Antara Dia, Kau, & Aku

Antara Dia, Kau, & Aku
Perasaan ini.....,


__ADS_3

( Pagi pukul 7, keluarga besar riko sudah bersiap-siap untuk melakukan aktivitas masing-masing )


anak-anak pelajar kembali bersekolah, yang karyawan kembali ke kantor dan yang art kembali sibuk beres-beres rumah.


( Suasana sekolah SMA )


Akira yang beberapa waktu lamanya tidak melakukan tatap muka dengan teman-teman maupun guru,


yang dikarenakan sakit, dan setelah beberapa waktu lamanya, akhirnya ia sudah bisa kembali ke sekolah.


dan ketika ia memasuki gerbang sekolah, banyak orang yang menegur sapa dirinya,


seperti layaknya keluarga sendiri,


seseorang dari kejauhan tampak berlari dan mendapati akira sambil memeluknya dan berkata,


" Kemana saja kau selama ini, aku sangat merindukanmu, group kita serasa hampir mati, tanpa kehadiranmu, ujar orang tersebut.


seraya melepas pelukannya, saki yang juga melihatnya dari kejauhan hanya bisa tersenyum manis sambil menghapus air matanya,


( akhirnya ratu es kembali juga ke sekolah ) gumamnya dalam hati.


disaat saki tengah berdiri memandangi akira dari kejauhan,


" ppuk.," seseorang menepuk pundaknya serta berkata,


" Apa kau hanya akan berdiri tegak disini, tanpa menghampirinya?! ujarnya.


saki yang terkejut itupun bergegas menoleh kearahnya dan menjawab,


" Hmm... riko, kau ini benar-benar, yah... balasnya.


' Mau sampai kapan kau akan menahan perasaanmu padanya,?! sampai kita tamat sekolah. ucapnya.


" Aku tahu maksudmu, kadang aku juga berfikir, sampai kapan aku bisa menahan perasaan ini,, aku sendiri pun tidak tahu kapan hati ini bisa bertahan, balasnya.


setelah berkata demikian keduanya pun tampak diam sambil tetap menatap kearah akira yang disambut oleh teman-temannya itu.


Akira yang meskipun beberapa waktu lamanya tidak muncul di sekolah, namun ketika ia kembali ke sekolah,


semua terasa seperti saat ia baru sehari penuh ijin, dan reaksi dari teman-temannya itulah yang membuat akira sedikit terkejut,


rasanya semua sudah banyak berubah ketika akira tak ada disekolah.


orang-orang yang dulunya menjauh darinya, karena takut dengan sikap dinginnya,


kini semua berubah 180° dan dengan perubahan yang signifikan seperti itu, membuat akira memahami sedikit bahwa,


disatu sisi ia juga dirindukan bukan ditakuti.


( Hari itu adalah hari dimana semua siswa belajar seperti biasanya, dan belum melakukan kegiatan ekstrakurikuler OSIS )


Pada jam istirahat pertama, semua pergi untuk makan siang di kantin sekolah,

__ADS_1


lalu beberapa rombongan dari berbagai kelas pun, perlahan memenuhi area kantin sekolah.


ada yang berada di ruang 1, ada yang di ruang 2 dan seterusnya.


bahkan ada beberapa guru yang juga ingin menghabiskan waktunya bersama para siswa.


Siang itu akira pun menuju kantin sekolah, ingin kembali merasakan masakan dari petugas kantin sekolah,


namun sepertinya akira tidak kedapatan tempat untuk makan,


disaat ia tengah kebingungan mencari lokasi tempat duduk yang kosong, seseorang pun memanggilnya,


" Akira, sebelah sini..!? ucapnya sambil melambaikan tangannya.


akira pun mengikuti orang itu, yang ternyata itu adalah grup OSIS dan tim kedisiplinan sekolah,


Yang kebetulan tengah berkumpul bersama sambil menikmati makan siang.


sesampainya akira pun diberi tempat duduk, dan mereka pun kembali makan bersama.


setelah beberapa saat kemudian, ketua OSIS pun mulai membuka topik pembicaraan antar OSIS dan tim kedisiplinan sekolah.


namun disaat si ketua OSIS tengah berbicara, akira sedikit terkejut karena melihat ada wajah baru bdi tim OSIS,


tapi ia urungkan niatnya untuk bertanya pada riko.


ketika pembicaraan masih berlangsung dan ada jeda yang diberikan oleh ketua OSIS,


" Maaf ketua OSIS, tapi dari 2 tim ini, ada yang belum mengenal satu sama lain, ujarnya sambil mengarahkan tangannya pada akira.


