
Setelah mereka sampai di rumah, putry langsung keluar dari mobil.
" oh iya tolong bawain belanjaan nya ya bapak bapak " kata putry lalu langsung menutup pintu mobil dan pergi masuk ke dalam rumah
" kamu sudah pulang put? " kata nala sambil menonton film India favorit nya bersama anak anak, nur, raja, rose, dan kedua anak mereka.
" sudah,..oh iya ini " kata putry lalu mencari sesuatu dari tas nya dan setelah menemukan nya putry mengeluarkan nya dari plastik kecil itu dan melempar kan kotak yang berisi test pack yang tadi ia beli ke arah nala.
" apa ini? " tanya nala yang kebingungan saat putry memberikan nya test pack
" itu test pack " kata putry
" iya aku tau ini test pack, tapi ini untuk siapa" kata nala masih kebingungan
" astaga nala aku kan melempar nya ke kau berarti itu untuk mu" kata putry yang tiba tiba menjadi bad mood
" lah untuk apa kau memberi ku test pack ini? " tanya nala lagi
" untuk di makan " kata putry lalu langsung pergi menaiki tangga untuk menuju kamar nya karena tiba tiba ia merasa kepala nya pusing
" hahh lah kenapa malah pergi" kata nala lagi
" Nala ku sayang, kamu tau fungsi benda itu untuk apa kan? " tanya nur berusaha merbicara selembut mungkin ke sahabat nya itu
" tau, ini kan untuk tes kehamilan" kata nala
" kalau udah tau fungsi nya ya tinggal kamu gunakan untuk melihat fungsi nya, kamu mengerti Nala ku, sahabat ku, Cinta ku, pujaan hati ku" kata nur dengan muka sebel nya
" iya ngerti " kata nala namun masih duduk dengan diam
" astaga nala, kalau sudah ngerti ya sudah Sana kamu pakek nanti kasih tau kamu gimana hasil nya? " kata nur menarik Nala supaya berdiri
" hmm iya iya " kata nala lalu Bangkit dari duduk nya dan langsung pergi menaiki tangga untuk menuju kamar nya
saat nala sudah naik baru lah boy dan fajar datang sambil membawa banyak sekali kantong plastik dengan meragam makanan ringan di dalam nya.
" lah kalian borong satu kedai? " tanya fira yang keheranan
" ini semua punya kakak mu itu" kata boy kesal lalu meletak kan plastik plastik itu ke atas meja yang ada di ruang keluarga itu
" oh ya putry mana? " tanya fajar sambil meletakan plastik plastik yang ada di kedua tangan nya itu
" nala juga ke mana? " tanya boy
" putry ke kamar nya dan nala ke kamar nya juga untuk mencoba test pack
fajar dan cuman mengangguk mendengar keberadaan istri mereka.
" eh kenapa banyak sekali makanan yang ga sehat, putry kan lagi hamil sebaik nya mengurangi makan makanan seperti ini nak" kata rose melihat isi plastik plastik itu
" eh iya tan, tapi keponakan tante yang satu itu susah di bilangin, kalau di larang yang ada dia bakal nangis nangis, aku kan jadi ga tega lihat nya tan" kata fajar
" dasar, putry itu mirip banget sama mama nya " kata rose sambil geleng geleng kepala
mereka ke asikan mengobrol sambil bercanda sampai..
" AAAAAAHHHHHHHH " teriakan nala yang sampai terdengar ke bawah membuat semua orang menjadi kaget
" itu kan suara nala" kata boy lalu langsung berlari yang di ikuti nur, fajar dan anak anak yang juga penasaran.
" astaga lebay banget sih" kata mora sambil Menggeleng kan kepala nya
Putry yang sedang berbaring sambil memejam kan mata nya berharap rasa pusing nya mereda
namun rasa pusing nya ber tambah saat mendengar suara teriakan sahabat nya dari beberapa kamar dari kamar nya
putry juga merasa cemas lalu langsung berlari keluar kamar menuju ke arah kamar sahabat nya itu.
__ADS_1
tanpa mengetok pintu putry langsung membuka kamar tersebut dan tidak melihat siapa pun di kamar itu lalu putry menutup pintu kamar dan ber jalan ke kamar mandi dan langsung membuka pintu nya
di Sana putry melihat Nala yang mematung sambil memperhatikan hasil test pack nya
" kamu kenapa nala? " tanya putry yang merasa cemas
brakk
boy membuka pintu dengan sangat keras sehingga membuat putry tambah pusing lagi
" sayang kamu di mana yank" kata boy yang cemas melihat kamar nya kosong.
