AnakKu Kembar 5

AnakKu Kembar 5
069


__ADS_3

Seminggu Kemudian...


Akhir nya putry dan Twin P sudah di izin kan pulang. mereka di bantu orang tua putry dan orang tua fajar untuk membantu mereka berkemas.


" kita mau ke mana? pulang dulu atau langsung ke rumah orang tua nya nala? " tanya Rahel.


" langsung ke rumah mama Qilla aja mi, soal nya sebentar lagi acara nya mulai" kata putry


" jadi Pijar sama Puspa? " tanya Gretha


" nanti kan putry bisa pinjam kamar ma, jadi nanti Pijar sama Puspa di kamar aja biar ga ke bisingan ,.. nanti putry bisa minta tolong pelayan atau saudara nya nala untuk jagain mereka sebentar" kata putry


" owh ya sudah nanti biar mami aja yang jaga " kata Rahel


" beneran mi? " tanya putry


" iya nak, kamu bantu nala sama acara nya dulu, biar mami sama mama kamu yang jagain cucu kami" kata Rahel


" iya deh, maaf repotin ya mama, mami" kata putry


" santai aja nak" kata anggretha


" iya toh ini juga cucu kita ya kan mama putry" kata Rahel semangat


" bener banget mami fajar" kata anggretha ga kalah semangat


" dasar nenek nenek doyan cucu " kata putry pelan sehingga yang mendengar nya cuman sang suami yang sedari tadi senyum senyum ga jelas.


" biar nenek nenek nya pada senang. kita buatkan cucu lagi yuk" bisik fajar


" jangan ngadi ngadi bang" peringat putry


" ya sudah yuk kita berangkat ke rumah mami qilla mu" kata anggretha yang menggendong puspa


" iya ma" jawab fajar sambil merangkul bahu putry dengan tangan kanan dan menggendong putra dengan kanan kiri nya


" ya sudah, yuk mereka pasti sudah nunggu aku " kata putry


" emang Nur mana? " tanya rahel


" udah deluan ke sana sama keluarga nya" kata anggretha


" owh iya deh,sini pijar nya biar mami aja yang gendong" kata rahel


" tidak apa apa mi, biar putry aja " jawab putry yang masih senang menggendong pijar


" mami aja ya nak, please,.. kalian di sini cuman 2 bulan lagi, nanti kalau kalian pulang ke Jakarta jadi mami ga bisa gendong cucu mami lagi dong, jadi biarkan mami puas menjaga cucu mami sebelum mereka di bawa pergi sama mama papa nya" kata rahel panjang lebar.


" hmm iya deh mi.. ini pijar nya " kata putry memberikan pijar ke gendongan sang mertua


" uuh cucu nenek yang ganteng, nyenyak banget tidur mu nak, sehat sehat terus ya mang " kata rahel gemas melihat cucu ke dua nya itu


Mereka pun langsung berangkat kediaman rumah Reihan dan syaqilla..


1 jam lebih mereka menempuh waktu akhir nya mereka pun sampai di rumah elit yang sudah di bikin tenda untuk acara 7 bulanan.


nampak juga tamu tamu sudah berdatangan. mereka pun turun dari mobil. para nenek tampak sedang asik menggendong cucu mereka yang masih berusia 7 hari itu. sedang kan para kakek mendampingi para nenek di samping nya.


sedangkan putry dan fajar turun sambil menggandeng tangan putra sulung nya itu.


Nampak anak anak sedang bermain kejar kejaran.


" putra itu ada adek adek nya, sana ikut main sama mereka itu ada cindy juga" goda putry yang membikin putra malu


" iya ma, putra ke sana ya, dadahh" kata putra langsung menghampiri anak anak itu yaitu anak anak nya nala, nurmala, dan beberapa keponakan nya nala.


" ah itu Nurmala.. bang aku ke sana ya, abang sama sahabat abang itu aja" kata putry sambil menunjuk ke arah boy yang sedang menggunakan baju adat Jawa dan yang sedang sibuk mengobrol dengan kawan kuliah mereka.


