AnakKu Kembar 5

AnakKu Kembar 5
029


__ADS_3

Putry binggung mau kemana lagi


" huff aku harus ke mana ya, kalau aku ke hotel pasti fajar sudah tau, untung GPS yang mereka pasang di handphone ku sudah ku lepas, hmm kemana enak nya ya, kalau ke rumah sepupu papa gak mungkin, oh iya papa dan mama kan baru beli villa di daerah puncak, mending ke situ saja" pikir ku


Aku pun meminta supir taxi tersebut ke alamat yang ku sebut kan


Beberapa jam kemudian akhir nya sampai, aku langsung memberikan uang tunai ke supir taxi tersebut dan langsung keluar


Aku langsung membuka pagar villa tersebut dan langsung masuk


" siapa kamu? " kata seorang pria


" nama saya Putry Amalda, anak pemilik villa ini" kata ku sopan


" mana bukti nya kalau kamu anak pemilik villa ini" kata orang itu curiga


Aku pun menghidupkan kan handphone ku dan membuka galeri, lalu menunjukkan foto ku bersama mama dan papa ku


sontak pria itu pun menjadi kaget


"ma.. maaf kan saya nona sudah meragukan anda nona" kata pria itu


" ya tidak masalah, kamu siapa? " kata ku penasaran


" saya cuman satpam villa ini, nona, dan sekali lagi saya minta maaf atas ketidak sopanan saya" kata pria itu


" nama kamu siapa? " kata putry


" ehmm gillbert ,nona" kata gillbert sopan


" baiklah gillbert apa aku sudah boleh masuk? " kata putry yang sudah kelelahan


" tentu nona, silahkan masuk" kata gillbert


Gillbert pun mengantar ku ke dalam villa dan mengenal kan ku kepada semua pelayan di villa itu


" ini pertama kali aku ke sini, sebelum nya aku cuman melihat orang tua ku berselfi di depan villa ini, rupanya walau cuman villa tapi besar juga ya, gak sia sia papa bekerja keras" kata putry terkagum kagum


" maka nya saya kaget, saya pikir tuan dan nyonya belum memiliki anak" kata gillbert


"hahaha pantesan kamu kaget saat melihat ku" kata putry


"iya, ma.. maka nya itu" kata gillbert gugup


" kalau begitu aku boleh minta tolong gillbert? " kata putry


" tentu nona" kata gillbert sopan


"kamu bisa minta tolong sama kamu untuk mencari seseorang untuk di mintai tolong, lebih bagus kalau seorang wanita, bisa minta tolong belikan beberapa baju dan baju dalam untuk ku" kata putry malu


"baik, saya akan menyuruh pelayan wanita untuk membelikan nya nona" kata gillbert juga malu


" baik lah , akan ku tunggu pesanan ku" kata putry lalu mengambil beberapa uang ratusan di dompet nya


" ini terlalu banyak nona" kata gillbert


"hmm aku memang butuh banyak, soal nya aku gak tau mau berapa lama tinggal di sini" kata putry


"hmm baiklah kalau begitu nona, mohon bersabar nunggu nya" kata gillbert sopan


" iya, cepat nya" kata putry dan di balas anggukan oleh gillbert


Lalu putry langsung masuk ke kamar utama di villa itu


"lumayan lah untuk beberapa hari, tempat nya besar dan pemandangan di sini juga sangat indah" kata putry ber monolog sendiri


"hmm, apa yang akan aku lakukan ya, aku cuman memiliki beberapa juta uang tunai, aku tidak mungkin menggunakan kartu debit, hmm aku harus berhemat" kata putry lagi


lalu putry memutus kan untuk membersihkan tubuhnya, ia langsung merendam diri di air hangat


hingga beberapa menit putry berendam namun baju yang ia pesan belum juga sampai, jadi mau gak mau kareta takut sakit putry langsung membilas diri ,memakai kimono mandi nya, memakai handuk untuk mengeringi rambut nya dan langsung keluar dari kamar mandi


" Gimana nona, sudah puas mandi nya? " kata seseorang yang sedang duduk sambil memain kan handphone nya


"ehh" kata putry ter bengong


"kamu tidak bisa kabur lagi honey" kata orang itu


"ckck,... cepat sekali ketahuan" kata putry kesal


"jadi jangan berfikir untuk kabur lagi, villa ini sudah terkunci, jadi sekarang kamu harus makan" kata fajar dingin


