
setelah tiko memeriksa lagi keaadan putry akhir nya tiko bisa memastikan kalau putry sudah bisa di pulang kan
" ett tapi tangan kiri mu masih harus di gips dulu dek" kata tiko
putry pun jadi murung
" iya kokoh" kata putry sedih
" yaudah baju baju kamu dah mama siap kan, kita sudah boleh pulang" kata gretha
" sudah tan, tapi tunggu sebentar biar ku urus sesuatu biar putry bisa keluar" kata kyky
setelah tiko dan kyky keluar lalu bunda naura dan ayah faizal masuk sambil menenteng banyak plastik kresek
"jadi gimana " tanya naura
" kata kokoh dan kyky nya aku sudah boleh pulang bun" jelas putry cengengesan
" oh bagus lah,oh ya ini pesanan kalian" kata naura meletak kan kantong kresek itu di sofa
" makasih bunda ku yang cantiik kayak boneka" kata putry melihat pesanan nya di kantong kresek yang di beri kan faizal
" eh jadi maksud mu nak, bunda ini boneka mu yang bisa di suruh suruh begitu? "kata naura kesal
" tidak kok bun, udah lah, bun bunda sama ayah kapan kembali ke china" tanya putry
" setelah semua urusan pernikahan mu selesai" kata naura enteng
" ehmm iya deh, bagus lah bunda dan ayah kembali ke china" kata nala
" kamu senang ya berpisah sama ayah bunda mu ini" kata faisal ayah nya nala
"bukan gitu ya, aku senang kalian kembali setelah sekitar 10 tahunan gak ketemu, aku sangat senang melihat langsung wajah kalian lagi, bukan nya dari layar ponsel hiks" kata nala sedih
" sayang bukan gitu maksud kami, ehmm maaf kan kami yang sudah meninggal kan mu di saat kamu masih membutuh kan kami" kata naura memeluk Anak tunggal nya itu
" kalian sangat jahat, meninggal kan ku, kalian lebih mementingkan pekerjaan di banding kan anak kalian sendiri, kalian gak tau gimana kesepian nya aku selama ini kalian tinggal kan,.. kalian gak tau gimana aku sangat cemburu dan iri melihat putry yang selalu bersama keluarga nya, aku sangat sedih dan kecewa dengan kalian hiks,..kenapa kalian tega meninggal kan ku cuman demi pekerjaan kalian itu,..kalian lebih mementingkan pekerjaan di banding kan anak kalian satu satu nya hiks" kata nala dengan tangisan yang sudah membasahi baju bagian bahu naura
" maaf kan kami nak, kami sadar kalau kami sudah membuat mu menderita seorang diri" kata naura terus memeluk anak tunggal nya itu
" aduh kok aku jadi terharu ya" kata putry dramatis
" haha udah udah, mending kita kembali aja yuk" kata faisal menghentikan acara tangis tangisan nya
" kokoh gak ada niatan balik sama mantan" goda putry
" siapa dek" kata tiko kebinggungan
" hmm itu sebelum kokoh pacaran sama nur " kata tiko kebinggungan
" sebelum sama nur bukan nya kokoh pacaran sama mu dek" kata tiko mengingat ngingat
dan membuat semua di ruangan itu jadi kaget
"what,.. put kau tega rupa nya , jadi sebelum aku pacaran sama koh tiko, kau udah pacaran deluan sama nya" kata nur ngengas
" loh rupa nya kamu punya mantan honey, saat kita pacaran dulu kamu bilang kamu tidak pernah pacaran " kata fajar kaget
" wow put, 1 lagi rahasia mu terbongkar" kata nala merasa puas
"aduh kokoh sih,.. hmm iya iya dulu kami sempat pacaran diam diam tapi akhir nya kami putus karena gak cocok, kami memutus kan untuk sahabat an aja,.. kalian puas" kata putry mengaku
" hehe sorry dek, kokoh keceplosan" kata tiko sambil menggaruk leher nya yang tidak gatal
" dasar sahabat penghianat, kamu gak pernah memberi tau ku soal ini" kata nur pura pura ngambek
" emang yang tau soal itu siapa aja nak" tanya naura penasaran
" hmm aku, kokoh, sama si kyky aja bun hehe" kata putry
__ADS_1
" sekarang kamu jujur, sebutin semua nama mantan mu" kata fajar tidak bisa menahan cemburu
"hmm, siapa ya tunggu ku ingat ingat dulu,.. koh tiko, dony, devan, yoga, Gio,roby, sony, oh ya sama mas yudha juga pernah, heheh lalu baru kamu my hubby " kata putry cengingiran
" apa, yudha supir kita yang di medan itu? " kata anggretha kanget
" seperti nya papa harus memecat nya" kata angga dingin
" ehh jangan pa, itu kan dulu, pas aku SMA hehehe" kata putry sok polos
" parah kau put, mantan ku aja gak sebanyak itu" kata nala menyindir
" siapa aja yank? " tanya boy penasaran dan juga sedikit cemburu
" eh hmm cuman tio, evan, rio, alex, Samuel, ehmm sama mas olsen juga pernah, lalu baru kamu yank" kata nala jujur
" tunggu tunggu olsen itu juga supir yang kita pekerjaan di rumah kita yang di medan kan" kata naura mengingat ngingat
" iya bun, aku pacaran sama mas yudha juga gara gara si nala bun" kata putry membuka aib
