Assassin Yang Bereinkarnasi Menjadi Seorang Iblis

Assassin Yang Bereinkarnasi Menjadi Seorang Iblis
Bab 29- Masa Lalu Feliks Dan Veranti I


__ADS_3

"Kalau begitu, ceritakan lah masa lalu kalian, maka aku pasti akan membantu balas dendam kalian" Ucap Gilmer yang tiduran terlentang di tubuh Bryant.


"Baiklah, kejadian itu bermula saat aku dan


istriku..."


...❲Flashback❳...


Ada sebuah rumah sederhana di ladang yang luas dan tenang.


Dan di dalam rumah sederhana ada 3 sosok, yaitu satu laki-laki yang sangat tampan melebihi pangeran di suatu kerajaan ras Elf dan dua perempuan yang sangat cantik jelita yang tidak kalah juga dengan satu laki-laki yang ada di samping mereka berdua.


Mereka bertiga sedang berbicara secara harmonis sambil memakan makanan di meja makan.


"Ayah, ayah apakah kita akan pergi berpetualang?" Ucap satu perempuan dengan suara imutnya ditambah perawakannya seperti anak kecil dengan mata yang berbinar-binar.


"Emm, mari ayah pikirkan terlebih dahulu" Ucap laki-laki itu sambil memegang dagunya dengan tangan kanan.


"kita tidak berpetualang, diluar sana sangat berbahaya" Ucap laki-laki itu setelah berpikir


Saat ucapan laki-laki itu selesai, mata berbinar dari anak itu meredup dengan kepala yang tertunduk seperti ingin menangis.


"Sayang, jangan membuat anak kita menangis! Dengan kata kata mu yang terbilang sedikit kejam terhadap anak kita" Lalu ada suara merdu dari satu perempuan yang lain lagi, dengan mata nya yang tajam mengarah ke laki-laki tadi yang berbicara.


"A-ahaha... aku tadi hanya bercanda saja sayang, iya kan Valencia?" Ucap laki-laki tadi dengan mata yang mengisyaratkan sesuatu kepada anaknya dan suara yang seperti ketakutan terhadap istrinya.


Lalu gadis tersebut mendongakkan kepalanya dan melihat laki-laki tadi.


"Ayah bohong, ibu lihat lah ayah!" Ucap gadis itu dengan mata yang pura-pura seperti ingin menangis, sambil menunjuk ayah nya dengan tangan kanannya dan melihat ke arah perempuan atau bisa dibilang ibunya.


"Sayang nanti malam tidak akan ada jatah bagi kamu" Ucap ibu dari gadis itu sambil menghabiskan semua makanan yang ada di meja makan dan pergi dari meja makan.


"Tunggu dulu sayang, aku tadi hanya bercanda" Setelah ucapan laki-laki tadi selesai, laki-laki itu beranjak dari meja makan dan meninggalkan gadis tadi yang terbengong.


"Maafkan aku ayah, semoga engkau tidak tidur di luar ruangan" Batin gadis itu sambil kedua tangan nya merapat seperti meminta ampunan.


Ya, ketiga sosok itu adalah Feliks si Phoenix yang Gilmer lawan dalam wujud manusianya dan Veranti si Gagak Emas Berkaki Tiga yang dilawan oleh Bryant dalam wujud manusianya juga.


Dan satu gadis tadi adalah Valencia anak dari Feliks dan Veranti, mereka bertiga hidup dengan tenang tanpa ada seseorang selain mereka bertiga tinggal di tempat tersebut.


Keesokan harinya.

__ADS_1


Mereka bertiga berkumpul di ruangan keluarga, lalu Veranti berbicara.


"*Valencia, kali ini kita akan berpetualang mengelilingi dunia ini"


"Dunia ini? Apakah maksud ibu ada dunia lain*?"


Lalu kedua mata mereka berdua terkejut, lalu tak lama kemudian keterkejutan mereka berdua menghilang diganti oleh rasa penasaran mereka berdua.


"Valencia, apakah kamu tahu sesuatu tentang itu?" Tanya Feliks dengan penasaran.


"Ohh, apakah itu benar? Apakah kita akan menjelajahi dunia lain?" Tanya Valencia dengan mata yang berbinar sampai Feliks melihat ada bintang bintang yang sedang mengelilingi kedua mata Valencia.


Lalu Feliks dan Veranti saling memandang, lalu mereka berdua menganggukkan kedua kepala mereka secara bersamaan.


"Emm, memang benar ada dunia lain, tetapi kita hanya menjelajahi dunia ini saja" Ucap Veranti mengelus rambut Valencia yang berwarna emas mewarisi rambutnya Veranti.


"Ehh kenapa kita hanya menjelajahi dunia ini saja?" Tanya Valencia dengan sedikit kekecewaan.