"Berisik sekali, Nala di sini" kata putry yang nampak keluar kamar mandi
boy pun langsung bergegas masuk ke kamar mandi tersebut
" sayang kamu kenapa" tanya boy membuat Nala tersadar
" hiks sayang hiks hiks" kata Nala berurai air mata dan memeluk suami nya itu
" hey sayang ku, kamu kenapa hmm bilang sama ku ya" kata boy lembut lalu Nala melepaskan pelukan nya
" hiks aku hamil lagi yank " kata Nala menunjukan hasil tes kehamilan itu yang menunjukan tanda dua garis merah
" Selamat Nala, akhir nya kamu hamil lagi hehe,...Btw percuma kamar kalian kedap suara kalau suara teriakan mu saja sampai terdengar di seluruh rumah ini" kata putry sambil memaksa kan senyum nya
" makasih putry hiks " lalu langsung memeluk putry yang juga nur ikut ke dalam pelukan sahabat nya itu
" hehe sudah ya, aku mau kembali ke kamar " kata putry melepaskan pelukan kedua sahabat nya itu
" ehh kok muka mama pucat" kata Cindy yang menyadari wajah putry yang dari tadi sudah pucat
" ah masa sih, mama ba" kata putry namun tiba tiba mata nya berkunang dan
brukk
" PUTRYY "
mereka semua langsung panik, fajar menggendong putry ke kasur milik boy dan Nala
" Cepat panggil tante rose " kata Nur
" lah tante rose kan bukan dokter kandungan" kata boy
" tapi setidak nya tante masih mengerti kalau soal begini" kata nala
" ya udah biar kami yang panggil " kata echa langsung menarik tangan adik nya ocha
semenit kemudian rose, raja, mora dan fira datang sambil ngos ngosan
" kenapa putry bisa pingsan jar? " tanya raja panik
" udah kalian tenang dulu, kalau urusan begini tante masih bisa ngurus nya tapi lebih baik kalian hubungi dokter kandungan nya putry" kata tante rose dan di iya kan oleh fajar
selagi rose memeriksa keadan keponakan nya fajar pun menghubungi dokter kandungan putry supaya datang ke rumah nya.
sejam kemudian dokter kandungan putry datang dan langsung memeriksa ke adaan putry.
setelah selesai memeriksa semua nya dokter pun menjelaskan ke adaan putry
" nyonya putry baik baik saja, tapi ia harus banyak istirahat, jangan terlalu membuat nya kecapekan dan tolong kurangi makanan berpenyedap tinggi dan memperbanyak makan sayur hijau dan makanan sehat lain nya, pasti kan setiap hari harus meminum susu dan vitamin yang sudah di resep kan" kata dokter itu
" apa tante bilang, harus nya jangan biar kan putry kebanyakan makan makanan yang berpenyedap seperti itu " kata tante rose
" iya tante, seterus nya akan fajar awasi makanan yang di makan putry" kata fajar tampak menyesal
" sudah lebih baik biarkan nyonya putry untuk beristirahat " kata dokter itu lalu langsung pamit
__ADS_1
fira dan mora mengantar dokter itu sampai ke pintu.
" sudah biar kan saja putry istirahat " kata raja
" iya kamu pindahin putry ke kamar kalian jar" kata rose dan fajar langsung mengangguk
dan menggendong putry sampai ke kamar dan membaring kan nya.
Nala dan nur membantu memakai kan selimut untuk putry
" sudah anak anak ayo kembali, bantu bunda dan mami memasak untuk makan malam" kata Nala lalu mengajak semua anak prempuan nya itu bersama nur juga
mereka semua meninggal kan fajar dan putra di kamar itu.
" kamu juga mending ikut sama yang lain nak" kata fajar ke putra
" putra tidak mau, mau nya sama mama " kata putra lalu ikut berbaring dan memeluk putry
aww
tampak putry sudah siuman
" mama?apa kah sakit" panggil putra
" ehh putra mama, ga kok udah mendingan cuman pusing saja kok" kata putry yang masih merasa pusing
" sudah lah honey kamu istirahat saja, putra jangan ganggu mama nya " kata fajar tegas
" sudah ga apa apa kok abang, putra sama mama aja" kata putry membalas memeluk putra nya itu
" yakin ga ada yang sakit lagi honey? " kata fajar
" cuman pusing sikit aja bang" kata putry
" huff iya deh" kata fajar yang sebenar nya masih sangat cemas
" hehe abang juga sini berbaring sama kami" kata putry dengan nada manja nya
fajar pun cuman nurut lalu menyelip kan tangan kanan nya sebagai bantal untuk putry dan putra nya itu.
dengan keheningan itu tanpa sadar mereka satu persatu terlelap karena kecapekan.
2 jam kemudian putry terbangun saat mendengar suara ketokan pintu
" mama, kata bunda dan mami makan malam sudah siap" kata stella yang terdengar ke dalam kamar
putry pelan pelan Bangkit dari tidur nya dan langsung membuka pintu
" eh iya stella sayang, nanti kami turun makan malam" kata putry
" cepat ya ma, soal nya semua orang sudah nunggu di meja makan" kata stella
" iya stella" kata putry lembut dan stella pun langsung pergi untuk kembali ke meja makan.
" Abang, Putra... ayo bangun, udah saat nya makan malam" kata putry sambil mengoyang kan tubuh suami dan anak laki laki nya itu
" iya ma" kata putra dengan suara khas bangun tidur
" iya honey, semenit lagi ya " kata fajar memeluk putra yang di kira nya putry
" aduh papa, SESAK " teriak putra yang membuat fajar kaget
" hahahaha sudah yuk langsung makan" kata putry
fajar dan putra pun setuju lalu mengikuti putry untuk makan
mereka bertiga pun langsung turun menuju ruang makan di mana mereka sudah di tunggu untuk makan malam
__ADS_1
Bersambung...
Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir ke novel ini teman teman semua🙏🙏🙏