
Keesokan harinya disekolah SMA semua siswa sedang merapikan, dan mulai menyusun ulang setiap ruangan demi ruangan,
untuk penamaan baru bagi sekolah.
hari itu siswa yang ada terbilang cukup sedikit, dikarenakan separuh dari kelas 12, adalah bodyguard keluarga kiran.
yang biasanya ada 100% siswa yang masuk, kini tersisa 50%
dan itu cukup terlihat dengan sekolah yang tampak sangat besar sedang siswa yang terbilang sedikit.
membuat sekolah tampak seperti bangunan sekolah yang baru dibangun.
hari itu kiran dan youri meminta ijin di ayahnya agar bisa datang ke sekolah lebih awal,
karena ingin ikut ambil bagian dalam mempersiapkan sekolah dengan baik,
karena biar bagaimanapun juga keduanya belum sah keluar dari sekolah.
maka dari itu ayahnya pun mengijinkan keduanya untuk bersih-bersih sekolah.
sesampainya keduanya disekolah youri berkata padanya,
" Apa kau akan ikut bersamaku keruang OSIS, ataukah kau ingin ketempat ruang disiplin sekolah.?! tanyanya.
" Aku ingin ke kelasku lebih dulu, ka. rasanya sudah berbulan-bulan lamanya tidak menginjakkan kaki di kelas,
aku ingin merasakan suasana kelas sebelum semuanya berakhir, ujarnya sambil menatap kearah kelasnya itu.
Baiklah, kalau sudah selesai cepat keruang OSIS, aku menunggumu disana, balasnya sambil mengelus kepalanya lalu pergi dari situ.
tak lama kemudian Kiran menuju ruang kelasnya, dan setibanya ia disitu.
ia pun memasuki ruangannya lalu memandangi di setiap sudut ruangan itu,
sambil mengingat kembali setiap momen kebersamaannya dengan seluruh teman-teman sekelasnya.
Kiran hanya bisa tersenyum kecil mengingat kembali semua momen lucu dan berharga itu.
berapa waktu kemudian ia ditegur sapa oleh teman-temannya itu dan berkata,
" Halo putri kiran, apa ada yang bisa kami bantu? tanya mereka sedikit kaku.
" kalian, sudah lama tidak menyapa kalian, bagaimana kabar semuanya? apa kalian masih tetap rusuh dengan teman-teman lainnya,
atau kalian masih suka bersenda gurau dengan guru, kita? kuharap kalian sudah berhenti melakukan hal gila itu, ucapnya tersenyum.
Kami baik-baik saja, putri kiran ujarnya.
" Kalian tidak perlu seformal itu padaku, meski sudah mengetahui kebenarannya tapi aku masih akira yang kalian kenal, kok. sahutnya sambil memandangi wajah rekannya itu.
__ADS_1
" Putri kiran, saya sebagai ketua kelas mewakili teman-teman meminta maaf padamu atas semua sikap kami kepada mu,
kami tahu kalau selama ini kami sudah bersikap tidak sopan padamu, lagi pula seharusnya kau beritahu dari awal kalau kau itu...., hhmm.... sambung yang lainnya.
" Maafkan aku, tapi sebagai seorang CEO disekolah ini, aku berhak untuk menyamar agar bisa dekat dengan kalian semua,
sebenarnya sedari awal ayahku melarangku untuk melakukan hal itu, namun sebenarnya adalah jika saja aku tidak melakukan penyamaran itu,
mungkin aku tidak akan pernah tahu kalau ada siswa yang tengah kesulitan dalam belajar,
kesulitan dalam membayar biaya sekolah dan lainnya, kalian tahu aku bahkan bersyukur bisa melakukan hal gila itu.
setidaknya aku bisa kembali merasakan rasanya menjadi seorang siswi lagi setelah puluhan tahun berlalu.
aku juga ingin menghabiskan waktu terbatas ku bersama kalian semua, sebelum hari terakhir, balas kiran
" kiran apakah kita akan benar-benar berpisah selamanya, dan tidak akan pernah bisa menjadi temanmu lagi,,?! tanya ketua kelas.
