Assassin Yang Bereinkarnasi Menjadi Seorang Iblis

Assassin Yang Bereinkarnasi Menjadi Seorang Iblis
Bab 34-


__ADS_3

Perubahan wujud Godzilla membuat keadaan sekitar lebih berat.


Kedua nya saling menatap tajam. Jika bisa, tatapan tajam itu bisa membunuh makhluk beberapa kali.


Godzilla membuang senjata tombak di pundak kanan, ke arah laut.


Gilmer yang melihat itu reaksinya hanya biasa saja, seolah tidak apa-apa jika senjatanya dibuang begitu saja.


"Kau tidak mengambil senjata mu?" Tanya Godzilla sambil menaikkan salah satu alisnya.


"Tidak" Ucap Gilmer sambil tersenyum misterius.


Setelah selesai mengucapkan itu, tangan kiri Gilmer yang sedang memegang senjata pistol, mengubahnya menjadi kedua sabit.


Gilmer terbang melasat ke depan menuju Godzilla, tidak membiarkan monster yang bernama Godzilla itu berpikir.


Sambil melasat Gilmer membuat sihir berskala besar.


"Rain Chaos Lightning"


Langit yang semula hitam berubah menjadi lebih hitam legam, sehingga bisa menguatkan sihir petir nya Gilmer, dan di antara awan awan itu juga, ada banyak petir berwarna ungu yang merupakan sihir hujan petir nya Gilmer.


Petir itu turun bagaikan seperti hujan yang akan menyambar siapapun.


"Darkness Spears"


Tombak tombak berwana hitam legam muncul di atas langit, tombak itu hampir transparan dengan langit hitam, akibat dari sihir hujan petir nya Gilmer.


Godzilla yang melihat itu, dia melasat ke arah Gilmer, seolah tidak peduli dengan serangan nya Gilmer.


Kuku yang ada di kedua tangan Godzilla memanjang dengan corak warna hitam.


Tombak kegelapan melasat ke arah Godzilla, dan di atas langit juga. Ada petir yang berkumpul di antara awan, seolah menunggu waktu yang tepat untuk menyerang.


Ke-dua bilah sabit Gilmer ada api berwarna hitam di seluruh bilah nya.


Gilmer yang melihat jika Godzilla melasat ke arah nya sambil menghancurkan tombak kegelapan nya. Mengayunkan salah satu sabit nya dari bawah ke atas. Bilah api berwarna hitam itu melasat ke arah Godzilla.


Godzilla mengayunkan salah satu cakar nya dari ribuan tombak kegelapan yang dibuat oleh Gilmer.


TANG*


Bunyi seperti suara besi terdengar di tempat tersebut, dan masih banyak lagi suara besi yang terbentur.


Tombak kegelapan nya Gilmer hampir hancur setengah nya, dari total yang dikeluarkan oleh Gilmer.


Bilah api kegelapan hampir mengenai tubuhnya Godzilla, tetapi dengan cepat. Godzilla memutar balikkan tubuhnya dan mencakar bilah api kegelapan sampai mental


mengenai pertarungannya Bryant dan Kraken.


***


Di tempat pertarungan Bryant dan Kraken.


WUSH*


Di atas langit pertarungan Bryant dan Kraken, sesuatu berwarna hitam samar terlihat di atas pertarungan mereka berdua.


Cahaya berwarna hitam itu melasat ke arah tentakel nya Kraken. Lalu bilah sabit itu hampir memotong semua tentakel nya Kraken.


GROAR*

__ADS_1


"Gilmer?" Batin Bryant yang melihat cahaya berwarna hitam itu memotong tentakel nya Kraken.


Bryant tersadar dan mulai menyerang Kraken lebih brutal lagi


***


Kembali ke pertarungan nya Gilmer dan Godzilla.


"Bilah ku tidak mengenai nya, ya?" Gumam Gilmer yang melihat Godzilla menghancurkan tombak kegelapan nya.


"Teleport" Gilmer bertelport ke belakang nya Godzilla dan mengayunkan ke dua sabit nya ke leher Godzilla.


Godzilla yang merasakan kehadiran Gilmer, memutar balikkan tubuhnya dengan sangat cepat, dan menahan sabit Gilmer dengan kuku nya.


TANG*


Saat itu juga, Gilmer dan Godzilla saling beradu senjata mereka sendiri.


"Wind Scythe"


Bilah angin itu melasat ke arah Godzilla, tetapi Godzilla dengan mudah berhasil menghindari nya.


Tanpa disadari oleh Godzilla, Gilmer tiba-tiba tersenyum licik.


"Kemari lah" Batin Gilmer sambil tersenyum menyeringai.


Tiba-tiba di salah satu tempat, sebuah sabit yang tertancap di dasar laut melasat ke atas permukaan.


Sabit itu terus melasat dan melewati permukaan air laut. Terus melasat ke arah pertarungan Gilmer dan Godzilla.


Godzilla yang sedang sibuk dengan Gilmer tidak menyadari keberadaan sabit.


Walaupun jarak antara dirinya dan senjata nya cukup jauh, Gilmer masih bisa mengubahnya jika masih di jangkauan nya.