" hmm,...baiklah hubby, masakin aku pasta dong" kata putry


" baiklah kalau honey mau makan itu" kata fajar lega

__ADS_1


"oh ya dari mana kamu tau aku di sini" kata putry penasaran


" om raja dan tante Rosa menceritakan kalau papa dan mama mu baru membeli villa di daerah puncak sini, jadi tanpa basa basi kami semua langsung ke sini" kata fajar santai


"what the... jadi sekolah anak anak gimana? " kata putry kaget


"kamu masih sempat mikirin anak anak? " kata fajar sinis


" jangan gitu dong hubby, tapi seruis gimana sekolah anak anak" kata putry penasaran


"kamu kan memiliki sahabat seorang kepala sekolah honey" kata fajar


" oh Nur, pantesaan" kata putry lega


"udah berhenti mengalihkan pembicaraan honey, kamu butuh makan" kata fajar baru sadar dan langsung menggendong putry


"eh eh, jar aku belum pakai baju loh" kata putry malu


" gak perlu, makan dulu, lagian lemari nya kosong, tidak ada satupun baju di dalam nya" cetus fajar


"lah, gillbert belum membawa pesanan ku, ke mana dia? " kata putry penasaran


"siapa gillbert" kata fajar dingin


" dia penjaga villa ini jar" jelas putry


" oh cuman itu"kata fajar masih dingin


" jangan gitu lah hubby, tapi serius aku sedang kedinginan " kata putry mulai menggigil


"kamu sih siapa suruh mandi nya lama apalagi belum makan dari semalam" bawel fajar lalu langsung turun ke ruang tamu di mana semua orang sedang ngumpul


melihat fajar turun sambil menggendong putry, membuat mereka langsung berhamburan menanyakan ke adaan putry


" put, kamu ini gimana sih, kenapa malah kabur kaburan seperti ini sih" kata nala kesal


"iya, kamu gak tau semua orang jadi cemas mencari mu lagi" kata Nur


"untung aja om dan tante tau kalau orang tua mu baru beli villa di daerah sini" kata boy


"harus nya kamu jangan seperti ini put" kata nala lagi


" ka.. kalian.. bisa di.. diam gak" kata putry yang sedang kedinginan


" dia kedinginan, kalian ada bawa baju? " tanya fajar


"tidak, bahkan baju anak anak aja ketinggalan di rumah om dan tante" kata nala


"iya baju kami juga ketinggalan heheh" kata Nur


" kamu gak ada baju sisa boy" kata fajar panik


" hmm tapi takut nya kebesaran" kata boy


" udah yank kasih aja, putry sedang membutuh kan nya, aku gak mau terjadi apa apa dengan nya" kata nala memaksa


"baiklah, ini dia put,.. maaf terlalu besar untuk mu" kata boy


putry langsung mengambil baju itu, namun fajar tetap memeluk nya dalam gendongan nya, itu membuat putry kesal


"heyy kalian pikir aku tidak memerlukan privasi" kata putry kesal


" baiklah anak anak, boy dan iksan kalian bisa berbalik" kata fajar plos


" bodoh, cepat turun kan aku sekarang jar, aku sudah sangat kedinginan nala dan Nur akan membantu ku" kata putry kesal


"tapi.. " kata fajar terpotong


" kamu mau umur ku pendek" ancam putry


akhir nya fajar menurunkan putry dari gendongan nya,.


Nur dan Nala membantu putry berjalan sampai ke kamar dan membantu putryengering kan tubuh dan rambut nya yang masih basah


"aduh put kamu ini bikin cemas saja" kata nala sambil mengering kan rambut putry dengan hairdryer


"iya put kalau om dan tante tidak cerita pasti kami gak tau kau bakal kemana, ku pikir kamu akan jadi gelandangan" ejek Nur yang juga mencemaskan putry


"huhh gak ku sangkah papa dan mama memberi tau om dan tante kalau mereka membeli villa baru di sini" kata putry pasrah


" memang kamu mau ngapain aja di sini"tanya nala penasaran


"kan sudah ku bilang na, aku tuh mau menenangkan diri ku dulu, tapi kalian tidak ada yang mengerti aku, hiks" kata putry berkaca kaca


