Beauty & The Big Boss(Janji Sang Kapten)

Beauty & The Big Boss(Janji Sang Kapten)
Semoga kau baik-baik saja sayang


__ADS_3

"Bicara apa kau ini senior. apa kau masih mengigau". tanya alice memastikan


"Aku sudah sadar alice. sudah kalian lebih baik keluar dari sini aku akan mandi. dan segera menyusul gio dan yang lainnya untuk membantu dokter dan warga di sini".


"Terserah kau saja lah. jangan menyesal atas keputusanmu itu. ayo jo lebih baik kita pergi dari sini". alice mengajak jonathan keluar dari ruangan itu.


Setengah jam devano berada di kamar mandi. dia seperti enggan keluar dan bertemu dengan kayren. dia tidak bisa melihat wanita yang dia sayangi bersama pria lain.


Hampir satu jam barulah devano keluar dari ruangannya dia sudah berseragam lengkap. namun sepertinya cuaca mendukung hati devano. tiba-tiba langit menjadi mendung dan gelap tak lama turunlah hujan yang begitu lebat beserta petir dan angin kencang.


Devano menemui alice yang tengah mondar-mandir tak jelas sambil memegangi ponselnya.


"Kau kenapa". tanya devano


"Perasaanku sangat tidak enak. aku takut terjadi apa-apa dengan suamiku dan juga yang lainnya".


"Memang siapa saja yang ikut dengan gio".


"riko beberapa dokter kayren dan juga kedua sepupunya". jawab alice tangannya terus saja meremas ponsel miliknya.


"Maksudmu sepupu itu wanita dan pria yang semalam bersamanya".


"Ya mereka sepupunya. aku hanya mengenal yang wanita karena dulu dia pernah datang saat pemakaman mommy nya kayren kalau tidak salah namanya calista. namun entah yang satunya aku tidak begitu mengenalnya". jelas alice


"Apa kau bisa menjamin itu benar sepupunya al". tanya devano antusias terlihat senyuman semangat terpancar dari raut wajahnya.

__ADS_1


"Entahlah. kenapa kau bertanya tentang kayren hah. bukannya kau sudah tidak ingin membahasnya dan memilih menikah dengan kimberly hah. sudah sana pergi aku sedang menghawatirkan suamiku". sungut alice kesal.


"Aaahhh kau ini selalu seperti itu cepatlah jawab".


"Aiissshhh kau ini jika ada mau nya baik padaku yang jelas dia tidak mungkin pacarnya kayren kau tau sahabatku itu tidak akan berpacaran dengan berondong. makanya jadi orang jangan terlalu cemburuan".


"Ahh kau benar aku tidak bisa mengontrol emosiku mengenai kayren".


Saat mereka sedang berbincang terasa ada getaran yang kencang membuat benda di sekeliling nya pun berjatuhan.


"Aaahhh ada apa ini". teriak alice tubuhnya jatuh le lantai.


"Aku tidak tau lebih baik kita berlindung". ajak devano


"Apa kau baik-baik saja letnan". tanya jonathan


"Aku baik-baik saja". jawab alice dan meraih tangan jonathan yang berniat membantunya bangun.


"Kalian cek sekitar sini ada korban atau tidak. aku dan rio akan mengecek keadaan di bagian lainnya". perintah devano.


"Siap boss". lalu mereka pergi meninggalkan ruangan itu. sedangkan alice dia pergi ke arah ruang perawatan memeriksa obat-obatan dan dokter yang berjaga di sana.


Satu jam mereka memastikan keadaan di sekitar terlihat devano dan rio yang sedang berusaha menghubungi gio namun belum tersambung juga. jonathan dan sam berlari menghadap devano untuk melaporkan hasil pekerjaan mereka.


"Lapor boss. sepertinya keadaan di sini aman. tidak ada korban jiwa atau pun luka-luka. dan kami sudah memerintahkan mereka yang tersisa di sini untuk membereskan barang-barang yang berjatuhan akibat gempa tadi". ucap sam tegas. sedangkan jonathan masih mengatur nafasnya yang masih tersengal sengal.

__ADS_1


"Ok bagus".


Kresssss....


Terdengar suara Handy talky dan devano langsung cepat menjawabnya.


"Big boss big boss disini riko ingin melapor ganti".


"Disini big boss ganti". jawab devano


"Tolong kirim bantuan di tempat warga yang terkena gizi buruk terjadi tsunami boss. karena tempatnya di pesisir pantai".


"APAAA!!!. baiklah aku akan menyiapkan pasukan dan para medis sekarang dan segera menuju kesana".


Devano langsung menyuruh rio dan sam untuk mempersiapkan pasukan dan perlengkapan yang harus di bawa. sedangkan dirinya dan jonathan berlari menuju ruangan perawatan untuk menyiapkan para tim medis dan juga alice.


Setelah siap mereka segera berangkat. menggunakan kendaraan milik militer.


Semoga kau baik-baik saja sayang. ucap alice dalam hatinya namun tidak ada sedikitpun air matanya yang jatuh.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


**HAPPY READING😊😊😊


JANGAN LUPA LIKE COMMENT RATE DAN VOTE AKU TERUS YA KAKAπŸ˜‰πŸ˜‰**

__ADS_1


__ADS_2