Balas Dendam Wanita Yang Dianggap Lemah

Balas Dendam Wanita Yang Dianggap Lemah
Memutus Hubungan


__ADS_3

Zack mengerutkan dahinya melihat pemandangan Presdir dan sekretarisnya itu.


“Hati-hati, ya. Panas.” ucap Novan.


“Aw! Panas sekali!” Anna terkejut saat memegang gelas papercup kopi.


“Kan. Sudah aku bilang.” balas Novan.


“Ehem! Hem! Uhukk! Ehem! Aduh, maaf. Tenggorokanku ini. Ehem!” Zack berdehem.


Hatiku lebih panas melihat kaliam bermesraan ketimbang kopi itu. batin Zack.


“Thank you!” ucap Anna.


Novan kembali keluar setelah mengantarkan kopi untuk Anna.


“Dirut Zack, lanjutkan.” ucap Anna.


“Oh, ya. Baik. Perusahaan kedua, Samindo Co yang bersedia berinvestasi secara besar-besaran untuk peluncuran game baru. Jika sesuai rencana, Samindo Co akan berinvestasi sebesar 22 milyar untuk game baru yang akan kami rilis minggu depan.” ucap Zack.


“Benarkah?” tanya Anna.


“Iya dan karena Samindo Co berpusat di Milan, penandatanganan kontrak investasi juga akan dilakukan di sana. Sebelum itu Samindo Co juga ingin bertemu dengan tim pengembang game baru.” jawab Zack.


“Baiklah. Persiapkan tim pengembang untuk pergi ke Milan. Saya dan Sekretaris Novan—” ucap Anna terhenti.


“Dirut Zack juga akan ke sana. Kita bertiga dan tim pengembang.” sambung Anna.


“Baik, Presdir Anna. Lalu yang ketiga, untuk peluncuran game ini kami berniat mengajak boyband BT* untuk berkolaborasi dengan menghadirkan karakter permanen, pengisi suara, dan koleksi merchandise.” ucap Zack.


“Ide bagus. Karena boyband ternama nomor 1 di dunia, apakah sudah mengetahui bayarannya?” tanya Anna.


“50 Miliar. Sedangkan jika setuju, Samindo Co akan berinvestasi sebesar 22 Miliar.” jawab Zack.


“Sokongan dana dari OneTech Group? OneTech Group sepakat memberikan 250 Miliar untuk GR8 Holdings.” balas Anna.


“Dari OneTech Group, setelah dibagi-bagi ke kebutuhan lain, untuk game baru ini hanya mendapat 8 Miliar. Jadi, untuk bayaran kolaborasi dengan boyband BT* masih kurang 20 Miliar dan belum termasuk dengan pengeluaran lain untuk pengembangan game.” ucap Zack.


“Dari 250 Miliar, untuk proyek game ini hanya kebagian 8 Miliar saja?” tanya Anna.


“Iya. Direktur Keuangan yang telah membagikannya.” jawab Zack.

__ADS_1


Anna bangkit berdiri menuju meja kerjanya. Kemudian tangannya meraih gagang telepon yang berada di ujung meja. “Sekretaris Novan, panggil Direktur Warren Smith untuk datang ke ruanganku segera dan minta bawakan rancangan alokasi anggaran.” ucap Anna di telepon.


“Baik, Presdir Anna.”


Beberapa menit kemudian, Warren tiba di ruangan Anna setelah mendapat panggilan dari Novan. Setibanya di ruangan Anna, Warren sedikit terkejut saat melihat Zack sudah ada di sana bersama Anna.


“Presdir Anna, saya bawakan yang Presdir Anna minta.” ucap Warren.


“Silahkan duduk, Warren.” Anna mempersilahkan Warren untuk duduk bergabung bersama mereka.


Warren pun duduk berhadapan dengan Zack.


Anna melihat dokumen rancangan alokasi anggaran yang diberikan Warren.


“Kenapa projek game yang baru ini hanya mendapat 8 Miliar? Sedangkan untuk pembiayaan utang perusahaan sebesar 120 Miliar. Memangnya utang perusahaan sebanyak itu?” tanya Anna.


“Untuk utang jangka pendek memang sebesar itu, Presdir Anna. Untuk rincian utangnya ada di halaman berikutnya, Presdir.” jawab Warren.


Anna membalik ke halaman berikutnya dan melihat rincian utang apa saja hingga 120 Miliar. Ada satu utang yang mencuri perhatian Anna.


Utang terhadap Gemilang Group : 70 Miliar


Anna tahu, Gemilang Group adalah perusahaan milik ayah dari mantan istri Zack, yaitu Callista.


