
Lalu nala dan Nur pun keluar dari luar ICU mereka berusaha untuk menangis supaya yang lain nya percaya sama akting mereka
"hiks hiks, gimana ini nur" kata nala pura pura takut tapi masih dapat di dengar oleh semua orang
" aku pun bingung na hiks" kata nur
" ada apa" tanya Naura bunda nya nala
" apa kata putry" tanya Anggretha mama nya putry
" seperti nya putry tidak bisa menjalani operasi ma, bun, hiks" tangis nur
" phobia nya sangat parah, bisa bisa dia nekat lagi hiks" tangis nala
" tidak, kata mama tadi iya kok" kata putra
" kamu belum mengenal mama mu nak" kata nala
" tidak aku sangat tau mama itu gimana" kata putra kesal
" biar aku yang tanya langsung sama putry" kata fajar curiga , lalu bangkit dari duduk nya
" tunggu, putry belum mau bertemu siapa pun" kata nala gugup
" putry bisa tambah stress " kata nur juga gugup
" aku tidak peduli, aku harus bertemu langsung dengan nya" kata fajar langsung masuk kembali ke ruang ICU
" putry " sapa fajar lembut
" kenapa" tanya putry murung
" hey, ku mohon lakukan lah semua pengobatan termasuk melakukan operasi, ku mohon ini demi putra" bujuk fajar
" aku sudah bilang tidak, tapi kalau kalian semua memaksa ku ya terserah kalian, toh aku lagi sekarat " kata putry lemah
" hey jangan ngomong begitu lah honey" kata fajar lembut
" huff baiklah apa yang aku dapat kan kalau aku mengikuti operasi itu" tanya putry
" aku akan memberikan apa pun yang kamu mau" kata fajar bersunguh sungguh
" kalau aku bilang untuk membatalkan pernikahan kita, apa kamu mau? " tanya putry
" a apa, aku akan lakukan apapun kecuali itu" kata fajar dingin
" tapi yang ku mau itu" kata putry lemah
" ta tapi, kenapa, kamu segitu membenci ku" kata fajar
" hmm aku tidak tau " kata putry lemah
" huff baiklah kalau itu mau mu, yang penting kamu sekarang sembuh dulu" kata fajar menyerah
" kamu serius" tanya putry kaget
" iya, walau pernikahan kita batal, tapi aku tetap gak akan menyerah honey" kata fajar serius
putry kembali dia untuk beberapa saat
" hahaha..kamu lucu sekali hubby, aku sangat hapal sama sifat mu itu" kekeh putry
" kenapa kamu malah tertawa honey" tanya fajar binggung
" tidak apa apa, baiklah aku akan melakukan operasi itu, kalau soal permintaan ku ganti saja" kata putry
" apa itu? " tanya fajar memastikan
" mudah saja, kamu cukup tidak boleh melarang ku apapun yang mau aku lakukan" kata putry santai
" hahh, kenapa begitu" kata fajar keberatan
" karena aku tidak mau di kekang siapa pun, termasuk kamu" kata putry santai
fajar tampak berfikir
" baiklah aku setuju, kalau begitu aku akan meminta dokter untuk segera melakukan operasi itu" kata fajar semangat
dan di balas anggukan oleh putry
fajar langsung mendatangi dokter untuk memberi tau kan supaya secepat nya melakukan operasi
__ADS_1
dokter pun langsung meminta para perawat untuk menyiapkan ruangan untuk operasi nya
setelah selesai menyiapkan nya putry di minta melakukan beberapa tes lalu setelah itu putry di antar ke ruang operasi...
♥♥♥♥♥
beberapa jam kemudian...
setelah selesai menjalan kan operasi putry langsung di tempat kan di ruang rawat VIP
" gimana operasi anak saya dok" tanya angga, papa nya putry
" semua nya lancar tinggal menunggu beberapa hari tangan kiri nona putry sudah bisa kembali normal tapi meski begitu nona putry akan tetap kami pantau" kata dokter
"baik Terima kasih dok" kata angga
"kapan putry akan sadar dok" tanya Naura
" sekitar 2 jam lagi dari sekarang " kata dokter memperkirakan waktu nya
" baik Terima kasih" kata anggretha
dokter itu pun menganguk lalu meninggal kan mereka semua
mereka sibuk mengobrol, menggosip dan lain sebagai nya untuk menunggu putry tersadar dari obat bius
beberapa jam kemudian putry sudah nampak bergerak gerak,.. semua orang pun mendekat ke arah kasur tempat putry tertidur
" aww operasi nya sudah siap kan" kata putry memegang kepala nya yang terasa pusing
" apa yang kamu rasakan nak" tanya Naura
" uhh kepala ku sakit" regek putry
" cepat panggil dokter" kata angga panik
boy dan iksan secepat nya keluar dan memanggil dokter dan suster yang ada
setelah dokter datang, putry pun langsung di periksa kembali
" apa yang Anda rasakan nona" tanya dokter
" itu biasa kok nona,itu cuman efek obat bius, anda tidak perlu cemas nanti juga akan pulih kembali, anda cuman perlu banyak istirahat dan sesekali melatih otot lengan anda" jelas dokter
" hmm baiklah nona dokter, oh ya saya boleh nanya" tanya putry penasaran
" ya ada apa" tanya dokter itu
" anda mengenal tiko " tanya putry
" tiko, maksud anda tuan tiko pratama? " tanya dokter itu memastikan
" hehe iya" kekeh putry
