AnakKu Kembar 5

AnakKu Kembar 5
072


__ADS_3

Setelah melihat Boy yang mendorong kursi roda nala nampak sudah menjauh bersama beberapa suster dan dokter.


"Ya sudah kami mau langsung pulang ya put, mas ikhsan baru pulang kerja sekarang lagi nunggu di parkiran dekat loby rumah sakit ini" kata Nur


" oh iya deh yuk barengan aja ke loby nya, sini baby Pijar nya " kata putry lalu mengambil baby Pijar yang ada di gendongan nurmala


" iya yuk anak anak, besok kalian semua harus sekolah ke sekolah soal nya kalian kan ada ujian bulanan? " kata Nur mengingat kan


" tenang aja Mi, aku kan pintar, besok sebelum ujian di mulai aku akan membaca buku dan mempelajari semua materi nya" kata cindy


" kenapa ga dari malam ini aja? " tanya putry


" kalau dari malam takut nya lupa besok nya ma, kalau besok pagi pagi di baca bakal lebih mudah mengingat nya " kata cindy


" iya deh iya, anak pintar mah beda" kata putry


" echa? ocha? kalian sudah belajar? " kata Nur


" heheh echa belum ma" kata echa


" dasar kamu sekarang sudah kelas 6 sebentar lagi Ujian Nasional atau lulus lulusan" kata Nur


" iya nanti sampai rumah echa langsung belajar deh" kata echa


" oh ya echa nanti mau SMP di mana? " tanya putry


" ga tau ma, kalau kata mami dia pengen di negeri juga tapi echa dah muak di negeri pengen merasakan di swasta " kata echa


" kenapa emang nya Nur? "tanya putry


" ya ga apa put biar lebih hemat aja sih, tapi kalau ga dapat negeri, swasta pun jadi kok toh papi mereka bukan orang missquen " kata Nur


" owh " jawab putry singkat


" kalau ocha dah belajar belum? " tanya Nur yang melihat echa yang sedang berjalan di sebelah kanan putra sedangkan di sebalah kiri putra ada cindy.


" belum mi, pengen nya besok aja, putra kamu mau kan bantu aku belajar besok" kata ocha


" boleh kok" kata putra dengan cengir kuda nya


" yeii janji ajari aku besok ya" kata ocha sambil menunjukan jari kelingking nya.


" iya aku janji cha" kata putra mengaitkan jari kelingking mereka.


" kecil kecil dah pintar modus nih ye, mirip mami nya" bisik putry di telinga Nur


" haha ya nama nya buah ga jatuh jauh dari pohon nya put" kata Nur


ga terasa mereka sampai di loby rumah sakit.


" ya sudah kami duluan ya " kata Nur menggandeng kedua tangan anak perempuan nya itu


" iya hati hati" kata putry.


" ya sudah anak anak yuk masuk mobil, Mama ini puspa nya gimana? " tanya fajar karna binggung gimana ia harus nyetir kalau ada puspa yang ada di baby carrier nya sedang. apalagi puspa sedang rewel atau ga bisa diam


" ya sudah sini dua dua nya biar mama aja yang gendong " kata putry melepaskan baby carrier milik Pijar lalu menggendong cuman menggunakan tangan kiri. lalu fajar memberikan baby puspa di tangan kanan putry

__ADS_1


" aduh mama kalau gitu kasian kan mama jadi capek" kata fajar ga enak


" udah ga apa kok Pa, papa fokus nyetir aja atau mama aja yang nyetir papa yang gendong nih 2 kerdil" kata putry


" hahh? ya sudah papa aja yang nyetir deh" kata fajar lalu membantu putry masuk ke mobil sedangkan anak anak sudah menunggu di bangku tengah dan belakang.


Selama di mobil putry pun tidak mau suasana menjadi hening.


"Anak anak gimana pendapat kalian sama Twin BN? " tanya putry


" Senang ma, soal nya muak lihat perempuan mulu, untung ada Pijar, Bima, sama Nanda kalau gak abang putra pasti jadi satu satu nya anak laki laki nya mama, mami sama bunda" kata Cindy


" owh gitu, owh ya Cin? gimana menurut kamu soal Putra? " tanya putry memancing anak ketiga nya Nala itu


" ya emang gimana ma? abang putra kan abang aku, abang kami " kata cindy


" ehmm gitu ya? Cindy sayang nanti kalau kamu sudah besar kamu mau nikah sama pria yang gimana? " tanya putry sontak membuat putra kaget dan sedikit gugup


" iih ma, jangan tanya yang aneh aneh sama cindy,yang ada dia kebingungan, ya kan dek " kata putra dengan muka cemberut melihat ke arah depan tepat di mana sang mama sedang duduk sambil menggendong kedua adik bayi nya yang lahir nya masih 2 bulan lebih


sedangkan putry melihat sekilas ke kaca yang tampak putra yang menatap nya dengan muka cemberut.


