Balas Dendam Wanita Yang Dianggap Lemah

Balas Dendam Wanita Yang Dianggap Lemah
Melumpuhkan


__ADS_3

Ketika rapat telah selesai...


Seperti biasa, Zack menjadi orang yang terakhir yang pergi meninggalkan ruangan Anna. Dia sengaja mencuri kesempatan, menunggu semua tim keluar dari ruangan Anna, menyisakan dirinya berdua saja dengan Anna.


“Anna..” panggil Zack.


“Kamu tidak melupakan apa yang terjadi saat kita di Milan, ’kan?” tanya Zack kemudian.


“Tenang, aku tidak lupa.” jawab Anna.


“Tapi kita harus berjaga jarak. Novan sengaja dijadikan sekretarisku oleh Papa untuk mengawasi kita.” tambah Anna.


“Kamu yakin?” tanya Zack.


“Soal apa?”


“Kita harus berjaga jarak karena Novan. Bukan karena keinginanmu sendiri, ’kan?” ucap Zack.


Anna tak bergeming. Dia tidak bisa mengabaikan sebuah fakta bahwa dirinya dan Zack pernah bersama selama 6 tahun dan karena itulah, tidak ada yang mengenal dirinya sebaik Zack. Zack telah mengenal Anna luar dalam. Apapun ekspresi wajah Anna maupun tidak berekspresi, Zack dapat membaca artinya.


Dan memang benar, saat ini Anna telah muak dengan laki-laki yang berada di hadapannya sekarang. Rasanya ingin mengeluarkan seluruh isi perutnya dan menyemburkannya ke wajah laki-laki yang ada di hadapannya sekarang. Namun sayang, Anna harus menahannya kali ini. Karena Zack adalah pion dari permainan balas dendamnya.


Keheningan di antara sepasang manusia itu akhirnya terpecah, lantaran hadirnya bunyi dering ponsel seseorang; yang jelas bukan milik Anna, melainkan milik Zack. Zack dengan spontan langsung mengeluarkan ponselnya dari dalam saku dan membaca nama si penelepon yang tertera di layar ponselnya.


Namun Zack memilih untuk menolak menjawab telepon itu. Entah siapa yang meneleponnya, Anna berfirasat bahwa orang itu akan menelepon Zack lagi. Hatinya pun mulai berhitung, dan gotcha! Baru hitungan kedua, ponsel Zack sudah kembali berbunyi.


“Sepertinya itu penting.” ucap Anna seraya berjalan menuju meja kerjanya dan duduk di kursi dengan anggun.


“Tidak lebih penting dari kita.” balas Zack yang lagi-lagi mematikan ponselnya.


“Kita”. Ya, Zack baru saja menggunakan kata “kita” untuk mendeskripsikan hubungannya dengan Anna. Namun, alih-alih merasa tersanjung, senang hati, dan terbawa perasaan, rasa muak Anna menjadi semakin meningkat. Pemilihan kata Zack sangat buruk, bagi Anna.


“Untuk apa aku ingin berjaga jarak denganmu? Jika bisa meletakkan ruanganmu di ruanganku, akan aku lakukan.” ucap Anna.


Zack tersenyum.


“Baiklah. Sampai nanti.”


Merasa sudah mendapatkan jawaban yang diinginkan, Zack pun keluar dari ruangan Anna. Tak lupa ia juga memamerkan senyumnya yang lebar saking senangnya. Setelah memastikan pintu ruangannya sudah kembali tertutup dengan rapat, Anna langsung turun dan berjongkok di dekat tempat sampah mini yang berada di bawah mejanya.


Berkali-kali Anna mual namun tidak ada satupun yang berhasil keluar dari mulutnya.


Di luar dugaan, Novan pun masuk ke dalam ruangan Anna tanpa memberi aba-aba terlebih dahuli seperti ketukan pintu. Alhasil, dia menyaksikan Anna yang tengah berjongkok di bawah meja dan mual.


“Anna?! Kamu sakit?” Novan langsung berlari menghampiri Anna.


“Kamu sarapan tidak tadi pagi?” tanya Novan seraya menuntun Anna ke sofa.

__ADS_1


Anna mencium minyak angin sementara memijat-mijat leher serta pundak Anna.


“Sepertinya kamu masuk angin? Pasti kelelahan karena beberapa hari ini kamu bepergian, bekerja terus sampai larut malam, kurang istirahat.” ucap Novan.


Novan tidak tahu saja penyebab Anna mual yang sesungguhnya. Dan tidak mungkin juga Anna beritahu, ’kan?


“Haruskah aku mengambil cuti?” tanya Anna bergurau.


Namun gurauan Anna rupanya tidak diterima baik oleh Novan. Kedua tangannya yang memijat Anna pun langsung menghentikan aksinya.


“Besok perilisan game.. masa seorang CEO tidak hadir..? Eh, tunggu. Kalau sakit, semua orang pasti bisa memahaminya, ’kan? Baiklah, kamu cuti saja beberapa hari. Akan aku urus.” ucap Novan bermonolog.


“Aku hanya bercanda. Bercanda saja. Lagi pula aku ingin hadir menyaksikan perilisan perdana projek pertamaku sebagai CEO.” balas Anna.


“Kamu yakin?” tanya Novan.


