
Setelah beberapa jam kiran, ayah dan seluruh bodyguard beristirahat,
tibalah saatnya untuk makan siang bersama,
jeni yang mengatur undangan untuk para siswi supaya menghadiri makan siang pun,
sedikit terkejut karena ternyata yang dipikirkan olehnya hanyalah para siswi, namun kenyataannya adalah,
itu adalah makan siang bersama, mulai dari kepala sekolah hingga kepada staff keamanan sekolah pun ikut ambil bagian di dalamnya.
dan ketika semuanya sudah berkumpul tepat waktu,
sang ayah pun berdiri dari duduknya lalu mengambil mic wireless untuk berbicara,
" Selamat siang untuk para pengajar, murid dan seluruh staff keamanan sekolah,
ini adalah pertama kalinya saya bertemu secara langsung dengan kalian semua, biasanya selama ini saya jarang berada di sekolah,
dikarenakan urusan sekolah dan lainnya, saya berterimakasih kepada semua pihak,
yang sudah menyempatkan diri untuk ikut serta dalam makan siang bersama di aula ini.
kedua saya akan umumkan suatu berita baru sekaligus meluruskan kesalahpahaman antara pihak sekolah dan juga keseluruhan siswa/i.
seperti yang kalian ketahui banyak yang tidak mengetahui nama asli saya,
kalau begitu perkenalkan nama saya Hirohito Youri Akane, biasa dipanggil dengan sebutan pak hiro,
dan yang disamping kanan saya terdapat putra sulung saya namanya Hirohito Youri,
saya rasa youri bukan lagi orang baru bagi kalian, dan yang disamping kiri saya, adalah putri kedua saya namanya Hirohito Kiran,
sebenarnya ia memiliki nama yang cukup panjang. namun saya lebih suka memanggil dirinya jadi Hirohito Kiran,
dan bukan itu saja, seperti yang kalian lihat dan ketahui bersama bahwa para pria yang tampan tampan ini adalah bodyguard milik putriku,
dan berita miring yang sempat saya dengar, akan saya konfirmasi ulang.
yaitu 2 hari dari sekarang sekolah SMA ini akan berganti nama,
dan juga ada beberapa siswa yang tadinya sempat berperan sebagai siswa disini,
kini berubah status menjadi bodyguard dari keluarga kami.
dan sebagian dari mereka itu adalah, ada yang bernama kaido, ken,
dan sisanya adalah bagian dari keseluruhan siswa yang mengikuti kegiatan pertukaran pelajar,
dan beberapa dari kelas 12-A* hingga kelas 12-C, jadi bisa dikatakan bahwa 50% dari siswa berpengaruh di SMA ini,
adalah berstatus sebagai bodyguard kami, dan hal terpenting dan yang sudah kalian kenal,
yaitu akira siswi kelas 10 yang sempat mengikuti kegiatan pertukaran pelajar, kini sudah ditiadakan dari sekolah secara resmi.
Karena sebenarnya akira yang kalian semua kenal adalah Hirohito Kiran,
putri kedua saya yang mengambil waktu senggangnya disekolah ini selama beberapa bulan lalu.
jadi mungkin sebagian besar siswa banyak yang tidak menyadari kebenaran itu, tapi mayoritas semua guru,
dan staff keamanan sekolah sudah mengetahui hal itu.
tolong dimaafkan kalau selama ini putri saya kiran, melakukan hal yang tidak disukai kalian semua,
mohon dimaafkan, yah.. putri saya melakukan semua kegiatan disekolah ini selama beberapa bulan itu,
hanya karena mengikuti aturan resmi dari amerika. dan terimakasih banyak juga bagi teman-teman putri saya yang sudah banyak membantunya selama ini,
__ADS_1
informasi dari saya cukup sekian, mungkin Youri ingin bercerita tentang peranmu sebagai seorang sato ketua OSIS disekolah ini,
atau mungkin kiran yang melakukan aktivitas sekolah sebagai akira sekaligus anggota kedisiplinan sekolah,
mungkin kalian berdua ada yang ingin disampaikan sebagai kalimat
Perpisahan kalian terhadap semua teman-teman dan juga sekolah ini, ujar ayahnya.
setelah penjelasan yang cukup panjang lebar dari sang ayah,
sebagian anggota kedisiplinan dan osis, benar-benar sangat syok dan tidak tahu lagi mau berkata apa.
beberapa waktu pun diberikan kepada semuanya dan tidak ada seorangpun yang dapat berkata apa-apa,
keheningan yang melanda pun semakin terlihat seolah-olah sekolah ini tak berpenghuni sama sekali.
lalu kiran pun kembali berdiri dan berkata kepada semuanya,
" Saya berbicara sebagai akira, hanya ingin berkata pada semua bahwa saya berterimakasih banyak, atas waktu kebersamaannya selama ini.
dan mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua kalau selama ini
saya banyak menyakiti ataupun menyusahkan rekan-rekan semua,
sekali lagi mohon maaf dan terima kasih banyak atas semua, sekaligus selamat tinggal untuk guru dan rekan SMA sebagai seorang akira,
karena dalam 2 hari kedepan daftar nama akira,
nama kakak saya Youri dan semua staff serta bodyguard saya, dari sekolah ini akan dihapus otomatis,
karena itu saya mewakili semuanya sekali lagi terimakasih banyak atas semuanya, ucapnya sambil memberikan hormat kepada semuanya.
dan setelah perkataan itu pun, suasana kembali meriah karena kata-kata sekaligus kecantikan kiran,
seolah-olah menghipnotis semua siswi SMA itu. dan makan siang pun berlangsung tanpa ada hambatan.
namun lain halnya dengan kiran yang sempat melakukan kontak mata dengan keseluruhan anggota kedisiplinan dan osis.
semua tampak masih terdiam dan bingung harus bereaksi seperti apa,
melihat reaksi mereka seperti itu kiran tidak menggubrisnya dan kembali makan.
meski kiran tidak memberikan ekspresi apapun,
namun melihat jeni yang ikut bersorak gembira untuknya itu pun membuat kiran membalas senyumannya,
meski ia tahu bahwa itu adalah senyuman terakhir untuknya pada sekolah ini.