Tentu saja aku tetap menjadi teman kalian semua, tapi itu ketika aku berada diluar dari pekerjaanku,
selagi aku masih berada di dalam wilayah pekerjaan, aku terikat akan statusku sebagai CEO disekolah.
ooh... ngomong-ngomong aku harus ke ruangannya ka youri, dia menunggu ku disana, sambungnya lagi lalu pergi dari situ.
namun disaat ia melangkah keluar riko dan saki berlari dan menahan dirinya dan berkata,
" Putri kiran tunggu sebentar, ujarnya.
" ada yang bisa saya bantu? ucapnya.
" Saya ingin minta maaf perlakuan saya waktu itu, saya tahu saat itu saya lepas kendali atas diri sendiri,
sampai-sampai harus meluapkan kemarahanku padamu dengan cara yang paling kasar dan memalukan itu,
sekali lagi mohon maafkan aku, ujar riko yang menundukkan kepalanya padanya.
" Saudara riko, setiap orang yang sudah pernah melakukan kesalahan terhadap putri kiran,
tentunya akan dihukum sesuai dengan kesalahannya, namun kau tidak perlu kuatir lagi,
karena akira sudah meminta kepada pimpinan tertinggi disekolah agar mengurangi hukuman untuk riko. balasnya
putri kiran akan mengumumkan keputusannya untukmu dan semua pelajar, namun tidak sekarang.
melainkan esok harinya ketika pergelaran nama baru sekolah dimulai,
jadi nantikanlah itu, dan untuk saki terimakasih banyak atas cintamu selama ini kepada akira,
aku akan membalasnya untukmu, sebagai bentuk tanda terimakasih atas perhatianmu selama ini terhadap akira,
__ADS_1
semuanya akan mendapatkan keputusannya masing-masing balasnya sambil pergi dari situ.
Beberapa saat kemudian, kiran pergi ke ruangannya youri.
Setibanya ia di ruang youri kiran dikejutkan dengan kedatangan kaido kesitu.
" Selamat datang kiran, ujarnya.
... Kau,,?! tumben datang kemari? ada apa,,? tanya kiran yang memasuki ruangan youri yang kebetulan juga ada disitu.
" Kemarilah kiran, ada yang harus kita lakukan sebelum hari penamaan sekolah,
ayah sudah memberitahukan beberapa hal padaku, yang harus kita bertiga lakukan, sambungnya.
... Mau bahas tentang apa,?!"
sambil ketiganya duduk dalam bentuk rapat kecil.
" Apa kau sudah tahu mengenai nama baru bagi sekolah ini??!
.. aku belum tahu akan hal itu, ka youri.
" Ayah memberitahukan kepadaku dan kaido, tentang pembuatan nama sekolah dan menurut informan kita,
nama itu diambil dari nama tengahnya saki, dan kita tahu bahwa saki memiliki nama lengkap yaitu chisaki kaira, benarkan?
lalu diantara itu nama mana yang dipakai oleh ayah?! balasnya.
Mungkin maksudnya ayah adalah perpaduan antara namaku, nama ka youri dan saki,
bisa saja seperti itu, bukankah jika kita menyambung penggalan huruf saki, kakak dan aku,
bukankah hasilnya akan menjadi sebuah nama yaitu SKY,,?!
yang berarti saki kiran dan youri, akan menjadi seperti ini, kan?! bagaimana menurutmu kaido..?!
apakah tebakanku sedikit masuk akal bagimu,. sambung kiran.
" Tapi bukankah namaku dimulai dari huruf K, mungkin namaku juga termasuk didalamnya, betul tidak?! ujarnya.
" Tapi setelah kupikirkan kembali, aku tidak ingin pusing dengan nama seperti apa sekolah ini,
karena sebenarnya aku sendiri pun tidak mengerti kenapa ayah harus mengubah nama sekolah,
bukankah kau yang menjadi CEO disekolah ini, lalu kenapa harus dirubah tanpa seijin dirimu, kiran?! sambung youri.
" aku no comen ka youri, ucapnya sambil menatap keluar jendela.
dengan jawaban seperti itu, keduanya pun semakin bingung dan mulai saling menebak alasannya,
__ADS_1
sedangkan di sisi lain, kiran hanya berdiri dekat jendela dan memandangi suasana di luar.
( Aku berharap esok bisa menjadi hari terbaik untuk semuanya ) gumam kiran dalam benaknya.