
Seminggu Kemudian
" PUTRY AMALDA, kamu ini gimana sih, udah tau kita hari ini berangkat, malah kamu yang belum berkemas" kata nala rempong
" aduh put, lihat kamar ini, sangat berantakan,.. mana koper mu" kata Nurmala juga ikutan rempong
hari ini mereka akan terbang ke medan, jett sudah di siap kan jadi kami semua bisa pergi kapan saja.
dan karena itu putry sama sekali belum berkemas sama sekali. dan oleh karena itu kedua jiwa mak rempong telah bangun
" aduh koper ku ada di kamar utama itu di kamar si Nala,..hoaam" kata putry malas
" kamu malah bersantai gitu" kata Nala lalu melempar bantal ke arah wajah putry dan hasil lemparan nya tepat sasaran
" aduh mak sakit tau, untung bantal ini gak merusak wajah ku yang imut ini" kata putry sok imut
" jijik put, udah sini kemas barang mu, masa anak anak mu sudah selesai berkemas dari beberapa hari yang lalu, lah kamu malah gak peduli begitu, padahal yang mau menikah itu kamu " kata Nur kesal
" mamak mamak ku kan ada, mereka bisa membantu ku lagian kalau aku berkemas sendiri yang ada kamu yang rempong na, jadi serba salah, aku masih ingat kali yang beberapa bulan lalu yang kita ke medan, huff" kata putry
" iya iya kami bakal membantu, tapi ,.. kamu juga gak bisa seenak nya begitu, ini sudah mau jam makan siang. tapi aku belum me masak apa pun untung saja ayah dan bunda sudah berangkat dengan papa angga dan mama anggretha " kata Nala ga berhenti berbicara
" iiss, na air liur mu keluar tuh" kata putry dengan posisi menghindar
"hahaha udah udah, kalian ga perlu siapin apa pun,.. sebenar nya semua nya sudah aman, semua kebutuhan kita sudah di sediakan sama papi nya fajar sama papa ku... kita tinggal bawa badan saja sudah cukup, semua baju, sepatu juga sudah di sediakan bahkan punya anak anak juga, untuk echa dan ocha juga ada sama suami kamu nur" kata putry kekeh
" APAA pantesan kamu sama fajar gak ada berkemas sama sekali" kata Nala kesal
" iya tau gitu mending kita ga perlu repot repot berkemas udah kayak mau pindahan gini " kata nur kesal
" yah siapa suruh kalian capek capek, udah mending kalian mandi, sebentar lagi kita mau berangkat ke bandara" kata putry lalu dari kamar nya
karena binggung mau ke mana akhir nya putry pergi ke kamar fajar. sampai di depan pintu kamar fajar.
putry langsung membuka nya tanpa mengetuk terlebih dahulu
" bang,.. aku lagi " putry sedikit ternganga melihat fajar bersama boy dan iksan.
di Sana mereka bertiga sedang bermain PS. dan putry melihat mereka bertiga yang bertelanjang dada dan cuman menggunakan celana pendek
" ASTAGA KALian bertiga ini apaan sih" kata putry menahan malu
" kenapa sih put" tanya boy santai
" iya kami lagi asik nih" kata iksan sambil fokus melihat televisi di depan nya
" kalian tau gak apa gunanya baju" kata putry yang muka nya sudah memerah dan panas namun putry juga ga mau melewatkan pemandangan yang membuat jantung berdengup dengan cepat
" idiih kau kayak ga pernah liat tubuh pria saja" kata boy
" ya aku pernah lihat, tapi itu beberapa tahun yang lalu" kata putry sok imut
" tenang saja honey, kamu bakal terbiasa kok" kata fajar menarik tangan putry masuk dan menutup pintu
putry cuman diam lalu duduk di kasur fajar
" oh iya kamu ngapain ke sini?" tanya boy penasaran
" aku cuman bosan, istri istri kalian masih mandi, eh oh iya kalian mandi juga gih, sebentar lagi kita sudah mau berangkat nih, kalian malah sibuk main game dan lihat mata kalian, kalian habis bergadang? " kata putry cemas
" eh kami hanya pesta lajang saja" kata boy santai
" pesta lajang.. hah kalian ini yah, untung nikahan nya 3 hari lagi eh tapi besok kita sibuk loh,.. besok pagi pagi semua orang harus bangun.. sebelum menikah kata mama akan ada acara keluarga, nanti di acara itu teman dan keluarga semua nya ngumpul. kata nya biar keluarga nya makin dekat " kata putry
" lah kami juga harus? " kata boy
" yah iya lah!!, udah kalian mandi lalu kita makan siang lalu langsung ke bandara " kata putry
mendengar itu boy kembali ke kamar nya dan iksan mencari nur untuk menyiapkan baju nya.
