
( Jam istirahat disekolah SMA )
Saat memasuki jam istirahat, riko yang bertujuan menjemput akira, untuk makan siang itu,
mendadak membantu rekan dari kelas sebelah,
yang kebetulan jatuh pingsan saat membawa buku menuju ruang guru.
dan kelas akira yang juga bersamaan istirahat itupun, sempat melihat siswi itu digendong oleh riko,
menuju ke ruang UKS, beberapa siswa pun menghampirinya dan berkata,
" Bisa kami bantu, ucap orang itu.
" Ya, tentu saja, tolong bawakan buku-buku itu keruang guru, balas riko.
saat riko tengah menggendong siswi itu ia pun berpapasan langsung dengan akira,
Keduanya pun sempat saling menatap, namun dikarenakan ia melihat riko tengah menggendong siswi itu pun,
akhirnya akira mengalihkan pandangannya ke arah yang lain, lalu pergi dari situ tanpa bertanya apapun.
tak lama kemudian riko membawa siswi itu menuju ruang UKS, sedang akira menuju tempat kantin sekolah.
sesampainya riko di ruang UKS, ia diminta agar menjaga siswi tersebut, selagi petugas uks mengambil obat.
riko pun mengiyakan petugasnya untuk tetap menjaganya disitu.
( Sedang di kantin sekolah )
Akira tengah makan siang seorang diri, yang biasanya ditemani oleh beberapa rekan dari tim kedisiplinan sekolah ataupun dari osis,
kali ini akira benar-benar sangat kesepian dan ia pun mempercepat makannya.
dan setelah beberapa saat kemudian, ia pun selesai dengan makannya lalu bergegas kembali ke ruang kelas.
tanpa menoleh kearah manapun, ia pun langsung berlari menuju kelas.
" Akiraa..!!!? panggil saki yang kebetulan melihatnya, namun ia sama sekali tak menghiraukan panggilan itu dan terus berlari menuju kelasnya.
" Ada apa dengannya.,?! ucapnya sedikit bingung sambil berjalan perlahan menuju kelasnya.
Tak lama kemudian, riko baru selesai dari ruang uks, dan kebutuhan juga berpapasan dengan saki.
" Hei saki,, ada apa? apa yang kau lihat, tanyanya sambil menoleh kearah saki menoleh.
" Aku melihat akira, berlarian dari arah kantin lalu menuju kelas. aku sempat memanggilnya tapi tidak digubrisnya.
jadi yah.. aku juga tak melanjutkan memanggilnya balas saki.
" Apa kau melihatnya makan siang tadi, saki..? tanyanya
Aku tadi sempat mendengar, kalau akira sama sekali tidak menyentuh makanan yang ia pesan, saat dikantin ungkapnya.
sambil keduanya menuju kelas.
Riko yang kebetulan melewati kelasnya akira itupun, menyempatkan untuk melihat akira,
itu untuk pertama kalinya, riko menengok akira di kelasnya.
__ADS_1
akira yang fokus membaca buku itupun sama sekali tidak menggubris teman-temannya yang sibuk bermain dikelas,
riko yang melihat itu, sempat tersenyum kecil lalu ia pun melihat teman-temannya itu mengganggunya,
dengan cara menaruh beberapa hiasan dinding dikelas diletakkan pada kepalanya.
namun akira sama sekali tidak menggubris teman-temannya itu.
ia tetap fokus dengan bukunya.
( ternyata akira seserius itu sama buku, yah.. ) gumam riko dalam hati yang tetap menatapnya.
" Akira, akira, lihat ini..?! ujar salah seorang temannya itu,
sambil menunjukkan ekspresi lucu pada akira.
Bagaimana akira, lucu kan..?! ujar temannya yang lain.
akira yang melihat hal itu pun, langsung berdiri dari kursinya dan berkata,
" Sama sekali tidak lucu, ujarnya dengan ekspresi datar, sambil menyimpan bukunya didalam tasnya,.
melihatnya seperti itu, itu menjadi moment pertama kalinya riko terkejut,
Melihat sikapnya yang sedikit kasar pada teman-temannya yang ingin bercanda padanya.
Akira pun membuka pintu kelas dan berniat untuk pergi ke toilet.
lalu ia dikejutkan dengan riko dan saki yang berdiri tepat di depan pintu kelasnya.
namun hal itu sama sekali tidak mengejutkan dirinya,
akira bahkan bersikap seolah-olah ia tidak melihat keduanya yang berdiri tepat dihadapannya itu.
