Beauty & The Big Boss(Janji Sang Kapten)

Beauty & The Big Boss(Janji Sang Kapten)
Kepala Batu


__ADS_3

"Selamat pagi letnan alice. sudah saatnya kau meminum vitaminmu". ucap kayren saat masuk keruangan alice.


"Kay kenapa kau ada disini". tanya alice penasaran


"Aku sebenarnya ikut rapat dengan ayahmu kemarin karena aku salah satu ketua rumah sakit dan ayahmu yang bertanggung jawab nya dan ayahmu mampir kesini karena mencemaskanmu. namun sepertinya mulai hari ini aku akan menjadi dokter pribadimu lebih tepatnya mungkin babysitter mu letnan". tutur kayren malas dan mulai mendekati alice. gio yang mendengar nya hanya tersenyum.


"Jangan mendekat kay. aku mulai mual lagi. aku harus ke kamar mandi dulu". alice berlari ke kamar mandi dan memuntahkan segala isi perutnya di sana.


"Jangan kesini kay ini sangat menjijikan". ucap alice saat kayren akan mendekatinya.


"Sudahlah al aku sudah terbiasa. lagi pula ini wajar terjadi pada ibu hamil yang sedang hamil muda. bagaimana apa sudah lebih enak sekarang". tutur kayren sambil mengusap-usap punggung alice.


"Apaaa!!!! ibu hamil yang sedang hamil muda. siapa yang hamil muda kay". tanya alice sambil berjalan kembali ke ranjang nya.


"Haaaahhh dasar kau bodoh. kau tau tanda-tanda adanya ranjau tapi kau tidak tau bahwa kau sedang hamil. padahal kau sendiri seorang dokter". kayren menepuk jidat alice.


"Aauuu sakit kay. tapi tunggu kau benar aku baru ingat sudah terlambat datang bulan". alice meringis kesakitan dan mengingat-ingat tanggal datang bulannya


"Sudah-sudah lebih baik kau makan sarapanmu sedikit saja lalu minum vitaminmu. itu akan meredakan rasa mual dan pusingnya. dan untuk kau sersan gio. jika alice muntah-muntah lagi usap lah punggungnya itu akan membuatnya lebih baik". gio yang mendengarkan penuturan kayren hanya mengangguk mengiyakannya.


"Terimakasih kay. sungguh aku bahagia sekali". ucap alice dengan senyuman kebahagiaan dan mencoba memakan sarapannya


"Al kenapa kau tidak ikut pulang saja ke pusat kota. kau tau sekarang kandunganmu lah yang paling penting. kau harus memeriksakan kandunganmu secara benar aku memang seorang dokter tapi aku bukan dokter spesialis kandungan al". bujuk kayren.


"Dokter kay benar sayang. bagaimana kalau kau iktu pulang saja bersama ayah aku khawatir dengan anak kita. disini bukan tempat yang layak untuk ibu hamil sayang". tutur gio berharap istrinya mau mengikuti saran darinya dan dari sahabatnya.

__ADS_1


Namun bukan alice wijaya namanya kalau dia tidak keras kepala.


"Aku akan ikut pulang tapi ada syaratnya". alice memberi syarat.


"Apa itu". tanya kayren


"Apa syaratnya sayang". tanya gio lembut berharap istrinya tidak memberi syarat yang aneh-aneh.


"Syaratnya kau juga harus ikut pulang bersamaku". tutur alice dengan senyum termanis tiada tara.


"Apa kau gila alice sungguh kau sangat menyebalkan dasar batu". cerocos kayren frustasi. dia tak habis pikir kalau sahabatnya dalam hal seperti ini masih sempat memikirkan syarat konyol seperti itu.


"Sayang jangan begitu. aku disini bertugas bukan berlibur. tugasku baru berjalan beberapa hari mungkin 2 bulan lagi tugas ku baru selesai dan bisa bercuti sayang tolong mengertilah". gio memberi penjelasan berharap alice mau mengerti.


"Apa kau tau gio di saat kondisiku seperti ini aku hanya ingin dekat denganmu. apa itu salah. jika kau tidak mau ikut pulang aku juga akan tetap berada disini. lagi pula ibu hamil tidak boleh naik pesawat kau tau". alice sangat kesal kepada suami dan sahabatnya.


"Yaaa sudahlah terserah padamu saja. aku mau ke dapur mendengar syaratmu itu membuat perutku lapar kau tau. apa kau mau ikut sarapan juga sersan gio. kau harus butuh tenaga super ekstra untuk menjaga ibu hamil yang satu ini". kayren kesal langsung meninggalkan alice begitu saja.


"Aku akan menyusul nanti dok". hanya itu jawaban gio.


Sepanjang jalan kayren mencerocos karena kesal dengan sikap alice yang menurutnya sangat kekanak-kanakan. hingga dia sampai di dapur dan berpapasan dengan devano yang baru selesai membuat secangkir kopi.


"Kau kenapa kay. muka mu sudah seperti kepiting rebus". tanya devano dia tahu tunangannya pasti sedang kesal kelihatan dari raut mukanya yang cemberut.


"Ini bukan waktunya untuk mengejekku vano. apa kau mau menjadi sasaran amarahku".

__ADS_1


"Hmm baiklah. apa kau mau secangkir coklat hangat mungkin bisa membuatmu lebih baik". devano menawarkan lalu bergegas membuatkan coklat hangat untuk wanitanya itu.


"Boleh". hanya itu yang keluar dari mulut kayren.


"Ini nyonya secangkir coklat hangat spesial aku buatkan untuk tunanganku tercinta". devano menyodorkan cangkir dan senyuman kepada kayren.


"Terimakasih big bossku". ucap kayren.


"Kau selalu seperti itu. kapan kau akan memanggilku dengan kata sayang honey swetty atau apalah itu padahal kita sudah bertunangan kau liat cincin yang melingkar ini hah". tanya devano sedikit kecewa karena kayren belum pernah memanggilnya dengan sebutan yang lebih spesial.


"Hmmm bagaimana kalau aku simpan dulu sebutab romantisnya untuk nanti setelah kita menikah". kayren ingin sedikit menjahili tunangannya itu.


Devano mendekatkan tubuhnya ke kayren semakin dekat dan untuk beberapa saat mata mereka saling beradu.


"Baiklah setelah aku pulang dari tugasku ini bagaimana kalau kita menikah". tanya devano dengan serius.



🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


**HAPPY READING KAKA 😊😊😊


MENURUT KAKAK APA JAWABAN DARI KAYREN SOAL PERTANYAAN DEVANO YAA🤔🤔🤔


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA DENGAN CARA TEKAN TANDA ❤️ LALU LIKE RATE COMMENT DAN VOTE AKU SEBAGAI DUKUNGAN UNTUK DEVANO DAN KAYREN KAKA😊😊😊😊**

__ADS_1


__ADS_2