" kamu juga mandi gih" kata putry
" hmm, mandi barengan yuk" goda fajar
" gak, aku sudah mandi " kata putry
" ayolah, lagian kita akan menikah,apa salah nya mandi bareng." pinta fajar
" gak gak gak, dasar mesum,... sudah mandi sekarang atau kami semua akan meninggal kan mu" kata putry mengancam
" lah jadi aku gimana, kan aku pengantin pria nya" kata fajar
" yah kau kan bisa nyusul" kata putry
" iya iya, aku mandi sekarang" kata fajar mengambil handuk lalu langsung masuk ke kamar mandi
__ADS_1
putry pun kembali bosan lalu berbaring di kasur fajar dan mengambil ponsel milik fajar lalu membuka nya dan mengetik kata sandi di ponsel fajar
putry penasaran sama isi galeri fajar, lalu putry langsung membuka galeri tersebut
di Sana banyak foto foto diri nya, foto fajar dan foto mereka bersama , ada juga foto pemain bola kesukaan fajar, dan yang bikin putry melotot adalah foto fajar bersama angel
" eh ini kan foto angel. dan eh tunggu ini angel bersama putra yang sudah berumur 7 tahun,..tunggu bukannya angel sudah meninggal saat melahirkan putra tapi di foto ini putra sudah sebesar sekarang... jangan jangan selama ini aku sudah di tipu" gumam putry dan tanpa sadar air mata nya mengalir
menyadari itu putry pun langsung menyeka air mata nya lalu mengirim foto tersebut ke WA lalu putry menekan 'menghapus untuk saya'. supaya fajar tidak tau kalau putry sudah memeriksa foto foto di galeri nya.
selagi fajar masih mandi, putry pun langsung pergi meninggal kan kamar fajar menuju ke kamar anak anak
di Sana ada Putra, Stella, winda, cindy , Vanessa, Bigel, echa, dan ocha juga ada.
" mama putry, kenapa ke sini? udah mau pergi ya? " tanya echa
namun putry cuman menggelang
" putra mama boleh nanya sesuatu ke kamu nak? " kata putry pelan
" boleh ma, mau tanya apa" kata putra penasaran
" kita ngobrol di taman aja yuk di dekat kolam renang" ajak putry dan putra mengangguk dan menarik tangan putry menuju kolam renang.
sesampai di taman mereka pun duduk
" mama mau nanya apa" kata putra
" jujur sama mama putry, mama kandung putra ada di mana? " kata putry pelan
" maksud mama, mama kandung aku kan sudah di syurga, kata papa gitu" kata putra
putry memperhatikan ekspresi wajah putra dan ekspresi putra mengatakan kalau dia jujur.
lalu putry membuka handphone nya dan membuka foto yang tadi ia lihat
" kalau mama boleh tau, siapa wanita yang ada di foto ini? " tanya putry menunjukan foto itu ke putra
" oh ini nama nya tante angel ma, tapi kalau nama panjang nya putra ga tau,.. tante angel itu baik banget loh ma, dia beliin putra banyak baju, mainan dan makanan yang enak enak. mama kenal sama tante angel" kata putra polos
" eh sebenarnya tidak terlalu kenal,.. oh iya tante angel itu tinggal nya di mana? " tanya putry
" di medan ma, putra ingat alamat nya di mana, soal nya papa sering ngajak putra ke Sana dulu sebelum pindah ke jakarta" kata putra.
