
Sore hari nya devano terbangun karena dia mendengar suara pintu apartemennya yang di ketuk terus menerus. mau tidak mau dia beranjak dari tempat tidur nya menuruni tangga. setelah sampai di depan pintu dia langsung membuka nya.
Ckeleeekkkk...
Devano melihat seorang gadis menggunakan dress merah selutut rambutnya terurai membawa bungkusan.
"Hay vano apa kau baik-baik saja. boleh kah aku masuk". sapa kimberly.
"Ahh tentu aku baik-baik saja. silahkan masuk".
"Aku bawakan kau makanan pasti kau belum makan kan". ucap kimberly sambil melangkah masuk dan duduk di ruang tamu.
"Terimakasih. seharusnya kamu tidak perlu repot-repot membawakanku makanan kim".
"Ah tidak apa-apa. aku kesini karena khawatir dengan keadaan kamu vano. apa kau yakin baik-baik saja. Lebih baik kita ke rumah sakit saja untuk memastikan keadaanmu".
"Tidak perlu kim. kau lupa alice pun seorang dokter dia sudah memeriksaku tadi pagi".
"Kenapa harus alice yang memeriksamu. kemana kekasihmu bukankah dia juga seorang dokter".
"Aahhh kim sebaiknya kau pulang saja. aku ingin beristirahat kembali". ucap devano mengalihkan pembicaraan.
"Tapi vano. aku ingin merawatmu disini".
"Tidak perlu. aku bisa merawat diriku sendiri".
Mau tidak mau akhirnya kimberly menuruti ucapan devano dia keluar dari apartemen devano dengan kesal.
Bagaimanapun cara nya aku harus mendapatkanmu vano harus. gumam kimberly yang mengepalkan kedua tangannya lalu berjalan ke arah lift.
Sedangkan di dalam apartemen devano berjalan menuju kamar nya. terus mengingat ucapan alice.
Ok come on devano kamu harus bangkit kamu harus bisa buktikan kepada kayren dan ayahmu. jika memang kayren jodohku. suatu saat nanti entah itu dimana kita pasti akan di pertemukan kembali. sekarang yang kau harus lakukan tetap fokus fokus fokus. gumam devano dalam hati. setelah itu dia memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri.
πππππππππππππππ
Lusa pun datang. hari ini devano sudah terlihat seperti biasanya. dia baru selesai mandi. dan sedang bersiap memakai seragam kebanggaannya. tetes air masih tersisa di rambutnya.
"Perfect bukankah kau sangat tampan hari ini kapten". dia memuji dirinya sendiri di depan cermin.
Saat terasa penampilannya sudah sempurna devano mengambil hp dan kunci mobilnya. dan berangkat menuju markas besar militer.
Hanya butuh waktu 25 menit dari apartemennya ke markas militer. saat sampai di sana sudah ada rio sam dan rico yang menyambutnya.
__ADS_1
"Selamat pagi big boss". sapa ketiga nya
"Pagi. kenapa kalian sudah ada di sini sepagi ini".
"Kami terlalu semangat boss".
"Waahhh bagus kalau begitu. kalian sudah sarapan".
"Belum kapten".
"Sepertinya masih ada waktu untuk kita sarapan. mari kita cari tempat makan". ajak devano seraya melihat jam tangannya.
Namun saat devano berbalik badan hendak pergi. dia melihat sosok laki-laki yang sedang berdiri menatap markas besar sambil memegang sebuah kertas.
"Hey bukan kah kau yang dulu itu kan". devano mendekati dan menunjuk laki-laki itu.
"Iii iya bang. maaf saya mau bertemu dengan bang gio".
"Oh gio tunggu lah sebentar lagi dia akan datang. lebih baik kau ikut kami sekarang". ajak devano seraya menarik bahu jonathan.
"Bba baik bang". jonathan menurut mengikuti ajakan devano.
Lalu mereka berlima pergi mencari tempat makan terdekat.
