
Setelah persiapan yang matang dan terselesaikan dengan baik, akhirnya tibalah memasuki hari ke 2,
Tepatnya, senin pukul 09:00 dikediaman sekolah,
para guru dan siswa pun tidak sabar menantikan kedatangan tamu,
dari pemegang saham dari beberapa perusahaan, yang ikut andil didalam pembangunan sekolah,
serta keluarga besar dari Hirohito sendiri.
hari itu pemegang saham sudah tiba di sekolah, dan tinggal menunggu kiran sekeluarga.
beberapa saat setelah kedatangan para shareholders, tibalah Kiran sekeluarga bersama dengan para bodyguardnya.
yang membuat seluruh jalan raya tampak ramai dengan sorakan para siswa/i yang mengidolakan sosok 2 bersaudara itu,
serta para bodyguard yang tampak seperti artis.
saat itu ketika ayah dan dan youri sudah keluar dari dalam mobil,
yang disusul oleh kiran itupun mengalami kejadian yang tak terduga,
seorang siswa yang tengah membawa motor pun tidak sengaja menyambar mobil kiran,
dan membuatnya terjatuh sempoyongan dan sedikit pusing karena benturan itu.
kiran yang melihatnya itupun segera memastikan bahwa kondisinya tetap stabil atau harus dilarikan ke RS terdekat,
" Hei kau tidak apa-apa,,!? ujarnya yang mencoba membuka helmnya itu.
para bodyguardnya pun ikut membantu orang tersebut untuk berpindah dari motornya lebih dulu,
lalu memastikan bahwa benturan tadi tidak keras, dan tidak banyak luka parah.
saat helmnya itu dibuka oleh kiran, Kiran merasa seperti merasakan Dejavu pada dirinya,
( tunggu dulu, apa aku pernah bertemu dengannya sebelumnya, kenapa suasana ini tampak familiar bagiku ) gumamnya dalam hati.
sambil sebagian bodyguardnya membawa orang tersebut ke ruang UKS.
" Nona mari kita masuk, tuan pasti sudah menunggu kita, ucap salah seorang bodyguardnya.
kiran yang melihat orang tersebut dibawa ke ruang UKS, membuatnya sedikit khawatir dengan kondisinya.
setelah semuanya sudah berkumpul, akhirnya acara yang dinanti-nanti pun tiba.
dalam pergelaran penamaan baru bagi sekolah, banyak siswa dan siswi yang melakukan banyak atraksi,
maupun penampilan dari semua kelas, baik secara individu maupun kelompok.
pergelaran penamaan itu pun berlangsung sangat megah dan meriah,
youri dan ayah sangat menikmati suasana segar itu.
namun kiran masih memikirkan tentang pria tersebut,
" Hei kiran, lihatlah bagaimana mereka melakukan show nya, itu sangatlah keren dan menarik, ucap youri.
" Iya, ka. balasnya dengan wajah datarnya.
Ada apa,kiran? apa kau tidak menikmati suasana kemeriahan ini, ujarnya.
" Maaf ka, aku ke toilet dulu, balasnya yang langsung bergegas keluar dari gedung aula.
" Mau kemana dia, youri?! tanya ayah.
.. dia pergi ke toilet, mungkin ingin mencuci wajahnya yang mulai mengantuk, balasnya.
Sedang kiran yang berkata akan ke toilet itupun, malah beralih ke ruang UKS tempat orang tersebut ditempatkan.
__ADS_1
Setelah beberapa saat ia pun sampai di ruangan uks, lalu mengetuk pintu tersebut.
namun sebelum ia mengetuk pintunya, ia melihat kalau pintu tersebut tidak tertutup rapat,
karena itu ia pun membuka perlahan pintu tersebut, takutnya jika ada seseorang yang tengah menemani orang tersebut.
" Bagaimana kabarmu? selama ini kau kemana saja,,?! Dasar kau ini yah.. sesuka hati pergi-pergi, balas seseorang pada pria tersebut.
" Hei... kau tahu ini semua karena ulahmu,!? aku sampai lecet, bersyukur hanya luka ringan, ujarnya.
" Dasar..., tidak bersyukur,, tapi biar begitu kau bahagia kan,?!
buktinya kau sekarang bisa kembali melihatnya secara langsung,
bukankah itu adalah kerinduanmu sejak dulu hingga sekarang.
oh..ya, bagaimana rasanya tadi dihampiri oleh pujaan hatimu,
kau pasti bahagia, kan. aku yakin itu, ujarnya sembari tersenyum kecil.
" Kalau mau dibilang bahagia, tidak juga. lagi pula dia pasti tidak mengenaliku lagi,
setelah berpisah puluhan tahun berlalu, dan dia pastinya sudah menemukan tambatan hati yang baru.
aku juga tidak memaksa dirinya untuk mengingat kembali kejadian hari itu.
( Percakapan demi percakapan yang mereka bahas, tidak sengaja didengar oleh kiran.
dan hal itu yang membuat kiran semakin bertanya-tanya pada dirinya sendiri,
" apakah aku memang pernah dekat orang tersebut, atau tidak "
pertanyaan itu pun mulai berputar di kepalanya,
kejadian apa maksudnya, gumam kiran dalam hati ).
lagi pula aku mau tanya, apakah diantara kalian berdua tidak ada benda yang bisa membuatnya mengingat kembali kejadian itu,
mungkin kalung atau benda lainnya pemberian darimu, balasnya.
