
Sebulan Kemudian...
" honey baju abang sudah di masuk kan ke koper semua? " tanya fajar setelah selesai mandi
" iya bang, sudah kok ku masuk kan semua yang di perlukan... nih pakai baju ini saja, biar di pesawat gak terlalu kedinginan " kata putry memberikan baju yang akan di kenakan fajar
setelah acara pernikahan putry dan fajar, semua nya banyak yang berubah.
putry dan fajar menjalani masa pengantin baru mereka dengan moment momen rumah tangga. orang tua nala yaitu faizal dan naura juga sudah kembali ke china karena mereka sepakat akan pulang setelah semua acara pernikahan putry telah usai.
walau terkadang mereka masih sering bertengkar, adu mulut, dan saling merajuk.
namun mereka tetap bisa menyelesai kan nya dengan baik
dan sekarang ini mereka akan berbulan madu keliling dunia bersama sahabat mereka yaitu boy dan nala yang juga akan melakukan bulan madu yang setelah 4 bulan pernikahan mereka
" ok sudah yuk, ntar lagi kita udah mau ke bandara" kata putry berdiri mau meninggal kan kamar itu namun beberapa langkah putry berjalan fajar sudah menarik tangan putry
" aww kenapa sih bang" kata putry Kebinggungan melihat tingkah suami nya itu
" adek main lagi yuk" kata fajar pelan di telinga putry
seketika putry langsung merona mendengar bisikan maut itu
" apaan sih bang, tadi malam kan udah,... au ah Sana iiih aku mau bertemu putra mu dulu, minggir iiih" kata putry kesal
" Heyy please honey, kamu tega lihat abang tersiksa kek gini, lagian putra ku itu masih sibuk di sekolah nya kan itu kamu tau" kata fajar mulai bermain dengan tangan nya
" eh iya ya, tapi jangan sekarang abang, kita sudah mau telat nih, boy dan nala pasti sudah nunggu" kata putry mencoba mendorong fajar
" abang gak yakin kalau mereka menunggu kita" Goda fajar
" hah?? " kata putry Kebinggungan
" mungkin mereka juga masih bersenang senang honey" kata fajar berusaha menghimpit putry
" sudah ah Sana" kata putry mencubit perut fajar sekuat tenaga nya
" awww sakit honey" kata fajar menjauh dari tubuh putry
" masa bodoh sama adek bang" kata putry kekeh lalu mencoba berlari keluar namun fajar lebih lihai menangkap istri nya yang akan lari
" mau ke mana hmm" kata fajar memeluk putry lagi
" hahah sudah sudah, baik lah 10 menit saja" kata putry pasrah
fajar langsung bersemangat dan mulai melakukan yang seharus nya di lakukan
2 jam kemudian..
mereka berdua sudah tergeletak di kasur dengan nafas ngos ngosan.
" hah sudah, aku sudah capek, eh ini dah jam berapa ya,.. HAHH sudah siang, iiiihh kamu tadi nya kan janji nya 10 menit ini malah berlanjut 2 jam" kata putry menjewer telinga fajar
" sorry honey, abang hilaf, udah yuk pake baju lagi, kita langsung berangkat ke bandara" kata fajar memakai kembali semua baju nya
"iiih aku terpaksa harus mandi lagi abang, lihat nih tubuh ku lengket semua" kata putry mengambil handuk
" oh iya ya, yaudah yuk mandi" kata fajar melepaskan lagi baju nya dan langsung menarik putry
beberapa saat kemudian..
mereka sudah siap mandi dan berpakaian.
setelah itu mereka pun turun untuk mencari keberadaan boy dan nala.
" hay na, maaf lama" kata putry setelah melihat semua orang di ruang keluarga
" dari mana aja kalian? " tanya nurmala kesal
" sorry baru siap mandi" kata putry
" hahh yakin cuman mandi" kata nur lagi
" ehehehe" kata putry yang cuman bisa tertawa
" dasar , padahal yang mau pergi itu kalian, malah kalian pulak yang santai dan menikmati masa pasutri, dasar pengantin baru" kata nurmala dengan wajah kesal
" ehh kamu juga na? " kata putry
" ntah nih si boy" kata nala menatap tajam ke arah boy yaitu suami tercinta nya
" owh berarti mereka memang sengaja na" kata putry menatap tajam juga ke arah suami nya yang berjalan di belakang nya sambil menarik 2 koper.
