AnakKu Kembar 5

AnakKu Kembar 5
071


__ADS_3

Hari ini tepat tanggal 1 Juni...


Mereka semua sedang menunggu dengan wajah cemas karna Nala dan bunda mereka sedang melakukan Oprasi Cecar.


Di dalam sana Boy tampak gugup sambil menggenggam tangan sang istri.


Nala tampak gugup saat oprasi berlangsung. oprasi sudah di mulai dari 15 menit yang lalu.


nala cuman merasa sedikit geli di bagian perut nya yang di belah. ya yang pasti nala sudah di bius tapi tidak menghilangkan kesadaran nya.


boy tidak berani melihat ke arah perut nala yang sedang di operasi sang dokter.


boy tetap menyemangati istri nya dengan cara mengecup tangan, mata, dahi, pipi dan ya kalian tau lah sampai sampai dokter dan perawat sempat salfok.. hihihihi


" Sabar ya sayang cup.. "


" kamu pasti bisa"


" maaf sebelum nya aku ga ada di sisi mu"


" makasih sudah berjuang"


" kamu bunda yang sangat hebat"


" Aku Mencintai mu"


boy ga henti henti nya mengucap untuk membuat nala tenang seperti intruksi dari dokter.


1 jam kemudian...


"Oekk Oekk" terdengar suara bayi pertama


" selamat tuan dan nyonya,..ini Bayi laki laki nya sudah lahir " kata perawat meletakan Bayi laki laki pertama mereka di atas dada sang bunda.


Bayi itu masih belum di bersihkan dengan darah di mana mana..


" MasyaAllah anak laki laki pertama kita sayang " ucap nala terharu melihat bayi laki laki pertama nya yang masih di penuhi darah


"oekk Oekk"


lalu gak berapa lama kemudian terdengar kembali suara tangisan


" selamat bayi nya kembar laki laki tuan dan nyonya,.. tunggu biar kami bersihkan dulu " kata suster yang lain yang nampak sedang menggendong bayi yang juga di penuhi darah.


kedua suster itu pun membersihkan tubuh kedua bayi itu. sedangakan dokter fokus menjahit perut nala kembali di bantu suster lain nya.


" okey ini dua bayi kembar laki laki nya nyonya " kata sang suster lalu meletakan bayi itu di tangan sebelah kanan dan kiri sang bunda...


" siapa nama bayi nya tuan nyonya? " tanya suster itu penasaran


" boy kamu saja yang memberikan mereka nama ya, soal nya aku ga pintar nyari nama kau lihat hasil nama yang ku berikan untuk si kembar lima , berantakan" curhat nala


" iya deh.. ehm nama sang abang adalah BIMA RAKA arti nya itu supaya ia menjadi peberani kalau Raka itu singkatan nama belakang kita sayang RAKA singkatan dari arifRA dan mustiKA... kalau adik nya nama nya NANDA FRAKA yang arti nya Nanda dalam bahasa Jerman, Arti nya(bentuk lain dari fernanda) petualang. kalau Nanda dalam bahasa Melayu-indonesia, Arti nya  Anakku. kalau FRAKA itu singkatan dari ariFRA mustiKA " kata boy panjang lebar


" nama yang bagus sayang, harus nya nama si kembar 5 kamu saja yang cari, kalau aku mah ngasal hehe tapi setiap nama mereka juga ada arti nya kok" kata nala

__ADS_1


" oh ya apa itu? " kata boy penasaran


" Stella itu arti nya Bintang. Winda arti nya pemburu supaya dia menjadi anak yang gigih. Cindy arti nya dalam bahasa Indonesia adalah Janji, pekerjaan yang sempurna kalau dalam bahasa Inggris arti nya Bulan. kalau Vanessa arti nya kupu kupu. kalau Bigel itu maksud nya seperti Baby Girl gitu deh " kata nala


" nama mereka memiliki arti dan makna masing masing,... makasih sudah memberikan nama untuk mereka sayang" kata boy


" tidak sayang, aku lebih suka kalau kamu yang memberikan mereka nama" kata nala sambil memperhatikan wajah kedua bayi laki laki nya itu yang sangat mirip dengan wajah sang ayah.


" okey operasi nya sudah selesai tuan nyonya,.. tapi nyonya jangan banyak gerak dulu ya, sekarang suster akan bantu nyonya untuk membersihkan diri nyonya,.. tuan anda bisa membawa bayi nya dulu selagi nyonya di bersihkan " kata sang dokter.


" tunggu boy kamu belum azanin mereka? " kata nala karna ia mau anak nya kali ini di azanin sama sang ayah bukan kayak si kembar 5 tidak di azanin oleh ayah nya.


" eh iya " kata boy lalu mengambil Baby Bima lalu mulai mengazanin nya


setelah selesai lanjut ke baby Nanda


" ya sudah sayang kami keluar sebentar ya mereka pasti sudah ga sabar ketemu sama anak baru mereka" kata boy lalu suster membantu boy menggendong baby Bima dan Baby Nanda dalam gendongan boy.


nala mengangguk. boy pun keluar sambil menggendong ke dua bayi nya yang sudah di bedong.


" kyaa anak mama sudah lahir "kata putry yang tampak menggendong baby puspa. dan putry pun mendekat ke boy.


" duh imut nya,.. siapa nama mereka berdua? kelamin nya? " tanya Nur antusias sambil menggendong baby Pijar.


