AnakKu Kembar 5

AnakKu Kembar 5
059


__ADS_3

Nur pun pergi ke tempat tadi fajar memarkirkan mobil nya.


ia melihat fajar dan boy sudah ada di dalam mobil, ia pun langsung masuk.


" dari mana aja sih? dari tadi di telfonin ga di angkat? di kirim pesan ga di baca? kami dah dari tadi nunggu kau" keluh boy yang saat ini duduk di belakang stir.


" ya dari tadi aku nyariin kalian " kata Nur beralasan


" oh ya? kalau kau cari kami?kenapa ga coba telfon aku atau fajar? " kata boy lagi


" lagian ke napa kau lama kali, bukan nya langsung ikutin kami, malah keluyuran " kata fajar yang akhir nya bersuara


" ya aku kan harus bayar makanan nya dulu, kalian udah pada berlarian, aku kan bingung, kalian ga tau gimana aku capek nya nyariin kalian di mall sebesar ini " keluh Nur kembali beralasan


" ckk iya deh iya, jadi kita mau ke mana? " kata boy


" aku mau jemput anak anak lalu langsung pulang,anak anak kalian biar aku bawa aja untuk sementara..kalau kalian tetap harus cari keberadaan nya nala sama putry, pokok nya harus dapat titik. " kata Nur


" awas kalau kau ga becus jagain anak anak ku" sinis boy yang mulai menjalan kan mobil itu


" hehh kalau ngurus anak mah aku enteng, kalian kan tau pekerjaan ku itu menjaga anak anak satu sekolah" kata Nur


" banyak kali lah koceh mu, kau itu kepala sekolah palingan kerja mu duduk duduk,.. mana ada kau memperhatikan siswa siswi nya" kata fajar


" hehh kepala sekolah itu pekerjaan nya ga gampang nya" kata Nur mulai panas


" lebih ga gampang menjadi direktur perusahaan " sombong boy


" betul, aku setuju sama mu boy" kata fajar, lalu fajar dan boy saling tos.


mereka terus saja adu mulut sampai akhir nya mereka sampai di depan rumah.


" sudah kalian langsung cari putry sama nala kalau perlu keliling satu kota kalian, anak anak aman sama ku, nanti kami ke rumah ku, kalau kalian mau lihat anak anak telfon dulu takut nya kami lagi jalan jalan" kata Nur


" iya iya, baju anak anak kau siap kan" kata boy


" hmm" gumam Nur lalu turun dari mobil


boy pun kembali menjalan kan mobil itu.


Nur yang sudah melihat mobil nya menghilang pun langsung masuk.


Nur langsung ke kamar penyimpanan yang di maksud oleh nala tadi.


ia mengambil koper besar bawarna merah. lalu membuka lemari kayu bewarna ungu sama pink.


anak anak yang penasaran saat tadi orangtua mereka sampai tapi pergi lagi pun menjadi bingung.


mereka keluar ke kamar nya dan melihat pintu kamar sebelah kiri kamar mereka terbuka. mereka ber 8 pun langsung ke sana


" loh mami kok tau kunci kamar ini? " tanya cindy


" iya mi, ini kan kamar rahasia" jawab bigel


" iya mami tau kok, udah nanti kalian juga tau, sana kalian kemas barang kalian untuk kira kita 4 harian" kata Nur


" loh kita mau ke mana" kata vanes


" ke rumah mami " kata Nur singkat.


" mami.. bunda sama mama di culik ya? " tanya cindy memberani kan diri untuk bertanya


" hmm... gak kok" kata Nur sambil mengulas senyum hangat nya.


" tapi tadi bukan nya kata mami, papa sama ayah kalau mama sama bunda di culik? " tanya cindy lagi


" gak sayang,.. itu semua cuman akal akalan bunda sama mama kalian" kata Nur


" hahh? " mereka semua tampak kebingungan


" sudah sana kalian siapkan semua kebutuhan kalian, putra juga ya nak" kata Nur


mereka ber 6 pun mengangguk. mereka pun pergi ke kamar mereka untuk menyiapkan barang barang mereka


" ocha sama echa sana bantu mereka" kata Nur yang melihat echa sama ocha


" iya mami, aku mau bantu putra aja deh,..hihi" kata ocha.


" dasar ocha, kamu kan cuman mau kesempatan doang" kata echa yang sudah hapal dengan sifat adik nya itu


" iiih apaan sih kak, mami lihat itu echa" kata ocha kesal


" aduh kalian ini kenapa sih? " kata Nur kesal melihat kedua anak nya bertengkar itu.


