AnakKu Kembar 5

AnakKu Kembar 5
068


__ADS_3

Hari ini mereka semua masih berkumpul di ruang inap VVIP putry.Baby Pijar sedang asik di gendongan sang mama dan baby Puspa sedang asik di gendongan sang Bunda.


Nampak orangtua nya boy datang menjenguk.


tok tok..


"Asalamualaikum" panggil rehan dan syaqilla


" waalaikum salam " jawab mereka


" eh mami Qilla, Papi Rey " panggil fajar


" hay anak mami, selamat ya yang kembali menjadi seorang ayah" kata qilla memeluk fajar


" makasih mami " kata fajar


" Selamat Jeng Rahel,Jeng Gretha" kata Qilla beralih ke Rahel dan Gretha.


" makasih jeng Qilla" ujar mereka.


Para bapak juga nampak sedang mengobrol.


" ehh ada menantu mami.. gimana kandungan mu nak? " tanya qilla mengelus perut nala sedangkan nala fokus menggendong baby Puspa dengan hati hati karna tidak mau menyakiti anak di kandungan nya dan anak yang di gendong nya.


" alhamdulillah sehat ma" kata nala


" wah siapa nama nya? " tanya qilla mencoel pipi Puspa.


" Nama nya Baby Puspa oma " kata nala menirukan suara anak kecil


" wah hallo cucu oma, kalau yang di gendong putry siapa? " tanya qilla


" kalau yang ini nama nya Pijar oma " kata putry ikut ikutan menirukan suara anak kecil.


" duh mirip banget sama mama papa nya " kata qilla kembali mencoel coel pipi , hidung, kening, dagu milik Baby Puspa


" ya dong siapa dulu yang buat, Aww" kata fajar bangga sampai mendapatkan cubitan maut dari istri nya.


" oh ya Nala, mami dah rencanain semua nya untuk acara 7 bulanan kamu.. tinggal nentuin tanggal aja. acara nya di rumah kita aja" kata qilla


" put? kau kapan keluar rumah sakit? " tanya nala


" kata dokter nya kalau ga ada halangan minggu depan" kata putry


" ya sudah mi. minggu depan aja " kata nala


" ya sudah, orang tua kamu gimana? " tanya qilla


" ee ga tau juga mi.. ayah sama bunda sibuk sama urusan nya, nala coba hubungi tapi ga di angkat " kata nala murung.


" sudah jangan pasang wajah mewek gitu dong lihat tuh baby Puspa nya aja ketawa duh gemes nya" kata qilla kembali mencupit hidung Puspa pelan


Sedang kan Anak anak di situ sedari tadi cuman diam melihat semua orang fokus ke baby Pijar atau ke baby Puspa.


mereka cemberut dan cuman diam memperhatikan orang dewasa itu.


Putry menyadari itu pun langsung paham melihat ke 8 anak anak nya itu sedang cemburu.


"Aduh kok dari tadi anak anak mama cuman diam aja di pojokan" goda putry.


mereka diam cuman diam. dan para orang dewasa sudah beralih melihat anak anak SD itu sedang mode merajuk.


" ehh iya, kok oma lupa oma kan punya cucu cucu yang cantik,.. sini sayang " kata qilla merentang kan tangan nya


kelima anak kembar itu pun mendekat ke arah ibu dari ayah mereka itu.


lalu memeluk sang oma nya dengan erat.


" aduh cucu cucu oma gemes banget deh. echa,ocha, sama putra juga peluk oma dong " kata qilla


mereka bertiga pun mendekat lalu memeluk sang oma.


" Kalian jangan ada cemburu cemburu sama adik nya ya " kata nala terseyum lembut ke arah anak anak nya yang ada di pelukan sang mertua itu.


" iya betul kata bunda kalian, cemburu itu ga bagus sayang " kata putry lembut sambil mencium pipi Pijar yang tampak tembam


" Karna sudah ada anak baru nanti bunda, mama sama mami lupa sama kami" kata Winda mewakili mengucapkan isi hati mereka.


ke 7 anak itu membalas dengan anggukan setuju dengan apa yang di ucap kan winda


" bukan begitu, kami ga mungkin lupa sama anak mama, kan mama juga yang mengurus kalian saat masih bayi, yang membantu kalian kalau lagi di omelin sama bunda kalian,. ga mungkin dong kalau mama lupa sama anak anak mama yang sudah mama besarin " kata putry sambil tersenyum ke ibuan.


