AnakKu Kembar 5

AnakKu Kembar 5
057


__ADS_3

Nala, Putry, Nita dan Nevan nampak sudah selesai berbelanja kebutuhan putry dan Nala untuk beberapa hari.


mereka membeli vitamin, susu, baju, baju dalam, dan banyak lagi.


Karna sudah waktu nya makan siang mereka pun ke sebuah restoran.


mereka memesan makanan dan memakan nya.


saat ini Nala seperti biasa menggunakan hijab, sedangkan putry dan nita tidak menggunakan hijab.


lalu Nevan cuman menggunakan baju kaos warna biru tua bertulisan BAD BOY.


mereka sedang asyik makan namun putry melihat dari jauh ada 3 orang yang sangat ia kenal.


siapa lagi kalau bukan suami nya, sahabat nya, dan suami nya Nala.


Putry pun menjadi panik. Nala yang melihat cuman bisa diam.


lalu jari putry menunjuk ke arah ketiga orang yang masih jauh nampak sedang mendekat ke arah restoran tempat mereka makan.


Nala, Nita, dan Nevan cuman melihat ke arah yang di tunjuk putry.


Nala napak melebar kan mata nya.


" loh kok mereka bisa di sini" tanya Nala panik


nita dan Nevan yang tidak mengerti apa yang terjadi cuman menunjukan tatapan binggung


" itu yang pakai kaos biru suami nya Nala, lalu yang pakai gamis yang hijab warna hitam itu nurmala sahabat kami, lalu yang pakai kaos putih itu suami aku " kata putry menjelaskan kebingungan kedua saudara itu.


nita dan Nevan pun ikutan melotot dengan apa yang di kasih tau putry


ketiga orang itu semakin mendekat namun masih cukup jauh.


" udah kalian ikutin intruksi ku saja,... Nita dan Aa' pakek masker yang tadi kita beli kau juga Nala sama pakek ini kaca mata. oh ya pinjam hijab sorong mu na" kata putry dan mereka menurut Nala pun mengambil paper bag dan mengambil salah satu hijab yang baru ia beli tadi.


putry menerima nya lalu putry memakai masker nya terlebih dahulu lalu cepat cepat menyorong hijab nya dan memakai kaca mata hitam itu.


"sudah kalian dah pakai semua masker nya. oke bagus,... na kita boleh bicara mereka pasti mengenali suara kita pokok nya usahakan jangan mengeluarkan suara tapi bernafas tetap boleh kok,... lalu Aa' juga jangan bersuara ya" kata putry


" kenapa aku juga ga boleh? " tanya Nevan yang masih mengawasi ke tiga orang itu yang semakin mendekat.


" karna tadi suara Aa' pasti sudah mereka kenal, sedang kan nita gak,..


aku itu sangat kenal dengan suami ku Aa'.. jadi yang boleh berbicara cuman kamu aja nit, biar mereka ga terlalu curiga kita diam aja dulu ntah ngapain gitu owh aku tau, kalian berdua main handphone aja, aku sama Nala karna ga ada bawa handphone kita coret buku aja tadi sempat aku beli nih" kata putry membuka plastik berisi beberapa buku yang sengaja ia beli untuk mencatat hutang nya ke nita heheh


Nala mengambil buku dan pulpen yang di berikan putry.


karna melihat Nur, fajar dan boy yang sudah memasuki restoran.


" sudah ikuti aja apa kata ku, jangan menarik perhatian, nanti kalau menurut ku sudah waktu yang pas aku akan mengkode kalian lewat tulisan di buku ku nanti, ingat kita bertiga ga usah ngomong kalau perlu kau juga nit" kata putry, lalu di angguki setuju oleh Nevan, nita dan Nala .


nita dan Nevan melihat Nur , boy dan fajar nampak mendekat ke arah meja mereka. dan sial nya mereka pas sekali duduk membelakangi Nala dan putry yang sudah menggunakan hijab.


Nala dan putry nampak sedang menggerutu dalam hati.


Nala tampak mencoret coret buku itu dengan tulisan bahasa india kesukaan nya. atau membuat lirik lagu india.


sedang kan putry mencoba menggambar ngasal ntah itu gambar hewan atau komik pendek.


sedangkan Nevan dan nita fokus ke handphone mereka tapi sering melirik ke meja yang terdapat 2 orang pria dan 1 orang wanita berhijab hitam.


melihat itu putry mencoba menulis sesuatu lalu menunjukan.


' Kalian jangan terlalu sering melirik ke sana yang ada mereka bakal curiga๐Ÿ™ ' putry sengaja membuat gambar orang murung.

__ADS_1


lalu nampak nita sedang mengetik sesuatu.


' yang perempuan berhijab hitam itu sering melihat ke sini?๐Ÿ˜–๐Ÿ˜ค ' isi pesan yang di ketik nita lalu ia menunjukan nya ke putry.


putry sangat kenal gimana peka nya sahabat nya itu. lalu ia kembali mencatat sesuatu.


' tetap awasi tapi jangan sering, bersikap wajar lah ' tulis putry lalu menunjukan nya ke Nevan dan nita.


Kedua abang beradik itu mengangguk paham lalu mengurangi tatapan ke meja sebrang.


mereka berempat mendengar apa yang di bicara kan ke tiga orang itu.


" Pokok nya ini semua karena kalian berdua, kalian harus mencari dan menghabiskan si panculik b*jing*n itu " koceh Nur


" kalau itu harus" jawab fajar dingin


Nur melihat mata Nevan yang ada di sebrang meja mereka, mata Nevan yang menggunakan masker itu tampak takut dan panik.


