, kalau nak nala? " kata wanita itu lagi
" ehm kalau aku belum tau tan, kami ga ada cek jenis kelamin, nanti aja tan tunggu lahir" kata nala sopan.
" owhh gitu, hmm itu anak ke berapa nak nala? " tanya Tahta
" anak ke 6 dan ke 7 tante" kata nala
" wahh kembar juga? " kata Tahta sambil melebarkan mata nya karna kaget
" hehe gitu lah tan, kami sahabatan, hamil barengan, anak juga sama sama double " kata putry
" owh gitu ya, ya sudah kalian cari nita kan? nita ada di kamar nya kalian bisa ke sana biar tante bikin minum " kata Tahta
" eh tidak perlu tan, ehm sebenar nya kami lagi mode merajuk ke suami kami, kami mau kerjain dia maka nya kami boleh gak tan numpang 3-4 hari di sini soal nya kami ke sini gak bawa apa apa cuman bawa uang 30 ribu itu pun 10 ribu nya dah habis bayar angkot " kata putry memelas
" hmm boleh dong sayang, kalian boleh kok datang kapan saja, pintu rumah ini akan selalu terbuka kok" kata Tahta dengan senyuman ke ibu an nya itu.
" wahh makasih tante cantik, owh ya tan boleh bagi susu gak, susu sapi murni pun jadi lah" kata putry
" owh susu sapi murni ada kok, tunggu tante ambil" kata Tahta lalu berdiri namun putry langsung berdiri juga.
" ett tidak tidak tan, kami numpang jadi ga perlu gitu tan, kami ambil sendiri aja ga apa kan tan? " tanya putry sungkan
" iya ga apa kok nak ya sudah kalau gitu biar tante aja yang ambil ya, kalian ke kamar nita aja " kata Tahta lembut
" ehm baiklah tan" kata putry dengan muka murung.
" nala juga mau? " tanya Tahta
" ehm boleh deh tan, maaf merepotin ya tante" kata nala sopan
" sudah sudah jangan kayak gitu ah " kata Tahta lalu pergi ke dapur
putry pun mengajak nala ke kamar nita.
tanpa basa basi putry langsung membuka pintu yang tidak terkunci itu.
__ADS_1
" hay nita" sapa putry
" ehh PUTRY " kata nita kaget melihat keberadaan sahabat nya putry yang sudah berbulan bulan ga ia lihat .
" Hayy Nit, kami numpang ya" kata putry langsung berbaring di tempat tidur nita sedangkan nala cuman berdiri karna belum terbiasa
" kamu ya kebiasaan banget sih" kata nita sambil terkekeh
" ya dong, kan kata tante tata ini juga rumah ku, oh ya nala sini jangan kek patung di sana" kata putry yang menyadari nala yang masih canggung
" iya put" kata nala mendekati putry dan duduk di sebalah tubuh putry yang masih asik berbaring.
" nita, ini sahabat yang sering aku ceritain ke kamu dulu, Nama nya Nala Mustika, yang punya anak kembar 5 dan sekarang lagi hamil anak ke enam dan ke tujuh" kata putry
" owh jadi kamu ya, Salam kenal nala, nama ku Anita Khumaira, panggil Nita saja " kata nita mengulurkan tangan sambil tersenyum hangat
" salam kenal juga nita, aku Nala Mustika panggil Nala saja " kata Nala membalas uluran tangan juga dengan senyuman hangat.
" jadi gini Nit,.. kami lagi mode ngambek sama suami, mereka tadi ngurung kami di kamar yang sempit jadi kami mau balas dendam bikin mereka was was pokok nya kalau perlu sampai serangan panik" kata putry
" terus balas dendam nya gimana? " kata nita
" gini nit, ehm kau masih ada handphone bekas? " tanya putry
" ada nomor nya pun hampir mati karna ga ku perpanjang" kata nita
" kami mau numpang beberapa hati di sini, nanti 3-4 harian lalu kami pulang kok, jadi nanti kau telfon atau kirim pesan ke ponsel suami kami, nah terus pasti mereka panik deh,.. hahaha tapi jangan sampai terlacak loh ya nanti kirim pesan nya ntah dimana terus handphone nya langsung kau buang aja nanti ku ganti yang baru deh" kata putry
" oh ya kami mau pinjam uang juga ya nanti kalau dah pulang kami balikin 5 X lipat deh " kata putry
" ok, no problem" kata nita menyeringai
" kurang seru put, gimana kalau kita kirim juga foto kita seolah olah di ikat gitu" ide licik nala muncul
" bener put, aku bisa make up in kalian biar kayak habis di pukulin dengan kepala benjol, baru nanti kita foto nya di loteng aja di situ lusuh dan cocok untuk jadi tempat penculikan" kata nita
dari situ Nala dan nita juga sudah ga terlalu canggung mereka sudah berbagi satu sama lain.
