
"Kau jangan bercanda put" kata Nala
" Aku ga bercanda, putra sendiri yang mengaku sama aku dan abang fajar,.. kata nya kalau dia sudah besar dia pengen menikah sama Cindy" kata putry
" tunggu jadi nasib anak ku gimana? " tanya Nur
" bukan cuman anak mu tapi anak kita juga " kata nala
" ngeri banget anak zaman sekarang Masya Allah" kata putry mengelus perut nya
" jadi gimana? ga mungkin kita saling jauhin mereka? " kata Nur khawatir
" huff,... sudah lah kita sebagai ibu harus mendukung anak anak kita yang baik, dan menasehati yang buruk" kata putry
" tapi aku takut anak ku bakal kecewa put, gimana kalau dia sakit hati terus nekat? " kata Nur was was
" ibu mana yang ga mencemaskan anak mereka,... sama aku juga tau perasaan mu, aku takut putra mengambil pilihan yang salah, tapi kita ga tau gimana Takdir mereka Nurmala ku sayang..kita lihat saja gimana Allah Menakdirkan masa depan anak anak kita? siapa jodoh nya? atau gimana Kalir mereka? Allah pasti sudah mengatur nya untuk mereka bahkan sebelum mereka lahir tapi kita ga tau apa itu,... jangan karna masalah ini persahabatan kita bertiga menjadi hancur Nur, Nala" kata putry
" ehmm iya, aku ga mau persahabatan kita yang menjadi imbas nya, baiklah kita tunggu aja gimana Allah memberi kan takdir ke anak anak kita" kata Nur sedikit mengurangi kekhawatiran nya
" iya semua pasti ada jalan nya Nur, kita lihat saja ,..tapi ya kalau menurut ku, ku lihat kayak nya cindy gak kayak anak kalian kali lah, cindy itu terlalu fokus sama pelajaran nya apa lagi kalau sudah mau ujian pernaikan kelas kek gini,tuh anak lebih fokus ke nilai nya" kata nala
" iya lah iya lah, anak pintar mah beda" kata putry memutar mata nya
" hehe ya nama nya buah tidak jatuh dari pohon nya put " kata nala
" Sombong" kata kedua sahabat itu lalu mereka bertiga saling tertawa bersama.
sedangkan Nita cuman menjadi nyamuk di antara ke tiga sahabat itu.
ia gak ngerti apa yang di bicarakan dan apa yang di masud mereka, nita cuman mendengar sekilas tapi lebih fokus ke handphone nya. sedangkan nevan sudah dari tadi kembali ke kamar nya
Hingga selesai makan malam, Nur langsung mengajak anak anak itu pulang ke rumah nya.
" anak anak, yuk kita pulang besok kalian harus sekolah loh" kata Nur
" iya mami" sorak mereka lalu mencium tangan tahta, nevan, nita, nala dan putry.
Nur juga mencium tangan tahta.
" ehm tante, om nya mana? " tanya Nur yang tidak melihat keberadaan ayah nya nita.
" owh papa nya nita masih berlayar " kata tahta
" berlayar? emang nya om itu nelayan? " tanya Nur binggung masa seorang nelayan keluarga nya tinggal di kota?
__ADS_1
" hahaha bukan nak, papa mereka tuh anggota Angkatan Laut , maka nya sekarang lagi berlayar ke Eropa " kata tahta.
" wah hebat dong tan" kata Nur
" ya begitu lah, kami cuman bisa bersyukur" kata tahta
" emang om berapa lama berlayar nya tan? "tanya Nur yang kepo
"biasa nya 2 kali setahun pulang nya saat lebaran sama tahun baru" kata tahta memberikan senyuman hangat namun mata nya memancar kan rasa kerinduan nya ke suami.
" iya deh tan, do'ain aja semoga om sehat sehat terus, ya sudah kami pamit ya tan, besok setelah pulang sekolah Nur ke sini lagi deh ngajak anak anak,.. soal nya Nur besok ada keperluan besok tan. sekalian titip anak anak dulu, malam nya langsung Nur jemput kok" kata nala
" kenapa anak anak nya nala sama putry gak tinggal di sini aja, rumah ini memang ga terlalu besar dan kamar nya cuman ada 4. tapi masih bisa kok. nanti tante suruh nita tidur sama tante jadi anak anak bisa tidur di kamar nita sama kamar tamu? " saran tahta
" ah tidak perlu repot repot tan, mereka sama Nur aja, soal nya tadi ayah mereka mengechat Nur kata nya mereka mau ke rumah lihat ke adaan anak anak tan, kalau mereka gak melihat anak anak yang ada Nur yang di amuk bapak bapak itu" kata Nur sambil bercanda
" ya kalau kau di amuk tinggal laporkan aja ke istri nya, pasti langsung nurut" kata nala
" iya harus di ancam dulu ya kan" kata putry ambigu
" di ancam apa emang put? " tanya nita penasaran
" aduh nit, jangan polos polos amat lah, maka nya sana kau kawin" ejek putry
" nikah dulu kalee, tapi serius put memang di ancam apa,mana tau ancaman itu bisa ku pakek ke pacar ku" kata nita masih penasaran
" punya dong, tapi masih 1 bulan jadian" kata nita
" emang siapa kok aku kepo? " tanya putry
" ada deh, kau kenal kok sama orang nya" kata nita
" iiiih cepetan kasih tau, kalau aku kenal ama orang nya" kata putry menggoncang goncang tubuh nita.