" iya honey, itu juga kawan 1 alumni saat kuliah abang" kata fajar dan di balas anggukan oleh putry.


Putry pun mendekat ke arah Nur yang sedang mengobrol dengan mami Qilla


"Assalamu'alaikum hay nur, hay mami qilla " panggil putry sopan lalu duduk di samping nur


" waalaikum salam, wah ada anak mami satu lagi nih heheh, mana cucu mami? " tanya qilla


" owh sama mama dan mami mertua ku Mi... oh ya lupa mami boleh pinjam kamar? biar nanti pijar sama puspa di kamar aja kasian kalau dengar suara speaker nanti" kata putry


" ah iya iya boleh kok, pakai aja , terserah mau kamar yang mana, kamar mami juga boleh" kata qilla.


" ah tidak tidak, kamar tamu aja mi" kata putry


" ya sudah terserah kamu nak, ini juga rumah mu kok" kata qilla tulus


" iya makasih mi, ya sudah putry kasih tau mama sama mami rahel dulu ya mi" kata putry dan di balas anggukan


putry pun kembali ke arah orang tua dan mertua nya. lalu memberi tau kan untuk membawa pijar dan puspa ke kamar.


" mama, mami... itu pijar sama puspa di bawa ke kamar aja, putry udah izin kok, nanti ke kamar tamu " kata putry


" ya sudah, yuk mama putry kita ke kamar aja kasian cucu kita" kata rahel langsung berdiri


" iya mami fajar,. ya sudah papi nya fajar sama papa di sini aja, kalau perlu sama kami tinggal ke kamar tamu " kata anggretha


para nenek pun langsung masuk ke rumah untuk membawa cucu cucu nya itu ke kamar tamu.


" ya sudah putry mau ke tempat nur lagi ya papa, papi" kata putry


" iya nak" kata tego dan anggara kompak


putry pun kembali ke tempat duduk tepat di sebelah nurmala


" sudah put? " tanya qilla


" sudah kok mi " kata qilla


lalu tampak sepasang suami istri mendekati mereka bertiga.


" Assalamualaikum besan, eh ada anak anak bunda juga" kata wanita paru baya itu lembut ya itu adalah Naura Amelia yaitu bunda nya Nala Mustika


" ehh besan?? " kata qilla kaget


" hahha maaf telat ya? " tanya Naura


" ga kok jeng" kata qilla berdiri lalu mereka bersalaman sambil salam pipi


" ada pak faizal juga" kata qilla sambil menyatukan kedua tangan nya, faizal pun melakukan hal yang sama

__ADS_1


" iya bu SyaQilla " kata faizal sopan


" ah bunda, ayah " kata putry sama nurmala lalu mereka meyalim tangan ayah dan bunda nya itu.


" aduh anak ayah, gimana lahiran nya put? cucu ayah sehat kan? " kata faizal sambil mengusap kepala putry


" alhamdulillah sehat ayah, mereka lahir tepat seminggu yang lalu" kata putry


" alhamdulillah deh, ya sudah mana cucu baru bunda? " tanya Naura mengalihkan mata nya ke sana ke mari


" di kamar tamu sama nenek nenek nya bun " kata putry


" oh ya apa jenis kelamin nya nak? " tanya Naura antusias


" kembar pengantin bun" kata putry


" kembar? " kata faizal dan Naura kaget


" iya bunda, ayah " kata putry sopan


" oh selamat anak bunda" kata Naura sambil memeluk putry


" makasih bunda, bunda juga sebentar lagi punya 2 cucu baru kok" kata putry antusias


" iya bunda tau, oh ya nala mana? " kata Naura


" oh nala lagi bersiap di kamar suami nya" kata qilla


" oh ya sudah yuk ke sana " ajak Naura sambil merangkul bahu putry dan bahu nurmala


yang di ikuti faizal dan qilla di belakang mereka


mereka pun ke lantai 3 dengan menggunakan lift yang ada di rumah besar itu.


setelah lift terbuka mereka langsung secepat nya keluar.


tok tok..