" hey jaga tuh mulut" kata nala kesal
" aku jujur kok" kata putry
" tapi gak gitu juga" kata nala lalu menjitak kepala putry
" hey mak rempong, sakit tau" kata putry menyentuh dahi nya yang memerah
" yah, seperti nya kamu juga harus memecat supir itu" kata naura dingin
" iya pa, pecat juga tuh supir kurang ajar itu" kata anggretha
" hiks jangan dong mama ku yang cantiik, mas yudha gak salah kok, lagian aku yang nembak deluan, dan memaksa nya untuk jadi pacar ku saat itu" kata putry mengaku
" iya bunda, aku juga sama, jadi jangan pecat mas olsen hiks"kata nala
"hmm ada yang teman sekolah, ada yang beda sekolah, ada yang anak kuliahan dulu, hmm ada juga yang udah kerja" kata putry jujur
" hmm berarti kamu pernah berselingkuh dari ku? " tanya fajar dingin
" aku bersumpah selama aku pacaran sama kamu aku gak pernah pacaran sama pria lain atau berselingkuh, Terakhir aku pacaran sama mas yudha itu saat aku kelas 10 sma, sebelum kita pacaran" kata putry jujur
" kalau kamu nala? " tanya boy juga dingin
"hmm aku sama, saat putry pacaran sama mas yudha aku juga pacaran sama mas olsen, hmm itu juga karena mas olsen dan mas yudha juga ber teman, aku gak pernah berselingkuh suer yank, lagian kamu yang pertama yang mengambil kesucian ku" kata nala merona saat mengucap kan nya
" hmm nala masih maklum, kalau kamu honey, kamu masih virgin gak? " tanya fajar dingin
mendengar itu melintas di pikirkan putry untuk menguji ketulusan fajar
" hmm aku sudah gak virgin" kata putry pelan.
dan membuat semua orang melotot
" APAA siapa yang lakuin itu" kata angga murka
"hmm mantan aku" kata putry berbohong
" hmm kalian semua bisa tinggal kan aku dan putry berdua saja " kata fajar dingin
lalu semua nya pun bergegas keluar dari ruangan itu dan fajar mulai mendekap pipi putry
" omongan mu itu serius atau bohongan? " kata fajar dingin dan putry cuman bisa menelan ludah nya lalu menggangguk lemah
" aku tanya sekali lagi, kamu masih virgin atau tidak? " tanya fajar dingin dan tajam
" IYA, AKU UDAH GAK VIRGIN, TERUS KENAPA, KAMU MENYESAL HAHH" kata putry mulai berkaca kaca
fajar cuman diam, lalu fajar menggerakan tangan nya
__ADS_1
" ap,.. apa yang mau kamu lakuin" kata putry ketakutan
" mending kamu jujur sebelum, aku sendiri yang bertindak" kata fajar berbisik tepat di telinga putry
kali ini putry benar benar ketakutan, namun fajar makin liar
" jar,.. akh iya iya aku ngaku, tadi aku cuman berbohong, aku cuman mau menguji mu" kata putry akhir nya jujur
" aku tanya sekali lagi... " sebelum fajar selesai ngomong putry sudah menyela
" iya aku masih virgin, kamu puas" kata putry lalu berusaha berdiri
namun kembali di tarik oleh fajar
cup
fajar mengecup kening putry yang tadi kena jitak oleh nala
" hmm sudah jar, ayo pulang" kata putry berubah jadi manja
dan di balas senyuman oleh fajar
" gitu dong jujur, yaudah yuk" kata fajar merangkul bahu putry
lalu mereka berdua keluar dan menjelas kan yang sebenar nya ke pada semua nya..
setelah itu mereka membantu membawa kan beberapa baju putry dan membantu putry ber jalan karena takut putry akan terjatuh
sesampai di rumah, mereka langsung ngumpul di ruang keluarga
" huff akhir nya rumah ku tercinta" kata putry sambil terlentang di atas karpet
" jangan di situ put, mending kamu kalau mau istirahat ke kamar aja" kata nala
" hmm tapi aku masih mau di sini, oh ya jar, pinjam PS mu dong" kata putry
" hey tangan mu masih di gips, gimana mau main PS" kata nur memperingati
" aku bisa kok, walau tangan kiri ku di gips seperti ini, tapi aku masih sanggup kalau cuman main PS" kata putry
karena putry memaksa akhir nya fajar mengambil PSP di kamar nya, putry begitu girang
putry bermain PS berdua dengan putra, dan hasil nya putra yang selalu menang
" hahah mama kalah lagi" kata putra kata was ketiwi
" wah abang hebat bisa kalah kan mama" kata Cindy tabjuk
" iya dong, siapa dulu, bang putra" kata putra sombong
" lama lama kamu mirip papa mu saja " kata putry menggelang geleng
" ya iya lah, putra kan anak ayah yang paling jago kayak papa nya, iya kan nak" kata fajar sambil mengacak ngacak rambut putra nya itu
" dasar ayah dan anak sama saja" kata putry kembali bergeleng
cup
cup
putry mengecup pipi fajar dan putra
" anak gadis mama, yuk kita masak makan malam" ajak putry
" tangan mu belum sembuh honey " kata fajar
Bersambung.....
maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir🙏🙏🙏
__ADS_1