" ehehe telat sikit ga apa apa lah honey" kata fajar lagi
" huff padahal sekarang dah capek banget mau pergi" kata putry malas sambil duduk di samping nala
" aku juga sama put, tapi kalau di tunda takut nya kelamaan tour kita masih panjang put, kita tuh ke 15 negara loh put" kata nala
" aduh kok mendengar mu ngomong gitu,aku rasa nya mau mual ya" kata putry sambil memijit kening nya yang merasa pusing
" jangan jangan kamu dah isi put?,wah fajar hebat juga,kek boy dulu" kata nala dengan menunjuk kan wajah keterkejutan nya
" iiih apaan sih na, gak lah paling aku masuk angin doang " kata putry sambil menutup mata nya
" ya mana tau put,....tunggu tunggu kalau kamu isi berarti acara bulan madu kita gimana dong, hamil muda itu ga boleh terlalu lelah kata nya masih masa yang rawan " kata nala khawatir
" udah ga apa lagian aku belum isi kok, au ah yuk deh selagi ini semangat ku masih ada " kata putry berdiri
" yaudah deh, oh ya sepupu mu, tante rose dan om raja ada di ruang tamu nungguin kalian dari tadi" kata nurmala
__ADS_1
" ya udah yuk" kata nala lalu berdiri mengambil tas tangan nya
mereka semua pun meninggal kan ruang keluarga ke ruang tamu
" om tan, yuk ke bandara kami dah telat nih" kata putry
rose dan raja langsung berdiri
" pa, ma,.. fira ikut napa, fira kan juga mau ngantar kakak" kata fira sedih
" udah kamu sama abang kamu di sini aja jaga rumah,.. kami mau cepat takut nya anak anak keburu pulang, yang ada semakin ga tega mau ninggalin mereka" kata nala cemas
" aku setuju sama nala, yaudah yuk, pesawat nya juga sudah di siap kan " kata putry
" tapi kak" kata fira merengut
" sudah sudah kita berpisah di sini saja, toh kami cuman sebulan doang kok" kata putry
lalu merentang kan tangan nya dan fira berlari ke arah kakak sepupu nya yang sudah di anggap kakak kandung
" hiks, padahal dulu juga kita jarang ketemu mau setengah tahun sekali, tapi kok cuman mau pergi sebulan jadi cemas ya kak? " kata fira
" ah perasaan kamu aja paling dek" kata putry dengan tersenyum
" hey abang di telantar kan nih " kata mora kesal
" hehehe sini" kata putry dan fira kompak sambil membuka sebelah peluk an mereka dan mora pun berjalan mendekat lalu memeluk adik adik nya itu.
" hiks kak kalau kakak hamil mendadak sudah ga usah pulang" kata fira
" gak ah,mending kita balik ke negara sendiri dari pada di negara orang" kata putry
" tapi kata fira benar put, kalau hamil muda ga baik naik pesawat" kata mora
" aduh dari tadi yang ku dengar cuman isi lah, hamil lah, aduh pala puyeng aja" kata putry melepaskan peluk an sepupu nya itu dengan wajah cemberut
" sudah sudah yuk, sebentar lagi anak anak mau pulang" kata raja
" iya om, ini aku mau menjemput mereka" kata nurmala sambil mengambil kunci mobil nya yang berada di dalam tas nya.