" tapi kami gak ma, mama pasti ga sayang sama kami,..mama kan ga pernah ngurus kami kayak si kembar lima" kata echa dan di angguki ocha yaitu adik nya.


" huff kok malah jadi gini sih,.. mama sayang kok semua anak anak mama..baik itu Stella, Vanessa, Cindy, Winda, Bigel, Echa, Ocha, abang Putra, baby Pijar , Baby Puspa sama baby twin yang ada di dalam perut bunda kalian juga bunda sayang,..baik mama, bunda ,mami atau siapapun itu kami ga pilih kasih sayang, kami sama sama menyayangi anak kami sama rata,..tapi kan adik kalian kan masih bayi,masih memerlukan perhatian dari kami, bukan berarti kami melupakan anak kami yang sedang memasang muka cemberut nya,..Ayah,papa, papi itu urus dulu anak nya ngambek " kata putry meledek.


" ya sudah kalau tetap ngambek toh anak ayah masih ada nih di dalam perut bunda kalian ya kan bunda" kata boy menggoda anak anak itu.


" betul betul betul.. papa juga punya anak baru ya kan mama" kata fajar


alhasil mereka berdua dapat cubitan di perut masing masing itu adalah ulah istri mereka.


"hmm mami kita buat anak baru yuk" ajak ikhsan supaya anak anak nya cemburu.


"iiiiih papi" ujar ocha dan echa cemberut


"kenapa? mami papi pengen punya anak laki laki " kata ikhsan beralih memeluk istri tercinta nya

__ADS_1


" jangan gitu pi" kata Nur kesal


" mama kita punya anak lagi yuk" kata fajar bercanda sontak putra pun kesal lalu mengambil kursi untuk membantu nya memanjat ke blangkar putry itu.


lalu putra memeluk mama nya posesif.


"aduh papa, semalam siapa yang menggila karna istri nya terkena pendarahan" ejek rahel


" ckk Papa ga setuju kalau putry hamil dalam waktu dekat" kata anggara


" kali ini mama setuju sama papa, itu anak mama tinggal 1 kalau hilang mama bakal tempeleng kepala mu " kata anggretha mengancam


" fajar cuman bercanda doang, anak tiga sudah cukup kok tapi kalau putry nya mau nambah fajar dengan senang hati mendonor" kata fajar


" donor apaan tuh? " goda boy


" enak banget ngomong nya, ini bekas jahitan nya masih perih loh bang , abang mah enak tinggal main, yang hamil, mengandung, melahirkan itu aku abang cuman Terima beres" kata putry kesal


" yang membelikan makanan saat mama ngidam siapa, yang minta aneh aneh siapa? " kata fajar ga mau kalah


" ya kan itu ke mauan anak mu papa " kata putry


" ya sudah berarti papa kan juga ikut andil mama" kata fajar


"ckk pokok nya ga dapat jatah 3 bulan" kata putry


"****** lu" ejek boy


" lah kok gitu sih honey" kata fajar dengan muka memelas.


" yang sabar nak, gini lah taruhan nya kalau istri habis melahirkan" kata tego menepuk pundak sang anak


" hahaha,... tapi betul nak, putry harus pulih dulu baru boleh " kata Rahel


" nah dengarin tuh kata mami kamu" ketus putry


" udah udah, putry kamu rajin rajin aja pakek gel biar perut kamu ga ada bekas stretch mark nya" kata Rahel


" iya put, aku tau gel yang bagus untuk ngilangin stretch mark, nanti ku kasih contoh nya kau tinggal beli di apotik " kata nala


" owh ok makasih mami, nala" kata putry


" kamu juga harus rajin olahraga put biar ga kendor " kata anggretha


" hmm mager ma" keluh putry


" ya terserah kamu, mama saranin kamu olahraga biar suami kamu ga melirik wanita lain" kata anggretha memanas manasi anak nya itu


" ehh gitu ya ma, ya sudah kan putry bisa nge Gym di rumah aja,..alat alat olahraga kita masih ada kan ma? " tanya putry


