
Nala pun menjawab semua pertanyaan yang di lontar kan nita karena kebingungan.
mulai siapa abang nya putry? gimana kedekatan nya dengan abang nya? sampai gimana abang nya bisa meninggal?
nita yang mendengar itu pun cuman bisa menyalahkan diri nya sendiri karna sudah sembarangan bicara.
" ya sudah sana kamu minta maaf sama putry sebelum dia marah sama mu terus menjadi benci, kalau kau mau tau nit, putry itu orang nya pendendam " kata Nala
" ehh aku harus gimana dong na, aku ga mau sampai putry membenci ku " kata nita
" sudah sana kau ngomong 4 mata sama putry, perut ku kumat lagi minta di isi padahal beru selesai makan malam, ya sudah sana.. good luck ya" kata Nala langsung pergi mencari dapur untuk mencari cemilan yang bisa di makan.
Nita pun langsung naik ke lantai atas tepat nya di lantai dua.
tok tok.
ceklekk...
" put" panggil nita pelan.
nampak putry sedang duduk di kursi meja rias milik nita. nampak putry sedang melamun di depan kaca meja rias itu.
Nita memegang kedua bahu putry, sontak putry pun tersentak karna kaget.
" ehh nita, mau tidur? Nala mana? " tanya putry sambil tersenyum hambar.
" ehmm put, aku minta maaf, mulut ku ga bisa di jaga, harus nya aku ga ngomong gitu ke kamu, maaf kan aku... kamu tidak perlu bilang apa apa, Nala sudah menceritakan semua nya " kata nita
" I'm Okey nit" jawab putry singkat.
" jangan gini dong, walau pun aku bukan siapa siapa mu tapi aku ga mau kamu membenci aku" kata nita memeluk putry dari belakang.
" hahah pasti Nala ngomong yang aneh aneh, sudah aku ga akan benci kamu kok, paling dendam sedikit " kata putry meyantuh tangan nita yang memeluk nya dari belakang.
" itsss kok gitu sih put" kata nita mengerucut kan bibir nya.
" ya terus? " kata putry sambil memperhatikan kaca
" pokok nya kita baikan ya" kata nita
" emang kita berantam? " tanya putry
" ga tau juga, sudah anggap aja ga terjadi apa apa. btw kau ngapain dari tadi aseek berkaca terus.
" bukan apa apa sih nit, aku baru sadar kalau semenjak hamil tubuh mu makin seksi walau perut sebesar bola yang untuk senam itu " kata putry masih fokus memperhatikan diri nya sendiri.
" ga sebesar itu juga kale put, kalau sebesar bola senam berarti baby nya ada 11 bahkan lebih" kata nita
" ehm iya deh ga sebesar itu, hmm sebesar apa? " tanya putry mengira ngira.
" lah kenapa malah bahas besar nya sih " kata nita mulai binggung dengan obrolan mereka.
" hahah iya deh, ya sudah temenin aku yuk, malam ini aku belum minum susu " kata putry berdiri dari bangku itu menuju ke dapur . nita pun nampak mengekori putry.
" ehh put, dah baikan? " tanya Nala sambil mengunyah kue.
" wah ada cake " nampak mata putry berbinar.
__ADS_1
" mau? nih" kata Nala menyuap kan sesendok cake.
" ehh aku kok ga ingat ada cake di sini? " tanya nita
" ga tau, tadi aku dapat di dalam kulkas ya sudah ku makan aja " kata Nala
" MY CAKE " teriak nevan
" kenapa teriak si Aa'? kawan Aa' mana? " tanya nita
" udah tidur luan... itu cake ku kok kalian embat sih " kata nevan nampak kesel
" sorry Aa' aku ga tau " kata Nala nampak merasa bersaha dengan mata berkaca kaca namun masih menyuap cake itu ke mulut nya
" ehh ehh kok malah mau nangis gitu sih " kata nevan gelagapan.
" Wayoo Aa' Wayoo Aa', Nala lagi hamil mood nya gampang terusik, kalau suami nya tau Aa' bakal di buang ke neraka, Wuuu Wayo lo A' " ejek putry dengan tingkah kek anak kecil
" aduhh bukan gitu maksud Aa', ya sudah mau kalian habis kan juga ga apa deh nanti tinggal beli lagi toh uang papa ga bakal habis kalau untuk beli cake doang" bujuk nevan
" ya sudah, sisa nya untuk ku ya " kata putry langsung mengambil setengah kotak cake itu.
" hehe ya sudah untuk mu aja put yang setengah lagi, yang setengah ini dah ku habisin sekarang aku dah kenyang" kata Nala
" yeiii ya sudah mana sendok nya, biar ga ngabisin sunlight " kata putry
Nala pun memberikan sendok nya. dan putry mulai memakan cake itu secara bruntal karena takut di minta.
" udah santai aja makan nya put, ga bakal di minta kok" ejek nita
" huff padahal Aa' mau makan cake itu sudah lah Aa' balik ke kamar lagi aja deh, Good night and Sweet dream deh " kata nevan pergi kembali menaiki tangga untuk ke kamar nya.
" ga usah nit, aku baru minum susu kok" kata Nala.
