
4 hari kemudian putry akhir nya sudah bisa melepas gips yang ada di tangan kiri nya
Sedang kan Nurmala sudah harus kembali bekerja menjadi kepala sekolah dan menyelesai kan semua pekerjaan nya yang sudah menumpuk.
Nur harus bisa menyelesai kan nya karena ia akan minta cuti lagi untuk menghadiri pesta pernikahan nya putry dan fajar. Yang pasti tidak akan di lewat kan oleh Nurmala.
sedang kan boy juga sudah mulai aktif di perusahaan nya dan menyelesai kan berkas berkas yang sudah menggunung di meja kerja nya. dan nala cuman bisa di rumah karena dia sudah berhenti bekerja.
sedang kan anak anak juga kembali belajar ke sekolah tempat mereka belajar.
akhir nya putry pergi ke rumah sakit umum tempat tiko dan kyky bekerja
putry di temani oleh fajar dan nala yang sedang nganggur. sedang kan orang tua nya putry sibuk mengurusi persiapan pernikahan nya
" kalian sudah mau pergi ke rumah sakit? ehmm kalau begitu besok kita pergi ke butik teman mama ya, butik nya besar dan rancangan baju baru nya juga bagus bagus loh, mama dah lihat foto nya" kata anggretha
" jam berapa ma? " tanya fajar
" agak siangan lah sekitar jam 12 atau jam 1 aja " kata anggretha
" ada yang warna ungu gak ma" tanya putry
" hey put,.. kamu pikir ini pernikahan janda " kata anggretha kesal dengan selera warna putri bungsu nya itu
" memang bukan pernikahan janda tapi ini juga termasuk pernikahan duda kan ma" kata putry bercanda
" aduh panas ya put, kamu nyindir nya lumayan keterlaluan juga put" kata nala dengan senyum yang menghiasi wajah nya yang sudah mulai membulat
" he hehe iya iya, sorry tapi siapa suruh mama mengeluh,.. toh gaun warna ungu kan untuk di resepsi bukan saat akad nya" kata putry
" sudah sudah... mau pake warna apa saja aku ga masa lah kok" kata fajar menyudahi perdebatan itu.
" lalu kalian juga pergi ke toko perhiasan ya, ada teman sekolah papa kalian buka toko perhiasan, semua perhiasan nya sudah terjamin kualitas nya, mama kan sering beli perhiasan di Sana " kata anggretha lagi
" kapan? di mana ? " tanya putry
" setelah selesai ngukur baju, kalian langsung ke Sana nanti biar papa kalian kirim lokasi nya" kata anggretha
" yaudah " kata putry santai, lalu mulai menarik fajar untuk pergi namun
" oh ya satu lagi" kata anggretha yang membuat langkah putry terhenti
" apa lagi" kata putry mulai kesal
" Lusa nya kalian foto prawed di hutan ya " kata anggretha senang
" apa, gak ah, kenapa harus di hutan si ma" kata putry merinding
" sudah, itu saran dari fotografer nya, kamu ikutin aja toh siap itu mama sama papa mau kembali ke medan untuk ngurus persiapan di Sana" kata anggretha
" ok ok di hutan, mama puas" kata putry menahan emosi nya lalu langsung pergi secepat nya yang di susul oleh fajar dan nala.
akhir nya mereka pun bisa berangkat ke rumah sakit.
setelah menghabis kan beberapa jam di perjalanan akhir nya mereka sampai di rumah sakit tempat putry di oprasi beberapa hari lalu.