" ada kok masih lengkap kadang kalau akhir pekan biasa nya mama sama papa pakai kadang si risky juga pakai mau di ajak nya temen nya juga" kata anggretha


" bagus lah, nanti mami juga bisa bantuin kamu ngurus Baby P " kata Rahel senang


suasana menjadi hening


" owh ya nala berarti acara 7 bulanan mu minggu depan kan? biar mami bilang sama pengurus acara nya" kata syaqilla menghilangkan kesunyian


" iya mi, kau bisa kan put? " tanya nala


" InsyaAllah Mak, toh ada mami sama mama yang bantuin ngurus si twin P " kata putry


" minggu depan kau harus ikut nyiram, kau juga Nur,kalian orang terdekat aku jadi kalian harus ikut acara nya juga" kata nala


" iya ntar ku siram air got biar kau puas" ejek putry


" Eh enak banget kamu main nyiram air got pulak" kesal nala


" kan kau nyuruh aku nyiram kau ya sudah pakek air got aja loh, ya kan Nur? " kata putry


" sadis kau put.. aku ga mau ikut ikut sama mu put, yang ada aku kena repet suami nya" kata Nur


" aduh sama suami orang kau takut? kalau sama suami sendiri? takut gak? " tanya putry


" gak kok, siapa yang takut " kata Nur beralih


" owh gitu, mas ikhsan sana cari mami baru untuk echa sama ocha" canda putry. ikhsan pun langsung mendapatkan pelototan maut dari sang istri.


" Awas kamu mas..kamu berani main cewek lain langsung ku potong itu mu pakek gunting taman " ancam Nur dengan melotot sambil menunjukan jari telunjuk sama jari tengah nya seperti membentuk gunting.


" aduh jangan dong mami, kalau di gunting echa sama ocha ga bisa punya adik lagi" kata ikhsan dengan muka memelas


" Awas kamu mas" ancaman maut andalan Nurmala keluar


" punya istri kok sadis banget ya Allah " kata ikhsan pelan namun masih bisa di dengar semua orang


" APAA!!!!! " teriak Nur memekakan telinga.


" Oekk Oekk Oekk " terdengar suara tangisan bayi yang nyaring. sontak nala dan putry pun langsung menimang nimang bayi di gendongan nya.


" kamu sih Nur,... cup cup cup anak mama yang ganteng tenang ya, iya sayang iya mami nya galak ya, udah udah cup cup gak usah kawan kita sama mami ya nak, mami galak cup cup" kata putry menenang kan baby Pijar


" uluh uluh anak bunda yang cantik jangan nangis dong, nanti cantik nya hilang loh kayak mami galak nya, udah kita ga kawan sama mami Nur nya ya kan mama kita ga kawan kan ma sama mami.. Puspa tenang ya bunda baik kok ga galak " kata nala ga sadar diri


" iya kita gak usah kawan sama mami cup cup" kata putry


" woi fajar ini anak kamu nangis kamu malah santai santai main handphone " ketus nala kesal melihat suami sahabat nya itu sibuk ke handphone nya di banding ke anak nya.

__ADS_1


" iya iya, sini " kata fajar mengambil alih gendongan puspa pada nala


" Oekk Oekk " kedua saudara kembar pengantin itu masih tetap tidak mau berhenti menangis.


" cup cup anak mama udah dong nangis nya, kenapa sayang mau ***** ya anak mama? " tanya putry


" uhh papa nya mau dong" goda fajar


" Abang Diamm.. " kata putry dingin yang berhasil membuat suami nya itu bungkam


" iya kayak nya put, terakhir kali mereka menyusui tadi pagi pagi mungkin dah lapar juga baru bangun tidur karna kaget mendengar suara keras" kata Rahel


" iya put, sini biar mama bantu pengangin kain nya " kata anggretha mengambil kain batik dan membantu putry menutupi tubuh bagian atas nya.


Setelah selesai menyusui kedua anak nya akhir nya twin P bisa tenang juga..


sekarang baby Pijar sedang asik tiduran dengan bantalan tangan putry sedang kan baby Puspa asik tiduran di atas tubuh sang mama


" huff akhir nya tenang juga anak mu bang" kata putry sambil tangan kanan nya menepuk nepuk punggung Puspa yang tertidur di atas tubuh nya. dan memperhatikan Pijar yang sedang tertidur di atas tangan kiri nya.


