
Mereka berdua berkeliling mengikuti arahan Maps untuk mencari toko yang menjual bika ambon.
" betul ini jalan nya boy" kata fajar yang kebingungan melihat jalan yang di kelilingi toko bunga dan kuburan
" iya betul jar, kata maps nya di sini jalan nya tapi kita harus masuk gang yang itu " kata boy
" kenapa harus di dekat kuburan gini? " tanya fajar
" mana ku tau jar, lagian ini toko bika ambon terdekat dari rumah, kalau yang lain kita harus ke pusat kota, kan buang buang waktu" kata boy
" iya deh, ya udah kita turun sekarang, kalau maksa naik mobil bisa nyangkut nih mobil " kata fajar lalu boy mematikan mesin mobil dan mereka berdua langsung turun.
mereka masuk ke gang itu setelah masuk mereka melihat banyak warga yang asik berkumpul
" ya udah coba kita tanya orang orang itu" kata fajar dan di setujui oleh boy
mereka pun mendekati kerumunan itu
" permisi " kata mereka berdua
" eh iya ada apa ya mas mas ini, cari siapa? " tanya bapak bapak
" maaf pak, apa lah di sini ada yang jual bika ambon " kata boy sopan
" ehh ada sih buk astrik, mas bisa ikuti jalan gang ini nanti kalau jumpa rumah warna abu abu atau ga di chat cuman di semen, nahh itu dia rumah nya, nanti mas tinggal ngetok rumah nya aja,... apa lagi mas semua kue dan roti di buat nya semua nya enak enak, ada bika ambon yang mas mas cari juga ada mas " kata bapak itu
" owh baiklah kami permisi dulu pak, makasih sudah memberi tau kami" kata mereka dan langsung kembali jalan
selama jalan di gang itu suasana nya begitu nyaman walau berada di gang yang cukup sempit bahkan mobil kecil pun ga bisa masuk ke gang tersebut
setelah mereka berjalan cukup jauh, akhir nya mereka sampai di rumah yang di sebut kan oleh warga tadi
mereka pun mengetuk pintu rumah yang tembok nya cuman di semen doang
" Assalamualaikum "
" Permisi"
ceklekk
" ya, ada yang bisa saya bantu" kata seorang ibu ibu tua setelah membuka pintu tersebut
" ah iya bu, begini kami mencari alamat ini di maps, apa kah di sini ada jual bika ambon? " tanya boy sopan
" oh akhir nya mas nya datang juga, silahkan duduk, bika ambon nya baru saja masak, tapi ibu cuman bikin 1 " kata ibu ibu tua itu yang membuat fajar dan boy menjadi berbelalak
" eh kami memang mau beli 1 kotak saja bu, tapi ibu tau dari mana kalau kita mau datang? " kata fajar masih sedikit terkejut
" hahah, saya cuman menebak saja " kata ibu tua itu lalu masuk kembali ke rumah nya
fajar dan boy saling pandang seolah olah mereka sedang berbicara tanpa mengeluarkan suara
ibu ibu tua itu pun kembali lagi sambil membawa sekotak bika ambon yang kotak nya sudah di masukan ke kantong kresek
" ini dia pesanan mas nya, masih hangat dari oven ini, tapi nanti juga dingin, titip Salam untuk istri istri mas yang sedang hamil ya" kata ibu tua itu lalu langsung masuk dan menutup pintu dengan sedikit keras.
fajar dan boy melongo
" eh ini belum di bayar,.. BU, BU ASTRIK! tok tok" panggil boy sambil mengetok ngetok pintu tersebut
setelah mengetok dan berteriak sekitar 10 menit, akhir nya mereka menyerah
" huff sudah lah boy, seperti nya ibu itu ngasih nya gratis " kata fajar
" ga bisa gitu lah jar, ini kan tetap harus di bayar " kata boy merasa tak enak
" mau sampai kapan kita nunggu, sudah nanti kalau kamu bertemu lagi sama ibu itu langsung kamu bayar" kata fajar lalu mulai berjalan lalu di ikuti oleh boy
setelah mereka keluar dari gang itu, mereka pun langsung melajukan mobil nya.
mereka pergi ke supermarket untuk membeli pesanan beragam keripik dan juga susu hamil yang biasa putry minum.
setelah semua pesanan sudah di beli mereka berdua pun langsung pulang menuju rumah.
setelah sampai rumah ternyata semua nya lagi ngumpul taman di halaman rumah.
