
Saat sampai di lokasi alice devano dan yang lainnya tercengang karena tempat itu sudah porak poranda. bangunan-bangunan sudah runtuh rata dengan tanah hanya tinggal serpihannya saja.
"Ya tuhan dimana suamiku". alice tercengang.
"Sersan gio riko hai ada yang bisa mendengar ku". teriak rio
Saat mereka sedang mencari kesana kemari handy talky berbunyi kembali.
"Big boss big boss". terdengar suara dari handy talky
"Disini big boss. kau dimana riko".
" Aku ada di sebuah bebatuan dekat bibir pantai. apa kalian bisa kesini sekarang. disini ada beberapa orang yang terluka".
"Baiklah kita kesana sekarang".
Devano bergerak menuju bibir pantai. dia mengajak alice beberapa tim medis dan juga rio. sedangkan sam jonathan dan yang lainnya berpencar mencari korban di reruntuhan bangunan itu.
Saat sampai di bibir pantai terlihat api unggun dan beberapa orang berkerumun disana. alice langsung saja berlari berharap suaminya ada di sana.
Mata alice mulai mencari keberadaan suaminya. namun yang terlihat hanyalah riko calista smith beberapa dokter dan juga warga sekitar. alice mendekati riko dengan nafas yang tidak beraturan karena berlari.
"Dimana dia riko. dimana suamiku". tanya alice yang tidak melihat suaminya.
__ADS_1
"Sersan gio dia". riko tidak melanjutkan ucapannya.
"Iya sersan gio suamiku dimana dia". cecar alice
"Aku disini sayang". ucap seseorang dari balik bebatuan. alice langsung mendekatinya. dia melihat suaminya sedang duduk bersandar di bebatuan itu kakinya nampak terluka parah.
"Maafkan aku. kau harus melihatku dengan keadaan seperti ini". ucap gio.
"Tidak apa-apa sayang. aku senang bisa melihatmu". alice tersenyum lalu memeluk suaminya.
Devano mendekati gio.
"Bagaimana kejadiannya. dimana kayren".
"Ini bukan salahmu. sepertinya prajurit telah selesai mendirikan tenda darurat lebih baik kita kesana sekarang. aku takut laut masih tidak bersahabat". ajak devano.
Lalu dia dan salah seorang prajurit membawa gio yang telah terbaring di atasnya.
Setelah sampai di tenda darurat mereka semua di obati dan beristirahat karena hari sudah mulai larut malam.
Devano masih berjaga mengawasi sekeliling hingga dia sampai di pinggir pantai dan dia duduk di hamparan pasir. deru ombak terdengar jelas di telinganya. di depannya terpampang jelas pemandangan laut lepas di malam hari.
Tanpa devano sadari ada yang mengikutinya dari belakang. dia ikut duduk di samping devano.
__ADS_1
"Hay brother. aku dengar kau adalah seorang kapten. bisa kah kau membantuku menemukan swetty".
"Aku pasti akan membatumu". jawab devano namun sama sekali tidak mengalihkan pandangannya dia terus memandang lurus kedepan. lalu ada sebuah tangan menjulur di depannya. barulah dia menengok ke arah pemilik tangan itu.
"Perkenalkan namaku smith. aku sepupunya swetty. kau pasti mengira aku pacarnya kan. karena panggilan itu. aku sudah memanggilnya sejak kami masih kecil jadi kebiasaan itu terbawa hingga sekarang".
"Aku devano". jawab devano. dan dia menerima uluran tangan smith.
"Waaahhh ternyata inilah sang kapten yang membuat swettyku galau setengah mati di sana".
"Apa!!! jadi kau tau tentang hal itu".
"Tentu. kau tau swettyku berkerja keras untuk tetap fokus menjalani pendidikannya hingga selesai. karena pikirannya selalu terganggu olehmu. jika kakakku tau kau orangnya kau pasti akan habis kapten. karena kakaku itu singa betina".
"Aahhhh begitukah". devano terkekeh mendengar ucapan smith. hatinya pun terasa sedikit tenang mendengar penjelasan smith dan sekarang dia bisa fokus mencari keberadaan kayren.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
**HAPPY READING 😊😊
MAAF YA AKU UP NYA HANYA SEDIKIT TAPI AKU TETAP USAHAIN UP TIAP HARI.
ADA YANG MAU NYARANIN UNTUK VISUAL MEREKA KAH KAKAK KAKAKU YANG BAIK HATI
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE COMMENT RATE DAN VOTE AKU TERUS YA KAKA😊😊😊**