Balas Dendam Wanita Yang Dianggap Lemah

Balas Dendam Wanita Yang Dianggap Lemah
Benalu


__ADS_3

halo semua, maaf bgt author baru bisa up utk melanjutkan ceritanya krn real life author udah back to normal, udah ga kerja dari rumah lg jd waktu author tersita bnyak di kantor :( smoga kalian masih inget dan terus suka sm ceritanya Anna yaa 😊😊


...****************...


Novan mengangguk. “Baiklah. Aku akan menghubungi pihak bank. Kapan waktu yang kamu inginkan?”


“Sekarang. Supaya Mary Jo terkejut saat pulang bekerja melihat rumahnya yang telah disita dan Zack yang akan tiba di Jakarta besok.” ucap Anna.


“Baiklah.” balas Novan.


...****************...


“Apa-apaan ini?! Disita? Siapa yang berani memasang ini di rumah anakku?!” Mary terkejut saat turun dari mobil dan mendapati gerbang rumah Zack terkunci oleh rantai. Dia tidak dapat membuka gerbang rumah. Mary memanggil satpam di rumahnya, namun sekeras apapun suaranya, tidak seorangpun satpam yang terlihat.


Mary segera menelepon Zack namun Zack mematikan ponselnya karena sedang berada di pesawat menuju ke Jakarta.


“Aduh! Zack sedang di pesawat. Bagaimana ini?!” Mary segera masuk kembali ke mobil dan pergi menuju bank yang menyita rumah Zack.


“Anak ibu, Zachary Smith telah menjadikan aset rumahnya sebagai penjamin atas utangnya sebesar 30 Miliar. Namun kami mengetahui kalau Zachary Smith masuk ke dalam kriteria tidak mampu lagi untuk melunasi utangnya karena mendapat pengurangan gaji di tempat yang bersangkutan bekerja.” ucap pegawai di bank.


“Utang? 30 Miliar?” Mary terkejut setengah mati.


“Iya. Utang atas tuntutan kerugian imaterial yang diajukan dari GR8 Holdings.”


Apa?! Semua ini perbuatannya Anna! Dia pasti sengaja menjungkir balikkan kehidupan aku dan Zack! Sekarang aku mau tinggal dimana coba?! Aduh! Mana Zack tidak dapat dihubungi pula! batin Mary.


Aku harus kemana sekarang?! Mary mengacak-acakkan rambutnya.


Akhirnya, terpikirlah sebuah tempat di kepala Mary. Yaitu kediaman mertuanya sendiri, Zeruel Smith.


...****************...


“Apa?! Zack menjaminkan rumah pemberianku ke bank?!” Zeruel terkejut mendengar pernyataan dari Mary.


“George! George!” Zeruel memanggil nama asisten pribadinya.


“Iya, Presdir.”


“Selidiki apa yang terjadi pada Zack. Mengapa dia menjaminkan rumah pemberianku.” ucap Zeruel memberikan titah.


“Baik, Presdir.” George keluar setelah mengerti apa yang harus dia lakukan.


Sementara Zeruel dan Mary masih berada di ruang tengah.


“Kita tunggu sampai Zack tiba di Jakarta.” ucap Zeruel.


“Bolehkah kalau aku tinggal disini sampai Zack tiba?” tanya Mary.


Meski sejuta amarah berkumpul di dalam dadanya, Zeruel tetap memperbolehkan Mary untuk tinggal di rumahnya. Bagaimanapun juga, Mary adalah ibu kandung dari cucunya sendiri.


Beberapa menit kemudian, George datang dan berbisik sesuatu kepada Zeruel.


“Zack menjaminkan rumah kepada bank untuk utang sebesar 25 Miliar atas gugatan yang dilayangkan GR8 Holdings karena skandal bu Mary yang merugikan perusahaan. Gugatan itu dilayangkan sesaat setelah Anna menjadi CEO.” bisik George.


Mata Zeruel kian bergetar. Pertama, dia terkejut karena GR8 Holdings melayangkan gugatan terhadap Mary dan yang kedua, dia terkejut saat mengetahui bahwa Anna yang menggugatnya.


Lama-kelamaan Mary seperti benalu untuk cucuku, Zack. batin Zeruel.


“Atur pertemuanku dengan Eddison Gartner besok.” Zeruel memberikan perintah lagi untuk George.

__ADS_1


“Baik, Presdir.” George pun kembali pergi.


“Pa, Papa kenapa ingin bertemu dengan Eddison Gartner? Jangan bilang... Papa mau minta bantuan dari Eddison?” tanya Mary.


“Kamu tahu kenapa Zack menjaminkan rumah pemberianku yang seharga 25 Miliar itu?” Zeruel bertanya balik.


“Tahu, Pa.” jawab Mary.


“Sebaiknya kamu berkaca diri. Kesusahan yang dialami Zack sekarang, tidak lepas dari perbuatanmu.” ucap Zeruel lalu meninggalkan Mary di ruang tengah.


Perbuatanku? Ini semua perbuatan Anna! Semua orang tidak tahu saja betapa liciknya dia itu! batin Mary.


...****************...


07.30


Kediaman Ed-Gartner


“Selamat pagi, Anna.” sapa Ed di ruang tengah seraya membaca koran.


“Selamat pagi, Papa.” balas Anna.


“Ayo, sarapan dulu.” ucap Ed.


“Nanti siang Papa akan bertemu dengan Zeruel Smith.” ucap Ed di tengah menyantap makanan bersama Anna.


