AnakKu Kembar 5

AnakKu Kembar 5
026


__ADS_3

✨Putry✨


Aku terus berlari dan berlari, aku tidak tau harus ke mana, apalagi aku lupa bawa dompet dan tadi aku melempar handphone ku ntah kemana


aku udah kayak orang gila nangis di jalanan seperti ini tapi kan wajar ,...coba aja pikirkan gimana perasaan anak yang tau kalau orang tua nya lagi di timpah musibah


aku tetap berlari sambil menangis, aku sudah gak tau mau ke arah mana,...yang kupikir kan cuman nasib mama dan papa ku


" hisk,..kalau tau begini mending kalian jangan pulang dulu" tangis putry, aku berlutut kaku di jalanan lalu tiba tiba hujan deras turun ,..aku pun menangis sejadi jadi nya seperti orang gila


lalu tiba tiba ada yang menyentuh kedua bahu ku


" hey ngapain kamu di sini" kata Ahmad


" ehh,..tu..tuan Ahmad" kata ku sambil menghapus bekas air mata ku


" ngapain kamu di sini" tanya ahmad


" saya tidak sadar ber lari terlalu jauh" kata ku malu


" maksudnya?,...ngapain kamu berlari sampai ke sini" tanya ahmad binggung


aku pun menjadi malu, namun aku mau meminta tolong ke pada boss ku ini, tapi aku gak enak


" ada yang bisa saya bantu" tanya ahmad mengerti,.. aku pun berfikir


" boleh antar saya ke rumah om tante saya, tuan?" tanya ku karna aku gak tau harus ke mana


" boleh, mari ikut saya,..supir saya sudah menunggu" kata ahmad


aku pun mengikuti nya sampai di mobil nya, lalu kami pun masuk ke dalam, lalu supir nya menjalan kan mobil nya, aku memberi alamat rumah om dan tante ku


selama di perjalanan ahmad cuman diam dengan muka datar nya sedang kan aku terus kepikiran tentang orang tua ku


" kamu kenapa?" tanya ahmad karna tanpa sadar aku kembali menangis


" Ahhh saya tidak apa tuan" kata ku dan di balas anggukan oleh ahmad


Sesampai di rumah om tante ku


aku pun keluar dari mobil tersebut


" terima kasih sudah mau mengantar saya tuan" kata ku sopan


" tidak masalah dan kamu saya izin kan menambah cuti kamu, istirahat lah kalau sudah baikan kamu harus kembali bekerja" kata ahmad angkuh


" eh makasih tuan, saya usaha kan untuk cepat masuk ke kantor kembali lagi " kata ku


" baiklah kalau begitu, saya permisi dulu" kata ahmad dan aku membalas nya dengan senyuman


Setelah mobil nya tidak kelihatan lagi, aku pun langsung masuk menuju pagar nya


" Permisi" kata ku karna pagar nya di kunci


" iya siapa ya" tanya seorang satpam


" saya putry, keponakan om raja dan tante rosa " kata ku


" oh anda rupa nya" kata seorang saptam yang lain


" heheh iya pak, rupa nya bapak masih mengingat saya" kata ku


" baiklah nona silahkan masuk, tuan dan nyonya besar lagi di ruang keluarga" kata pak saptam


" baik, terima kasih pak" kata ku lalu langsung masuk


aku berjalan masuk menuju ruang keluarga. rumah om dan tante ku sangat besar, wajar lah om ku kan pejabat dan tante ku dokter spesialis bedah

__ADS_1


mereka memiliki 2 anak yang sulung cowok lebih tua 2 tahun dari ku nama nya Namora biasa di panggil Mora, hahha nama nya kayak cewek tapi itu lah nama yang di beri kan tante ku,..lalu anak bungsu om dan tante ku cewek nama nya ZahFhira biasa di panggil Fira dia lebih muda 3 tahun dari ku


"Asaalamualaikum" sapa ku


" waalaikum salam" balaa mereka ber empat


" eh putry, anak ku,..tumben banget kamu datang ke rumah tante, biasa nya kamu sombong,..bahkan mau nikah aja harus mama kamu yang kasih tau tante dulu" sindir tante rosa


" ingat kak jangan lupa kasih kami keponakan yang banyak" kata fira


" aduh dek, suruh dulu abang mora mu nikah,..jangan terlalu ngandalin kakak ku ini" kata ku


" malas ah kak, bang mora sampai sekarang masih jomblo,..kakak aja mau nikah tapi dia masih sendiri" kata fira


" kamu ini adik siapa sih?" tanya mora


" ya adik ku lah bang" kata ku sambil merangkul mora


" aduh kalian ini,..oh ya put gimana kabar mama dan papa mu" kata om raja yang membuat ku sedih


" semalam pihak bandara memberi tau kalau pesawat yang di naiki papa dan mama kecelakaan, banyak korban yang terluka dan hilang belum di temukan" kata ku sedih


" apa yang ada di berita itu" kata tante sambil mengganti siaran TV tentang siaran pesawat jatuh yang lagi heboh


" gak tau tante,tapi kayak nya memang itu pesawat nya" kata ku baru tau


" sudah jangan bahas itu, kamu mau nginap di sini nak?" tanya om raja


" boleh om?" tanya ku


" tentu saja anak ku, kamu bebas mau keluar masuk ke rumah ini, ini juga rumah mu nak, pintu rumah ini akan senan tiasa terbuka untuk mu nak" kata tante rosa lalu memeluk ku