" nala ini mami" panggil qilla setelah mengetok pintu itu


" ya mami buka aja, nala lagi di Make up " kata nala dari dalam


qilla pun membuka pintu.


" menantu mami cantik banget, sayang lihat siapa yang datang" kata qilla


nala pun menggeser leher untuk melihat siapa yang datang. saat ia berhasil melihat 2 orang yang sangat ia sangangi.


" Ayah? Bunda? " kata nala


" aduh say jangan terlalu gerak, nanti alis nya bisa rusak, ai capek bikin nya say" tegur sang penata rias


" eh maaf mas" kata nala kembali melurus kan pandangan nya


" anak bunda cantik banget" kata Naura mendekati sang anak tunggal nya.


" bunda sama ayah kok bisa datang? bukan nya ayah banyak kerjaan? " kata nala


" haha memang, tapi kami ga mungkin melewatkan acara besar ini, lagian besok pagi kami sudah pergi lagi " kata Naura.


" eh kok gitu " kata nala mulai bekaca kaca


" eh maaf mas" kata nala lagi


" haha ga usah mewek gitu na" kata putry


" ya nama nya aku terharu, ayah sama bunda bisa datang walau cuman sebentar " kata nala sudah sangat berkaca kaca


" No air mata " peringatan sang tata rias


" dengarin tuh na, kasian mamas nya udah capek nge rias kamu" kata nurmala mengambil tisu lalu mengusap nya pelan di sudut mata nala yang hampir melngluarkan air mata nya.


" makasih Nur" kata nala


" sudah sudah ga usah nangis gitu muka emak rempong kami jadi jelek" kata putry memegang bahu Nala sahabat nya itu yang sedang menggunakan baju kebaya untuk ibu hamil.


" iya iya sekarang kan mak rempong nya ada 2 " kata nala


" aku ga masuk loh ya " kata putry cemberut.


" hahah ya sudah terserah mu aja lah put,.. eh eh mas itu mata saya kecucuk loh " keluh nala pada sang penata rias


" sorry say, maka nya say jangan banyak gerak atuh" kesal si penata rias


" iya iya maaf " kata nala kembali melurus kan pandangan nya pada cermin besar di depan nya.


Tok tok..


" Sayang...udahan belum? itu kata pengurus acara nya sudah mau di mulai nih" kata boy


" aduh iya sayang sabar dong ini istri nya dari tadi kebanyakan gerak jadi ai gak siap siap makeup in nya " kata penata rias


" saya tidak nanya ke anda pak" kata boy kesal ia menanya itu ke nala istri nya lah yang jawab malah waria


" hahaha ****** kau boy,.. " ejek fajar ke sahabat nya itu


" ckck diam kau " ketus boy


" hahah sabar sayang ini sebentar lagi selesai kok" kata nala


" iya lah, oh iya mami sama papi di suruh ke bawa,..ehh ada ayah sama bunda juga maaf boy ga lihat" kata boy baru menyadari ada kehadiran mertua nya


" iya nak ga apa apa kok, santai aja " kata faizal


boy dan fajar pun menyalim tangan kedua orang tua nya nala


" aduh menantu bunda makin cakep aja,.. ingat tetap jaga istri kalian" kata Naura ke boy dan fajar


" iya bunda " kata mereka berdua


" suami mu mana nur? " tanya faizal tidak melihat keberadaan suami nya nur mala


" suami nya nur mungkin lagi main sama anak anak nya ayah,.. biasa lah anak anak pengen papi mereka ikut main karna mas ikhsan itu biasa nya fokus sama pekerjaan nya jadi susah ada waktu untuk anak nya" kata nur


" Okey say,.. sudah selesai nic woww Perfect " kata penata rias itu


" udah? ya sudah ayah sama bunda dan mami ke bawah deluan papi sudah nunggu mami tuh di bawah , nanti kami nyusul " kata boy