Saat mereka menikmati sarapan terdengar suara hp devano berbunyi.
"Kalian semua dimana". tanya orang di ujung sambungan telpon sana.
"Ohh kita semua sedang sarapan tunggu lah sebentar lagi. ada seseorang yang mencarimu tadi. tapi sekarang aku sedang mengajaknya sarapan juga".
Setelah selesai mereka semua kembali ke markas. lalu devano mengajak jonathan menemui gio.
"Ini orang yang mencarimu". ucap devano saat telah bertemu dengan gio di sebuah ruangan.
"Hai bang. maaf aku baru bisa mrncarimu saat ini". sambung jonathan. sambil melambaikan tangan ke arah gio.
" Tunggu lah di sini sebentar. setelah apel aku akan menemui mu". gio tersenyum lalu dia dan devano meninggalkan jonathan di ruangan itu.
Dua jam kemudian devano dan gio serta ke tiga gengs nya sudah selesai melaksanakan apel. dan sedang menuju ke sebuah ruangan dan nampak di sana jonathan masih duduk menunggu gio.
"Apa kau bosan menunggu ku". tanya gio saat telah sampai di hadapan jonathan.
" Ah tidak bang".
__ADS_1
"Mulai sekaramg jangan panggil aku abang. panggil aku sersan gio. dan mulai besok kau sudah akan mengikuti ujian masuk kemiliteran".
"Waaahhh benarkah bang. emmmhhh maksud ku sersan". jonathan tidak percaya akan yang dia dengar. dia sangat bahagia mendengarnya.
Gio hanya tersenyum dan menganggukan kepala. lalu dia mulai memperkenalkan ke tiga rekannya kepada jonathan.
"Perkenalkan ini sersan rio. sersan sam dan sersan riko. dan kau pasti sudah tau yang di ujung sana itu big boss kita. apa kau paham".
"Paham sersan". jawab jonathan.
"Kau boleh pergi. dan kembali besok untuk mengikuti ujian seleksi masuk kemiliteran".
"Terimakasih sersan terimakasih banyak". Jonathan mengangguk dan pergi meninggalkan mereka semua.
Sepeninggalan jonathan devano menatap tajam ke arah gio. sedangkan ketiga temanya sudah mulai merapihkan barang-barangnya.
"Apa kau yakin dengan yang kau lakukan. apa istrimu mengetahuinya".
"Ya dia sudah tau. aku sudah membicarakan ini dengannya dan dia tidak keberatan".
"Ya sudah jika kalian sudah bersepakat itu tidak akan menjadi suatu masalah". Lalu mereka juga mulai membereskan perlengkapan mereka.
ππππππππππππππππ
Di belahan dunia yang lain kayren sudah mulai beraktifitas seperti biasa. dia sudah bisa beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. pikirannya sudah mulai teralihkan dia sudah mulai sibuk dengan pelajaran-pelajarannya. namun sesekali hatinya masih merindukan devano. namun sayang sebuah foto pun tidak ada untuk mengurangi rasa rindunya.
"Ayolah kay ini sudah malam waktunya tidur. kenapa kau terlalu sibuk dengan tugas-tugas itu". ucap calista.
"Tunggu sebentar lagi setelah itu aku pasti akan istirahat".
"Mau sampai kapan sejak tadi kau selalu berkata seperti itu".
"Aku hanya tidak mau menumpukan tugas cal. setelah tugas ini selesai kita hanya tinggal perlu bersantai saja".
"Kau benar kita perlu bersantai. bagaimana kalau besok kita ke pantai. besok itu weekend dan kita libur kuliah. bagaimana".
"Kau atur saja cal. aku menurut saja".
ππππππππππππππ
**HAPPY READING ππππ
PADA NUNGGUIN GAK NIH
__ADS_1
MAAF YA AUTHOR BARU BISA UP SOALNYA KESEHATAN LAGI GK KEJAGAβΊοΈ
JANGAN LUPA YERUS LIKE VOTE AUTJOR TAπππππ**