" wah akhir nya datang juga " kata nala kegirangan
boy pun tekekeh melihat istri nya yang tidak sabaran itu, ia pun langsung memberi kan kantong kresek yang berisi kotak bika ambon tersebut.
Nala pun langsung memindahkan bika ambon nya ke piring dan memotong beberapa banyak.
" wahh enak pasti itu bun" kata anak anak tersebut sedikit menelan air liur nya
" ya udah sini makan " kata nala dengan muka sedikit pucat namun tetap tersenyum
" iya bun" mereka pun langsung menyerbu karena takut tidak kebagian
boy dan fajar mulai mendekat..
" Ehh stop, kalian bau banget, mandi dulu Sana huk" kata nala sambil menahan mual nya
" kamu kenapa na? " tanya nur melihat nala yang menahan mual nya
"huek,.. aku huk" nala langsung berlari ke dalam rumah dan masuk ke kamar mandi terdekat
hoekk Hoekk
terdengar nala yang sedang muntah muntah dari dalam kamar mandi
" NALA HEY, gimana UDAHH MenDINGAN BELUM? " tanya putry dan nur
" nala sayang, kamu baik baik saja kan? " kata boy
Hoekk hoekk
ceklekk
setelah beberapa menit akhir nya nala keluar dari kamar mandi namun
hoeek hoekk hoekk
" HEYY KALIAN BERDUA MANDI SANA Bikin mual tau" kata nala
putry dan nur pun langsung mengerti apa yang terjadi sama sahabat mereka itu
__ADS_1
" abang sama boy mandi dulu gih, lalu setelah itu kalian ke apotik " kata putry
" lah kenapa harus abang" kata fajar
" bukan abang, aku nyuruh boy, kan dia suami nya nala" kekeh putry melihat fajar salah paham
" ngapain ke apotik? beli obat apa? " tanya boy dengan muka kebinggungan
" dasar gini nih kalau suami ga berpengalaman " ejek nur
" boyyyyyy, kamu ke apotik beli test pack, tanya ada test pack paling bagus dan akurat " kata putry
" okey, nih aku mandi dulu atau beli dulu" kata boy
" astaga aku kek dah punya 2 suami, ah sudah lah terserah mu, mau kau mandi dulu, atau beli dulu, atau majat pohon dulu, terserahh. aku nih bukan istri mu yang menentukan apa yang kau lakukan" kata putry yang mood nya berubah lagi
" aduh put, malah merepet " kata nur geleng geleng
" serah ku lah, au ah mending aku ngemil keripik" kata putry
" dasar, sahabat mu lagi gini, kamu malah santai santai" kata nala kesal
" hehe gimana sudah lebih baik" kata putry
" udah mendingan, tapi kalian berdua jangan dekat dekat aku dulu, bikin hidung ku sakit saja" kata nala ke suami nya dan ke fajar juga
" udah Sana kalian mandi gih, kasian hidung sahabat ku bisa meradang" kekeh putry
akhir nya dengan berat hati boy pergi ke kamar nya untuk mandi terlebih dahulu
fajar pun sama, ia pergi ke kamar nya untuk melakukan ritual mandi siang nya.
putry menyusul fajar ke kamar, sedang kan nur dan nala kembali ke teras untuk memakan bika ambon yang sudah di bawa kan oleh boy dan fajar
" udah abang mandi aja dulu, oh ya untuk sementara abang ganti parfum dulu ya, takut nya karna parfum kalian maka nya bikin mual" kata putry
" tega amat bilangin parfum suami nya bikin mual, padahal kan itu parfum favorit abang honey" kata fajar
" iya aku tau bang, tapi demi kebaikan nala juga" kata putry
" jadi kamu mementingkan sahabat mu dari pada suami mu" kata fajar
" ya iya lah, aku sama nala sudah seperti keluarga yang selalu ada jika butuh bantuan dan begitu juga sebalik nya, heehhe bukan maksud nyindir loh ya" kata putry
" iya iya, okey abang bakal ganti parfum, kamu aja gih yang milihin" kata fajar
" oh baiklah, sudah Sana mandi abang betulan bau iih, biar baju abang aku yang siap kan " kata putry
" okeyy honey atau ga mau mandi bareng nih" goda fajar
" mandi atau semua parfum abang aku buang" ancaman mematikan putry
" jangan lah, oke oke abang mandi sekarang " kata fajar mengambil handuk nya dan langsung masuk ke kamar mandi.
putry pun menyiap kan baju untuk suami nya terlebih dahulu, setelah baju di siap kan putry pun membuka laci yang ada di meja rias nya
di dalam laci tersebut lah banyak sekali parfum milik nya dan juga milik suami nya.
ya memang putry dan fajar suka sekali mengoleksi banyak parfum, tapi jarang di gunakan dan banyak yang terbuang.
