
✨Nala✨
" Syukur lah putry baik baik saja,.. aku harus memberi tau kan ini sama Nur dan fajar,.. eh tapi takut nya fajar langsung menjemput putry, putry kan harus menenangkan kan diri dulu " kata ku ber monolog sendiri
" tapi gak apa apa lah, mereka pasti mengerti kok, tapi besok saja lah ku kasih tau" kata ku lagi
keesokan hari nya aku ter bangun dan melihat boy sedang mengenakan baju nya
"pagi" kata ku dengan suara khas bangun tidur
" pagi my life, kamu mau mandi atau langsung sarapan, mereka semua sudah nunggu kita di meja makan" kata boy lalu mencium kening ku, aku pun menjadi malu,
" mau mandi dulu yank, aku cepat kok" kata ku langsung ke kamar mandi
15 menit kemudian aku sudah selesai mandi dan langsung mengenakan baju gamis ku
"sudah selesai, duhh istri ku cantik sekali" kata boy menangkul ku dan menciumin ku beberapa kali
lalu kami turun ke meja makan dan sarapan bersama, setelah sarapan aku pun membersihkan kan piring di bantu sama Nur
aku terus memikir kan untuk memberi tau tentang putry kepada semua nya
Akhir nya aku pun langsung ke ruang keluarga, di mana semua nya lagi ngumpul sambil menunggu kabar putry
" heyy semua nya, aku punya kabar baik nih" kata ku
" kabar apa na" kata Nur tidak sabaran
" kamu sudah tau putry pergi ke mana" kata fajar to the point
"haha iya,..tenang saja putry baik kok, dia lagi di rumah sepupu nya,... biarkan saja dia menenangkan diri dulu, nanti kalau sudah ada kabar soal orang tua nya dan sudah lebih membaik dia langsung pulang kok" kata nala
" sepupu yang mana nala" tanya Nur
" rumah om raja dan tante Rosa Nur,kamu kenal kan? " kata nala
" iya kenal kok,..syukur lah putry aman di sana" kata Nur lega
" aku kangen mama" kata putra tiba tiba
membuat semua orang di sana jadi kasian
" huff kami juga kangen mama, bunda" kata stella
" iya " kata ke empat saudari nya yang lain
" kalian tau di mana rumah nya di mana " tanya ikhsan
" aku tau mas" kata Nur
" aku juga" kata nala
" gimana kalau kita ke rumah om dan tante nya, kita bujuk putry untuk pulang tapi kalau dia belum mau jangan di paksa" kata boy
" aku tau putry itu orang nya gimana, yank,..yang ada dia makin menghilang" kata nala
" tapi apa salah nya mencoba nya yank" kata boy lagi
" iya bunda, mama pasti mau pulang" kata putra
" gak ada salah nya mencoba na" kata Nur
"huff baik lah, tunggu aku mau ambil dompet sama handphone nya putry, kasian putry pakek handphone adik sepupu nya, dan dia terpaksa minta uang om dan tante nya" kata nala
" tunggu kita pasang GPS dulu di handphone nya itu untuk jaga jaga" kata fajar
" baiklah, kalau kartu debit nya? " kata nala
" kalau itu sudah beres semua yang putry gunakan dengan semua kartu debit nya akan menyambung ke aku jadi aku tau semua yang ia gunakan dan semua detail nya juga" kata fajar
__ADS_1
" ok lah, kalau baju nya? " tanya Nur
" gak usah yang ada dia jadi gak pulang pulang" kata fajar kesal
" hahaha" tawa mereka
akhir nya ke enam anak dan kedua anak nya Nur pun ikut ke rumah om dan tante nya putry
se sampai di rumah om tante nya, mereka langsung meng klakson mobil nya supaya pagar besar itu di buka, awal nya satpam itu tidak tau siapa yang bertamu namun setelah melihat ada nala dan Nur mereka pun membuka kan pagar besar tersebut
" om nya putry kerja apa sih,kok besar banget rumah nya? " tanya fajar
" om raja itu seorang pejabat dan tante Rosa seorang dokter spesialis bedah" kata Nur dan nala
" oh pantes rumah nya besar banget kayak istana" kata boy
" ya begitu lah" kata Nur
lalu mereka semua keluar dari mobil lalu menekan bel rumah tersebut
ting tong
lalu seorang pelayan membuka kan pintu tersebut
" maaf cari siapa ya" tanya pelayan
" kami teman nya putry, kami ke sini mau bertemu om raja dan tante Rosa" kata nala
" oh temen nya non putry rupa nya, silahkan kan masuk tuan dan nyonya besar lagi di ruang keluarga, mari ikut saya" kata pelayan itu ramah
" Terima kasih" balas mereka
kami semua pun masuk di anterin sampai ruang keluarga, di sana ada om raja dan tante Rosa