"Valencia tidak perlu merasa kecewa, nanti saat kamu sudah dewasa kita pasti akan menjelajahi berbagai dunia, dan sekarang kita akan menjelajahi dunia ini terlebih dahulu" Ucap Feliks sambil tersenyum lembut.


"Janji?" Lalu Valencia mengulurkan jari kelingking nya kepada Feliks dan Veranti.


"Emm, kami berjanji loh" Ucap Feliks dan Veranti secara bersamaan.


Lalu Feliks dan Veranti saling memandang kemudian mereka berdua tersenyum lembut melihat anak mereka kembali ceria.


Saat mereka berdua ingin keluar, suara Valencia berteriak ketakutan di luar rumah sederhana mereka.


Saat Feliks dan Veranti mendengar teriakan ketakutan Valencia, mereka berdua bergegas keluar ruangan.


"Valencia apa yang terjadi?" Ucap Veranti khawatir.


Lalu saat mereka berdua benar-benar keluar dari rumah, mereka bertiga melihat ada banyak sekali burung yang sangat besar sedang mengarah mereka dengan ada bola api yang melasat ke arah mereka.


"Veranti cepat bawa Valencia!" Ucap Feliks merubah wujudnya menjadi seekor Phoenix yang sangat besar dan melindungi mereka berdua dari serangan api para burung itu dengan hanya bermodalkan tubuh nya saja.


"Tidak, kau bagaimana sayang?" Ucap Veranti dengan suara yang cemas.


"Kita tidak punya waktu, kau harus cepat pergi membawa Valencia! Biar aku saja yang melawan para Phoenix dan Gagak Emas Berkaki Tiga itu" Ucap Feliks yang menahan serangan bola api Phoenix dan Gagak Emas Berkaki Tiga.


Veranti hanya menggigit bibirnya saja dan terpaksa merubah wujudnya menjadi seekor Gagak Emas Berkaki Tiga.

__ADS_1


"Berjanjilah untuk kembali dan berkumpul lagi bersama" Ucap Veranti dalam wujud Gagak Emas Berkaki Tiga lalu mulai terbang


Veranti membawa Valencia dengan memasukkan tubuh kecil Valencia di dalam paruhnya itu.


"Aku tidak tahu apakah aku akan kembali bersama kalian atau tidak" Ucap Feliks melihat ke arah terbang nya Veranti.


Lalu Feliks terbang menghampiri para Phoenix dan Gagak itu.


"Untuk apa kalian semua menyerang rumah ku?" Ucap Feliks menatap tajam para burung itu yang ada dihadapannya.


Lalu salah satu dari para burung itu maju ke depan dan berbicara.


"Minggir lah Feliks, kami ingin membawa Valencia anak mu itu" Ucap Phoenix itu dengan suara yang melengking.


"Tidak akan aku biarkan" Lalu Feliks mulai menyerang para burung itu dengan kekuatan penuhnya, tidak menahan diri.


"Hmph, kau hanya sendirian, kalian semua tidak perlu menahan diri, serang burung tak tahu diri itu!"


Lalu kedua belah pihak saling menyerang, walaupun Feliks hanya seorang diri, tetapi dia berhasil mendominasi di pertarungan udara itu.


Feliks berhasil membunuh beberapa Gagak Emas Berkaki Tiga dengan api nya yang sangat panas yang mungkin mencapai 1.000.000° celcius.


Lalu ada serangan mendadak yang mengenai punggung belakang nya sampai Feliks terjatuh ke tanah.


"Kau tidak bisa berbuat seenaknya saja Feliks, biarkan kami lewat untuk mengambil anakmu dan aku akan melepaskan mu dan istri mu itu yang sedang membawa anak mu" Ucap Gagak Emas Berkaki Tiga yang besar nya mencapai 500 meter.


"Apa yang dikatakan Gagak di samping ku ini memang benar sebaiknya menyerah saja Feliks" Ucap Phoenix tadi yang berbicara dengan Feliks.


Lalu Feliks kembali terbang menghalangi para burung itu untuk mengejar Veranti.


"Jika kalian ingin mengambil anakku langkahi terlebih dahulu mayat ku ini"


"Domain Fire Phoenix: Infinity Fire"


Lalu tempat mereka berubah menjadi tempat yang seluruhnya api semua, suhu api disekitar bisa mencapai 1.000.000° celcius, ditambah domain nya Feliks bisa membuat pengguna nya menaikkan suhu api nya sampai 15.000.000° celcius.


"Selamat datang di domain ku, wahai para pendatang"


Bersambung...


...****************...

__ADS_1


LIKE DAN KOMEN NYA AGAR AUTHOR SEMANGAT MEMBUAT CHAPTER BARU UNTUK NOVEL INI.


__ADS_2