
Selama di perjalanan Putry, Fajar dan putra asik mengobrol.
" mama nanti kalau adek putra lahir, putra juga tidak panggil abang kan kayak si kembar dan echa ocha" kata putra antusias
" ya dong, putra mama bakal jadi abang, nanti abang putra harus menjaga adik adik nya ya, ups.." kata Putry keceplosan
" ehh adik adik? maksud nya honey? " tanya fajar dengan muka yang sangat bersemangat
" ehh ya. ya kan benar bang" kata putry gelagapan
" ehmm kok abang curiga ya " kata fajar sambil mengangkat sebelah alis nya
" ehmm hehe nanti juga tau " kata putry mengalihkan pandangan nya ke arah jalanan.
" mama sama papa mulai sekarang panggil putra abang ya " kata putra dengan muka yang di imut imut kan
" kalau mama panggil abang ke putra terus mama harus panggil apa ke papa? " tanya putry
" mama temen ku panggil papa ke papa nya" kata putra
" hehe bener kata putra honey, ya sudah putra kita panggil abang, terus kamu bisa panggil aku papa aja honey toh biasa nya kamu juga panggil gitu ke aku" kata fajar
" hmm ok ok papa juga panggil aku mama dong " kata putry memeluk tangan kiri fajar
" iya mama sayang " balas fajar
" papa, adek yang di sini tiba tiba pengen makan kesemek" kata putry sambil mengelus tangan suami nya ke perut buncit nya dengan memasang muka memelas
" hahh, ini bukan brastagi mama,.. emang di mana ada jual buah kesemek di sini" kata fajar
" pleasee... kata mbah g**gle ada kok tapi memang agak jauh, nanti kita ke sana ya setelah pemeriksaan rutin ke dokter " kata putry
" iya deh, apa yang gak untuk istri aku yang manis ini" kata fajar sambil mengecup singkat kening putry.
" iih apaan sih " kata putry yang membuat fajar dan putra tertawa melihat wajah putry yang merona
Mereka terus menggoda putry sampai membuat putry kesel.
" hehe mama nanti kalau abang udah besar abang mau menikah dengan perempuan yang mirip sama mama " kata putra memeluk leher putry dari belakang.
" oh harus sayang, jangan sembarangan pilih istri, abang harus yakin dulu kalau memang dia jodoh abang,... tapi ingat kalau nanti pas besar abang udah pacaran, abang harus kenalin dulu ke mama sama papa " kata putry sambil menyentuh tangan putra yang memeluk nya.
" hehe sama cindy boleh gak ma? " tanya putra malu malu
perkataan putra sontak membuat fajar dan putry terbelalak.
" hmm kenapa harus cindy? " tanya putry
" hehe ga tau juga ma, rasa nya abang pengen menikah sama cindy di masa depan nanti " kata putra lalu perlahan pindah ke pangkuan putry tepat di hadapan putry dan perut besar putry.
" adek setuju kan kalau abang sama ci cindy" kata putra menyentuh perut putry.
fajar dan putry cuman diam, lalu fajar dan putry saling menatap satu sama lain tapi cuman sebentar karna fajar masih harus fokus menyetir.
" Mama percaya kok sama pilihan abang, walau cindy itu sedikit tomboy tapi dia itu pintar, selalu baik ke saudari nya, dan cindy juga penyayang " kata putry
" hehe betul ma " kata putra memeluk putry namun tetap hati hati karna takut menyakiti adik nya yang ada di kandungan putry.
tanpa sadar putra terlelap saat sedang nyaman di pelukan mama nya.
" bang, gimana menurut abang? " tanya putry ke fajar
" kalau abang iya iya aja honey, itu semua pilihan putra kita tidak bisa melarang atau memaksa nya...lagian kita sudah tau gimana perasaan putra walau ia masih 9 tahun tapi kita gak tau pasti,apakah putra mencintai nya atau mengagap seperti adik yang harus di sayangi atau bahkan sebagai sahabat" kata fajar.
" haha aku jadi ingat saat kecil aku tuh suka cinta moyet " kata putry mengenang masa kecil nya.
