
Waktu makan siang pun datang. kayren sengaja tidak ikut keluar dengan teman-temannya karena tadi malam devano bilang akan mengajaknya makan siang. namun hingga setengah jam tidak ada kabar dari devano.
Tidak biasanya dia seperti ini ada apa sebenarnya semoga tidak terjadi apa-apa padanya. Gumam kayren
Tak berapa lama terdengar dering hp dia menatap tertulis nama Big Boss di layar hp itu. Aahh akhirnya dia menghubungiku. Batin kayren cepat-cepat dia mengangkat telpon dari devano itu.
"Halo. kau di mana vano".
"Halo kay maaf aku tidak bisa mengajakmu makan siang. hari ini sungguh aku di sibukan dengan persiapan pernikahan wakilku dan sahabatmu itu. maaf ya".
"Oh ya tidak apa-apa. jangan telat makan".
"Siap. sudah ya aku tutup dulu. sahabatmu sudah menatapku dengan tajam bak singa yang siap menerkam mangsanya. I love you".
"Ya sudah sampaikan salamku padanya. Aku juga. daaaahhhhh". kayren langsung menutup sambungan telpon itu. dia tersenyum-senyum sendiri mendengar ucapan terakhir devano. berebeda dengan devano dia uring-uringan sendiri karena kayren hanya bilang aku juga saja.
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Di sebuah gedung nampak beberapa orang berseragam tentara sedang mendekorasi tempat itu dengan nuansa putih. ada yang sedang bercanda. sedang menghias pita di atas. menata bunga. kursi dan meja. memasang lampu. dan ada juga yang terlihat memasang muka kesal. ya siapa lagi kalau bukan devano. setelah kayren menutup telpon nya dia nampak kesal tak semangat seperti sebelumnya.
__ADS_1
Apa-apan itu. cuma kata aku juga. apa artinya itu. hah sepertinya dia menerimaku memang hanya karena mengira aku sekarat saat itu sittttt. Batin devano kesal sendiri.
"Hey kau kenapa senior" tanya alice yang melihat devano uring-uringan tidak jelas.
"Sahabatmu itu sebenarnya menyukaiku atau tidak sih. aku jadi bingung sendiri haaahhh". Devano menghela napas panjang.
"Jika kau ingin tau dia menyukaimu atau tidak lamar dia". ucap gio
"Kau sudah gila hah. kami berpacaran saja baru beberapa bulan sudah maen lamar melamar saja. lagi pula aku sudah berjanji pada papihnya akan mendukung pendidikannya dulu. aku juga belum memperkenalkannya pada ayahku. huuuuaaaaaaahhhhhh". devano mengacak-acak rambutnya sendiri karena kesal.
"Waaahhh benarkah itu senior. kau akan benar-benar menunggu kayren hingga dia pulang kesini lagi. aku tidak yakin". goda alice
"Apa kau yakin boss ayahmu akan menerima kayren". tanya gio
"Entahlah aku sendiri tidak yakin. kau tau sendiri ayahku keras. saat aku menolak perjodohan dengan alice pun dia tidak mau mendengar alasanku. apalagi kalau dia tau aku berpacaran dengan seorang dokter" Devano makin kacau.
"Aaahhh sudahlah biar itu nanti aku yang urus. semoga saja ada keajaiban turun saat aku memperkenalkan kayren kepada ayahku. sudah lebih baik kita makan siang dulu ayo". ajak devano kepada gio dan alice.
Sesampainya di tempat makan sudah banyak bawahan mereka yang menunggu kedatangan mereka. setelah kedatangan mereka. semua langsung duduk di tempat duduk masing-masing dan menyantap makan siang mereka.
__ADS_1
Sesudah makan siang mereka melanjutkan pekerjaan mereka mendekor ruangan. terlihat devano sudah kelelahan. dan mendekati gio dan alice yang sedang menata bunga di sudut ruangan.
"Kenapa kalian tidak memakai WO saja. kenapa kalian malah menggunakan kekuasaan kalian untuk melakukan kerja rodi pada kami hah". ucap devano
" Sebenarnya kita mau memakai WO tapi kata ayah kalian juga sedang cuti jadi ayah membuat cuti kalian berguna". jawab alice sambil tersenyum.
"Aaaahhhhh pasti komandan tertinggi lagi. sudahlah sepertinya ini sudah sesuai dengan konsep komandan tertinggi kan. aku akan pulang capek". setelah itu devano pergi meninggalkan gedung itu. lalu mengendarai mobilnya menuju apartemennya.
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Jam menunjukan pukul 8 malam kayren baru keluar dari rumah sakit. dia terlihat sangat lelah. hingga dia langsung mengemudikan mobilnya ke arah apartemennya. sesampainya di apartemen kayren langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. lama sekali dia di kamar mandi menikmati air yang mengguyur tubuhnya melalui shower. membiarkan lelahnya hanyut terbawa air.
Setelah merasa lebih baik kayren keluar dari kamar mandi bergegas menggunakan piyama tidurnya dan langsung naik ke atas ranjang. namun dia teringat sesuatu. dia turun dari ranjangnya dan mencari hp nya. setelah menemukannya dia langsung melihatnya. Hmmmm kenapa dia tidak memberi kabar sama sekali. apa dia sebegitu sibuknya. ya sudahlah besok saja aku menelponnya. gumam nya lalu dia menyimpan kembali hp nya di atas meja. dan segera menarik selimutnya hingga menutupi kepalanya.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
**HAPPY READING 😊😊😊😊😊
JANGAN LUPA LIKE RATE DAN VOTE YA BIAR AUTHOR MAKIN SEMANGAT UP NYA🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗**
__ADS_1