Beauty & The Big Boss(Janji Sang Kapten)

Beauty & The Big Boss(Janji Sang Kapten)
Patah hati


__ADS_3

"Jangan tinggalkan aku". ucap devano seraya memeluk erat tubuh itu.


"Hey tuan apa kau sadar kenapa tiba-tiba kau memeluknya". ucap smith menarik tangan devano. namun devano seperti enggal melepaskan pelukannya.


"Tolong lepaskan aku". suara lirih keluar dari mulut kayren.


"Tidak. tidak akan pernah aku lepaskan aku takut kau akan pergi lagi dariku".


"Hay tuan tolong lepaskan. dia bisa kehabisan nafas". ucap calista. devano tersentak mendengar ucapan calista lalu dia melepaskan pelukannya.


"Are you ok swetty". tanya smith.


"Apa swetty". tanya devano.


"Iy swetty". ulang smith.


"Aku disini selalu menunggu mu kay. tapi kau di sana malah sudah punya kekasih. aku tidak menyangka kay. segampang itu kau melupakan ku. maaf tuan aku sudah lancang memeluk kekasihmu. aku permisi dulu". ucap devano seraya pergi meninggalkan kayren. ada sedikit rasa yang menyayat hatinya.


"Van aku bisa menjelaskannya". teriak kayren. namun devano tidak menghiraukan teriakan kayren dia terus berjalan menuju ke ruangannya. gio yang melihatnya hanya bisa diam dan pergi mengikuti devano


Saat sampai di ruangannya ternyata ada alice yang sedang menelpon ayahnya. namun saat dia melihat devano masuk yang di susul suaminya dia langsung menutup telponnya dan mendekati devano.


"Kau kenapa senior".


"Terasa sakit sekali di sebelah sini. bisa kah kau memeriksanya". ucap devano seraya duduk dan memegangi dadanya.


Alice yang mendengar itu langsung mengambil stetoskop dan mendekati devano. dia mulai memeriksanya.


"Jantung mu baik-baik saja. sebenarnya apa yang terjadi". alice melirik ke arah gio


"Senior mu ini sedang patah hati sayang. dia di sini menjadi budak cinta sampai mabuk-mabukan dan seperti tidak ada semangat hidup. sedangkan sahabatmu telah mempunyai penggantinya. bahkan dia sekarang datang kesini membawa kekasihnya".


"Apa. kayren ada di sini. aku akan menemui nya terlebih dahulu. kau jaga dia aku takut big boss mu ini sudah jadi laki-laki bodoh yang akan mengakhiri hidupnya hanya karena wanita".


Alice pergi meninggalkan suaminya dan seniornya. dia berjalan dan berpapasan dengan kayren.


"Al". sapa kayren. namun alice hanya terdiam dia mendekati kayren lalu.


Tookkk..

__ADS_1


"Awww sakit al. kenapa kau melakukan itu kepadaku". ucap kayren. kayren mengusap-usap kepalanya merasa kesakitan karena di getok oleh alice


"Itu belum seberapa. harusnya aku menggetok kepalamu itu dengan batu agar bisa berpikir secara jernih sebelum bertindak. kau tau apa akibat yang kau buat setelah kau pergi ke new york hah".


"Maaf".


"Apakah hanya kata itu yang bisa kau ucapkan hah".


"Lantas aku harus berbuat apa".


"Kau tau karena ulahmu aku dan gio yang harus mengurus kekasihmu yang mabuk-mabukan dan tidak mempunyai semangat hidup lagi".


"Apa. mana mungkin devano sebodoh itu".


"Itu yang terjadi kau tau. kenapa kau mengganti nomor ponselmu hah. aku khawatir padamu kau tau tidak". teriak alice seakan dia sedang memarahi adiknya.


"Ok ok aku salah aku akan memperbaiki semua nya lantas dimana dia sekarang".


"Ada di ruangannya. eh tunggu dengan siapa kau kesini".


"Aku kesini dengan sepupu ku. calista dan smith".


"Apa sepupu. hahhaahah". alice tertawa terbahak-bahak


"Tidak-tidak. lantas dimana mereka sekarang".


"Mereka telah beristirahat karena tadi ada dokter yang smith kenal dan mengajak mereka ke ruangannya".


"Oh baiklah aku akan menemui mereka besok saja. dan sebaiknya kau juga beristirahatlah perjalanan dari new york kesini itu sangat panjang. masalah devano biar besok saja".


"Heemmmm al apa aku harus kembali lagi kepada devano. sedangkan ayahnya tidak suka padaku".


"Dia bukan tidak suka padamu kay. hanya saja ayah devano terlalu fanatik terhadap dokter apalagi setelah bundanya devano meninggal".


"Begitu kah".


Alice hanya menganggukan kepala.


"Bersabarlah semoga ayahnya bisa berubah pikiran kay".

__ADS_1


"Terimakasih al".


Mereka berpelukan melepaskan kerinduan di antara mereka.


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Matahari sudah tinggi namun devano masih tertidur dengan nyenyaknya. alice mengetuk-ngetuk pintu namun tidak ada jawaban dari devano.


"Apa dia benar-benar belum bangun. astaga keterlaluan sekali". ucap alice sedikit kesal.


Tokktookkkk...


Alice mencoba mengetuk kembali namun tetap tidak ada jawaban. lalu dia memutuskan memanggil jonathan dan menyuruhnya mendobrak pintu itu.


"Aappaa tidak akan apa-apaan letnan kalau aku yang mendobraknya"


"Sudah lakukan saja. ini perintahku kau tidak perlu takut".


"Baiklah". lalu jonathan mengambil ancang-ancang daann


Braaakkkkk..


Terdengar suara pintu yang berhasil di dobrak. alice dan jonathan masuk ke dalam terlihat devano masih tertidur di atas ranjang kecil yang hanya cukup untuk badannya saja.


"Hei senior. apa kau tidak ada kerjaan hah. ini sudah hampir makan siang dan kau belum bangun juga". teriak alice. namun devano hanya menggeliat dia mendengar jelas ucapan alice hanya saja dia malas membuka matanya.


"Sudah lah letnan lebih baik kita keluar saja. aku takut nanti kapten malah mengamuk". ajak jonathan


"Diam kau". teriak alice kepada jonathan lalu dia menatap ke arah devano lagi.


"Apa kau tau tentang kayren yang sebenarnya kapten. kenapa kau malah seperti ini. kenapa tidak meminta penjelasan darinya".


"Aku sudah tidak mau mendengar penjelasan apapun lagi dari nya. berhenti membicarakan kayren. mungkin setelah pulang dari sini aku akan menerima pernikahanku denga kimberly saja". ucap devano malas.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


**HAPPY READING 😊😊😊😊😊


OH YA BESOK PUASA TERAKHIR YA. SEMOGA LANCAR YA😄😄😄

__ADS_1


SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1441H MINAL AIDZIN WALFAIDZIN MOHON MAAF LAHIR BATIN DARIKU UNTUK YANG MERAYAKAN 🙏🙏🙏**


JANGAN LUPA TETAP DUKUNG KAYREN DAN DEVANO TERUS YA DENGAN CARA COMENT LIKE RATE DAN VOTE YA 😊😊😊


__ADS_2