" anda mengenal nya dia itu abang saya nona" kata dokter itu
"hehe kyky lama tidak bertemu ya" sapa putry
" hahh kok anda tau nama panggilan saya " kata dokter kyky
" hahahaa sudah mending kamu suruh si kokoh ke sini, ku dengar dia sekarang tugas di rumah sakit ini ky" kata putry
dokter kyky pun meminta suster memanggil dokter tiko yaitu abang nya
setelah orang nya datang, nur pun jadi terkaget melihat orang itu
" hahh kamu" kata nur gugup
" kokoh, kokoh masih ingat gak aku ini siapa" tanya putry
" siapa sih" tanya nala kebingungan
" ehh kalian, sudah lama sekali ya" kata tiko ramah
" huee koh, sini dong, gak kasian apa melihat ku seperti ini" kata putry cemberut
" kamu kenapa dek" tanya tiko
"hehe gak kok masalah kecil ini mah" kekeh putry
" hahaha tapi jangan di anggap enteng juga dek" kekeh tiko
__ADS_1
" aduh nur, jangan diam aja lah, ketemu mantan bukan nya di sapa ini malah di kacangin" kata putry menyindir
" Berisik" kata nur singkat
sedangkan tiko cuman bisa diam melihat kedua sahabat itu bertengkar
" siapa sih koh? " tanya kyky penasaran
"kamu gak ingat ky, dia putry sahabat SD kokoh dulu,.. dan dia nur ehhm mantan pacar kokoh" kata tiko malu malu
" baru ngaku si kokoh" kekeh putry
" putry ku , sahabat ku, sayang ku, tuh mulut bisa di jaga gak" kata nur dinging dan kesal
" napa, takut suami nya ngambek" ejek putry
" yang mana sih? " tanya kyky masih lupa
" aduh, handphone ku mana, ambil kan dong jar" kata putry lalu di turuti fajar
putry langsung membuka galeri foto di handphone nya, putry tampak terus menggeser layar dengan jari nya
" ketemu" kata putry langsung menekan foto itu lalu menunjukan nya ke dokter kyky
" tunggu ini kan foto SD dulu, tunggu jadi kamu kak putry amalda yang dulu sering ke rumah kami itu ya" kata kyky baru ingat
" iya dek ku" kata putry kekeh
"oh oh rupa nya gitu, aku harus nya ngambek ke kakak dong" kata kyky
" hah kenapa" kata putry binggung
" siapa suruh kakak tiba tiba menghilang, pas aku dan kokoh ke rumah kakak kata nya kakak dan keluarga kakak pindah " kata kyky mengingat nginggat
"hehee maaf ky, maka nya kakak dengar kalian tugas di rumah sakit umum di daerah sini, kakak gak menduga bisa bertemu kalian di sini, tapi setelah melihat mu kakak yakin di sini pasti ada kokoh juga, karna di mana ada kokoh pasti ada kamu" kekeh putry
" aduh kalian malah ke asikan ngobrol, nak ingat kamu masih belum pulih" kata anggretha
" iya mama ku sayang, oh ya ky kakak mau langsung pulang hari ini ya" kata putry gak sabaran
" aduh kak, kakak masih harus di awasi, mungkin 2 hari ini kalau kakak sudah nampak lebih baik baru kakak boleh pulang" kata kyky
" sudah lah dek, keras kepala mu di hilang kan dulu, kokoh mau periksa pasien yang lain, nanti kalau ada waktu kokoh ke sini lagi, biar ngobrol lagi kita" kata tiko
" baiklah baiklah, fajar aku lapar, suapin dong" kata putry manja
" ya udah tunggu ya honey, ku ambil dulu bubur nya" kata fajar
" hmm gak mau bubur" regek putry
" aduh dek kamu itu belum bisa makan sembarangan untuk saat ini kamu makan bubur yang di sediakan rumah sakit ini aja ya" bujuk tiko
" sudah koh, kalau kak put gak mau makan , aku masih punya jurus jitu supaya dia mau" kata kyky
" iya deh iya, mana aku dah kelaparan" kata putry kesal
karna memang perut nya masih kosong
" sabar honey" kata fajar lalu langsung mendatangi suster untuk membawakan makanan untuk pasien
setelah bubur nya sampai, fajar pun dengan telaten menyuapi putry, sedangkan kyky dan tiko sudah pergi untuk mengecek pasien yang lain
" mereka siapa sih put" tanya nala penasaran
" mereka dulu temen ku, nama nya tiko biasa di panggil kokoh, dia itu 1 tingkat di atas ku dulu pas SD sama dengan nur juga, dan dia itu juga mantan pacar pertama sahabat kita ini,.. lalu yang perempuan itu adik tiri nya tapi mereka akur, dari kecil selalu bersama, adik nya itu 1 tingkat di bawah ku, makanya itu dulu kami tuh deket, apalagi si nur sibuk juga saat itu pacaran ama si kokoh tapi ku dengar dari si nur mereka putus karna hari itu beberapa bulan setelah aku pindah, nur juga pindah ke Jakarta lalu ya entah bagaimana tamat SMA dia langsung nikah sama mas ikshan" kekeh putry bernostalgia
" berhenti mengenang masa lalu put " kata nur kesal
" jadi dia yang kamu bilang mantan kesayangan" kata ikhsan dingin
" bukan gitu mas, di dia kan cuman mantan aku doang gak lebih kok " kata nur takut
" mantan atau mantan" goda nala
"cukup, kalian bisa gak, gak usah memojokkan ku seperti ini" kata nur kesal
" hahaha" mereka semua pun tertawa melihat nur yang sudah kebingungan...
bersambung......
Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir🙏🙏🙏
__ADS_1