" mami, mami tau gak sebenar nya ocha itu suka sama putra loh mi, padahal masih kelas 3 SD udah mau naik kelas 4 pulak itu,.. tapi malah pikirin cinta cintaan bukan nya pikirin gimana supaya naik kelas ini malah" kata echa sambil mengeleng geleng kan kepala


nya


Sontak Nur pun tersentak saat ia masih fokus memilih baju untuk di bawakan ke sahabat nya itu.

__ADS_1


" ocha? benar apa kata echa? " tanya Nur dengan muka galak.


" engga engak kok mami" kata ocha berbohong dengan muka pucat.


" ocha, kamu tau kalau mami tidak suka kebohongan " kata Nur lagi


"hik hiks iya mami" kata ocha mulai berkaca kaca.


" mami tidak mau kalau anak mami sudah pacar pacaran, Ngerti? " kata Nur masih dengan muka garang nya


" och ocha tidak pacaran kok mami, ocha cuman berteman aja sama putra. " kata ocha


" baiklah, ingat kalau mami tidak suka kalau kalian main cinta cintaan padahal kalian masih kecil, kalian belajar itu dari mana hahh? " kata Nur mulai murka


" hiks hiks, ocha ga belajar dari mana mana kok mi, hiks ocha ocha cuman nganggap putra sebagai teman sekaligus saudara" kata Ocha


" huff baiklah, mami tidak melarang kalian untuk berteman, mami cuman takut kalian salah pergaulan" kata nur mulai melembut


" iya mami ocha paham, tapi kalau sudah besar boleh kan? " kata ocha dengan pipi yang sudah basah.


" kalau sudah besar mami sih tidak terlalu mempermasalahkan nya, asal kan kalau dia itu baik, dan bisa menghormati orang yang lebih tua " kata Nur


" iya mami" kata kakak beradik itu kompak


" sekarang mami mau kalian jujur, kalian pernah suka sama lawan jenis kalian? " kata Nur


" pernah, sama papi, hehe" kata echa


" astaga echa bukan itu maksud mami nak, ntah sama temen laki laki kalian gitu? " kata Nur mulai menyelidiki


" owh kalau kak echa suka sama abang rafi mi, echa itu sering lihat lihat bang rafi dari jauh, kadang kak echa kesempatan menabrak bang rafi sampai kak echa rela menjatuhkan tubuh nya sendiri" kata ocha membalas dendam dengan mengompori mami nya


" mana ada ya" kata echa berkilah dengan muka merona


" astafirullah, kalian ini masih SD tapi udah kayak gitu, sayang kalau masih kecil jangan kayak gitu ya, kalian boleh berteman, mami gak larang kalian, tapi kalian belum saat nya memahami dunia percintaan, kalian ga tau sakit nya gimana kalau kalian sudah masuk dunia percintaan, mami sudah menasehati kalian jadi berhati hati lah, mami cuman tidak mau kalian kecewa"kata Nur lembut


" iya mami" kata kakak beradik itu sambil menunduk.


"ya sudah kalian bantu adik adik nya gih" kata Nur kembali fokus memilah baju baju longgar milik Nur dan putry.


echa dan ocha pun mengangguk lalu pergi dari kamar itu.


setelah ia selesai menyimpan beberapa baju milik putry dan nala di dalam koper merah yang cukup besar untuk membawa baju beberapa hari.


" anak anak sudah selesai mengemas nya? " tanya Nur


" sudah mami" sorak mereka


mereka pun memasukan nya. lalu langsung naik ke mobil.


Nur tidak lupa memberi amanah ke para pelayan untuk menjaga rumah itu.


setelah itu mereka pun berangkat namun sebelum itu ia menghubungi Nita.


" assalamu'alaikum nita, ini kami dah mau jalan, shere lokasinya ya" kata Nur


" waalaikum salam, iya iya ini ku kirim ya, kami juga dah nunggu dari tadi " kata nita


" okey , assalamu'alaikum " kata Nur lalu langsung memutus kan panggilan


" siapa mi? " tanya echa


" temen mami, mama, sama bunda kalian" kata Nur


lalu Nur mulai menjalankan mobil nya. ke alamat yang di kirim nita.


karna tidak terlalu jauh dan jalanan tidak macet akhirnya 15 menit mereka langsung sampai.


" ini rumah siapa mi? " kata ocha kebingungan


" rumah temen mami, yuk " kata Nur lalu mereka keluar dari mobil


Nur pun menurunkan koper besar itu dari bagasi lalu mendorong nya.


anak anak itu cuman mengikuti langkah mami nya


tok tok.