Gilmer tidak membiarkan Godzilla menyadari keberadaan ke-dua sabit nya, dan terus menyerang sambil membuat sihir.


"Freeze"


Tubuh Godzilla membeku, tidak sampai disitu Gilmer membuat sihir lagi.


"Pilar Of Fire"


Muncul simbol di bawah kaki Godzilla, lalu muncul pilar api berwarna hitam di simbol tersebut.


Sebelum pilar api itu mengenainya, Godzilla dengan cepat menciptakan barier yang kokoh, lebih kokoh dari sebelumnya.


Pilar api hitam itu mengenai tubuhnya Godzilla sehingga es yang membekukan tubuh Godzilla dengan cepat mencair. Dan Godzilla segera pergi dari tempatnya pilar api tersebut.


Godzilla melasat ke arah Gilmer dengan sangat cepat dan kuku tangan nya menjulur ke depan.


Godzilla yang sudah sampai di depan nya Gilmer, segera menusuk kuku tangan kirinya ke perut Gilmer.


Gilmer yang tidak menduga jika kejadian ini terjadi, segera mengubah senjatanya menjadi katana dan membuat sihir Barier.


Godzilla lebih menguatkan dorongan tangan kirinya sehingga Barier nya Gilmer sedikit retak, lalu secara perlahan retakan itu semakin lebar dan akhirnya hancur.


PYAR*


Bunyi suara seperti kaca yang hancur, dan Godzilla berhasil menusuk kuku nya ke perutnya Gilmer.


Gilmer mengayunkan katana nya dengan kejam saat Godzilla masih mempertahankan sihir Barier nya, dan sama seperti yang dialami oleh Gilmer. Barier nya Godzilla hancur oleh ayunan katana nya Gilmer.

__ADS_1


PYAR*


Katana nya Gilmer tertancap di pundak kanannya Godzilla saat berhasil menghancurkan sihir Barier nya Godzilla.


Ke-dua nya terus mendorong dengan senjata mereka masing-masing, tangan kirinya Gilmer menahan tangan kiri Godzilla yang sedang menusuk perut nya.


Sedangkan tangan kanan Godzilla juga menahan katana nya Gilmer yang ada di pundaknya.


Ada racun di kuku nya Godzilla sehingga memperparah keadaan nya Gilmer.


Gilmer yang dalam keadaan terpaksa, menyalurkan api kekacauan nya di bilah katana nya.


Bilah katana Gilmer tiba-tiba ada kobaran api, yang dengan ganas menyerang pundak nya Godzilla.


"Khuagh"


Ke-dua nya memuntahkan seteguk darah secara bersamaan.


WUSH*


Ke-dua sabit tadi sudah sampai di belakangnya Godzilla, dan menancap ke punggungnya Godzilla.


Lalu rantai yang terpasang di ke-dua sabit Gilmer, mencekik lehernya Godzilla.


Gilmer menyalurkan petir kekacauan ke ke-dua sabit nya dengan menggunakan jari tangan kirinya saat sudah berhasil menyentuh rantai yang mencekik leher nya Godzilla.


"Sekarang kau... Skakmat!" Ucap Gilmer menyeringai kejam.


"Dasar iblis gila... Khugah" Balas Godzilla yang menyeringai juga dan memuntahkan seteguk darah.


Tangan kiri Godzilla yang menusuk perut nya Gilmer tiba-tiba bercahaya.


Cahaya itu semakin lama semakin terang, dan membuat pandangan Gilmer terganggu.


Cahaya tersebut berubah menjadi sebuah laser sebesar kuku nya Godzilla.


Gilmer yang merasakan krisis hidup, segara membuat sihir lagi.


"Chaos Dragon Lightning"


Di atas awan, petir berkumpul di atas ke-dua nya, lalu secara perlahan ada mulut seperti naga timur yang turun ke bawah.


Semakin lama semakin terlihat wujud dari naga timur petir.


Naga timur tersebut dengan cepat turun ke bawah dan mengenai ke-dua.


Dan di saat itu juga pula, tangan kiri nya Godzilla yang menusuk perutnya Gilmer berubah menjadi laser putih kebiruan, dan menembus perut nya Gilmer.


BOMM*


Serangan mereka berdua terdengar oleh Feliks, Veranti dan Bryant yang sudah selesai mengalahkan ke-tiga monster mitologi tersebut.


Tubuh Gilmer berubah menjadi gosong, dan perut Gilmer berlubang cukup besar sampai tidak ada lagi daging yang terlihat dari lubang tersebut atau bisa disebut juga seperti sebuah 'donat'.


Keadaan nya Godzilla tidak jauh berbeda dengan keadaannya Gilmer. tubuh gosong akibat Sambaran naga timur petir nya Gilmer, dan pundak kanannya Godzilla yang hampir terlepas dari tubuhnya serta ada luka bakar di pundak kiri nya bekas tebasan katana Gilmer.


Tubuh ke-dua nya terjatuh ke bawah dan tercebur ke dalam laut sampai tidak lagi terlihat.


Saat itu juga langit dan laut yang semula kacau berubah menjadi kembali tenang.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2