"bu.. bukan begitu pun, awal nya kami cuman mau membujuk mu bukan memaksa mu saat di rumah om dan tante, ehh malah kabur lagi apalagi kamu belum makan kan" kata nala sedih

__ADS_1


" kami semua sangat mencemaskan mu put, hiks" kata Nur mulai memeluk putry lalu susul oleh nala


mereka saling ber pelukan untuk mengenang kan putry


" kalian tidak ngerti gimana perasaan ku, ada saat nya aku menyendiri dari kalian semua" kata putry


"tidak jangan begitu, kamu tidak boleh menyendiri di saat kami semua masih ada, kami semua masih hidup" kata nala


" ckck sudah lah, heheh ayo kita makan" kata putry lalu bangkit dan memaksa kan senyuman nya


mereka pun kembali turun ke dapur ,di mana semua orang sedang menunggu ke tiga sahabat itu turun


" boy Terima kasih untuk baju nya" kata putry sungkan


" tidak masalah put, kamu juga sahabat ku jadi tidak masalah kalau aku juga menolong mu" kata boy kekeh


" sudah berhenti ngobrol dan makan ini" kata fajar menyajikan sepiring pasta di hadapan putry


" makasih my hubby, muahh" kata putry mencium pipi fajar yang membuat si pemilik pipi menjadi merona


" biasa aja lah muka nya broo" kekeh boy


" jadi kamu masih belum mau pulang put" tanya ikhsan


" hmm, aku masih mau di sini" kata putry dengan muka memelas


" yaudah kalau gitu kita liburan saja beberapa hari di sini" kata nala


"pekerjaan mu na" tanya putry


" hmm sebenar nya aku memutus kan untuk berhenti dari pekerjaan ku dan fokus untuk menjaga dan merawat anak anak" kata nala


"WHAAAT, kok kamu gak ada kasih tau aku" kata putry kaget


" ya kamu nya dah minggat deluan" kata nala santai


"jadi boss mu gimana" kata putry


" boss ku ternyata temen nya boy jadi ya, karna aku istri nya boy jadi aku di izin kan untuk berhenti tapi aku juga harus bayar denda" kata nala kesal


"na kalau gitu nitip anak ku pas aku kerja juga ya" kata putry santai


" mulai sekarang kamu tidak perlu bekerja lagi" kata fajar serius


" what,..kenapa? " tanya putry kaget


" nanti kamu terlalu kecapekan, biar suami yang menafkahi istri nya" kata fajar angkuh


"ck tapi nikah pun masih 3 bulan lagi" kata putry kesal


" tidak ada bantahan, urusan pengunduran diri mu akan aku yang urus, berapa pun denda nya akan ku bayar" kata fajar sombong


" SUKAKMUUU" kata putry kesal lalu secepat mungkin menghabis kan pasta nya lalu langsung pergi ke kamar dan mengunci nya


"heyy jangan ngambek gitu dong honey" kata fajar membujuk


" habis lah eluu, putry bakal membatalkan pernikahan nya" kata nala menakut nakuti fajar


" Diam kamu" ketus fajar


"hehh kok jadi aku, kan memang kamu yang terlalu posesif, siapa coba yang gak kesal kalau di kekang begitu" kata nala kesal


"siapa yang mengekang" kata fajar kesal


"ya kamu lah, kamu memaksa putry untuk berhenti bekerja, itu sama saja kamu mengekang nya" kata nala


"sudah lah yank, jangan bertengkar dengan nya seperti anak kecil saja" kekeh boy


pertengkaran terus ber lanjut sampai keesokan hari nya, akhir nya putry mau keluar dengan mata sembab nya


" loh honey, kamu kenapa" kata fajar merasa bersalah


" kamu pikir kan saja sendiri" ketus putry


" jar, perempuan itu jangan di paksa kalau di paksa maka yang ada akan seperti ini, untung itu keinginan dari nala sendiri, aku tidak ada memaksa nala untuk berhenti bekerja,.. kamu malah memaksa putry, broo perempuan itu mana ada yang mau di remehin" sindir boy


" maksud lu apa"kata fajar kesal


" perempuan itu selalu benar dan laki laki itu selalu salah,.. ingat saja itu" kata boy meninggal kan putry dan fajar


" honey"panggil fajar namun putry mendiam kan nya dan meninggal kan fajar sendirian di depan pintu kamar nya.


Bersambung.....


maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih sudah mau mampir🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2