" oh gitu, yaudah nanti di medan kita ke rumah tante angel yuk, tapi papa, ayah boy sama om iksan gak boleh tau, ehm sama si kembar dan echa ocha juga ga boleh tau, okey" kata putry
" ehm besok atau lusa " kata putry
" yeyy, putra jadi gak sabar" kata putra
lalu setelah itu putry mengajak putra untuk makan siang.. untung nya makanan sudah di siap kan oleh pembantu jadi mereka tinggal makan.
di meja makan semua orang sudah menunggu mereka berdua
" dari mana aja sih put" kata Nala kesal
" iya dari tadi di cariin, kalau bukan karna anak anak memberi tau kami, kami ga bakal tau" kata nur kesal
" hehe iya maaf" kata putry sambil tersenyum namun senyuman itu terasa kaku dan palsu
" kamu kenapa honey? " tanya fajar khawatir
" aku ga apa apa kok bang" kata putry lalu duduk di samping fajar
lalu mereka memulai makan seperti biasa, dan setelah mereka selesai makan siang mereka pun memastikan apa yang perlu di bawa.
" oh ya,.. kalian laki laki pergi bareng aja sama anak anak, biar aku, Nala, Nurmala, sama putra pergi bareng, barang barang taruh di mobil kami aja" kata putry
" kenapa harus putra? " tanya fajar penasaran
" ya aku cuman mau lebih dekat dengan putra dan aku juga mau menghabis kan waktu dengan sahabat sahabat ku sebelum status ku berganti " kata putry beralasan
" oh baik lah" kata fajar memaklumi
mereka pun berangkat ke bandara dengan menggunakan 2 mobil dan dengan 2 supir
di dalam mobil para wanita mereka asik grobrol dan bergurau.
" oh iya, besok ikut aku dah putra ya" kata putry baru ingat tujuan nya yang akan mengajak sahabat nya itu
" ke mana " tanya nur
" ke rumah angel " kata putry pelan
" kau halu put, angel kan sudah"kata Nala yg belum selesai ngomong
__ADS_1
" angel masih hidup, ini bukti nya" kata putry menunjukan foto itu
Nala sangat kanget, mata nya sampai melotot
" wanita di samping putra itu siapa? " tanya nur yang tidak mengenal angel
" dia ibu kandung nya putra" kata putry setelah memastikan putra sudah tertidur pulas
" apa jadi wanita ini" kata nur ternganga
" iya, maka nya aku mau mengajak kalian menemui dia, aku mau bicara baik baik dulu" kata putry
" emang kamu tau di mana rumah nya, bukan nya rumah nya sudah kosong? " tanya Nala
" sebelum ke jakarta fajar dan putra sering bertemu dengan angel, putra bilang dia tau di mana rumah angel, jadi kalian bisa temenin aku ya, fajar sama suami suami kalian jangan tau dulu" kata putry
" ok aman itu, perlu bawa buah tangan gak? " tanya Nala bercanda
" iya bawa aja, ga enak kalau ga bawa oleh oleh" kata putry
" maaf nyonya nyonya, kita sudah sampai dan seperti nya mereka juga sudah sampai" kata indra supir mereka
" oaleh dah sampai rupa nya" kata Nurmala
mereka pun keluar. putry memanggil fajar supaya bisa menggendong putra yang masih tertidur ,.. karena putry juga tidak mau mengganggu tidur nyenyak putra nya itu.
mereka semua langsung langsung mencari teman papa nya putry yang akan mengantar mereka ke pesawat pribadi milik keluarga putry.
dan akhir nya mereka menemui nya, dan mereka di antar sampai ke pesawat dan langsung naik.
selama di penerbangan putry hanya fokus ke handphone nya sedang kan fajar cuman bisa diam karena merasa kalau sikap putry jadi pendiam.
selama 3 jam perjalanan akhir nya mereka sampai di bandara kuala namu.
mereka semua pun langsung turun dan langsung turun dari pesawat. sampai di depan parkiran di Sana sudah ada supir mereka yaitu yudha dan Olsen.