" ya sudah sini abang pindahin ke box bayi itu" kata fajar


"nanti aja bang, biar kan dulu posisi mereka seperti ini " kata putry tersenyum


saat ini posisi putry sedang tertidur dengan 2 anak bayi menindih nya. fajar melihat itu pun menjadi tidak tega.


lalu fajar beralih tiduran di samping baby Pijar yang masih ada ruang. ia pun naik ke blangkar yang cukup besar untuk 2 orang.


fajar pun tidur menyamping menghadap sang istri dan anak nya yang masih nyenyak dalam mimpi nya.


" makasih honey" kata fajar sambil mengelus pipi putry dengan tangan kiri nya


" iih abang sekarang ini lagi banyak orang" bisik putry


" aduh aduh, pasutri nya lupa sama dunia kita " ejek nala


" hahah ya sudah kami pulang dulu deh, Nur kalian ikut mama aja yuk" ajak anggretha


" iya ma" kata Nur patuh


" iya mami juga mau pulang dulu sebentar mau masak untuk di bawa ke sini nanti malam ,putra mau ikut gak sama oma dan opa? " kata Rahel


" gak, putra mau sama mama" kata putra sambil menggeleng


" owh ya sudah kalau ga mau, kami pamit dulu sebentar ya" kata Rahel


" iya kita juga pulang yuk, boy kalian nginap di rumah mami sama papi ya" kata syaqilla


" iya mi" ujar nala dan boy


akhir nya mereka pun mulai meninggalkan ruang VVIP itu.


Tinggal lah Fajar, Putry, Putra, Pijar, Dan Puspa.


" putra sini nak " kata putry


" ga deh ma, kasian baby nya jadi sempit, papa aja dah bikin sempit apa lagi putra. " kata putra yang masih duduk di sofa


" tidak sayang sini di bawah baby Pijar, bawa bantal nya... emang putra ga mau bobo sama mama, papa sama adek adek nya? " tanya putry


akhir nya putra pun nurut. ia mengambil bantal sofa lalu naik ke blangkar putry di bantu oleh kursi untuk panjat panjat


putra pun tiduran tepat di bawah kaki Pijar di samping perut mama dan papa nya.


putra pun memeluk perut putry.


" putra kangen mama" kata putra menenggelamkan wajah nya di perut mama tiri nya itu.


" hehe mama juga sayang kamu nak " kata putry. putry ingin sekali mengelus rambut putra nya itu. namun sayang nya kedua tangan nya lagi di gunakan 1 untuk menjadi bantal baby Pijar dan 1 lagi untuk memegang Puspa supaya tidak jatuh dari tubuh nya


" mama sayang papa gak? " goda fajar


"sayang dong, kalau mama ga sayang dah mama buang " kata putry bercanda


"kok gitu sih " kata fajar pura pula ngambek sambil mengelus dahi Pijar dengan telunjuk nya.


" hehe ga kok,.mama malah cinta dan sayang banget sama papa, melebihi cinta mama ke mantan mama dulu hehe" canda putry


" idiih dasar punya fakgirl " ucap fajar


" kayak papa ga fakboy " kata putry ga mau kalah.


" sudah sudah kalau gini ga bakal ada habis nya.. udah sini baby Puspa nya, kamu pasti capek honey" kata fajar lembut


" ga apa kok, mama sedang kayak gini kok" kata putry


" udah sini mama, mama juga butuh istirahat " kata fajar lalu beralih duduk dan mengambil Puspa dengan hati hati dari atas tubuh putry.


lalu fajar perlahan berbaring dan membiarkan baby Puspa tidur di atas tubuh sang papa.


saat tangan kanannya sudah bebas putry pun mengelus ngelus kepala putra yang sudah tertidur sambil memeluk perut kempis nya.


mereka pun mulai tertidur walau tempat nya sedikit sempit namun mereka berlima sangat nyaman dengan kedeketan keluarga mereka.


Fajar dan Putry berharap supaya keluarga kecil mereka tetap harmonis hingga mereka melepas anak mereka menikah nanti


Bersambung.....

__ADS_1


Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir ke novel ini teman teman semua🙏🙏🙏


__ADS_2