" kenapa semua parfum pria menyengat sih, pantas saja nala jadi mual" kata putry
ia pun kembali memilih satu per satu parfum milik fajar.
" aduh kalau begini pun aku bawaan mau mual huk " kata putry
lalu tiba tiba putry merasa perut nya seperti berputar putar, lalu putry berlari ke kamar mandi
hoekk hoekk hoekk
fajar yang sedang mandi sambil menyabuni tubuh nya pun kaget mendengar pintu kamar mandi yang tiba tiba di buka dan juga kaget saat tau putry kembali mual padahal terakhir kali ia mual mual seperti itu saat di luar negeri
" honey, hey kok tiba tiba mual nya datang lagi? " tanya fajar keheranan
" gimana ga mual mencium semua bau parfum abang itu, sumpah bang itu sangat menyengat " kata putry lalu ia mengambil sabun yang di pengang fajar lalu menghirup wangi sabun tersebut
" hey honey, masa langsung kamu hirup gitu sabun nya" kata fajar
" huuh ini jauh lebih enak di banding bau parfum abang" kecoh putry masih sambil mencium wangi sabun tersebut
" lah jadi abang harus pake parfum apa dong? " kata fajar
" udah ga usah pake parfum, atau kalau mau pakek parfum ku aja " kata putry
" ga deh, mending ga usah pake saja" kata fajar ngalah
" heheh itu baru suami ku yang pengertian" kata putry senang
" ya udah abang mau lanjut mandi, masih banyak sabun nya atau honey mau lihatin abang mandi hmm" goda fajar
putry pun tersadar kalau ia masih di kamar mandi, lalu ia pun secepat nya keluar dan menutup pintu kamar mandi
fajar melihat itu cuman tersenyum dengan sedikit mengeluarkan tawa nya, lalu ia pun melanjutkan mandi nya untuk membilas tubuh nya itu
sedang kan putry keluar dan mendatangi kamar nala
tok tok
putry mengetok pintu tersebut
ceklek
" Yaa?kenapa? " tanya boy yang baru selesai mandi
" mending kamu jangan pakai parfum mu yang menyengat itu atau kamu mau istri mu mual mual terus" kata putry
" lah kenapa harus gitu sih" kata boy kesal
" terserah mu aja tuan Boy Arifra " kata putry lalu langsung melangkah kan kaki nya meninggal kan boy yang masih diam
putry pun kembali ke teras dan melihat mereka semua sibuk memakan semua makanan
" Heyy punya ku mana" kata putry kesal
" ehh lupa, sorry put, bika ambon nya dah ku habis kan, hehe anak anak juga menghabis kan keripik keripik mu" kata nala
" heheh maaf mama" kata anak anak itu
__ADS_1
" hiks, tega padahal aku juga mau " kata putry berkaca kaca
" Heyy maaf lah, kami semua ga sadar" kata nur yang merasa ga enak
" iya maaf put, soal nya enak hiks" kata nala juga yang berkaca kaca
" huaa hiks hiks, jahat iih, hiks hiks padahal aku dah membayang kan rasa nya hiks " kata putry lagi
" kami betulan ga sengaja put hiks hiks hiks" kata nala lagi
" tetap saja, bahkan kalian ga ada nyisakan punya ku sedikit saja hiks" tangis putry lagi
" hey kenapa ini, honey kamu kenapa nangis hmm " kata fajar
" hiks mereka menghabis kan semua bika dan keripik ku hiks" kata putry
" ya tinggal di beli lagi, ya udah jar, yuk temenin aku ke apotik " ajak boy
" iya deh, biar abang beliin lagi ya, udah jangan nangis lagi hmm, cantik nya kan jadi hilang" bujuk fajar
" hmm,tapi aku juga ikut " kata putry dengan mata memelas
" iya deh iya, ya udah yuk" kata fajar
akhir nya mereka bertiga berangkat. dan membeli semua yang mau mereka beli.
pertama tama mereka pergi ke apotik
" put, kamu saja yang beli ya" kata boy
"enak saja, kan istri mu" kata putry
" please lah put, kau kan cewek, Sana sama fajar" kata boy
" huff okey okey, aku yang bicara tapi kalian berdua ikut" kata putry
" iya deh" akhir nya boy pun mau
mereka bertiga turun dan masuk ke apotik yang lumayan besar itu
" permisi mbak, ada teks pack gak, yang paling bagus dan akurat" kata putry
sedang kan mbak mbak apotik tampak sedikit kaget melihat putry bersama dua pria tampan.