Mereka pun langsung menjalan kan ide busuk ibu hamil itu.
nita membuat wajah mereka seolah olah habis di pukulin dengan di kening tampak benjolan.
lalu mereka ke loteng, nita membantu mereka duduk dan mengikat tangan dan kaki mereka.
lalu acara pemotretan itu pun di laksana kan.
setelah itu mereka membersihkan kan diri namun karna mereka ga punya baju mereka pun memutus kan untuk berbelanja dulu.
" nit pinjam uang ya, untuk beli baju kami, kami sama sekali ga bawa apa apa soal nya.. biar ga terlacak juga nanti kita kirim foto nya di dekat mall itu saja, lalu ingat langsung kau buang hand phone nya setelah salah satu dari suami kami yang mereka membaca nya" kata putry
" baiklah nyonya " kata nita
Mereka pun berangkat di antar oleh kakak laki laki nya nita yang bernama Nevan
Selama di perjalanan mereka asik mengobrol lalu beberapa kilometer lagi mereka akan sampai ke mall itu tapi putry langsung menyuruh berhenti.
" stop di sini bagus, Aa' bisa gak pinjam suara nya? " tanya putry
" suara Aa' kan serem, terserah mau bilang apa biar mereka jadi gila" kata putry
" tapi Aa' ga berani put" kata Nevan takut
" tenang Aa' ada aku kok, setelah mereka meneror maka langsung kita buang handphone nya" kata putry dan akhir nya di setujui Nevan
mereka berhenti di dekat pohon rambutan yang cukup besar dan di situ juga banyak kios jualan.
__ADS_1
putry lalu mengirim foto terbaik yang mereka potret di loteng tadi.
pertama putry mengirim ke fajar, lalu karna belum di baca oleh fajar, putry pun menjadi kesal dan memberikan handphone nya ke Nevan.
Nevan pun mulai berbicara dan mengirim pesan Voice itu ke fajar.
' Wahh... Walaupun Mereka Sedang hamil Tapi mereka tetap menggiur kan ya' kata Nevan dengan suara berat nya.
lalu Nevan memanas manasi dengan mengirim Emoticon 😋
mereka menunggu beberapa menit tapi fajar tetap belum membaca nya.
" Cok pasti mereka masih asik main Ps" tebak putry dan di angguki kesal oleh Nala
" ya sudah sini, handphone nya biar kita terus kan ke boy juga, biasa nya karna banyak kerjaan boy lebih memperhatikan handphone nya" kata Nala lalu Nevan memberikan handphone itu
Nala pun mengetik no suami nya lalu ia save. setelah itu meneruskan pesan yang tadi di kirim ke fajar.
dalam puluhan detik kemudian boy langsung membaca nya namun belum membalas nya.
dan mereka melihat pesan nya ke fajar juga sudah di baca,... beberapa detik selanjut nya mereka pun mulai di teror kedua suami itu.
" aduh gimana ini put? " tanya nita langsung panik.
" udah Aa ngomong gih, seperti kata ku tadi, buat mereka menggila " kata putry
karna yang dari tadi meneror mereka nomor milik boy akhir nya Nevan mengambil handphone itu.
" ehem ehem"
ia mencoba memperbaiki suara nya terlebih dahulu
lalu mendekat tanda hijau.
" DIMANA ISTRI KU BRENGSEKKK" Teriak boy yang terdengar di mobil itu.
Putry dan Nala tampak seperti menahan tawa nya. sungguh mereka sudah menjadi istri berdosa karna sudah mempermainkan suami mereka seperti itu.
" BOY FAJAR KALIAN TENANG LAHH" terdengar teiakan Nur
" DIAM SAJA KAU, HEY B*JING*N SiaLAAAN" Teriak boy yang memekakkan telinga
Nevan mengendalikan emosi nya lalu mulai bicar
" hehh, adu duh Lo tau gak gimana seru nya memain kan kayu hehe" kata Nevan
" KAU JANGAN MACAM MACAM, KALAU AKU MENDAPAT KAN MU, KAU BAKAL HABISS" teriak fajar yang sudah terdengar sangat Menggila
Dan dengan dekat akhir nya Nala dan Putry berteriak.
" KYAAA LEPAS KAN KAMIIII" teriak Nala
" dasar kalian bajigan " kata putry namun masih bisa di dengar di balik telepon.
lalu putry merampas handphone itu lalu menekan tombol merah di saat mereka mau menggila kembali.
tutt..
putry langsung membuka jendela mobil, lalu melempar handphone itu ke selotan dekat tempat sampah tapi ia mematikan handphone itu lalu menutup handphone itu dengan kain lalu memasukan nya ke kantong kresek terbelih dahulu supaya orang tidak terlalu curiga
setelah itu mereka langsung pergi meninggal kan tempat itu menuju mall
kira kira 1 jaman akhir nya mereka sampai Nevan cuman bisa menemanin ketiga wanita itu yang sangat asik berbelanja.
sedang kan diri nya sendiri masih takut jika kedua suami dari temen adik nya itu menggila dan menemukan nya apalagi kalau sampai diancam..
__ADS_1
Bersambung.....
Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir ke novel ini teman teman semua🙏🙏🙏