Apa Papa sudah mendengar apa yang telah aku lakukan? Apa Novan membocorkannya ke Papa? batin Anna.


“Oh, ya.. ada apa? Tiba-tiba sekali..” ucap Anna.


“Tidak tahu. Tidak ada masalah di perusahaan, ’kan?” tanya Ed.


“Baiklah. Papa percayakan GR8 Holdings di tanganmu.” ucap Ed.


“Pa..” Anna memanggil.


“Iya?”


“Hmm.. jika Kakeknya Zack membutuhkan sesuatu, apa Papa akan memberikannya?” tanya Anna.


“Membutuhkan sesuatu? Seperti apa dulu?” Ed bertanya balik.


“Meminta bantuan.. finansial misalnya?” ucap Anna.


“Papa akan bertanya untuk kepentingan apa, berapa banyak—”


“Tidak perlu.” Anna menyela kalimat Ed.


“Papa dan Kakeknya Zack ’kan bukan rekan bisnis. Papa tidak perlu memberikan bantuan apapun padanya.” tambah Anna.


“Benar juga. Tapi kalau kita mempunyai uang lebih?” balas Ed.


“Kalau Zack meminta bantuan dariku, dan aku membantunya, memangnya Papa rela?” tanya Anna.


“Hm, tunggu. Kamu seolah sudah tahu maksud Zeruel Smith yang ingin bertemu dengan Papa..?” ucap Ed.


“Eh sepertinya aku sudah terlambat. Aku pergi dulu, ya, Pa!” Anna bangkit berdiri dari meja makan dan pergi keluar rumah.


“Hm, biasa bilangnya CEO tidak apa-apa jika datang terlambat.” Ed menggeleng-gelengkan kepalanya.

__ADS_1


“Bagaimana? Semuanya aman, ’kan?” tanya Ed kepada Novan. Ed mengantarkan Anna hingga masuk ke dalam mobil.


“Aman, Tuan.” jawab Novan.


“Kakeknya Zack mengajakku bertemu tanpa menjelaskan maksud dan tujuannya. Apa Anna habis berbuat sesuatu?” tanya Ed.


“Tidak, Tuan. Tidak ada yang Anna lakukan.” jawab Novan.


Ed mengangguk lega. “Kapan Zack dan rombongan tiba di Jakarta?” tanyanya kemudian.


“Jika tidak delay, jam 9 pagi ini seharusnya sudah tiba.” jawab Novan.


“Awasi Zack dan Anna terus.” Ed memberikan perintah secara rahasia kepada Novan.


“Baik, Tuan.” ucap Novan. Novan lalu masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi pengemudi, sementara Anna duduk di belakangnya.


Anna pun tersenyum saat Novan masuk ke dalam mobil. Hal itu disebabkan karena akhirnya Novan berpihak padanya. Anna diam-diam menurunkan kaca jendela mobilnya saat Ed dan Novan berbincang singkat di luar. Hal itu Anna lakukan tanpa mereka sadari.


Dan setelah menguping pembicaraan mereka, Anna menyimpulkan bahwa Novan telah berada di pihaknya. Novan mulai menyembunyikan sesuatu dari tuannya atas permintaan Anna.


“Kenapa? Kenapa senyum-senyum seperti itu?” tanya Novan.


“Tidak. Tidak apa-apa.” jawab Anna yang masih tersenyum.


...****************...


Jam 10.00


GR8 Holdings.


Anna bekerja dengan tenang di ruangannya, memeriksa segala jenis dokumen; kontrak kerjasama, proposal rencana, perilisan game yang akan dilangsungkan besok. Hingga ketenangan Anna pun buyar kala mendengar keributan dari luar ruangannya.


“Maaf, Anda tidak bisa sembarangan masuk ke ruangan CEO.”


“Kalau begitu, suruh dia keluar! Panggil bosmu itu!”


“Mohon jangan membuat keributan. Silahkan kembali.”


“Saya tidak akan kembali kalau bosmu belum keluar! Panggil dia!”


Berhasil membuatnya penasaran, Anna pun beranjak dari kursinya dan berjalan keluar dari ruangannya.


“Wanita j*l*ng! Akhirnya keluar juga kamu, ya! Kemari kamu!”


Dan tidak lain tidak bukan, yang membuat keributan adalah Mary, Mamanya Zack. Dia seperti sudah siap menerkam Anna jika Novan tidak bersusah payah menahan Mary.


Anna memasang wajah penuh pertanyaan saat wajahnya bertemu dengan wajah Novan. Sementara dari wajah Novan, Anna mendapatkan sebuah kode yang menyuruhnya kembali masuk ke ruangannya.


Alih-alih masuk ke ruangannya, Anna justru berjalan mendekati Mary.


“Presdir Anna?!” Novan bingung.


“Mari bicara menggunakan etika dan tata krama. Anda seharusnya bisa, ’kan?” ucap Anna kepada Mary.


Bersambung...


Halo semuanya. Terima kasih sudah membaca novel ini. Jangan lupa berikan dukunganmu kepada Author dengan memberikan: like, tips, komentar, dan hadiah vote. Tambahkan novel ini ke favorite kamu agar mengetahui up episode terbaru.


Bantu novel ini masuk ke ranking dengan memberikan like dan komentar agar novel ini semakin dikenal banyak orang🤗❤️ Terima Kasih

__ADS_1


__ADS_2