
Di dalam dungeon tempat Gilmer berada, Gilmer yang bersemangat segara berlari ke arah para monster kuat itu, karena banyak nya para monster Gilmer melompat sambil tangan nya menyobek udara disekitar dan muncul senjata andalan Gilmer saat sebelum terkirim ke dunia Grantos, senjata itu adalah katana dengan corak yang indah dan terlihat sangat kuat serta kokoh dan ada satu senjata lagi yang keluar, itu adalah pistol Dessert Eagle tanpa amunisinya.
Setelah itu tangan Gilmer mengambil 2 senjata andalannya, tangan kanan nya memegang katana, dan tangan kiri nya memegang pistol Dessert Eagle.
Setelah itu tangan kiri Gilmer mengarahkan pistol nya itu ke arah para monster itu, Gilmer yang tidak mau membuang-buang waktu nya dengan mengisi amunisi pistol itu, akhirnya mengisikan mana nya untuk membuat peluru.
Setelah mana nya sudah terisi ke pistol itu, Gilmer menambahkan sihir api putih dan petir nya ke dalam mana nya itu.
Setelah itu, Gilmer menekan pelatuk pistol itu dan peluru itu melasat ke arah monster itu dengan kecepatan yang tidak bisa dilihat oleh mata walaupun jika mata seseorang itu sangat tajam.
SYUU*
BAMM*
Peluru itu mengenai kepala monster seperti badak dan kepala badak itu berlubang, perhatian para monster teralih ke asal suara tembakan itu.
Gilmer yang sedang melayang dengan bantuan mana nya kini melasat ke arah para monster itu dan tangan kanannya menebas katana nya dengan sihir kegelapan dan ruang.
"Dark Space Slash" Ucap Gilmer, lalu tebasan itu melasat ke arah para monster itu dan tiba tiba tebasan itu menghilang seolah apa yang dilihat adalah ilusi, tapi tak lama kemudian banyak monster yang anggota tubuh nya sudah terlepas dari tempat aslinya.
Setelah tubuh Gilmer menyentuh ke tanah, Gilmer menebas dan menembak para monster itu dengan tambahan sihir elemen nya.
satu atau dua serangan sihir Gilmer bisa membunuh 5 monster.
"Ice Meteor" Setelah Gilmer mengatakan itu muncul sebuah bongkahan es sebesar 1 km muncul di langit dan tiba-tiba bongkahan es itu turun ke arah para monster itu.
BAMM*
Banyak Monster yang terbunuh oleh 1 meteor es Gilmer, tapi para monster di depan Gilmer masih sangat banyak.
"Rain Chaos Lightning" Ucap Gilmer, setelah itu awan mendung dengan petir menyambar ke segala arah seluas 5 km lebih.
"Pillar Of Fire" setelah mengeluarkan sihir hujan petir, Gilmer mulai mencoba sihir baru nya dengan pilar api putih dengan diameter nya sepanjang 50 meter dan tinggi nya mencapai 500 meter.
"Ice Spike" Duri es muncul dan menembus ke arah para monster di sekitar nya, Gilmer mulai menebas dan menembak ke arah para monster yang ada disekitarnya.
Berbagai serangan sihir yang Gilmer lancarkan telah membunuh banyak monster, tapi masih banyak monster disekitar Gilmer.
"Sial, para monster ini tidak ada habis-habisnya, kalau begitu aku akan mencoba sihir baru, Black Hole"
Tangan kiri Gilmer terulur dan muncul mana yang sangat banyak yang berpusat di tangan kiri Gilmer, setelah itu Gilmer menambahkan sihir ruang, elemen kegelapan dan petir nya, setelah itu muncul bola berwarna hitam pekat yang ukurannya sebesar kelereng.
Setelah itu Gilmer dengan cepat melemparkan bola hitam itu ke arah kerumunan monster yang paling banyak, setelah melempar serangannya itu, Gilmer berlari menjauh dari bola hitam yang dilemparkan oleh nya, dan tak lama kemudian bola itu membesar sebesar 5 km dan ada hisapan yang sangat kuat di tempat monster itu, banyak monster yang terhisap ke lubang hitam itu.
__ADS_1
Setelah itu bola hitam itu menghilang yang tercipta kawah yang sangat besar dan dalam.
Dan disaat itu muncul monster Hydra yang meraung marah ke arah Gilmer, Gilmer yang kelelahan karena bertarung dengan para monster itu dan mana nya yang sudah mau habis, mencoba berdiri dengan benar.
ROARR*
Raungan dari sembilan kepala Hydra itu memekakkan telinga Gilmer hingga telinganya berdengung.
"Huh hah, sialan mana ku sudah mau habis, tapi masih saja ada monster" Umpat Gilmer yang nafasnya terengah-engah.
"Anak iblis, seperti nya kau sudah kehabisan mana ya?" Ucap Hydra dengan ke sembilan kepala nya.
"Berisik" Gilmer yang tidak mempunyai pilihan lagi, mulai bertarung hingga sampai mana nya habis.
"Apakah aku akan memakai api itu? Tapi jika aku memakai api itu bisa bisa tubuh yang akan terbakar duluan sebelum aku melancarkan ke Hydra itu" Batin Gilmer sambil menghindari serangan Hydra dan berpikir dengan ragu, api yang dimaksud adalah api kekacauan.
"Tidak, aku akan berusaha untuk tidak menggunakan api itu" Ucap Gilmer yang sudah menetapkan keputusan nya.