" aahhh pokok nya salah kalian kalian kalian... mereka pasti kabur lalu di culik, dan kalian itu kenapa bodoh banget sih? udah tau istri lagi hamil malah di kurung" kata Nur terus mengoceh gak jelas


sedangkan dalam hati Nala dan putry sangat senang dengan ceramahan sekaligus ocehan yang di berikan Nur ke pada suami mereka.


" aduh kau dari tadi asekk mengoceh terus, jangan membikin suasana gak enak begini, kita harus mencari cara supaya menemukan mereka " kata boy dingin


saat sedang asik saling menceramah pelayan pun datang memberikan makanan pesanan ketiga orang itu.


Nur pun hendak ke wastafel untuk mencuci tangan.


itu sempat membuat putry dan Nala panik namun mereka berusaha bersikap sewajar nya.


setelah selesai mencuci tangan Nur melihat kedua wanita berhijab yang tadi membelakangi nya. ia tidak menyadari kalau kedua wanita itu adalah sahabat nya sendiri


ia menatap heran ke kedua wanita itu karna Nur melihat kedua wanita itu memakai masker dan kaca mata hitam.


lalu mata Nur teralih ke perut kedua wanita itu yang besar.


Nur kembali duduk ke bangku nya dan membuang kembali semua kecurigaan nya.


" huff... " terdengar suara helaan lega dari Nala dan putry


lalu Nur pun memakan makanan yang sudah terhidang rapi di atas meja.


sedangkan boy dan fajar sudah memulai makan nya menggunakan sedok dan garpu.


saat Nur, boy dan fajar mulai fokus dengan makanan mereka serta beberapa kali membicarakan rencana mereka.


akhir nya putry kembali menulis sesuatu.


' Nita kamu panggil pelayan lalu bayar makanan nya dan kita langsung pergi....


ingat jangan bikin kecurigaan!!! ' isi catatan putry


nita pun mengangguk. lalu mengangguk tangan nya


" mbak tolong bill nya " kata nita cukup keras supaya di dengar pelayan itu.


pelayan pun datang sambil memberikan tagihan makanan tersebut, lalu nita mengeluarkan beberapa lembar uang


" kembalian nya ambil aja" kata nita


" makasih mbak" kata pelayan itu dengan mata berbinar


" yuk " ajak nita.


Nala dan putry nampak sedang mengambil beberapa paper bag dan plastik.

__ADS_1


melihat itu Nevan menjadi ga tega lalu.


" Sini Biar aku bawa kan" kata Nevan


sontak ketiga orang yang sedang fokus makan itu menoleh ke arah Nevan.


putry yang menyadari tatapan dari belakang langsung melotot walau tertutup kata mata hitam namun Nevan sadar ia di pelototi


" Kenapa? " kata Nevan ga sadar


karna kesal apalagi ketiga orang di belakang nya masih tampak sedang berfikir.


lalu putry membawa belanjaan nya dengan tangan kanan lalu menarik pergelangan tangan Nala.


" lahh? " kata Nevan masih dengan muka polos


" bodoh " bisik nita pelan lalu mengambil belanjaan yang tadi ia bawa lalu pergi secepat nya sebelum pikiran Nur, boy dan fajar kembali jernih.


pandangan Nevan teralih ke arah Nur, boy dan fajar. melotot karna akhirnya dia mengerti kenapa ke tiga wanita itu langsung secepat nya pergi dari situ.


" owh iya aku lupa, dasar bodoh, kamu sangat bodoh Nevan. ahh sudah lah aku harus cepat meninggal kan tempat ini sebelum aku menggali kuburan ku sendiri " batin Nevan.


lalu pria itu secepat nya menyusul ke tiga perempuan yang sudah pergi dari tadi.


Sedang kan Nur, fajar dan boy masih berfikir. mereka tersadar dari lamunan mereka saat Nevan dan ke tiga wanita itu menghilang dari pandangan mata mereka.


" kok suara cowok tadi kayak pernah dengar? " tanya Nur.


1 menit...


5 menit...


10 menit...


mereka terdiam lalu mata mereka terbelalak


lalu boy membuka pesan chet si penculik tadi, lalu menekan segitiga di pesan suara tersebut.


"Wahh... Walaupun Mereka Sedang hamil Tapi mereka tetap menggiur kan ya" terdengar suara berat seorang pria saat boy mengklik tanda segitiga itu


Glekk


Nur menelan saliva nya


" berarti Pria yang tadi itu? " kata Nur pelan.


" B*J! NG*N " ketus boy dingin lalu langsung berdiri dari duduk nya dan secepat nya berlari menyusul pria tadi.


Fajar pun mengikutin boy sambil berlari.


Nur juga mau ikutan namun ia ingat kalau makanan mereka belum di bayar.


Nur pun secepat nya membayar makanan yang masih belum mereka habis kan itu.


lalu langsung secepat nya mencari jejak boy dan fajar


Namun Hasil nya nihil, Nur sudah tidak melihat batang hidung nya fajar atau pun milik boy.


lalu ia memutuskan untuk ke parkiran. lalu saat di parkiran ga sengaja ia melihat ke 3 perempuan dan 1 laki laki ber masker yang ia lihat di restoran tadi.


saat beberapa menit memperhatikan dari jauh.


" Putry? Nala" Guman Nurmala


Bersambung.....

__ADS_1


Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir ke novel ini teman teman semua๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


__ADS_2