Nur mengetok pintu kayu itu.


lalu nampak nevan yang membuka pintu itu.


" oh udah sampai? ayo masuk" kata nevan membuka lebar pintu itu.


Nur pun masuk sambil menarik koper itu di ikuti oleh anak anak itu di belakang nya.


nevan mengantar mereka di kamar nita.


tanpa permisi nevan langsung membuka pintu.

__ADS_1


" woi nih temen dan anak anak kalian datang" kata nevan.


nampak nala yang sedang adik menonton siaran india favorit nya, apa lagi kalau bukan ANTV. sedangkan putry sibuk membuka sosmed nya di laptop milik nita sedangkan di nita sendiri sibuk memainkan handphone nya.


mata anak anak itu langsung berbinar melihat Bunda dan mama nya baik baik saja.


" BUNDAA"


"MAMAAA"


Mereka langsung berlari memeluk bunda dan mama nya yang belum mereka lihat beberapa jam itu.


" ehh anak anak bunda sudah datang" kata nala beralih pandangan nya ke anak anak yang memeluk nya.


" mama, mama dari mana aja sih, kata papa mama di culik? " kata putra


" heheh ini cuman prank sayang. kalian bisa jaga rahasia kan" kata putry dan mereka pun mengangguk


" kalian di rumah mami kalian aja dulu ya nak" kata nala dan kembali di balas anggukan oleh anak anak itu.


" ehh ada tamu ya? " kata tahta yang masuk ke kamar nita.


" eh tante ini anak putry, nama nya putra, salim sama nenek nya nak" kata putry lalu putry melepaskan pelukan nya dan mencium tangan tahta


" kalian juga salim nenek nya, tante mereka berlima anak anak nya nala tante" kata nala


kelima anak kembar cewek itu pun menyalim tangan tahta


" hallo nek, aku cindy"


"aku Stella"


"aku vanessa"


"aku Winda"


"dan aku bigel nenek"


" hallo cucu cucu nenek, wah kalian imut banget sih" kata tahta mencubit pipi putra


" oh iya ini sahabat kami satu lagi tante nama nya Nurmala alexa " kata putry


" hallo tante, nama saya Nurmala bisa panggil Nur aja, kalau ini kedua putri saya,ini tiara panggil echa kalau ini tiana panggil ocha" kata Nur mencium tangan tante Tahta.


" Oh nama tante, Tahta Winatha panggil Tata aja " kata tahta


" ok tante Tata , nak salim juga nenek Tata nya" kata Nur


kedua kakak beradik itu pun mencium tangan tahta.


" jadi kalian bertiga ini sahabatan ya? " kata tahta


" iya tan, kalau Nur ini udah berkawan dari kecil bahkan dari bayi tan" kata putry


" wah lama juga ya" kata tahta


" begitu lah tan hehe" cengir putry.


" ya sudah cucu cucu nenek mau apa, mau nenek buat kan susu? " tanya tahta


" tidak perlu repot repot tan" kata Nur sungkan


" udah tidak repot kok" kata tahta.


" ya sudah kalian bantu nenek nya gih" kata nala


semua anak itu pun mengikuti tahta dan membantu nya di dapur.


" weyy, aku kepikiran sama anak ku" kata Nur saat meletakan koper itu di dekat lemari lalu duduk di samping nala yang fokus menonton siaran favorit nya.


" kenapa? " tanya putry singkat karna masih fokus Memesenger teman nya.


" kata echa kalau adik nya itu suka sama anak mu put " kata Nur


" anak ku? yang mana anak ku banyak" kata putry


" ya anak laki laki mu emang berapa? " tanya judes Nur


" heheh putra sama baby boy di perut ku.. tunggu kalau si baby boy ga mungkin berarti,... OMJ Hello Ocha suka sama Putra? " kata putry beralih memandang kaget ke Nur


" whaiit whaiit kan mereka masih kecil? " kata nala ikutan kaget dan meralih memandang putry juga Nur


" ya maka nya itu, aku lama datang nya karna harus menceramahi anak ku dulu, aduh kenapa Anak SD zaman sekarang udah kelewatan ya? " kata Nur


" maka nya itu kita harus mengawasi anak anak dari dini " kata nala


" huff tapi kalian mau tau sebenar nya putra itu sukanya sama CINDY " kata putry yang membuat Nur dan nala menjadi melotot


" APAAA? " teriak mereka berdua yang memekakkan telinga

__ADS_1


Bersambung.....


Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir ke novel ini teman teman semua🙏🙏🙏


__ADS_2