" yaudah kalian berempat jaga diri dan pasangan nya, semoga setelah pulang nanti kami semua mendengar kabar baik " kata nurmala mendekati putry dan memeluk nya
" hey aku juga lah" kata nala mendekati kedua sahabat nya itu lalu memeluk nya
" huff sering sering hubungi kami semua loh" kata nurmala
" iya kalau perlu setiap hari" kata nala kekeh
" boleh? emang ga ganggu kalian ehem" goda nur
" ya kalau situasi nya ga tepat itu nama nya juga kurang ajar" kata nala
" hehe yaudah kalian berangkat gih, nih aku mau jemput anak anak dulu, maaf ga bisa ngantar kalian ke bandara" kata nur melepaskan pelukan nya
" iya iya, tenang aja selama kalian pergi aku usahain ngantar jemput mereka setiap hari" kata nurmala
" bagus, udah kalau begitu Sana jemput takut nya mereka kelamaan nunggu" kata putry
" ya udah yuk" ajak nala
" iya yuk, good bye titip Salam untuk anak anak ya" kata putry
" bye " kata mereka bertiga
lalu fajar, putry, nala, boy, raja, dan rose pun langsung ke bandara.
setelah menghabis kan waktu di bandara mereka pun sampai di tempat pengantaran karena rose dan raja tidak bisa lama lama karena masih ada pekerjaan yang harus mereka lakukan.
" maaf ya, kami cuman bisa sampai sini, kami ga bisa ke dalam soal nya masih ada pasien tante yang harus tante urus, om kalian juga masih ada pekerjaan nya" kata rose sambil memeluk putry dan nala
" iya om minta maaf ya, nanti kalau kalian ada perlu atau gimana kalian bisa hubungi kami" kata raja sambil menggengap pundak fajar dan pundak boy.
" udah ga apa kok, ya sudah kami pamit ya om, tante" kata mereka lalu mulai memasuki bandara
mereka pergi ke tempat informasi menanyakan letak pesawat pribadi milik ayah nya nala.
setelah itu mereka pun di antar oleh asisten ayah nya nala
" baik ini dia, tuan dan nona bisa langsung masuk, biar kita langsung lepas landas" kata asisten nya itu
mereka semua pun langsung masuk bersama 3 pramugari dan 2 pilot.
2 jam kurang mereka sampai di singapura, negara tempat pertama mereka berbulan madu.
mereka menghabis kan 2 hari di negara itu. lalu lanjut lagi ke Thailand, lalu ke india, ke turki, ke italia, spayol, prancis, jerman, swiss, rusia, jepang, korea selatan, China, lalu terakhir ke malaysia, dan kembali ke Indonesia.
selama perjalanan berbulan madu mereka menghabis kan waktu sekitar 2 bulan lebih, karna ada sedikit perubahan rencana jadi mau ga mau mereka harus memperpanjang perjalanan nya.
dan telah 2 bulan berlalu mereka pun kembali ke Indonesia.
" huff akhir nya sampai juga" kata nala lega setelah menuruni pesawat di bandara sorkarno Hatta
" iya lega udah sampai setelah perjalanan panjang" kata putry
" iya, seru juga, rupanya mantan mu baik juga ya jar" kata nala nyindir
" sudah lah, yuk lah, mereka sudah menunggu kita, oh ya bang ingat, besok kita harus ke dokter kandungan" kata putry lalu ber jalan deluan
" iya honey, ga mungkin abang biarin kamu ke dokter kandungan sendirian" kata fajar sambil mendorong 2 troli yang isi nya banyak baju dan juga oleh oleh yang sengaja mereka beli.
" sudah sini 1 troli nya" kata putry mengambil alih troli yang di pengang tangan kanan fajar
__ADS_1
" jangan kamu ga boleh.. " kata fajar mencoba melarang putry namun
" udah kan cuman mendorong aja bang" bantah putry
fajar pun men biarkan nya karna putry yang sedang hamil akan berubah ubah mood.
mereka semua mendorong troli masing masing bahkan ada pramugari yang juga membantu mendorongkan troli barang mereka.
di tempat penungguan sudah ada keluarga kecil nurmala, dan keluarga om raja.
" kya NUURRR" teriak putry dan nala lalu berlari meninggal kan troli mereka dan mau memeluk nurmala sahabat mereka.
" honey jangan lari lari, ingat kamu sedang hamil" kata fajar mengingat kan namun putry tidak mendengarkan nya dan terus berlari.
