
"Baiklah, aku akan masuk ke pintu dungeon itu" Ucap Gilmer yang memasuki pintu dungeon itu hingga tubuhnya tidak lagi terlihat.
__________
Saat Gilmer memasuki pintu itu, apa yang dilihat olehnya adalah kegelapan yang tak berujung, kegelapan tempat ini hampir menyamai dengan kegelapan tempat ruang hampa yang pernah jiwa Gilmer kesasar.
"Dimana aku? Apakah aku kembali di ruang hampa?" Ucap Gilmer.
"Kau bisa sampai ke tempat ini, berarti kau sudah mengalahkan ke tiga penjaga pintu itu"
"Siapa kau?" Ucap Gilmer.
"Kau tidak perlu mengetahui siapa aku, yang pastinya aku adalah orang yang membuat dungeon misterius ini" Ucap suara misterius.
"Kalau begitu sampai jumpa di lantai terakhir dungeon ini" Ucap suara misterius.
"Hei tunggu dulu" Setelah ucapan Gilmer selesai, tiba-tiba Gilmer sudah ada di tempat tengah hutan yang lebat dan tinggi, saat itu juga Gilmer tersadar.
"Apakah aku berada di hutan terlarang? Tidak, seperti nya suara itu bilang sampai jumpa lagi di lantai terakhir dungeon itu?" Ucap Gilmer yang bingung.
"Huh, Baiklah aku akan mencari jalan untuk melanjutkan dungeon ini sampai lantai terakhir" Setelah Gilmer berkata seperti itu, Gilmer berjalan tanpa tentu arah.
Saat Gilmer berjalan tanpa tentu arah, Gilmer melihat jika didepannya ada Titan yang sangat tinggi, tinggi Titan itu bisa mencapai 100 meter lebih, Titan itu hanya menutupi bagian k3m4lu4nnya saja, elemen yang biasanya dikuasai oleh Titan berupa tanah, tetapi ada beberapa Titan yang bisa menguasai elemen lain selain tanah, Titan terkenal akan fisiknya yang mampu menyaingi naga.
"Sekarang apakah aku akan melawan Titan?" Ucap Gilmer.
Gilmer berjalan kearah sekitar Titan yang berada didepan nya, tetapi Gilmer tidak menunjukkan dirinya didepan Titan itu, Gilmer menggunakan sihir Stealth yang bisa menyembunyikan hawa keberadaan nya.
Titan yang dilihat Gilmer berjalan kearah pemukiman yang sangat besar, saat Titan itu sudah dekat dengan pintu masuk ke tempat pemukiman, Gilmer melihat jika didepan pintu pemukiman ada 2 Titan yang berjaga, saat itu juga Titan yang menuju pemukiman masuk ke dalam.
__ADS_1
"Hmm, apakah aku akan memasuki tempat pemukiman itu dan membuat kekacauan? Sepertinya itu menarik" Ucap Gilmer dengan ide gilanya itu.
Gilmer yang masih menggunakan sihir Stealth nya langsung menggunakan sihir teleport nya untuk menuju ke tempat masuk pemukiman yang sangat besar.
Saat Gilmer sudah didepan pemukiman, Gilmer langsung memasuki ke dalam pemukiman Titan tanpa sepengetahuan kedua penjaga tempat masuk pemukiman Titan.
Di dalam pemukiman, Gilmer yang melihat banyaknya Titan yang ada di pemukiman merasa ukurannya menjadi semut yang bisa diinjak kapan saja tanpa disadari oleh Titan yang ada di sana.
"Cih, ukuran tubuh ya ukuran tubuh, belum tentu kekuatan mereka bisa menyamai ku kecuali, hmm" Gilmer menoleh kearah rumah yang paling besar diantara rumah disekitar nya.
Gilmer yang merasa penasaran dengan apa yang ada di dalamnya, terbang dengan menggunakan sayapnya sambil masih menggunakan sihir Stealth nya.
Saat Gilmer sudah di ketinggian tertentu, Gilmer melihat ada seorang raja yang sedang duduk di singgasana nya yang sepertinya raja dari Titan tersebut.
Tetapi ada yang lebih menarik perhatian Gilmer yaitu, ada seorang remaja yang ukurannya seperti remaja pada manusia umumnya, padahal sebenarnya remaja itu adalah seorang Titan, remaja itu dikurung di dalam sangkar.