“Perjanjian dalam kontrak yang berisi bahwa GR8 Holdings harus mentransfer dana untuk Gemilang Group sebanyak 84 Miliar yang dibayarkan dalam jangka waktu 12 bulan. Dan GR8 Holdings baru membayar 2 bulan.” jawab Warren.


Lagi-lagi Anna tersenyum sinis. “Bagaimana kalau kita membatalkan perjanjian ini? Berapa kompensasi yang harus kita bayar? Toh, pihak kita sudah digugat cerai setelah skandal yang membuat GR8 Holdings nyaris bangkrut jika tidak ada OneTech Group.” balas Anna.


“Jika ingin membatalkan perjanjian, kita harus membayar kompensasi sebesar 40 Miliar, Presdir.” ucap Warren.


“Lebih murah membayar kompensasi daripada membayar utang. Batalkan saja perjanjiannya dan langsung bayarkan 40 Miliar kepada Gemilang Group. Setelah itu akhiri hubungan kerjasama apapun dengan Gemilang Group.” balas Anna.


“Maksud Presdir Anna, memutus hubungan dengan Gemilang Group?” tanya Warren.


“Dengan menggugat cerai Dirut Zack, bukankah itu sebagai bentuk memutus hubungan?” balas Anna.


“Namun proses perceraian belum benar-benar berakhir. Bukankah begitu, Dirut Zack?” tanya Warren.


“Hmm.. masalah itu..” Zack berbicara terbata-bata.


“Apakah masih ada kemungkinan untuk rujuk kembali?” tanya Anna.

__ADS_1


“Tidak, Presdir Anna.” jawab Zack.


“Baiklah. Berarti lagi tidak ada masalah lagi jika GR8 Holdings memutus hubungan dengan Gemilang Group. Setelah itu, sisanya 30 Miliar alokasikan ke proyek game baru yang akan dirilis.” ucap Anna.


“Baik, Presdir Anna.” balas Warren.


“Dirut Zack, berapa total seluruh anggaran yang dibutuhkan untuk proyek game baru?” tanya Anna.


“Sekitar 75 Miliar, Presdir Anna. Sedangkan kita baru memiliki 38 Miliar dari dana perusahaan sendiri, ditambah 22 Miliar jika Samindo Co setuju berinvestasi.” jawab Zack.


“Masih kurang 15 Miliar, ya..” ucap Anna.


“Mungkin kita bisa mendapatkannya dari investor.” sahut Warren.


“Namun, mengingat kondisi GR8 Holdings sekarang, saya yakin investor ragu untuk menambah jumlah investasinya di GR8 Holdings.” balas Zack.


“Meminjam uang kepada bank atau perusahaan hanya akan menambah jumlah utang perusahaan.” sahut Warren.


“Dirut Zack, seberapa besar tingkat keberhasilan game ini ketika diluncurkan nanti?” tanya Anna.


“Melihat kami berkolaborasi dengan boyband dengan jumlah fans terbanyak di dunia, kami yakin 90% game ini akan memiliki banyak penggunanya. Dan menurut prediksi tim riset dan pengembangan, perusahaan akan meraup keuntungan 5 kali lipat.” jawab Zack.


“Baiklah. Jadwalkan tim perusahaan Hi-Mobile datang berkunjung ke GR8 Holdings lalu setelah itu jadwalkan pertemuan dengan Samindo Co di Milan.” ucap Anna.


“Bagaimana mengenai dana 15 Miliar yang masih kurang, Presdir?” tanya Warren.


“Saya akan mencari cara. Kalian boleh pulang sekarang.” jawab Anna.


“Baiklah, Presdir Anna. Saya permisi.” ucap Warren.


“Saya juga permisi dulu.” sahut Zack.


Warren dan Zack keluar dari ruangan Anna. Setelah itu giliran Novan yang masuk ke dalam ruangan Anna.


“Presdir Anna, saya ingin melaporkan siapa yang telah menyebarkan skandal Warren tadi pagi.” ucap Novan seraya memberikan sebuah clipboard.


“Siapa yang menyebarkan?” tanya Anna.


Bersambung...


Halo semuanya. Terima kasih sudah membaca novel ini. Jangan lupa berikan dukunganmu kepada Author dengan memberikan: like, tips, komentar, dan hadiah vote. Tambahkan novel ini ke favorite kamu agar mengetahui up episode terbaru.

__ADS_1


Bantu novel ini masuk ke ranking dengan memberikan like dan komentar agar novel ini semakin dikenal banyak orang🤗❤️ Terima Kasih


__ADS_2