"Assalamu'alaikum, apa kabar tante, om" kata Nur dan nala
" wah ada sahabat nya putry, ada apa nak, kalian mau menjemput putry? putry sudah memberi tau kalau dia di sini" tanya tante Rosa
" hehe iya tan" kata nala
" yaudah putry lagi main sama sepupu nya di kamar nya mora, kalian tau kan kamar nya" kata om raja
" oh tau om, makasih ya" kata nala
lalu mereka semua langsung pergi ke kamar abang mora, setelah sampai di depan pintu ter dengar suara teriakan putry dan sepupu sepupu nya yang sedang asik ber main
"Kok di sana, jangan sebelah sana saja bang" teriak putry dari balik pintu
" aduh kamu merepot kan saja, ini juga sudah benar" teriak mora
" dasar bodoh yang benar tuh ke arah sana, kalian ini sama sama bodoh" teriak fira kesal
lalu nala membuka pintu dan terlihat putry, mora, dan fira sedang asik bermain PSP
" aduhh ke sana ke sana" kata putry gak sabaran
" dah ku bilang ke sana loh kak put, bukan ke sana" kata fira geram
" aduh kalian ini berisik sekali, abang lagi konsen trasi nih, jangan banyak omel" kata mora kesal
"ehemm,...kami sudah datang jauh jauh karna mencemaskan kan mu put, kamu malah enak enak kan main PSP" kata nala kesal
"ehh ngapain kalian ke sini" tanya putry binggung
"ck kami sudah datang bukan nya di sambut malah di terantari" kata Nur kesal
"lagian siapa suruh kalian datang kesini" kata putry jutek
lalu nala mendekat lalu menampar putry
__ADS_1
PLAAK
"DASAR BODOH HIKS" kata nala lalu langsung memeluk putry , putry pun membalas pelukan nala dan ikutan menangis
putry sadar kalau sahabat nya itu sangat mencemaskan kan nya, putry juga tidak marah karna nala menampar nya malah ia merasa pantas di tampar karena ke bodohan nya
" hiks hiks maaf" kata putry
"Bodoh Bodoh Bodoh" teriak nala sambil memeluk erat sahabat nya itu
melihat itu Nur pun melangkah mendekat dan memeluk kedua sahabat nya itu
setelah puas ber pelukan mereka pun melepas kan pelukan nya tapi tetap saling berpegangan tangan
" kamu gak tau kami semua sangat mencemaskan kan mu put hiks" kata nala
" hiks, iya kamu gak tau gimana kami semua gak bisa tidur karna kamu" kata Nur juga
" Mama hiks mama gak rindu sama putra" kata putra memeluk putry
lalu stela, Winda cindy, vanessa, dan bigel juga ikut memeluk putry
" hey, anak mama kok jadi gini sih, tentu mama kagen sama anak anak mama yang lucu lucu ini" kata putry membalas pelukan ke enam anak nya itu
" terus kenapa mama gak pulang, mama udah gak sayang sama kami" kata bigel
" bukan gitu sayang, mama cuman mau sendiri dulu" kata putry
" sendiri kok malah ke sini" sindir mora
"hmm terserah abang mau bilang apa, toh kata om dan tante juga gak masalah kalau aku numpang wekk" ejek putry
" sudah kak sama ku aja, jangan mau di ejek sama si abang" kata fira
" aduh adik ku yang paling baik deh, untung aku cuman punya adik gak punya abang yang nyebelin kayak abang mora" kata putry bercanda
" iya aku juga cuman punya kakak, gak punya abang se nyebelin abang mora" kata fira bercanda
" kalian kok gitu sih sama abang" kata mora dramatis
"hahaha gak kok bang, sini" kata putry lalu mora menurut
" abang itu udah seperti abang ku sendiri kok" kata putry memeluk mora
" iya abang kan satu satu nya saudara kandung yang ku miliki" kata fira ikut memeluk mora dan putry
"iya kalian itu adik adik abang" kata mora terharu
melihat itu fajar merasa sangat risih ketika putry berpelukan sama mora seperti begitu, walau fajar tau kalau mora itu cuman abang sepupu nya putry
" sudah selesai drama nya? " kata fajar dingin
" ehh kok tiba tiba jadi panas ya" sindir nala cengengesan
" apaan sih na" kata putry kesal
" dia siapa kak" tanya fira penasaran dengan keberadaan nya Fajar
"ehm dia.. " kata putry binggung
" aku Fajar,Calon suami nya putry" tegas fajar
" wah betulan panas, xixix" kekeh fira
" tenang aja mas fajar, abang ku gak mungkin merebut calon istri nya mas kok" kata fira kekeh.
Bersambung.....
maaf kalau banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih sudah mau mampir🙏🙏🙏
__ADS_1