" Sebenarnya saat itu aku memberikan sebuah kotak kecil padanya,
dan isinya itu adalah sebuah gelang dari tali yang berwarna coklat muda, serta ada inisial nama kami berdua,
dan aku juga pernah berkata padanya bahwa,
Suatu saat nanti kita pasti akan bertemu kembali,
meski itu harus dengan cara salah seorang dari kita berdua mengalami reinkarnasi kembali, ujarnya.
( Dan mungkin masih banyak lagi hal-hal yang mereka bicarakan ).
sedangkan kiran yang berdiri tepat di depan pintu masuk pun hanya bisa terdiam seribu bahasa.
tangannya yang hendak mengetuk pintu itupun tak jadi ia lakukan.
namun tangannya yang terhenti di dekat pintumu, perlahan ia turunkan.
sambil menitikkan air matanya, dan entah hal apa yang membuat dirinya tiba-tiba menangis tanpa sebab.
bibir yang gemetar itu ia tahan agar tak mengeluarkan suara sedikitpun, sambil kepala yang tertunduk.
kira-kira sekitar 15 menit berlalu, orang tersebut berkata pada seorang yang lain.
" Tunggulah disini aku akan membawakan makanan untukmu, ujarnya sembari berjalan kearah pintu.
mendengar langkah kaki tersebut, kiran pun bergegas pergi dari situ,
dengan melepaskan sepatunya agar tak terdengar olehnya.
__ADS_1
namun karena waktunya yang singkat akhirnya kiran bersembunyi di dalam salah satu ruangan yang berdekatan dengan ruang UKS.
lalu ia pun sekedar menoleh sedikit kearah orang tersebut yang sudah keluar dari ruangan uks,
( hhhuuff..., untungnya ia tak menyadarinya ) gumamnya yang menahan mulutnya dengan kedua tangannya.
setelah orang itu sudah cukup kiran pun mencoba kembali keruang uks,
namun ia sedikit takut sekaligus penasaran, dengan sosok yang tengah berbicara tadi.
( apakah aku harus masuk kedalam, ataukah tidak,,?! ) pikirnya yang terus saja gelisah.
selagi ia berputar-putar di depan pintu UKS, ia pun melihat orang yang tadi dari kejauhan,
begitu juga sebaliknya, namun dikarenakan jarak yang masih jauh,
kiran pun menutup wajahnya dengan sapu tangan lalu berlari dari tempat itu,
kegedung aula tempat semua berkumpul. orang tersebut yang melihat hal itu pun langsung berlari menuju uks, lalu segera membuka pintu.
" brakk " Kau tidak apa-apa..!? serunya yang mendekati pria itu.
.. Ada apa denganmu,,? datang-datang buat orang kaget saja, dasar kau ini..!?
" Aku melihat seseorang tak dikenal, tengah berdiri tepat di depan pintu tadi. sambil menunjuk kearah pintu masuk uks.
Orang tersebut berputar-putar di depan pintu, entah apa yang dia perbuat, aku kurang jelas melihat siapa dia, balasnya sinis.
" Sudahlah, lagi pula aku tidak apa-apa. dan aku juga sama sekali tidak merasa,
Seperti ada yang mengintai diriku ditempat ini, ujarnya tenang.
" Tidak bisa seperti itu, kita harus waspada. aku sudah kehilangan jejaknya.
bagaimana jika aku tidak kembali dengan cepat tadi, mungkin orang itu pasti sudah mencelakai mu. tegasnya
Diruang gedung aula sekolah.
Kiran berjalan menuju kursinya yang disamping kakaknya itu.
" Kau dari mana kiran, lama sekali perginya, apa kau merasa tidak enak badan..? tanyanya.
Tidak, ka youri aku baik-baik saja, ucapnya. sambil keringat yang mengucur di keningnya.
melihatnya seperti itu akhirnya youri memberikan isyarat, pada beberapa bodyguard untuk mencari tahu kebenarannya.
Kiran pun mengelap keringat dikenangnya seolah-olah tidak terjadi apapun padanya.
namun sang kakak yang melihat ekspresinya yang berubah drastis,
bahkan pernafasan kiran yang ngos-ngosan, seperti orang yang habis dikejar sesuatu yang mengerikan itu,
semakin memperkuat dugaan youri kalau adiknya itu baru dikejar oleh orang berbahaya.
tak lama ia kembali berbisik pada salah satu bodyguardnya yang kebetulan berada di sampingnya itu,
lalu berkata padanya,
" Beritahu yang lainnya agar perketat keamanan putri., ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, cepat lakukan tegasnya.
" Siap, tuan muda. balasnya dan mereka pun mulai membuat formasi yang tidak diketahui oleh para siswa.
Selang beberapa waktu kemudian, salah seorang bodyguardnya datang membawa sebuah pesan pada youri.
dengan menggunakan secari kertas yang bertuliskan,
" 2 pria tak dikenal tengah patroli untuk melacak putri kiran ".
pesan yang sudah diterima oleh youri pun ia simpan baik-baik, agar sang ayah tidak sampai ikut serta di dalamnya.
__ADS_1