Ada apa dengannya itu, sambungnya.
" Jangan tanyakan hal itu padaku, karena aku sendiri pun dibuat seperti itu, balas saki yang langsung melangkah ke kelasnya.
aku tidak mengerti dengan 2 saudara ini, sambungnya lagi.
" hmm..., apa aku ada salah, yah..!? pikirnya yang kembali kekelas.
Beberapa jam kemudian, memasuki jam istirahat yang kedua.
dan riko mencoba ke kelas akira untuk mengajaknya makan sorenya,
karena hari itu ada pelajaran tambahan untuk semua kelas,
yang membuat semua kelas di buat pulang pukul 16:00,
yang biasanya mereka pulang pukul 14:00 kini berubah menjadi 16:00
riko dan saki yang menjemput akira dikelas itu, baru saja ingin bertanya
namun ketua kelas dari kelasnya akira itu menyapanya.
" senior riko dan saki, kalian pasti mengajak akira makan lagi,
tapi maaf akira sejak siang tadi ia belum kunjung kembali dari luar.
__ADS_1
kami sudah hafal dengan kebiasaannya, biasanya saat akira lagi kesal dia pasti akan pergi ke toilet untuk mencuci mukanya,
setelah itu ia akan kembali ke kelas dengan wajah yang sudah lebih baik, jelas sang ketua kelas.
" Apa .. ?! akira belum kembali sampai sekarang. baiklah aku akan mencarinya.
mereka pun berlari menuju kearah toilet, namun toilet sudah dikunci dari luar tanda tak ada seorangpun di dalam.
" Riko, aku akan mencarinya di dekat kantin, ucapnya yang berlari menuju kantin.
setelah sejam mencari akira, keduanya sama sekali tak menjumpainya.
lalu seseorang yang melihat keduanya tampak kebingungan itupun, berkata padanya
" Maaf, tapi bukankah kau yang bernama riko, kan? ketua kedisiplinan sekolah. ucapnya.
ee.. iya benar, ada apa, yah??
" ooh.., aku lupa bilang, aku dari kelas 12-A kalau tidak salah dengar,
temanku berkata bahwa ia menemukan seorang siswi yang tergeletak tak berdaya tepat di depan pintu toilet.
dan ia dilarikan ke ruang uks, mungkin kalian kenal, ucapnya.
" Iya, kami kenal. terimakasih senior, ucapnya yang langsung berlari menuju ruang UKS.
sesampainya di ruangan UKS, riko dan saki melihat akira tengah disuapi oleh senior yang tidak mereka kenal sama sekali.
" Permisi senior, ucap keduanya yang langsung mengecek kondisi akira.
Akira yang tengah di infus sambil disuapi oleh senior itu pun, juga ikut menoleh kearah keduanya.
" Kalian siapa dan dari kelas berapa?
" Nama saya riko, senior danndia adalah saki. Kami dari tim kedisiplinan sekolah sekaligus keluarga dari akira,
siswi yang saat ini senior rawat, ucapnya.
" Kalian ini bagaimana sih,,!? masa keluarganya sendiri sakit pun tidak ada yang tahu.
selagi keduanya tengah di ceramahi oleh sang senior, akira pun mengalihkan pandangannya ke arah jendela kamar uks itu.
" Maaf ka ken, tapi bolehkah aku tidur ditemani oleh kakak,
aku lagi tidak ingin ditemani oleh pihak kedisiplinan sekolah, ucapnya.
" Tanpa kau bertanya pun aku tetap disini bersamamu, aku juga takut jika kaido sampai tahu kau seperti ini,
bisa-bisa aku dipecat olehnya, balasnya sambil mengelus kepalanya serta tersenyum manis padanya.
Oh.. ya kalian berdua, silahkan kembali ke kelas kalian, tidak perlu kuatir karena aku bersamanya saat ini, balasnya.
" Baik senior, kami permisi, tolong bantuannya, ucap saki sambil menarik tangan riko keluar dari ruangan uks.
riko yang ingin marah tapi ia bingung sendiri harus berbuat apa..
saat keduanya kembali ke kelas, dan dalam perjalanan menuju kelas,,
" Riko kau ini bagaimana sih, katanya serumah tapi akira sampai sakit pun kau tidak tahu,
__ADS_1
saudara seperti apa kau ini, tidak bisa mengetahui hal itu. balasnya.
" Aku juga tidak paham, tadi pagi dia masih dalam kondisi baik-baik saja, ucapnya seperti menahan amarahnya.