mereka bertiga pun langsung masuk dan men dekat ke arah suster yang sedang sibuk mengobrol
" permisi mbak ruangan dokter tiko di mana ya? " tanya putry tidak sabaran
" oh ruangan praktek dokter tiko ada di lantai 3,..mbak dan mas nya bisa naik lift di Sana lalu setelah sampai lantai 3 , mbak dan mas nya bisa jalan terus lalu belok kanan,.. nah nanti di situ ada ruangan dokter tiko " kata suster itu sambil memperhatikan fajar dan hal itu membuat putry menjadi jengkel
" hmm kalau ruangan dokter kyky ada di mana ya mbak? " tanya putry lagi sambil menatap tajam ke arah ketiga suster yang memperhatikan fajar dari tadi
__ADS_1
" kalau ruangan dokter kyky tepat di sebelah ruangan dokter tiko" kata suster lain nya
" oh enak banget mereka, ruangan aja bisa bersebelahan,.. dasar abang adek" ujar putry
" eh mbak kok tau kalau dokter tiko dan dokter kyky bersaudara " tanya suster itu kebingungan
" ya tau lah, ya udah, para mbak suster kami permisi dulu ya" kata putry lalu menggandeng tangan kiri fajar.
putry mulai mengambil langkah namun langkah nya terhenti lalu sedikit memutar kepala nya ke kiri
" oh ya satu lagi " kata putry dingin dan membuat ketiga suster itu merasa ketakutan
" eh i iya mbak ada yang bisa di bantu lagi" kata salah satu suster tersebut
" ehmm gak sih, aku cuman mau bilang kalau punya mata itu DI JAGA,.. dasar J@l@ng " kata putry dengan sedikit tekanan di kata terakhir nya.
lalu putry langsung menarik fajar dan di ikuti oleh nala yang masih sedikit syok
" put, udah lama aku gak lihat kau seseram ini hehehe" kata nala sambil memasuki lift yang terbuka
" biasa aja" kata putry dingin lalu kembali melepaskan tangan kanan nya dengan tangan kiri fajar.
" tapi serius put, terakhir kali aku melihat kau menjadi seram itu ketika pas si Gio selingkuh" kata nala mengingat kan putry dengan mantan pacar nya saat SMP dulu, mereka putus karena Gio berselingkuh sama di SMA dekat SMP mereka dulu
" jangan ingat kan aku sama si packboy itu " kata putry kesal
" aku masih ingat saat kau menjambak anak SMA itu, dan bagian seru nya saat kau membentur kan kepala si Gio sama anak SMA itu, uhh keren banget,.. kapan ya aku bisa melihat nya lagi" kata Nala
lalu pintu lift terbuka dan mereka ber tiga keluar
" bisa aja sih na, itu semua tergantung sama kesetiaan abang ganteng kita ini" kata putry dengan menggunakan sedikit logat batak nya.
" hahaha,.. tapi pas fajar ketahuan selingkuh beberapa tahun yang lalu, ku lihat kamu gak menggila tuh" kata nala
" aku sih mau nya menggila nala, tapi sayang nya aku gak bisa sejahat itu ke ibu hamil " sindir putry
" nama nya ANGEL FRIZKYAH yaitu ibu kandung nya PUTRA AL-FATIH Bin FAJAR FATIHTO,... dah wanita itu juga adalah CALON MANTAN ISTRI NYA TUAN KITA TERCINTA INI " kata putry dengan menekan semua kata kata yang ia ucapkan
" ini dia ruangan nya, kita mau keruangan siapa? " tanya fajar dengan ekspresi jengkel
" biasa aja lah muka nya abang " sindir putry dengan senyum maut nya yang dapat meluluh kan hati fajar
" iya iya, kamu juga ga perlu mengenang masa lalu juga, masa lalu biar lah berlalu honey" kata fajar manja sambil menggandeng erat bahu putry
" hihihi iya bang fajar ku, btw sebutan abang kayak nya lebih cocok deh" kata putry berbinar
" hmm kamu boleh memanggil ku apa pun yang kamu suka, asal jangan yang aneh" kata fajar
" iya iya, yaudah yuk kita masuk, kita ke tempat koh tiko aja, soal nya aku dah kangen nih" kata putry melepaskan gandengan fajar lalu langsung membuka pintu tanpa mengetuk
ceklekk
putry dengan cepat membuka nya
setelah pintu nya terbuka terlihat tiko yang sedang mencium pipi seorang gadis.