"Titan jadi jadian ini akan di eksekusi di alun alun kerajaan ini" Ucap pengawal dari raja Titan.
"Eksekusi Titan jadi jadian itu" Ucap Titan disekitar, masih banyak caci makian yang diberikan kepada remaja itu.
"Hmm, mari aku lihat drama ini" Ucap Gilmer yang melihat drama dibawah nya sambil tersenyum aneh.
"Kalian tidak bisa membunuhku hanya karena aku tidak mempunyai tubuh yang tinggi, aku masihlah ras Titan" Ucap remaja yang dikurung di dalam sangkar itu yang menolak jika dirinya adalah seorang Titan jadi jadian.
"Jangan bohong kamu, walaupun kamu anak dari Yang Mulia, tetapi Yang Mulia tidak membantu kamu dari lolos eksekusi ini" Ucap Titan disekitar.
"Bunuh Titan itu" Ucap Raja Titan, setelah itu satu Pengawal Raja Titan maju ke depan dan
SLASH
__ADS_1
SING
Setelah itu ada kepala yang jatuh, yang ternyata Titan yang berbicara tentang 'anak dari Yang Mulia', tubuh Titan itu terjatuh dengan dada kiri yang berlubang.
Pengawal yang membunuh Titan tadi, membawa kepala dan jantung nya di depan para Titan, setelah itu Pengawal yang membunuh tadi melemparkan kepala dan jantung nya di depan para Titan.
"Inilah akibatnya jika ada seseorang yang membicarakan jika anak itu merupakan anak ku" Ucap Raja Titan dengan keras hingga menggetarkan tanah disekitar.
"Ayahanda" Ucap remaja yang dikurung didalam sangkar yang merasa terpukul karena ucapan dari ayahnya.
"Jangan memanggilku dengan sebutan ayah, bawa Titan jadi jadian itu di alun alun kerajaan!" Ucap Raja Titan dengan keras.
"Baik Yang Mulia" Ucap pengawal itu, lalu mereka berjalan ke alun-alun kerajaan, dan saat mereka sudah sampai diperlihatkan banyak sekali Titan yang berkumpul di alun alun kota.
"Apakah aku akan menyelamatkan nya? Anak itu mempunyai bakat terpendam yang tidak dimiliki oleh para Titan itu dan aku ingin merekrut nya untuk membuat kekacauan di suatu saat nanti, tetapi aku akan melihat sampai akhir dari drama ini" Ucap Gilmer yang ada di atas langit alun-alun kerajaan.
"Dengan ini, Titan jadi jadian ini akan dieksekusi saat ini juga"
Lalu ada alat eksekusi yang mirip seperti Guillotine, remaja itu dibawa keluar dari sangkar yang mengurungnya oleh Titan yang berukuran 100 meter kurang dengan cara rambutnya dijambak dengan kedua jari dari Titan tersebut, Titan itu berjalan ke arah tempat eksekusi itu, saat sudah sampai di tempat eksekusi, kepala remaja itu di tahan oleh lubang bulatan dengan diameter 50 cm kurang, di detik-detik terakhir sebelum kepala remaja itu dipenggal, ada suara yang masuk ke dalam pikirannya.
"Hei, apakah kau ingin selamat dari eksekusi? dan apakah kau juga ingin balas dendam terhadap ras mu?" Ucap Gilmer dengan telepati nya kepada remaja yang akan dieksekusi.
"Ya, aku ingin selamat dan juga aku ingin membalaskan dendam ku" Ucap remaja itu dengan keras hingga terdengar oleh telinga Gilmer.
"Sesuai dengan perkataan mu" Setelah itu Gilmer bertelport kearah remaja yang akan dieksekusi, lalu tangan Gilmer terulur di tubuh Titan itu hingga mereka bertelport jauh dari pemukiman Titan.
Sementara itu, para Titan yang terkejut dengan suara dari remaja itu yang menyatakan balas dendam nya dan juga menghilang nya remaja itu, tersadar dari keterkejutan.
"Dimana Titan jadi jadian itu? Cari dia sampai dapat!" Ucap Raja Titan dengan keras.
__ADS_1
"Baik Yang Mulia" Ucap banyak pengawal raja Titan mulai mencari remaja yang akan dieksekusi mati.
Bersambung...