Nita pun membuat susu hamil rasa coklat untuk putry.
setelah selesai menghabis kan cake itu, putry langsung menegguk habis susu nya.
mereka pun mengobrol sebentar.
" besok aku harus kerja, kalian ga apa kan di sini? ada mama kok, kalau Aa' nevan ga tau biasa nya dia tuh main sama temen nya ke warnet " kata nita.
" ehmm ga apa kok lagian besok siang anak anak ke sini " kata putry mengusap perut nya yang sudah kenyang.
" oh iya tadi Nur ngechat aku, kata nya suami kalian menggila rupa nya mereka sudah tau kalau kalian gak di culik, rupa nya suami kalian memeriksa CCTV mall dan restoran itu dan mereka lihat kalian sebelum makai masker sama kaca mata. kata si Nur dia sekarang di teror suami kalian... mereka mikir Nur tau kalian di mana tapi Nur tetap tutup mulut, anak anak juga bisa jaga mulut kok, tapi karna itu suami kalian nginap di rumah si Nur dan kata nya mereka ngawasin dia, jadi besok ga bisa ke sini" kata nita
" kok cepet banget sih, ga seru banget " murung Nala
" hmm tapi na, aku rindu sama bang fajar ,baby P rindu sama papa nya ya nak" kata putry murung sambil ngomong ke anak yang ada di dalam perut nya.
" jujur aku kangen sama boy, put prank nya kita sudahi aja yuk? " kata Nala
" ehmm mereka sekarang lagi nginap di rumah Nur kan,.. ya sudah malam ini kita pulang aja yuk, pasti mereka jarang di rumah nanti pas pulang langsung kaget " kata putry
" heheh ga terbayang gimana reaksi mereka, apakah marah? menyesal? atau malah menjadi manja? " kata Nala
" manja apaan nih" goda putry
__ADS_1
" kaya ga tau aja kau put.. ya sudah kita pulang aja yuk, mumpung mereka sibuk meneror nurmala " kata Nala
" tega banget kamu na, malah ngorbanin sahabat nya " kekeh putry
" udah ga apa nya itu " kekeh Nala
mereka pun kembali mengemasi barang barang mereka di bantu oleh nita juga.
nita pun meminta tolong sama nevan untuk menemani nya mengantar Nala dan putry.
nevan cuman pasrah karna ga tega sama bumil dan adik nya jika pulang sendirian.
setelah 15 menit sampai karna jalanan yang sudah tidak terlalu ramai.
mereka pun duduk di ruang tamu.
" ehh nyonya sudah kembali? " tanya pelayan itu kaget saat melewati ruang tamu.
" hay bi, gimana rumah aman kan? tuan nya mana? " tanya putry
" aman nya. tuan boy sama tuan fajar sedang pergi mecari nyonya nyonya? mau saya hubungi untuk segera pulang? " tanya pelayan itu
" tidak tidak perlu bi, biarkan aja mereka pulang sendiri, palingan mereka sibuk meneror nurmala " kata putry.
" oh iya nyonya, oh ya tuan muda, sama nona nona muda lagi bersama nyonya nurmala " lapor pelayan itu.
" iya bi, kami tau kok,.. ya sudah bibi tolong ambil kan handphone sama tas ku yang biasa" kata Nala
pelayan itu langsung menjalan kan perintah Nala, pelayan itu pergi ke kamar dan mengambil handphone Nala yang ada di nakas samping tempat tidur, lalu mengambil tas warna pink favorit Nala yang sering ia bawa jika sedang berpergian
pelayan itu kembali ke ruang tamu dan memberikan nya ke Nala.
" ini nya" kata pelayan itu
" makasih bi... nita hutang kami mau di transfer? atau cast? " tanya Nala
" ehmm tenang aja kali na, ya sudah tranfer aja hehe...nih no rekening ku" kata nita menunjukan layar handphone nya
" owh Ok Ok, ini dah ku transfer ya, sesuai janji kami 5 X lipat " kata Nala menunjukan bukti transfer yang ada di layar handphone nya.
" okey senang berbisnis dengan kalian" kata nita setelah menerima pesan masuk dari handphone nya.
" ya sudah kalian pulang gih, kasian sudah lumayan malam ini, besok kan kau mau jumpa sama calon suami" goda putry
" kamu ngusir dek? " kata nevan bercanda
" ga kok Aa' , kalian mau nginap? kalau mau boleh aja kok. kamar masih banyak ya kan na" kata putry
" iya kalau kalian mau kalian boleh nginap kok " kata Nala
" tidak tidak, besok pagi aku di jemput sama boss galak jadi kita pulang yuk Aa',.. put kau sering sering lah ngabarin aku jangan hilang komunikasi kek dulu " kata nita
" iya iya ku usahain deh" kata putry cengingiran
" ya sudah kami pulang dulu deh" kata nevan merangkul bahu adik nya itu.
setelah melihat mobil mereka pergi meninggal kan rumah itu mereka pun langsung balik ke kamar masing masing dan langsung masuk ke dalam mimpi yang sangat indah sampai mereka sadar bahwa itu cuman mimpi atau bunga tidur bukan nya kenyataan
__ADS_1
Bersambung.....
Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir ke novel ini teman teman semua🙏🙏🙏