“Mungkin aku akan merasa lebih baik jika menyeruput teh panas.” ucap Anna.


“Hmm, dasar. Baiklah, sebentar. Aku buatkan terlebih dahulu.” balas Novan lalu keluar dari ruangan Anna.


Sementara Anna melanjutkan mencium minyak angin seraya memijat-mijat pelipisnya sendiri.


Definisi sudah muak dengan laki-laki. Rasa mualnya begitu terasa sekali. batin Anna seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.


Tidak lama kemudian, Novan kembali ke ruangan Anna dengan membawakan secangkir teh panas yang bahkan masih berasap.


“Hati-hati. Panas, lho.” ucap Novan seraya memberikan secangkir tehnya pada Anna.


“Anna, Papamu menyuruhku mencari tahu mengapa rumah Zack bisa disita..” ucap Novan.


Anna terdiam membisu.


“Sepertinya Papamu dan Kakeknya Zack telah selesai bertemu. Aku juga mendengar dari orang bank XYZ kalau Zack datang kesana untuk bernegoisasi namun gagal.” tambah Novan.


“Papa tidak boleh sampai tahu kalau aku menggugat Mary dengan membayar 30 Miliar.” ucap Anna.


“Kakeknya Zack juga membutuhkan bantuan pinjaman dari Papamu untuk mendapatkan kembali rumah Zack.” balas Novan.


“Bagaimana, Anna? Kamu sudah memikirkan rencana baru?” tanya Novan kemudian.


Anna kembali memijat pelipisnya.


“Tunggu. Kamu bilang istrinya Zack menarik kembali gugatan cerainya, ’kan?” tanya Anna.


“Iya. Kalau seperti itu, mereka tidak jadi bercerai.” jawab Novan.


“Kita lumpuhkan saja dulu perusahaan milik ayah istrinya Zack, Gemilang Group.” ucap Anna.

__ADS_1


...****************...


19.00


Lobi utama GR8 Holdings


“Callista? Apa yang sedang kamu lakukan di sini? Tempat ini bukan tempat yang bisa kamu datangi sesuka hatimu. Pulanglah.” ucap Zack saat menemui Callista yang memaksanya bertemu.


“Aku sudah menghubungimu dari pagi dan kamu tidak mengangkat teleponku. Aku harus bagaimana lagi?” balas Callista.


“Kita bicara nanti. Aku sedang sibuk.” ucap Zack yang hendak kembali.


Namun Callista menarik tangan Zack, mencegah Zack pergi.


“Sampai kapan Zack? Sampai kapan aku harus menunggu?” tanya Callista.


“Memangnya hal penting apa yang ingin kamu bicarakan? Katakan saja sekarang. Jangan buang waktuku.” jawab Zack yang menepis tangan Callista.


“Aku membatalkan gugatan perceraian kita.” ucap Callista.


Zack langsung mengerutkan dahinya.


“Kenapa kamu lakukan itu? Kamu dan ayahmu sengaja mempermainkan aku dengan pernikahan s*mp*h ini?!” balas Zack dengan nada bicara yang meninggi.


“Bukan begitu, Zack.”


“Cukup, Callista. Aku sudah muak. GR8 Holdings telah memutus hubungan dan tidak ingin berurusan lagi dengan Gemilang Group. Begitu juga dengan aku sekarang. Aku tidak ingin berurusan lagi dengan kamu dan ayahmu! Kalau kamu menarik kembali gugatannya, biar aku yang menggugat kamu.” ucap Zack lalu berbalik badan, hendak pergi.


Callista menahan Zack lagi. “Aku hamil, Zack.” ucapnya lirih.


Zack membulatkan matanya. Dia sangat terkejut atas kalimat yang diucapkan Callista barusan.


“Kita tidak bisa bercerai.” tambah Callista.


“Bagaimana, Presdir? Haruskah saya hentikan?” tanya seorang pihak keamanan kepada Anna yang tiba di lobi bersama Novan.


Anna berhenti sejenak dengan sengaja agar tidak menciptakan kecanggungan di antara Zack dan Callista, sekaligus dia ingin tahu mengenai kelanjutkan pernikahan “buatan” yang mereka jalani.


Namun seorang tim keamanan itu berhasil membuyarkan semuanya. Keberadaan Anna dan Novan di lobi telah diketahui Zack dan Callista. Mau tidak mau, Anna berjalan melintasi lobi untuk keluar bersama Novan.


“Tidak perlu.” ucap Anna kepada pihak keamanan.


“Jangan membodohiku. Itu bukan anakku. Aku yakin. Aku sangat yakin malam itu tidak terjadi apa-apa di antara kita.” ucap Zack kepada Callista lalu Zack pergi menuju ke ruangannya kembali dengan lift.


Sembari tangannya sibuk menelepon Anna berulang kali.


Bersambung...

__ADS_1


Halo semuanya. Terima kasih sudah membaca novel ini. Jangan lupa berikan dukunganmu kepada Author dengan memberikan: like, tips, komentar, dan hadiah vote. Tambahkan novel ini ke favorite kamu agar mengetahui up episode terbaru.


Bantu novel ini masuk ke ranking dengan memberikan like dan komentar agar novel ini semakin dikenal banyak orang🤗❤️ Terima Kasih


__ADS_2