" owh ya, siapa? " tanya fajar cemberut
" kenapa muka nya harus cemberut gitu papa, kan mama bilang cuman cinta monyat, kalau cinta mati mama kan ke papa" kata putry
" iya deh iya, yuk kita sudah sampai, sini putra biar papa yang gendong kasian putra pasti kecapekan. " kata fajar turun dari mobil dan berjalan ke pintu tepat putry dan putra.
fajar langsung mengambil alih putra yang sangat nyaman tidur di dekapan putry. lalu tangan sebelah fajar menggandeng tangan putry.
mereka berjalan ke bagian dokter kandungan. dan langsung masuk ke dalam ruang praktek dokter kandungan putry..
__ADS_1
" eh tuan fajar, dan nyonya putry akhir nya datang juga, saya sudah menunggu mari duduk dulu " kata dokter yang menangani putry saat sedang mengandung.
" iya dok" kata mereka lalu duduk.
" wah abang si dedek dedek nya juga ikut ya" kata dokter itu mengelus kepala putra yang ada di gendongan fajar.
" hehe iya dong, abang nya dedek baru pulang sekolah maka nya kecapekan " kata putry
" owh ya udah, gimana kandungan nya nyonya? " tanya dokter itu
" ehm ya gitu dok, baby nya udah mulai menendang walau ga sering, juga makin sering kelelahan, kalau ngidam nya masih dok tapi udah ga sering kayak beberapa bulan lalu" kata putry
" owh itu biasa nyonya, gimana sudah siap melihat jenis kelamin dedek dedek nya? " kata dokter itu
" siap dok" kata putry sedikit gugup.
" tuan nya ikut atau tunggu di luar " tanya dokter itu.
" hehe kali ini ikut deh dok, si papa nya udah kalang kabut nungguin nya selama beberapa bulan ini hehe " kata putry sambil memegang bahu fajar.
" hahaha baiklah kalau begitu, ayo silahkan berbaring nyonya " kata dokter itu.
fajar lalu menidurkan putra ke sofa yang ada di ruangan itu lalu langsung membatu putry untuk berbaring.
" mohon maaf ya nyonya, baju nya bisa di naiki" kata dokter itu. lalu putry langsung menaiki baju nya
" baiklah tahan ya kalau dingin" kata dokter itu menaruh gel yang dingin atau apalah itu.
" baik ok ini satu, hmm wah ini hidung nya mirip sama papa nya, tapi wajah nya lebih ke mama nya ya, ini mata, mulut dan telinga nya mirip sama mama nya dan kita coba lihat jenis kelamin nya " kata dokter itu.
putry dan fajar tampak tegang menungu hasil nya.
" wah allhamdulilah, selamat nyonya tuan, ini perempuan " kata dokter itu setelah menemukan kelamin anak mereka.
" perempuan hiks, makasih dokter" kata fajar tampak terharu.
" hey abang kenapa malah nangis hmm, jangan malu maluin iih,... oh ya dok 1 lagi apa jenis kelamin nya? " tanya putry kekeh sontak membuat fajar melotot.
" hahh 1 lagi? " tanya fajar dengan tatapan yang ga bisa di mengerti.
" wahh selamat tuan nyonya,yang ini dedek nya laki laki ,ini kembar non-indentik " kata dokter setelah mendapat kan kelamin nya.
" Allhamdulilah ya Allah, makasih honey cup cup cup" kata fajar menciumi seluruh wajah istri nya.
"iih jangan kayak gitu pa, kita di lihatin bu dokter tuh" kata putry menjauhkan wajah fajar
" ga apa nyonya saya maklum kok" kata dokter itu sambil menunjukan senyum ramah nya
" eh hehe maaf ya dokter atas sikap suami saya " kata putry sungkan
" iya ga apa apa nyonya, ini saya resep kan lagi vitamin yang di perlukan, sering sering lah jalan di pagi hari atau melakukan pekerjaan rumah juga bisa, dan nyonya tetap rajin ya yoga nya biar proses kelahiran nya lancar" kata dokter
" baik dok makasih " kata mereka berdua.
lalu fajar kembali menggendong putra yang masih nyaman di mimpi nya.