" ayah kami juga mau lihat" kata ke delapan anak kecil itu


boy pun lalu duduk di kursi tepat si samping fajar.


" mereka berdua kembar laki laki,ini abang nya nama nya Bima Raka, kalau adik nya yang ini nama nya Nanda FRAKA " kata boy


" wahh untung bukan perempuan soal nya aku dah capek menghadapi adik perempuan yah" ujar Stella yaitu anak sulung nya


" ckk aku juga capek punya 4 kakak yang usil " kata bigel ga mau kalah


" sudah ga usah mulai deh adu mulut nya" kata Nur


" kenapa nama mereka singkat banget? " tanya putry


" kami ga mau nama yang aneh aneh nanti susah di ingat " canda boy


" ckk,..Papa ini tolong gendong Puspa nya dulu gih, mama mau gendong anak baru mama dulu " kata putry sambil menyerahkan puspa ke gendongan fajar.


" iya ma " kata fajar sambil menggendong sang anak


" boy sini minta 1 anak mu " kata putry


" yang mana? " tanya boy


" mana aja " jawab putry


" ya sudah nih baby Nanda" kata boy


boy pun memberikan baby Nanda ke putry. putry pun anteng menggendong Nanda yang mata nya masih terpejam.


" duh anak mama kok malah mirip ayah nya sih " keluh putry sambil memberikan ciuman lembut pada kepala sang anak

__ADS_1


" kau ini put, itu kan anak nya ya wajar lah mirip.. oh iya boy..jadi Baby BN nya kapan boleh pulang? " tanya Nur


" ga tau sekarang nala masih di bersihkan, dokter nya belum bilang apa apa" kata boy


" ehm kalau waktu lahiran nya kembar 5 sih, sekitar 2 mingguan kami di rumah sakit saat itu, soal nya kan nala sempat lahiran normal dan lahiran cecar" kata putry mengingat ngingat


" owh kau aja di rumah sakit seminggu? " kata Nur


" iya, bisa aja nala juga cuman seminggu kok" kata putry


" ya sudah ikuti aja apa kata dokter nya nanti" kata fajar


" permisi tuan tuan dan nyonya nyonya,.. maaf tapi bayi nya harus di bawa dulu ya, nanti kami bawa lagi baby BN nya ke ruang rawat inap nya nyonya nala " kata suster sambil membawa box bayi.


suster itu pun mengambil baby Bima yang ada di gendongan boy lalu meletakan nya di box itu lalu putry berjalan ke box dan meletakan baby Nanda juga di samping baby Bima


suster itu pun pergi membawa Baby Twin BN ke ruang bayi.


nampak pintu ruang oprasi di buka dan terlihat nala yang sedang duduk di kursi roda yang di dorong oleh seorang suster


" eh sayang baby Bima sama baby Nanda nya ke mana? " tanya nala


" sudah di bawa suster ke ruang bayi nanti kata nya bakal di bawa ke ruang rawat inap mu" kata putry


" ya sudah, kalian ga pulang? anak anak kan besok harus sekolah?" tanya nala


" tapi kami mau sama bunda" kata kelima anak perempuan itu


" bunda ga apa kok. sayang sayang nya bunda, kalian kan harus sekolah besok, besok setelah pulang kalian bisa jengukin bunda kok" kata nala lembut


" iya bunda" jawab mereka lalu mereka ber delapan memeluk bunda nya itu


" oh ya nala. aku, bang fajar, sama triple P mau langsung pindah,.. rumah kami baru selesai di dekorasi, anak anak terserah mau ikut ke rumah kami atau mau tidur di rumah kalian" kata putry


" lah kok cepet kali put? " kata nala murung


"tenang lah na, kita masih bertetanggaan kok" kata putry berlutut lalu memeluk nala.


jujur di dalam hati nya yang paling dalam putry masih mau tetap tinggal di satu atap yang sama dengan sahabat nya itu namun ia juga ga boleh egois, ia dan nala sekarang sudah berkeluarga.


apa kata orang nanti saat melihat 2 pasangan suami istri beserta anak anak nya tinggal bersama?


dengan berat hati nala pun mengangguk di dalam puluakan sang sahabat.


" ya sudah, anak anak kalian di rumah mama sama papa kalian dulu ya, bunda ga bisa bayangin kalau kalian tinggal di rumah besar itu tanpa orang tua" kata nala cemas


" kan ada pelayan dan pekerja lain nya na? " tanya Nur yang dari tadi memperhatikan kedua sahabat nya itu


" ya kan aku tetap was was Nur, sekarang penculikan merajalela, kalau anak anak sampai kenapa kenapa atau ada pembantu yang kurang ajar? " kata nala


" jangan mikir yang macam macam,.. sudah boy sana bawa istri mu istirahat tapi jangan yang iya iya" kata putry


" ya gak lah put, aku ga setega itu kok" kata boy mengambil alih nala yang ada di kursi roda.


boy pun mendorong kursi roda itu dan mengikuti langkah sang suster yang akan membawa mereka ke ruang VVIP yang sudah di pesan Boy.

__ADS_1


Bersambung.....


Maaf kalo banyak typo dan kesalahan lain nya, jangan lupa tinggal kan like, komen, vote dan taruh di favorit kalian, Terima kasih karna sudah mau mampir ke novel ini teman teman semua🙏🙏🙏


__ADS_2