" STOP " teriak nur dan nala dan putry terdiam
" kenapa" tanya nala dan putry
" kalian jangan lari, dan kamu putry, kan kamu sedang hamil, malah lari lari, peluk boleh tapi jangan kayak kesurupan " kata nur kesal
" hehe, iya iya " kata mereka lalu kembali mendekati nur dan memeluk nur, putry juga berhati hati saat memeluk karena putry takut perut nya akan terhimpit.
" hiks kangen banget banget banget" kata nala terharu.
" rupa nya 2 bulan lama juga ya hiks" kata putry lagi
" iya iya yang penting kalian pulang dengan selamat " kata nur
" oh iya anak anak mana? " tanya nala ga sabar
" anak anak lagi sama fira, mereka mau beli cemilan, karna lama nunggu kalian" kata rose
" ehehe maaf tan, tadi sempat cuaca nya ga bagus, jadi pesawat nya ga bisa cepat cepat " kata putry beralasan
" alasan, bilang aja kalian kesiangan lalu ga ada hubungi kami " kata rose
" he hehe iya deh kami kesiangan sikit, tapi jangan salah kan kami lah, salah kan para pria gagah ini" kata putry nyindir
"oh ok kami ngerti" kata rose langsung terdiam
" ya udah yuk, anak anak beli cemilan nya di mana? " tanya nala
" tuh sebelah sana" kata raja
" oh iya dek, mana troli nya biar kami bawa aja, kalian bisa istirahat, kalian kan juga capek " kata rose
" eh tidak apa apa bu" kata ketiga pramugari itu
" udah biar kami aja" kata rose lagi
" hmm baik lah" kata pramugari itu lalu pamit undur diri dan troli nya sudah di bawa, nala, ikshan, dan rose.
mereka pun langsung menuju caffe yang di tunjukan raja dan rose
" ANAK ANAK" tariak nala
" hey kau kayak kesurupan, lihat tuh semua orang melihat ke sini" kata putry
" heheh nama nya kangen put" kata nala kekeh
" ehh, bunda, ayah, papa dan mama juga" kata anak anak itu kanget
lalu ke enam anak itu berlari menuju orang tua mereka yang telah lama pergi.
" hiks bunda sama ayah lama banget pergi nya, kami dah lama menunggu kalian pulang" kata bigel langsung ke gendongan boy.
" maaf sayang ayah, kami ada sedikit masalah di Sana maka nya lama pulang nya
" kata boy
" mama mama, putra kangen" kata putra memeluk putry
" ehh putra mama kok udah makin besar aja" kata putry menyadari pertumbuhan putra
" iya dong ma, putra juga sudah tambah tinggi, sebentar lagi putra akan lebih tinggi dari mama, dan juga mengalah kan tinggi papa " kata putra.
fajar merasa bahagia dan terharu lalu menggendong putra nya itu
" pa, putra udah besar, ga perlu di gendong lagi" kata putra dengan wajah malu
" hehe putra tetap lah putra, mau besar atau kecil, kami akan tetap menyanyayi mu seperti ini" kata fajar sambil tersenyum
" aduh aduh papa dan anak sama sama gemess" kata putry lalu mencium pipi putra
" papa nya gak hmm" kata fajar lalu putry pun mencium pipi fajar
" sudah kan" kata putry
" kurang " kata fajar cemberut
" auh ah, yuk pulang, badan dah pegal semua, kaki juga sudah mulai keram" kata putry
" ya udah nanti malam abang kusuk deh, adek pasti sakit dan lelah " kata fajar cemas
" iya nih, fira kamu yang dorong troli nya ya" kata putry
lalu mereka pun makan sebentar lalu langsung pulang ke rumah mereka.
keluarga om raja dan keluarga nur pun nginap semalam untuk merayakan kepulangan mereka dan kabar kalau putry sedang hamil dan sekarang sudah memasuki minggu ke 14 atau sekitar 3 bulan lebih.
Bersambung.....
__ADS_1
Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir ke novel ini teman teman semua🙏🙏🙏