" selamat sore nyonya Nala" Sapa Olsen
" selamat sore nona putry " sapa yudha juga.
" eh sore juga" kata Nala dan putry
" karna banyak yang mau datang jadi kami di tugas kan untuk mengentar semua nya ke rumah nona putry. " kata yudha
" oh baik lah mas yudha dan mas Olsen, hehehe btw dah berapa bulan kita gak bertemu nih" kata putry bercanda
" ah nona, udah berapa bulan ya, saya lupa" kata yudha
" sudah ga usah formal begitu, santai aja " kata putry sambil menepuk punggung yudha yang membikin yudha menjadi salah tingkah
" kamu juga mas Olsen, santai saja" kata Nala ikutan
" owh baik lah, Nala" kata Olsen
" I.. iya kalau begitu yuk put" kata yudha
" okey mas...Nur dan mas iksan ikut siapa? kita semua ke rumah ku dulu, nanti malam keluarga Nala bakal pulang ke rumah mereka, fajar dan putra juga pulang ke rumah mami rahel dan papi tego,...kamu terserah nur,mau pulang ke rumah orang tua mu atau nginap di rumah ku juga boleh, tapi sekarang kamu mau ikut mobil siapa,Nala atau kami" tanya putry
" hmm Nala pasti sama suami dan anak anak nya, yaudah ikut kamu aja put" kata Nurmala
" okey deh yuk" kata putry
lalu mereka pisah sama Nala , boy, dan anak anak. putry memutuskan untuk duduk di samping yudha, karena putry lagi tidak mood duduk di samping fajar.
melihat itu fajar cuman diam saja dan duduk di tengah bersama nur dan iksan sedang kan putra echa dan ocha duduk paling belakang.
sekitar 2 jaman akhir nya mereka sampai di rumah putry yang sudah ramai karena banyaknya keluarga mereka.
keluarga Nala, fajar, bahkan keluarga nur juga hadir.
"ehh ma, pa bukan nya acara keluarga nya besok" tanya putry
" iya tapi keluarga kita juga mau nginap di sini, orang tua Nala juga nginap di sini jadi Nala sama nak boy tinggal di sini aja dulu, Nurmala juga boleh, 2 hari ini kalian di rumah kami aja, lalu malam sebelum pernikahan kita nginap di hotel di sebelah gedung tempat nikahnya berlangsung lalu resepsi nya 3 sehari setelah akad, tapi resepsi nya di adain di rumah nak fajar" kata anggretha yang tidak bisa berhenti berbicara
" cukup ma, kami ngerti kok, oh iya ma ,besok aku, Nala, nur, sama putra mau pergi ya, kami mau jalan jalan ya ma please" kata putry
" baiklah tapi ga boleh lewat malam" kata anggretha memaklumi keinginan Putri nya itu.
mereka masuk dan menyapa semua keluarga mereka. sampai malam pun banyak yang masih sibuk ngobrol , namun putry Nala dan nur sudah mengantuk dan mereka pamit mau tidur di kamar putry bersama anak anak perempuan mereka. sedangkan fajar, boy, iksan,putra dan beberapa sepupu putry tidur dikamar mendiang abang putry.
rumah putry masih ribut sampai tengah malam lalu rumah tersebut bisa tenang dan semua orang di dalam nya tertidur sampai matahari terbit.
setelah matahari terbit semuanya sarapan bersama, karena sangking banyaknya orang sampai 100 orang lebih jadi tempat makannya dari dapur , rumah keluarga, kamar, bahkan sampai ruang tamu. tapi untung lah rumah putry sangat besar sudah seperti mall, dengan 5 tingkat dan beberapa puluh kamar yang tersedia di dalam nya
Bersambung.....
__ADS_1
Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir🙏🙏🙏