" Ooh..., bukankah kau si ratu es dari kelas 10, ucapnya sambil tersenyum.


wah.. selamat datang dalam rapat baru ini,


perkenalkan namaku Youri Sato, tapi kau bisa memanggilku dengan sebutan sato,


saya adalah ketua OSIS baru disini, dan ini wakilku zen serta jeni sekertarisku, sambungnya.


Akira yang mendengar itu lalu menyahut,


" Salam kenal semuanya, namaku akira siswi kelas 10, maaf sebelumnya tapi, kalau boleh tanya


ketua OSIS yang lama ada dimana,?! tanyanya.


mendengar pertanyaan itu sontak membuat semua saling menatap,


tampaknya hanya akira sendiri yang tidak mengetahui kejadian itu.


" Hmm..., jadi begini akira, sebelumnya kami semua minta maaf kepadamu, karena tidak memberitahukan hal apapun padamu,


jadi sebenarnya yang terjadi adalah zac selalu ketua OSIS lama di D.O dari sekolah,


dikarenakan melakukan kekerasan terhadap salah seorang siswa disekolah,

__ADS_1


ditambah lagi ia melakukan kekerasan diluar sekolah sebagai saudara, bukan hanya ia seorang,


zac dan seluruh keluarganya dideportasi dari wilayah ini dan diasingkan ke tempat lain sebagai hukuman dari pemerintah pusat dan pihak sekolah.


dan ini ada sebuah surat putusan dari pengadilan negeri yang menyatakan bahwa ia dan keluarganya telah melakukan


penyitaan terhadap harta warisan peninggalan dari orang tuamu, dan semua hak dikembalikan kembali padamu,


intinya yang menjadi hak mu disekolah dan dirumah sudah dikembalikan kembali ke sekolah,


dan ini ada sebuah surat lagi untukmu, disini tertera,


apakah kau mau menyumbangkan sebagian kecil dari dana itu untuk anak yatim-piatu ataukah tidak,. jelasnya.


Akira yang mendengar penjelasan itupun hanya bisa terdiam sesaat sambil memegang semua surat itu,


lalu dengan perlahan ia meletakkan keduanya tangannya yang memegang kertas itu, lalu ia menutupi wajahnya.


" Akira..., kau,, kau tidak apa-apa..?! tanya saki padanya.


sambil menunggu ia berbicara, mereka dikejutkan dengan air mata akira yang tertumpah membasahi meja makan kantin,


jeni si sekertaris OSIS dengan cepat langsung memeluknya erat dan berkata padanya,


" Maafkan kami semua akira, tapi jujur disaat kau tengah di RS, kami semua serta keluarga besar riko,


berusaha untuk mendapatkan keadilan untukmu, untuk semua ketidakadilan yang kau alami selama puluhan tahun lamanya,


kami ingin memberikan ini sebagai ucapan terimakasih banyak sekaligus sebagai ucapan selamat datang kembali ke sekolah,


kami sama sekali tidak menyangka bahwa kau adalah keponakan kandung dari kepala sekolah, balasnya.


setelah beberapa saat kemudian, akira menghapus air matanya lalu kembali berkata,


" Pertama aku ingin ucapkan terima kasih atas semua jasa kalian,


kedua sebenarnya aku tidak perlu kertas ini lagi, karena dana ini bukan untukku ataupun untuk tempat yatim-piatu,


melainkan untuk sekolah ini, karena itulah kalian tidak perlu ijinku, karena sebelumnya saya sudah menyerahkan semuanya kepada pihak sekolah, jelas akira.


dan satu hal lagi, terimakasih banyak kuucapkan karena sudah memberikan keadilan padaku, kalian adalah orang-orang terbaik dalam hidupku, sambungnya lalu pergi dari situ.


mendengar pengakuannya itu sontak mengejutkan semuanya,


" Benarkah yang tadi itu, akira,,?! tanya sato bingung.


sedang yang lain pun hanya bisa termangu dengan perkataannya,


( Akira yang terkenal dengan sebutan Ice Princess itu, benar-benar membuat semuanya terkejut dengan perkataannya itu,


sosok perempuan yang jarang sekali diketahui banyak berbicara itu, kini berbicara seperti layaknya seorang wanita dewasa,


membuat saki semakin mengagumi sosok lain dari akira itu ).

__ADS_1


__ADS_2