__ADS_1


" iya menantu nya bunda, cup.. bunda kangen banget sama mu nak" kata Naura setelah mencium puncak kepala nala yang tertutup hijab dan beberapa pernak pernik atau bunga bunga yang sering di pakai adat jawa di kepala nya(maaf author ga tau apa nama nya soal nya author bukan orang jawaπŸ™)


" iya bunda, nala juga kangen" jawab nala lalu memeluk leher bunda nya


" sudah sudah kami ke bawah dulu ya" kata Naura menahan tetesan air mana nya


setelah ketiga orang tua itu pergi meninggal kan kamar mereka pun bersiap.


" oh ya aku lupa, putry dan nurmala kalian pakai kebaya, ini dah ku siap kan " kata nala kelupaan memberi tau sahabat nya.


" hahh?? kebaya?? ngapain kami pakai kebaya? " tanya nur


" iya na, aku baru selesai lahiran, pakai dress aja dah cukup kok, kebaya apalagi kain brokat tuh panas banget, gatal badan ku nanti" kata putry


" tenang aja ini kain nya sejuk put, brokat nya juga ga gatal kok, udah kalian pakai ini permintaan ku sabagai sahabat" kata nala berjalan menuju sofa lalu mengambil baju kebaya terusan dengan model lengan terompet.


" ini hijab nya juga dah ku beli kan, yang ungu punya putry, yang navy punya nurmala" kata nala memberikan kebaya terusan itu beserta hijab nya ke putry dan nur mala.


" ya sudah tunggu ya kami ganti baju dulu, yuk nur kita ke kamar mandi aja" kata putry


mereka berdua pun ke kamar mandi untuk mengganti baju. 7 menit kemudian mereka akhirnya selesai memakai baju tersebut. mereka pun keluar dari kamar mandi


" betul na, bahan nya adem " kata putry.


" iya hijab nya juga masuk ke warna kebaya nya" kata nur sambil merapikan bentuk hijab yang menutupi rambut nya itu.


" oh ya na.. kau ada bros? " tanya putry


" ada ini " kata nala memberikan bros yang ada mutiara warna ungu


" wah kau tau aja warna kesukaan ku" kata putry lalu memakai bros itu di bawah bahu kanan nya.


" okey sudah kan? " tanya boy ga sabaran


" tunggu aku rapiin lagi dandanan ku" kata putry mengoles kan kembali lipstik warna peach di bibir nya lalu memakai eyeshadow dan eyeliner begitu juga dengan nur.


setelah selesai mereka ber berlima pun pergi dari kamar itu. lalu turun ke bawah menggunakan lift.


setelah sampai nampak terdengar suara dari MC


" nah sekarang kita persilahkan Untuk Calon Ayah dan Calon ibu nya untuk masuk " kata MC


mereka berlima pun masuk


boy yang tampak menggandeng nala lalu di balakang mereka ada fajar menggandeng tangan putry dan putry memegang tangan nur


Acara di mulai dengan doa pembuka.


lalu di mulai lah acara prosesi Siraman yang di lakukan oleh 7 orang terdekat dengan tujuan meminta keselamatan bagi jabang bayi.


di mulai dari orang tua nya boy di susul orang tua nya nala lalu fajar, putry dan nurmala sedangkan ikshan cuman melihat mereka dari tempat duduk.


mereka meyiram dengan menggunakan gayung kelapa ke nala dan perut nya seperti yang arahkan oleh nenek nya boy yang sudah sangat tua.


Acara siraman dilanjutkan dengan acara brojolan yang biasanya dipimpin oleh nenek si jabang bayi.


Selesai siraman, si calon ibu hanya memakai kain jarik yang disertai dengan sepotong tali bernama letrek.


Si calon nenek kemudian akan memasukkan tropong atau telur ayam dari atas jarik hingga hingga jatuh dari bagian bawah. Setelah itu, brojolan dilanjutkan dengan dua buah kelapa gading yang juga dibrojolkan dari jarik.