Lalu serangan Hydra mengenai tubuh Gilmer dengan telak sampai tubuhnya terlempar sejauh 50 meter lebih.
"Menyerah saja kepadaku anak iblis, kau bisa menjadi nutrisi ku, hahaha" Tawa kesembilan Hydra itu.
"Cih, aku terlalu banyak berpikir" Setelah itu Gilmer berdiri dan maju ke arah Hydra itu.
Gilmer mengangkat tangan kirinya yang masih memegang pistol Dessert Eagle, lalu Gilmer memasukkan mana nya ke pistol itu dengan tambahan sihir ruang dan elemen es nya, setelah selesai Gilmer mengarahkan nya ke tubuh Hydra itu.
Hydra yang melihat Gilmer melakukan sesuatu yang mencurigakan mulai merasakan firasat buruk dan dia mulai terbang dengan cepat ke atas hingga Gilmer tidak melihat Hydra itu, tetapi tak lama kemudian muncul serangan Hydra dengan sihir air yang mengarah ke Gilmer.
Gilmer mulai menekan pelatuk nya dan.
SYUU*
Peluru itu meluncur ke arah serangan Hydra itu dan setelah peluru itu sudah dekat, sihir air yang dilancarkan oleh Hydra terbeku dan menghilang seolah dihisap oleh peluru Gilmer itu.
"Gawat aku tidak bisa menghindar" Ucap Hydra itu.
Peluru itu masih melasat ke arah Hydra itu dan peluru itu mengenai sayap Hydra hingga sayap nya terbeku dan menghilang.
Tubuh Hydra yang besar terjatuh dari langit dan meluncur ke bawah dengan sangat cepat.
BOMM*
Saat Tubuh Hydra sudah di tanah, Gilmer bertelport ke arah tubuh Hydra itu, Gilmer yang sudah ada di atas kepala salah satu Hydra itu mulai menebaskan katana nya ke kepala Hydra itu dengan seluruh mana nya yang tersisa dan menambahkan elemen yang dimiliki nya, saat sudah selesai menambahkan nya.
__ADS_1
"Full Chaos Attack"
SLASH*
Gilmer menebaskan katana nya secara vertikal dan mana yang disekitar menjadi kacau, dan saat itu pula waktu seperti berhenti hingga serangan itu mengenai seluruh kepala Hydra itu.
Tetapi masih ada 1 kepala Hydra yang masih tersisa.
"ROARR, sialan kau anak iblis, lihat saja setelah aku beregenerasi, aku akan menyiksa kau" Ucapan kemarahan Hydra membuat telinga Gilmer sakit.
"Sial, apakah aku akan menggunakan Api Kekacauan?" Sebelum Gilmer selesai dengan pikiran nya Hydra itu meraung marah hingga Gilmer melompat mundur dari tubuh Hydra itu.
Lalu ada sebuah ide dipikiran Gilmer, Gilmer mencoba memakai sihir ruang nya dengan tambahan elemen listrik dan kegelapan.
"Untung saja aku tadi berpikir ulang sebelum menebas ke arah Hydra itu dan aku menyisakan sedikit mana ku jika Hydra itu belum mati dengan serangan ku yang tadi, jika Hydra itu bisa beregenerasi maka aku akan membuat sihir penghisap mana yang bisa meregenerasi mana ku"
Lalu mana disekitar Gilmer mulai memasuki ke tubuh Gilmer dengan kecepatan tak masuk akal hingga tempat itu tidak ada mana lagi.
"Baiklah, mari kita lanjut ke ronde 2 nya" Ucap Gilmer yang mana nya sudah kembali terisi penuh, dan setelah ucapan Gilmer selesai kepala Hydra sudah beregenerasi menjadi 9 kepala.
Hydra yang melihat jika kondisi Gilmer kembali pulih seperti semula, mulai meraung marah dan benci ke arah Gilmer.
Gilmer mulai terbang dengan mana nya dan melasat ke arah Hydra itu, sedangkan Hydra yang melihat kalau Gilmer terbang ke arah nya juga ikutan terbang.
"Matilah untuk ku anak iblis" Ucap Hydra sambil terbang melasat ke arah Gilmer.
Mereka bertarung di atas langit dan setelah puluhan menit kemudian ada tubuh yang besar jatuh ke arah tanah, tubuh yang terjatuh adalah Hydra, dan di atas langit juga ada tubuh yang melesat ke bawah dengan cepat.
"Dengan ini berakhir sudah, dasar monster merepotkan" Ucap Gilmer, lalu Gilmer kembali menyerang dengan lima puluh persen dari kekuatan nya itu.
"Sword Slash Chaos"
Setelah itu 9 kepala Hydra itu tertebas oleh tebasan Gilmer.
"Huh, aku lelah sekali, setelah ini aku ingin beristirahat dengan puas!" Ucap Gilmer yang kelelahan.
Sebelum Gilmer ingin istirahat, Gilmer menyimpan semua tubuh monster yang telah dibunuh oleh nya termasuk Hydra itu.
"Baiklah, aku akan beristirahat di bawah pohon itu saja"
Setelah itu Gilmer berjalan ke arah pohon besar itu yang tidak mempunyai daun sedikitpun dan Gilmer melompat ke dahan pohon itu, setelah itu Gilmer beristirahat di dahan pohon itu, dan tak lama kemudian Gilmer tertidur dengan pulas di dahan pohon itu.
Sebelum Gilmer tertidur dia menciptakan sihir ilusi yang menyebabkan tidak ada pohon di tempat itu.
__ADS_1
Bersambung...