" iya iya, pacar ku itu si Boss Galak" kata nita malu malu.
" WHAATTT " teriak Putry Dan Nala
" Mas Ahmad? " tanya putry memastikan
" iya emang siapa lagi yang punya ejekan boss galak" kata nita kesel
" cius? kok bisa " kata putry
" aduh jangan mulai deh gosip nya mending aku pergi sebelum akhir nya aku ga pulang pulang meladeni gosip kalian " kata Nur lalu menarik tangan Winda sama ocha.
__ADS_1
Nur pun pergi dari rumah itu terburu buru. karena sebenar nya bukan itu alasan nya tapi karena dari tadi boy dan fajar sudah memberikan teror di ponsel nya.
rupa nya kedua pria itu sudah sampai di rumah Nur tapi tidak melihat keberadaan perempuan itu dan gak ada melihat keberadaan anak anak mereka.
setelah melihat mobil Nur melesat meninggal kan rumah itu mereka pun kembali masuk ke dalam rumah. di ruang keluarga tampak nevan bersama temen nya sedang main PS bersama.
karna masih belum terlalu larut mereka pun memutus kan untuk berkumpul.
" ayo nit ceritain gimana kau bisa pacaran sama boss galak" kata putry si ratu kepo.
" hmm gini, semenjak kau resign dari kantor, kan mau ga mau aku ngurus pekerjaan mu dan pekerjaan ku jadi doble, tapi karna itu aku jadi mau ga mau harus sering berhadapan dengan si boss sumpah awal nya aku kesel banget dia masih suka marah marah ga jelas tapi kadang dia baik atau jangan jangan dia punya kepribadian ganda?... au ah terus kan tiba tiba ga ada hujan, ga ada petir, ga ada badai dia ngelamar aku astagfirullah,.. aku kaget dong dan langsung nolak lamaran nya itu lalu karna dia maksa akhir nya aku minta kita pacaran dulu, dan dia ngerti dan pasrah maka nya itu sekarang kami pacaran aku jadi makin sering ke temu dia , dia sering memperhatikan aku, tapi karna lagi dinas ke luar kota ngurus projek akhir nya dia jarang hubungin aku kalau lagi hubungin pasti ga lama dia off lagi " kata nita
" kenapa kau ga Terima aja lamaran nya? " kata putry
" ga tau tuh put, dia tuh terlalu negatif pikiran nya, padahal usia nya sudah mau 30 tahun tapi belum nikah, tiba sudah ada yang lamar, orang nya baik, mapan, keren,genteng ehh malah di tolak sama nih cewek " kata nevan masih fokus ke layar TV sambil memain kan stik PS nya.
" ckk dari pada Aa' sendiri udah cerai bukan nya cari yang baru malah ga bisa move on" ejek nita
" lah emang A' Nevan udah nikah" tanya nala
" hahah..udah cerai malahan na" kata putry
" iya dia tuh tahun lalu bercerai ama istri nya dan hak asuh anak mereka yang masih umur 4 tahun jatuh ke tangan istri nya, cuman karna dia ibu nya jadi pengadilan lebih menganggap kalau anak itu lebih memerlukan ibu nya di banding ayah nya,... dan si Aa' malah pasrah dan sampai sekarang menjadi duda ga jelas, kerjaan cuman main aja kerja nya padahal sebentar lagi papa sudah mau pensiun tapi Si Aa' malah santai santai, malah aku pulak yang bekerja " kata nita kesal
" iya Aa' tau kalau Aa' itu cuman pecundang ga berguna, Aa' sadar diri kok" kata nevan tapi masih tetap fokus dengan stik PS nya.
" kalau Aa' sadar diri maka nya cari kerja dong, Mantan istri nya aja baru nikah lagi dan sekarang ku lihat di sosmed nya dia dah hamil lagi " ejek Nur
" udah kamu diam aja deh " kata nevan kesal lalu melempar stik PS nya lalu pergi ke kamar nya di ikuti oleh kedua sahabat nya itu.
" udah nit, jangan kayak gitu lah" kata putry kasian melihat Nevan yang di caci adik nya seperti itu.
" dia itu keterlaluan put, hiks aku itu pen cemaskan nya tapi dia selalu ngeyel " kata nita
" sudah sudah,... jangan kek gitu, aku ngerti kok kau mencemaskan abang mu, kau masih mending nit lah aku" kata putry murung
" kau gak ngerti perasaan ku put, kau itu anak tunggal put, ga ngerti gimana rasa nya mencemaskan saudara mu sendiri hiks" kata Nita
putry yang mendengar nya pun menjadi berkaca kaca
" nit, sebenar nya aku itu anak bungsu, aku punya abang tapi hiks, dia sudah meninggal " kata putry menetes kan air mata lalu langsung berlari ke kamar nita.
nita pun syok mendengarnya dan langsung merasa bersalah
Bersambung.....
__ADS_1
Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir ke novel ini teman teman semua🙏🙏🙏