Si nenek wajib menerima atau menangkap kelapa gading dari bawah jarik kemudian menyerahkan pada si bapak. Akhirnya, si calon bapak memotong tali letrek dengan keris sebagai pertanda suami yang dapat memotong alang rintang.


Setelah selesai melakukan prosesi brojolan, acara tujuh bulanan dilanjutkan dengan acara angreman.


Acara dimulai dengan si ibu yang dituntun ke ruang lain untuk berganti baju dengan tujuh macam kain jarik.


Hanya kain ketujuh lah yang akan dipakai sedangkan enam jarik yang sebelumnya dipakai akan dipakai sebagai alas duduk atau alat β€œangrem.”


Prosesi juga biasanya disertai dengan si ibu yang disuapi oleh si ayah dengan nasi tumpeng dan bubur merah putih. Hal tersebut menandakan si ibu yang akan selalu menjaga si anak dan juga ayah yang akan selalu menghidupi keluarganya.


Setelah prosesi angreman, acara akan dilanjutkan dengan prosesi memecah kelapa gading yang telah diberikan oleh si nenek ke ayah.


Kelapa gading tersebut biasanya telah digambari dengan tokoh wayang Kamajaya dan Kamaratih yang terkenal dengan ketampanan dan kecantikannya.


Si ayah kemudian memilih salah satu kelapa untuk dipecah. Jika ayah memilih Kamajaya, diharapkan si jabang bayi adalah laki-laki, dan Kamaratih adalah perempuan.


boy berhasil memecahkan 2 kelapa dan alhamdulillah nya ia mendapat kan dua dua nya tokoh wayang kamajaya


Di akhir acara, si ibu akan membuat rujak yang kemudian akan dijual kepada para tamu. Para tamu pun akan membelinya dengan kereweng atau uang-uangan dari bahan tanah liat. Prosesi ini pun merupakan sebuah harapan agar si anak dapat mendapat banyak rejeki untuk dirinya dan juga bagi kedua orang tua mereka.


Dengan selesainya acara mitoni atau tujuh bulanan sebelum matahari terbenam, diharapkan si anak hadir di dunia dengan penuh keselamatan, rejeki, dan pertolongan dari Yang Maha Esa.


acara nya pun selesai.


para tamu sudah mulai berpulangan.


sekarang nampak seluruh keluarga sedang ngumpul.


" Twin P mana ma, mi? " tanya putry melihat mama dan mami mertua nya datang tanpa membawa anak nya


" lagi tidur di kamar, mereka capek tadi menangis terus untung ada asi yang sudah kamu siap kan" kata rahel


" owh syukur lah maaf ya mama mami soal nya tadi acara nya lumayan lama" kata putry


" iya ga apa kami ngerti kok, lagian seru ngobrol sama mama mu sambil menjaga cucu ya kan mama putry" kata rahel


" benar banget jeng, besok besok sering lah ke rumah bantu jaga Twin P bersama" kata mama Anggretha


mereka pun makan malam bersama sambil ngobrol ngobrol. banyak saudara dari boy atau pun nala yang ikut dalam makan malam keluarga besar itu


setelah selesai keluarga besar putry pun pamit pulang karna si kembar rewel


Bersambung.....


Maaf kalau ada kesalahan atau apa dalam penulisan tentang acara 7 bulanan adat Jawa nya


itu aku dapat dari internet jadi ya gitu deh..


heheh maaf aku tidak terlalu ngerti soal acara adat apa lagi adat Jawa.


author tuh orang Batak dari bapak. Dan melayu dari Emak.


sedanga kan adat sendiri aja aku tuh sering lupa, apa lagi adat orang... jadi mohon maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan soal adat, maaf banget pokok nya πŸ™πŸ™


btw bagi di sini ada yang orang batak apa lagi dari Medan kayak author.. aku cuman mau bilang HORAS..


sekian dari author yang ga jelas

__ADS_1


@Kayana yaitu pecinta warna Ungu πŸ’œ


Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir ke novel ini teman teman semuaπŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2