" Hiks hiks terima kasih om, tante, bang mora dan fira" kata ku memeluk mereka semua


"jadi calon suami mu tau kamu ke sini" tanya om raja


" tidak, aku tadi langsung lari terus tersesat dan untung nya boss ku baik mau mengantar ku, bahkan sampai dompet dan handphone ku ketingalan" kata ku malu


" ck ck pedas ya " sindir ku balik lalu membuat kami semua tertawa


" tapi serius put, kamu gak mau kabarin calon suami mu?" tanya mora lagi


" jangan dulu deh, aku mau nenangin diri dulu, sambil nunggu kabar tantang papa dan mama" kata ku


" oh baiklah, om dan tente sudah pernah bilang kalau rumah ini juga milik ku" kata om


"hehehe iya terima kasih " kata ku terharu


"sudah sudah yuk kak, tidur sama ku saja, kakak bisa pakai baju ku, ukuran kita kan gak jauh beda jadi masih muat ke kakak" kata fira


" kamu nyindir kakak" kata ku


" tidak kok kaka,..hihihi tapi gak salah juga, sudah yuk kakak mandi dulu,kakak bau" kata fira


" ck aku ini selalu wangi nanti kamu yang bau dek" sindir ku balik


" yaudah sana bantu kakak mu " kata tante


" oke ma" kata fira


lalu kami naik ke lantai 2 di mana letak kamar nya fira


" nah kak, kakak bisa pilih yang mana yang kakak suka, aku juga ada yang warna ungu" kekeh fira


" sejak kapan kamu suka warna ungu" kekeh ku


" siapa bilang aku suka, aku cuman bosan warna yang itu itu mulu, lagian apa salah nya beberapa baju ku warna ungu " kekeh fira

__ADS_1


" iya iya, kakak ngalah deh" kata ku


"hahaha harus,...yaudah kak ini handuk nya kakak bisa mandi di kamar mandi ku" kata fira


" ok makasih nona cilik ku" kata ku


" aku ini udah dewasa kak" kata fira kesal


aku langsung kabur ke kamar mandi membiarkan fira mengoceh sesuka hati nya


setelah selesai melakukan ritual di kamar mandi aku pun langsung memakai baju yang di berikan fira


" gimana dah segar kak" tanya fira


" iya, makasih baju nya adek ku" kata ku sok imut


" hehehe iya iya, kalau sudah siap kakak mau istirahat atau gabung sama kami" tanya fira


"hmm kakak mau istirahat tapi kakak boleh pinjam handphone?" tanya ku


"boleh kak, pakek aja dulu Handphone lama ku kak, ga apa apa kan" kata fira


" iya ga apa kok, malah kakak sangat ber terima kasih" kata ku


" iya kak sama sama,..dah ya aku mau ke ruang keluarga lagi, nanti kalau butuh sesuatu tanya aja sama kami" kata fira


" siap nona" kata ku kekeh


lalu fira pun memberikan handphone lama nya ke aku lalu langsung pergi meninggal kan ku di kamar nya


aku langsung menghidup kan handphone nya lalu aku menge save nomor nya fajar,..aku terus memperhatikan akun WA nya fajar, dia sedang online


aku mau mengechat nya tapi aku belum mau pulang, aku masih mau menenang kan diri dulu sambil menunggu kabar tentang kecelakaan pesawat


tapi aku juga khawatir sama nala sama fajar dan juga sama nur ,mereka pasti panik, terahkir kali saat kuliah dulu aku pergi bersama teman ku yang lain ,...mereka cemas mencari ku sampai lapor polisi dan menyewa detektif


akhir nya aku memutus kan dan menjelas kan kepada nala kalau aku belum mau pulang, biar mereka tidak terlalu mencemas kan ku


tutt tutt


" Hallo siapa ini?" tanya nala


" ini aku na" kata ku


" APAA ,KAMU PUTRY ,DIMANA KAMU SEKARANG, BAGAIMANA KEADAAN MU, KASIH TAU KAMI KAU DIMANA" teriak nala


" berisik lu" kekeh ku


" bisa bisa nya kamu bercanda, kau gak tau gimana semua orang mencemas kan mu putry" kata nala kesal


" maaf mak, aku lagi di rumah om raja dan tante rosa, aku mau di sini dulu beberapa hari ,..pleasee kalian jangan mencemas kan ku, aku mau nenangin diri dulu sambil nunggu kabar tentang mama dan papa, jadi kalian semua tenang tenang saja ya, pleasee" kata ku memohon


" hmm baik lah, kasih aku kabar ya, dan ini kamu pakek hape siapa" tanya nala


" punya adek sepupu ku itu loh, si fira" kata ku


" oh iya lah..kamu jaga diri, makan yang banyak" kata nala


"iya iya mak, tenang saja ,sudah dulu ya aku mau istirahat, bye mak rempong, titip salam sama nur,fajar, anak anak ku, dan suami mu juga" kekeh ku


" iya lah, ingat jaga diri, bye" kata nala


" bye" kata ku


dan panggilan pun berakhir


aku binggung mau ngapain lagi, jadi aku memutus kan untuk tidur sambil menunggu waktu makan malam.

__ADS_1


Bersambung.....


maaf kalau banyak typo dan kesalahan lain nya jangan lupa tinggal kan komen, like, vote dan kasih ke favorit kalian, Terima kasih🙏🙏🙏


__ADS_2