tiko dan gadis itu pun terkaget melihat pintu yang terbuka mendadak
" aduh dek, biasa kan mengetok pintu dulu" kata tiko merona
" hehe maaf koh, udah pacaran nya di tunda dulu ya, sekarang kokoh harus melepaskan gips yang menjengkel kan ini" kata putry langsung masuk
" kenapa gak ke ruangan si kyky aja? " tanya tiko
__ADS_1
" hiks kokoh gak mau membantu ku" kata putry sedih
" aduh bukan begitu adek ku sayang, putry yang paling imut" goda tiko
" hehe sudah sudah, geli dengar nya koh, btw kamu siapa? " tanya putry penasaran
" ehm nama saya kanaya gisyella amanda ,bisa di panggil kana atau syella dan aku pacar nya kokoh" kata kanaya malu malu
"oh ya nama belakang kita sedikit mirip ya, aku Amalda kamu amanda, hihi aku panggil amanda aja ya, kamu bisa panggil aku putry atau Amalda juga boleh" kata putry ramah
sedang kan tiko fokus membuka gips di tangan Putri.fajar dan nala cuman men dengar kan membicaraan amanda dan putry
" iya ga apa kok kak Amalda, hmm tapi kurang enak di dengar, panggil Manda aja kak, dan aku panggil kak malda " kata amanda
" boleh boleh, oh ya Manda masih sekolah atau sudah kerja? " tanya putry curiga
" aku masih kuliah kak mal "kata amanda
" huhu kokoh ku hebat juga bisa dapat anak mahasiswi " kata putry menyindir
" hmm kalian beda berapa tahun? " tanya nala juga penasaran
" hmm kokoh sekarang 30 tahun dan umur Manda 22 tahun kak" kata Manda
" berarti beda 8 tahunan ya? " kata putry
" iya kak" kata Manda ngangguk
" oh ya lupa ngenalin, Manda ini sahabat kakak nama nya Nala Mustika, bisa panggil kak Nala, tau mbak Nala atau mak rempong juga boleh, dia tuh punya anak kembar 5 loh" kata putry
" oh ya, aku amanda bisa panggil aku Manda juga kak" kata Manda sambil bersalaman dengan Nala
" mulut mu terlalu liar put" kata Nala kesal
" hehe dan dia, nama nya Fajar Fatihto , bisa panggil mas fajar, dia tuh dah punya anak 1,nama nya putra, dan fajar ini tunangan kakak dan sebentar lagi kami akan me nikah, kira kira seminggu lebih deh" kata putry
" kakak mau menikah? jangan lupa undang aku kak" kata Manda semangat
" boleh aja, tapi kami buat acara nya di medan? " kata putry
" yahh sayang banget" kata Manda murung
" tenang aja kana nya kokoh bisa ikut kok, kokoh dan kyky juga hadir kami dah minta cuti, kalau kamu mau kamu bisa ikut dengan kami minggu depan" kata tiko
" beneran ya koh" kata amanda girang
" iya iya, ok sudah kokoh lepas gips nya, gimana sakit tidak" tanya tiko
" gak terasa pun koh" kata putry menggerakan tangan kiri nya
" yaudah , tangan kamu harus banyak di gerakin ya biar ga keram" kata tiko
" ok koh" kata putry sambil membikin huruf O dengan menggunakan jari telunjuk dan jempol tangan kiri nya tersebut.
" yaudah koh, kami mau cepat, sebentar lagi jam pulang sekolah, takut nya anak anak nunggu lama" kata nala buru buru setelah melihat jam dinding
" oh iya ya, yaudah kami pamit ya koh dan Manda, titip Salam aja sama si kyky " kata putry dan di balas anggukan dan senyuman dari tiko dan Manda
lalu mereka secepat nya kembali dan menjemput anak anak dari sekolah nya.
fajar menyetir dengan kecepatan sedang.
lalu 2 jam kemudian mereka akhir nya sampai di sekolah anak anak, mereka melihat ada nur, echa dan ocha yang menemani keenam anak itu sampai kami datang
__ADS_1
Bersambung.....
Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir🙏🙏🙏