Beauty & The Big Boss(Janji Sang Kapten)

Beauty & The Big Boss(Janji Sang Kapten)
Hari pernikahan


__ADS_3

Hari yang di tunggu-tunggu gio dan alice pun tiba. terlihat alice sangat cantik dengan balutan gaun pengantin berwarna putih yang panjang menyentuh lantai menutupi kaki jenjangnya berlengan sesiku. gio pun terlihat sangat tampan dan gagah dengan kemeja putih kedua nya sangat serasi.


Senyuman merekah selalu mereka tunjukan kepada tamu undangan. terlihat pula. dokter kevin datang bersama tunangannya. dokter dave datang bersama dokter lisa. airin datang bersama dokter dinda. dan kayren tentunya bersama devano.


Suasana terasa begitu sangat hangat karena di selimuti kebahagiaan. komandan tertinggi tak henti-hentinya tersenyum dan sesekali tertawa bersama teman dan petinggi negara lainnya.


Tiba saatnya para tamu undangan berfoto dan mengucapkan selamat kepada pengantin. Nampak seorang gadis cantik berkulit putih berambut panjang lurus. memakai high heels bergaun selutut yang berkombinasi warna gold. membuat dia terkesan glamour namun sangat cantik. dia mendekati sepasang pengantin baru itu dan berjabat tangan dengan alice.


"Selamat menempuh hidup baru ya letnan". ucap gadis itu.


"Ahh ya terimakasih. kamu sudah mau datang ke pernikahanku".


"Aku pasti datang. dan aku pun akan menetap di sini sekarang".


"Oh ya. waaahhhh sungguh kejutan luar biasa". Alice sedikit terkejut. wanita itu menganggukan kepala sambil tersenyum.


"Banyak yang bilang suamimu ini wakil dari vano ya. tapi aku belum berjumpa dengannya. sudah dulu ya letnan aku ingin mencari vano dulu". ucap kimberly seraya pergi meninggalkan pelaminan.


"Oh tuhan kenapa perasaanku tidak enak ya". Ucap alice kepada gio.

__ADS_1


"Memangnya kenapa sayang".


"Apa kau tau. dia itu wanita yang tergila-gila kepada big boss mu".


"Jika benar bagaimana ekspresi boss nanti. ahhh sudah lah kita nikmati saja pesta kita. aku yakin boss tau harus berbuat apa. dia memang kadang bodoh tapi semoga hal seperti ini tidak termasuk". Ucap gio yang menarik pinggang alice untuk lebih mendekat kepadanya.


Kimberly mencari ke semua sudut ruangan namun dia masih saja belum menemukan devano. dia terus saja mencari hingga dia melihat punggung yang tak asing lagi baginya. dia langsung berjalan menuju punggung itu dan dia langsung saja memeluk punggung itu.


"Akhirnya aku menemukan mu vano. kenapa sangat sulit sekali untuk menemukanmu. kau sengaja menghindar dari ku ya". ucap kimberly.


Kayren terkejut melihat kejadian di depannya. devano tak kalah terkejutnya karena secara tiba-tiba ada yang memeluknya dari belakang dan saat wanita itu berbicara devano lebih-lebih terkejut lagi karena dia kenal betul dengan suara itu. devano langsung melepaskan pelukan kimberly dan berbalik menatapnya.


"Haha pertanyaanmu ini sungguh aneh. tentu aku ke sini untuk mengucapkan selamat kepada alice. kalian tega sekali tidak mengundangku. jika saja ayah alice tidak mengundang ayahku pasti aku tidak akan tau. kalian jahat sekali padaku vano". ucap nya manja. terlihat kayren cemburu melihat wanita bertingkah se agresif itu kepada kekasihnya. namun dia hanya diam berharap devano memperkenalkan nya kepada wanita itu.


"Aaahhhh kau ini kenapa selalu saja bersikap seperti ini padaku. memang aku tau alice mengundang mu atau tidak. itu bukan urusanku. kecuali jika aku yang menikah lalu aku tidak mengundangmu baru kau bisa protes padaku". devano mencoba menarik tangannya dan risih kepada tingkah manja kimberly kepadanya.


"Memangnya kau akan menikah dengan siapa hah. jika ada wanita yang mau menikah denganmu itu akan menjadi musuh abadiku". kimberly terlihat kesal dan memberikan penekanan pada ucapannya.


Kayren yang mendengarnya hanya bisa menahan emosinya ingin sekali aku berteriak padanya hey blorong memangnya siapa kau berani-beraninya berkata seperti itu. kau ingin menjadi musuhku tak masalah aku bahkan mempunyai senjata memang kau punya hah. gerutu kayren di dalam hati muka nya sudah nampak merah padam menahan amarah.

__ADS_1


"Haaahhh sudah-sudah kau ini berkata apa sih. Oh ya perkenalkan ini kayren kekasihku". ucap devano seraya menarik pinggang kayren untuk menempel padanya. kayren yang di tarik devano sontak tersadar dari lamunannya dan langsung mengulurkan tangan.


"Hay aku kayren Andara". kayren memberi penekanan saat berkata andara. namun kimberly tak menjabat tangan kayren.


"Apa kau sedang bercanda denganku vano". tanya kimberly serasa tersambar petir di siang bolong hatinya sakit mendengar penuturan vano bahkan sekarang hatinya lebih sakit melihat vano yang menggandeng pinggang kayren dan seperti tanpa ada jarah di antara mereka.


" tunggu tadi kau bilang apa. kayren andara jadi kau penerus ketua rumah sakit andara itu". tanya kimberly dan kayren hanya mengangguk. lalu tatapan kimberly beralih kepada devano


"vano apa kau sudah tidak waras. atau kau sudah benar-benar gila hah. aku tidak percaya akan hal ini." kimberly sangat kecewa dan langsung pergi meninggalkan devano dan kayren.


Aku tidak percaya. kenapa vano bisa-bisanya berpacaran dengan seorang dokter. apa lagi dengan penerus keluarga andara. aku harus melaporkan ini semua kepada paman. aku tidak akan membiarkan vano menikah dengan wanita itu. vano itu hanya miliku dan selamanya akan tetap menjadi miliku. batin kimberly lalu dia mengepalkan tangannya dan pergi dari pesta itu.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


**HAPPY READING 😊😊😊😊😊😊


MAAF YA AGAK LAMA UP NYA SOALNYA AUTHORNYA LAGI KURANG FIT BADANNYA.


JANGAN LUPA LIKE RATE COMENNT VOTE UNTUM AUTHOR YA TRRIMAKASIH😊😊😊😊**

__ADS_1


__ADS_2