Kira-kira 3 jam kemudian, setelah semua selesai dengan makan siangnya dan mulai bersiap-siap untuk pulang.
riko dan saki yang terlihat seperti ingin menyampaikan sesuatu itupun,
tidak bisa dikarenakan terhalangi oleh bodynya yang banyak.
" Ya sudahlah saki, masih ada tersisa 2 hari lagi. sebaiknya besok kita harus membuat rencana agar bisa bertemu langsung dengannya, ujar riko.
setelah selesai semua kegiatan disekolah, semua pun bubar dan mempersiapkan sekolah untuk perubahan nama.
riko yang pulang kerumahnya pun langsung menceritakan semuanya itu pada keluarganya,
dan hal itu membuat seisi rumah sontak terkejut dengan berita itu.
" Ya sudah, mungkin akira memang sengaja menyembunyikan identitasnya selama ini,
mungkin juga karena ada hal memang harus ia lakukan, sampai harus menjaga ketat identitas aslinya tetap tertutup.
karena sekarang akira sudah bersama keluarga aslinya,
__ADS_1
setidaknya kau bebas dari tugas yang selama ini menyusahkan dirimu, benarkan riko..?!
Tidak, sama sekali. mungkin selama ini aku kesal karena akira dulu suka sekali memaksaku untuk bangun pagi cepat,
dan selalu mengoceh tentang mengerjakan tugas dari sekolah, tapi setelah kupikirkan kembali,
kebiasaannya itu malah merubahku secara tidak langsung,
bahkan sampai sekarang aku tidak pernah terlambat masuk kelas,
dan selalu mengerjakan tugas sekolah tepat waktu.
malah sebaliknya aku pernah melakukan kesalahan besar padanya, ujarnya yang tertunduk malu sendiri.
" Maksudmu, riko?? tanya sang ayah.
" Kemarin saat jam pelajaran, aku melihat saki menangis tersedu-sedu, dan aku hanya berfikir bahwa itu semua karena akira,
lalu dengan kemarahan yang membludak aku mendatangi akira diruangan elite,
tempat semua siswa berprestasi berkumpul,
aku dengan sekuat tenaga menampar pipinya dengan sangat keras, hingga ia terjatuh sempoyongan di lantai,
dan aku telah memarahi dirinya dengan kata-kata yang kasar hingga makian keluar,
bahkan setelah aku menamparnya aku sempat mendorongnya kembali hingga terbentur pada kursi yang kutendang,
bukan itu saja aku melakukan itu semua tepat dihadapan semua guru dan seluruh siswa yang mengikuti kegiatan pertukaran pelajar ujarnya tertunduk.
" Apaa..!!!? ucap semuanya yang menoleh kearahnya, Kau melakukan itu semua kepada seorang perempuan.
Riko..!!? apa-apaan kau ini,, pokonya ayah tidak mau tahu, besok pagi disekolah,
kau harus meminta maaf padanya. ujarnya marah sang ayah yang langsung membanting piring dan pergi dari meja makan.
sang ibu pun menyahut,
" Lalu apa yang dilakukan oleh semua guru yang melihat tindakanmu itu.!?
" Mereka diam karena saat itu akira memberikan isyarat, agar tak ada seorangpun yang membantunya saat itu.
" Dasar bodoh..!!? sekarang kita lihat seperti apa konsekuensi apa yang akan kau terima, setelah tahu akira adalah kiran putri kepala sekolah.
" Jika aku dikeluarkan dari sekolah, saya sudah siap, ujarnya.
Jadi kau berfikir ketika kau dikeluarkan dan kau kembali masuk ke sekolah yang lain,
apakah pihak sekolah lain tidak akan diberitahukan oleh mereka, atas tindakanmu itu.
kau tidak akan bisa bersekolah di sekolah manapun dengan kasus ini. jelas ino lalu pergi dari situ, begitu juga dengan sang ibu pun pergi dari situ.
setelah mendengar perkataan itu, riko hanya bisa pasrah akan nasibnya 2 hari kedepan.
Sedangkan di rumah saki, ia pun menceritakan hal itu pada kedua orang tuanya,
dan mereka pun memberikan penjelasan padanya,
" Saki, mencintai seseorang itu memang tidak salah, namun dengan kebenaran yang seperti ini,
ayah dan ibu sangat takut akan kedepannya seperti apa.
jika kau bisa melepaskannya dan mencari penggantinya, mungkin hubungan kalian berdua akan tetap terjalin baik kedepannya, ujar ayahnya.
" Benar apa kata ayah, nak. tidak baik memaksakan kehendak diri sendiri kepada orang lain,
tapi semua kembali kepadamu, yang menjalani hari-hari sekolahmu adalah dirimu sendiri, sambung ibu.
__ADS_1