" eh ada mbak, tapi lebih Mahal" kata pegawai apotik
" oh ga apa apa mbak, boleh lihat dulu barang nya" kata putry
" oh boleh boleh " kata pegawai itu lalu langsung mengambil beberapa tast pack yang di minta
" ini dia mbak tats pack nya, yang paling bagus yang ini, tapi yang ini biasa nya lebih akurat " kata pegawai itu
" owh begitu ya mbak, ya udah saya ambil yang ini aja, biar akurat hehe" kata putry
" okey mbak, saya doain biar hasil nya positif ya mbak" kata pegawai itu sambil mengambil kantong plastik dan memasukan test pack itu
" kalau saya mah udah positif mbak" kata putry
" oh ya, udah berapa bulan mbak? " tanya pegawai itu
" sekitar 3 bulanan mbak" kata putry yang membuat pegawai itu kaget
" loh terus test pack nya untuk apa mbak, kalau udah positif untuk apa di periksa lagi? maaf kalau saya kepo mbak hehe" kata pegawai itu
" iya ga apa kok mbak, test pack ini untuk sahabat saya mbak hehe" kata putry
" owh kenapa ga suruh suami nya aja yang beliin, masa suruh sahabat nya! " kata pegawai itu sedikit tertawa
" heheh suami malu mbak, jadi suami nya nyuruh saya" kata putry sambil melihat ke arah boy dan fajar yang ada di belakang nya
" oh jadi ini suami sahabat mbak, aduh mas kalau untuk istri ngapain malu sih" kata pegawai itu ke fajar yang cuman diam bersama boy
" hehe bukan mbak, kalau dia itu suami aku mbak, suami sahabat aku yang ini " kata putry
" ehh maaf mas, hehe " kata pegawai itu malu
" iya ga apa" jawab fajar singkat dengan ekspresi kesal
" aduh abang ku sayang jangan pake muka cemberut gitu dong" kata putry
" haha mbak sama suami romantis ya, oh ya mbak ada lagi yang mau di beli? " kata pegawai itu sedikit iri
" oh ya ada mbak, saya mau beli vitamin, ini resep vitamin nya " kata putry menunjukan hand phone nya yang sedang chetingan dengan dokter kandungan nya
" oh okey, bisa saya pinjam dulu hand phone nya? " kata pegawai itu
" bisa kok mbak" kata putry memberi kan hand phone nya.
lalu pegawai itu tampak membaca dan mengambil vitamin yang tertulis di dalam chatingan nya
setelah mengambil semua resep nya, lalu pegawai itu mengembalikan hand phone putry dan langsung membungkus semua vitamin vitamin nya
" ini mbak, saya doain lagi supaya mbak dan sahabat mbak sehat terus sampai lahiran mbak" kata pegawai itu
" hehe aminn, makasih mbak, kalau gitu kami pamit ya mbak" kata putry
" iya mbak, sering sering mampir ya" kata pegawai itu
" aman itu mbak " kata putry lalu pergi meninggal kan apotik itu sambil menggandeng tangan fajar
lalu mereka pergi ke supermarket
" ayo kalian ikut turun juga lah" kata putry
" kenapa? " kata boy malas
" ya emang siapa yang ngangkat belanjaan nya, masa kalian suruh aku" kata putry
" iya deh" kata boy dan fajar ngalah
akhir nya mereka mengikuti putry.
fajar dan boy masing masing membawa 1 troli . lalu putry pun memulai mengambil segala keripik dan snack lain nya, akhir nya ke dua troli itu penuh dan mereka langsung membayarnya, dan langsung pulang ke rumah karena putry sudah kelelahan
Bersambung.....
Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir ke novel ini teman teman semua🙏🙏🙏
__ADS_1