" honey kok kamu ga bilang kalau anak kita kembar? " kata fajar yang tangan kanan nya menopang tubuh putra dan tangan kiri nya merangkul bahu istri nya.
" biar suprise pa, ya sudah besok jadi kan shoping sambil beli perlengkapan? " kata putry dengan mata berbinar
" iya iya jadi kok ya sudah ini sudah sore, kita makan malam di rumah aja ya" kata fajar dan putry langsung mengangguk.
mereka sampai di parkiran.
"udah putra biar aku pangku aja bang" kata putry saat fajar membuka pintu mobil untuk putry.
" tidak usah nanti kamu ke cape kan honey" kata fajar
" udah aku mau memangku nya sini" kata putry langsung mengambil alih putra dan masuk ke dalam mobil.
fajar pun bergegas masuk.
" owh ya kita beli buah kesemek ya bang, kata mbah g**gle ada di daerah sini" kata putry
"iya honey iyaa huff" kata fajar
__ADS_1
mereka pun langsung melesat meninggal kan rumah sakit itu.
mereka mencari penjual ke semek yang di kata kan g**gle m*ps .
setelah mendapat kan nya fajar langsung turun dan membeli buah nya.
" nek tolong beli buah kesemek nya 10 kg aja ya nek" kata fajar.
" eh baiklah tunggu ya" kata nenek itu terbata lalu mengambil 2 kantong plastik dengan ukuran besar
fajar yang ga tega pun membantu sang nenek memasukan buah nya ke plastik.
" ini uang nya nek makasih ya" kata fajar memberi kan 7 lembar uang 100 rb.
" eh ini terlalu banyak" kata nenek itu tapi fajar udah meninggal kan tempat itu.
" wah banyak banget, makasih papa" kata putry menirukan suara anak kecil
" sama sama kesayangan papa" kata fajar mengusap samping perut putry karena saat ini perut putry tertutupi oleh tubuh putra yang masih nyaman dalam dekapan sang mama
mereka pun pulang dan di sambut oleh semua orang di rumah, di sana juga sudah ada Nur dan ke dua anak anak nya.
" wah Nur kamu sudah di sini, mas ikhsan gak ikut? " tanya putry yang ga melihat keberadaan suami sahabat nya itu.
" gak put, mas ikhsan lagi keluar kota, dan kebetulan kau ngajak nginap ya bagus jadi kami ga sendirian dan ga bosan" kata Nur
" owh begitu" jawab putry cuek.
" owh ya gimana hasil nya? " tanya Nur antusias
" iya put gimana hasil nya? " tanya nala juga sangat antusias
" hasil apa? " kata putry
" hasil USG, apa jenis kelamin nya? " tanya Nur
" haha iya iya sebelum itu kalian bantu aku ngupas kesemek yuk " kata putry
" mana kesemek nya? " tanya nala dan Nur
"tuh" tunjuk putry yang melihat pelayan sibuk mengangkat 2 kantong besar buah kesemek.
" iya deh yuk" kata nala dan Nur sedikit kecewa
" siap kupas buah janji deh langsung kasih tau" kata putry gemes melihat tingkah sahabat nya.
mereka pun pergi ke dapur untuk mengupas kesemek itu.
setelah selesai mereka membawa 2 mangkuk yang berisi kesemek yang sudah di kupas.
" yuk di makan" kata putry langsung mengambil potongan pertama dan memakan nya lahap
" wah seger nya, dah lama juga ga makan buah ini" kata nala ikut terhanyut
" iya manis ya" kata Nur ikut ikutan
" jadi gimana put? " tanya nala lagi
" iya iya jenis kelamin anak ku itu Cewek Cowok" kata putry yang membuat mereka semua melongo kecuali fajar.
" maksudnya jar? " tanya boy
" hehe " kata fajar menunjukan senyuman manis nya.
" dah ku kasih tau kan" kata putry cuek
" tunggu maksud kamu" kata boy pelan
" KEMBAARRR" Teriak nala dan Nur barengan
" yaps " kata putry bangga
Bersambung.....
Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir ke novel ini teman teman semua🙏🙏🙏
__ADS_1