" muka anak mama ga usah cemberut gitu dong, kan mama nanya ke Cindy " kata putry


" ehmm iya ma, yang jelas laki laki itu harus baik, tidak plin plan, bisa jaga diri dan jaga cindy nanti, dan yang paling penting dia harus S-E-T-I-A " kata cindy


" owh ya? hehe menurut cindy? putra itu masuk ga di dalam kriteria nya cindy? " tanya putry


" emang kenapa ma? " tanya cindy curiga


" ya kalau abang sih, ya gitu lah mah,.. abang baik, bisa jaga diri juga kadang kalau cindy di bully sama anak anak tukang nyontek di sekolah biasa nya juga abang sering tolongin cindy " kata cindy jujur yang membuat putra menjadi malu.


" haha oke sekarang mama mau tanya ke putra" kata putry sambil melihat ke arah jalan


" apa ma? "kata putra


" menurut putra..Ocha atau Tiana Xaferi itu gimana? " tanya putry penuh tekanan


" ehh kok malah ke ocha? " tanya putra curiga


" udah jawab aja Abang" kata putry


" ehmm ocha ya gitu deh, dia baik, manja kalau sama putra, anak nya cute, dan penurut " kata putra jujur


" owh ya, mama tanya sekarang, kalau putra di suruh memilih antara Cindy Syafitry atau Tiana Xaferi, abang putra milih siapa? " kata putry


" kenapa harus antara cindy sama kak ocha ma? " tanya cindy yang ga enak sama pertanyaan sang mama


" mama cuman sedang melakukan penelitian saja kok syangg, jadi jawab aja " kata putry


" ehm, kalau di suruh memilih jujur ya ma putra ga bisa, karna mereka semua adik putra, kalau ocha putra dah anggap seperti saudara kandung putra" kata putra


" huff iya deh, ya sudah ganti topik aja kalau gitu? hmm gimana sekolah kalian? " tanya putry


" ya gitu gitu aja ma, sekarang putra dah kelas 4 dan besok mau ulangan " kata putra


" kalau kami juga besok ulangan karna dah naik kelas 2" kata cindy

__ADS_1


" oh ya saudari kalian yang lain nya kok dari tadi cuman diam aja? " tanya putry karna baru sadar yang dari tadi ngobrol cuman diri nya, putra dan cindy saja.


" udah tidur" jawab cindy dan putra kompak.


" oh ya sudah kalian kalau ngantuk tidur aja lagian ini juga dah malam "kata putry


" ga malam malam banget kok" kata putra


" anak kecil itu harus banyak tidur biar cepat besar" kata putry


walau kesal dengan omongan putry namun mereka memang sudah kelelahan dan tanpa sadar mereka pun tertidur.


" duh nih ci kembar mama malah ikutan tidur tadi bawel banget sekarang adem cup" kata putry mencium pipi Puspa


" honey kenapa kamu nanya gitu ke mereka? " tanya fajar yang masih fokus menyetir


" Aku cuman penasaran bang, penasaran sama takdir mereka, btw Pa lain kali kita buat tempat duduk bayi aja di mobil,kalau ga salah punya nala ada 5 tempat dudukan nya soal nya capek juga kalau di gendong kayak gini, minta 2 ga apa nya itu toh punya dia masih ada 3 kalau kita ambil 2,..aduh badan dan tangan mama pegal" kata putry menggoyang kan leher nya ke kanan kiri dan di putar sampai terdengar suara tulang nya.


" aduh mama jangan di gerakin kayak gitu nanti tulang leher mama bisa patah" kata fajar


" hehe, pegal pa, cepetan sikit lah" kata putry


" makan malam nya gimana? " kata fajar


" papa lapar? " tanya putry


" ga juga " kata fajar


" ya sudah nanti langsung tidur aja kalau tiba tiba anak anak bangun dan lapar nanti biar mama masakan toh mie instan kita banyak hehe" kata putry


" jangan keseringan makan mie instan ga baik untuk kesehatan" kata fajar


" iya mama tau pa, kan cuman sesekali ga sering" kata putry


" ya sudah ini kita sudah masuk komplek kok" kata fajar membelokan mobil nya memasuki gerbang komplek


5 Menit Kemudian mereka pun sampai di rumah beru mereka yang baru selesai di renivasi dan di dekorasi..


Rumah yang ga kalah besar dari rumah di sebrang nya yaitu rumah Keluarga Nala..


" papa bukain pintu nya dulu tolong" kata putry kesusahan membuka pintu dengan kedua anak bayi nya yang ada di tangan kanan dan kiri nya.


fajar pun langsung keluar membuka pintu putry, lalu setelah putry keluar ia langsung menutup pintu itu lagi..


" papa bawa anak anak ke kamar mereka, minta pelayan untuk membantu papa membawa mereka" kata putry dan di angguki fajar.


putry pun langsung masuk ke rumah baru nya itu, Rumah yang bertema klasik modern dengan cat warna Putih dan violet kesukaan putry.


putry langsung menaiki tangga ke lantai 2 lalu berjalan ke kamar yang akan ia tempati bersama fajar dan Baby Twin P


putry pun letakan nya baby puspa dan baby Pijar ke dalam box bayi mereka yang terbuat dari kayu jati itu.


" Selamat Tidur Bayi Kembar kesayangan Mama.Semoga kalian selalu dilindunggi oleh Allah SWT. " kata putry lembut menatap ke dua saudara kembar itu yang anteng dalam tidur nya.


Bersambung.....


Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir ke novel ini teman teman semua🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2